cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Pengembangan Buku Cerita Makanan Tradisional "Burayot" Sebagai Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Riezma Dwi Larasati; Aan Kusdiana; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.542 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26407

Abstract

Bahan ajar buku cerita makanan tradisional merupakan salah satu hal penunjang dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dalam penggunaan kurikulum 2013 pemanfaatan penggunaan bahan ajar buku makanan tradisional sangat dianjurkan sekali karena berguna untuk mengedukasi siswa dalam mengetahui makanan tradisional daerah asal mereka. Bahan ajar buku cerita makanan tradisional juga sangat bermanfaat untuk siswa maupun guru sebagai pengajar karena memudahkan dalam proses belajar mengajar. Namun dalam kenyataan di Sekolah Dasar Darul Mutaalimin Kabupaten Garut bahan ajar buku cerita makanan tradisional belum dikembangkan secara optimal, dikarenakan guru hanya menggunakan buku guru dan buku siswa dalam pembelajaran sebagai bahan ajar. Maka dari itu peneliti menemukan solusi untuk pemecahan masalah tersebut yakni dengan mengembangkan buku cerita makanan tradisional “Burayot” yang pada dasarnya merupakan makanan tradisional khas Garut agar siswa memiliki pengetahuan tentang makan tadisional daerahnya. Oleh karena itu, tujuan melakukan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan rancangan, kelayakan, serta implementasi bahan ajar untuk siswa kelas rendah khususnya di kelas III Sekolah Dasar Laboratorium UPI Kampus Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu Design Based Research (DBR) dengan prosedur penelitian menurut revees. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dan Expert Judgement. Penelitian menghasilkan buku makanan tradisional “Burayot” yang dapat digunakan dalam pembelajaran yang berjudul “Semanis Resep Burayot Nenek” kerangka isi buku cerita makanan tradisional ini terdiri dari : (1) bahan pembuatan makanan tradisional “burayot”; (2) alat yang digunakan yang digunakan dalam pembuatan makanan tradisional “Burayot”; (3) cara pembuatan makanan tradisional “Burayot” ; (4) sejarah tentang makanan tradisional :Burayot”. Hasil uji coba menggambarkan bahwa Bahan ajar buku tradisional dapat digunakan oleh sisa dan dapat mengedukasi siswa dalam pengetahun tentang makanan tradisional daerahnya.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pelaksanaan Pembelajaran Outdoor Permainan Tradisional Berbasis STEM di SD Asep Iman Nurjaman; Ghullam Hamdu; Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.069 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i3.12728

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM yang dapat digunakan oleh guru dan calon guru sekolah dasar sebagai referensi dalam merancang suatu pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak tersedianya rujukan yang dapat digunakan oleh guru untuk merancang pembelajaran yang menyenangkan dan menjawab tantangan abad 21. Pemilihan multimedia sebagai rujukan merupakan solusi agar pengguna mampu mengaitkan antara konsep pembelajaran berbentuk teks dengan implementasi pembelajaran melalui penayangan video. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai rujukan yang digunakan guru pada pelaksanaan pembelajaran tematik, menghasilkan rancangan multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM, memperoleh gambaran mengenai multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM ketika proses uji coba, dan menghasilkan multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM.  Penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan pengetahuan dan gambaran riil mengenai pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM di SD melalui penggunaan multimedia. Desain penelitian yang digunakan adalah Design based Research model Reeves, yang terdiri dari empat tahap yaitu: 1) identifikasi dan analisis masalah; 2) pengembangan solusi yang didasarkan kepada informasi yang didapat; 3) melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki; 4) refleksi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SDN 1 Gunungpereng sebagai model pada multimedia; guru dan calon guru sebagai responden; ahli video, konten, dan multimedia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan expert judgement. Hasil akhir dari penelitian adalah multimedia interaktif yang telah divalidasi dan dapat digunakan oleh guru sebagai media untuk mempelajari pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM.
PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PERISTIWA ALAM YANG TERJADI DI INDONESIA Siti Warlina; Edi Hendri Mulyana; Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.929 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7264

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh guru yang cenderung menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional, metode yang digunakan merupakan metode ceramah, sehingga siswa merasa bosaan dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil belajar yang kurang maksimal. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti melakukan penelitian dalam proses pembelajarannya dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini secara umum, yaitu bagaimana pengaruh pembelajaran Cooperative Learning tipe Student Team Achievement Divisions terhadap hasil belajar siswa tentang peristiwa alam di Indonesia. Sedangkan tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Cooperative Learning Tipe Student Team Achievement Divisions terhadap hasil belajar siswa tentang peristiwa alam di Indonesia. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SDN 1 Nagarawangi dengan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh. Untuk mengolah data yang diperoleh dari hasil prettest maupun posttest peneliti menggunakan microsoft excel 2010 dan SPSS versi 16.0. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Cooperative Learning tipe Student Team Achievement Divisions berpengaruh dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa lebih maksimal dan siswa aktif dalam proses pembelajaran.
Ragam Kesulitan Membaca Permulaan Dalam Pembelajaran Daring Pada Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar Yulia Indra Sari Dewi; Ekos Kosasih
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 1 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.845 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i1.53001

Abstract

ANALISIS STRUKTURAL-SEMIOTIKA PADA MAKNA PUISI KARYA SISWA SD NEGERI 1 MEKARHARJA BANJAR Anri Barkah; Aan Kusdiana; Yusuf Suryana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.988 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) makna yang terkandung pada puisi karya siswa kelas V SD Negeri 1 Mekarharja, (2) makna sentral (tema) apa saja yang muncul, (3) makna sentral (tema) yang paling dominan muncul, serta (4) unsur apa saja pembentuk makna pada puisi tersebut. Penelitian ini didasari atas rasa ketertarikan peneliti terhadap makna yang terkandung pada puisi anak. Di balik kesederhanaannya, puisi anak memiliki makna yang dalam, wujud ekspresi perasaan dalam diri anak mengenai fenomena menarik yang terjadi di dalam kehidupannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan hasil analisis puisi dengan dua metode analisis struktural-semiotika Riffaterre, yakni (1) analisis ketidaklangsungan ekspresi: penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti dan (2) analisis dengan pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil temuan adalah sebagai berikut. (1) Makna yang terkandung pada puisi karya siswa kelas V SD Negeri 1 Mekarharja sebagian besar merupakan ungkapan perasaan anak terhadap fenomena menarik yang terjadi di dalam kehidupannya. (2) Makna sentral (tema) yang muncul diantaranya adalah keindahan alam, pahlawan, persahabatan, benda kesayangan, cita-cita, kasih sayang orang tua, dan masalah belajar di sekolah. (3) Makna sentral (tema) yang paling dominan muncul adalah kasih sayang orang tua (ayah, ibu, ayah dan ibu). (4) Unsur-unsur pembentuk makna pada puisi-puisi tersebut diantaranya adalah gaya bahasa (simile, metafora, perumpamaan epos, personifikasi, allegori, sinekdok, paradoks, dan ironi), kata atau kalimat yang ambigu (menimbulkan banyak penafsiran), enjambemen, serta persajakan yang membuat ungkapan terasa begitu liris.
Cd Interaktif Berbasis Flash Sebagai Media Pembelajaran Kondisi Geografis Indonesia Kelas V Hema Halimatusyadiah; Yusuf Suryana; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.533 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26631

Abstract

    Pendidikan adalah suatu proses pembelajaran kepada peserta didik agar memiliki pemahaman terhadap sesuatu dan membuatnya menjadi seorang manusia yang kritis dalam berpikir. Pengajaran Ilmu pengetahuan sosial sangat penting bagi jenjang pendidikan dasar. karena siswa yang datang ke sekolah berasal dari lingkungan yang berbeda-beda. Pengenalan mereka tentang masyarakat tempat mereka menjadi anggota diwarnai oleh lingkungan mereka tersebut. Sekolah bukanlah satu-satunya wahana atau sarana untuk mengenal masyarakat. Para siswa dapat belajar mengenal dan mempelajari masyarakat baik melalui media massa, media cetak maupun media elektronika. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu ke waktu berkembang sangat pesat Hal ini ditunjukkan dengan teknologi informasi dan komunikasi yang telah berkembang seiring dengan globalisasi, sehingga interaksi dan penyampaian informasi akan berlangsung dengan cepat. Saat ini yang menjadi tren dalam dunia pendidikan sehubungan dengan pemanfaatan media adalah menggunakan berbagai media atau multimedia. Ada dua kategori multimedia, yaitu multimedia linear dan multimedia interaktif. Media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dapat disimpan dalam kepingan CD (Compact Disc) sehingga lebih praktis dan penyebarannya akan lebih meluas, sehingga sekarang ini lebih banyak dikenal dengan nama media CD pembelajaran atau media CD Interaktif. Media pembelajaran CD Interaktif merupakan salah satu inovasi media pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. CD Interaktif memberikan unsur kognitif berupa pemahaman materi melalui tayangan-tayangan pada tiap slide dan suara sebagai tambahan agar lebih menarik bagi siswa. Pemilihan penggunaan media CD Interaktif ini merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa.
Desain Didaktis Pembelajaran Matematika Konsep Perkalian Berbasis Permainan Congkak di Sekolah Dasar Sulvia Syahrul; Epon Nur’aeni L
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.67 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.13156

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil analisis studi pendahuluan yaitu adanya hambatan belajar (learning obstacle) yang dialami siswa pada materi konsep perkalian yang sudah dilakukan oleh peneliti pada pembelajaran matematika di kelas II semester I. Pemahaman konsep perkalian tidak dimiliki oleh siswa secara utuh karena adanya hambatan belajar terkait keterbatasan konteks yang dialami siswa saat pertama kali mempelajari konsep perkalian. Sehingga dalam hambatan belajar yang dialami oleh siswa perlu diantisipasi melalui proses pembelajaran yang berkenaan dengan konsep perkalian dalam matematika. Peneliti merancang sebuah desain dedaktis dalam pembelajaran yang dapat mengatasi hambatan belajar yang dialami oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu analisis situasi didaktis sebelum pembelajaran yang wujudnya berupa HLT dan ADP; analisis metapedadidaktik dan analisis retrospektif dengan mengaitkan hasil analisis situasi didaktis hipotesis dengan hasil analisis metapedadidaktik. Tujuan penelitian ini yaitu mwndeskripsikan learning obstacle yang dialami siswa, desain pembelajaran materi konsep perkalian dan implementasi desain pembelajaran konsep perkalian.  Proses kegiatan yang akan dilaksanakan dalm penelitian ini berupa observasi, wawancara, studi dokumen, pelaksanaan dan revisi. Proses pengembangan desain didaktis dilaksanakan di SD Negeri 1 Kalangsari. Desain dedaktis dikembangkan dengan mengaitkan permainan tradisional di dalam pembelajaran nya yaitu permainan congkak. Hal ini dalakukan dengan tujuan agar dalam pembelajaran konsep perkalian siswa akan lebih aktif dan dinamis. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan belajar siswa, desain didaktis yang dapat mengatasi hambatan belajar siswa pada materi konsep perkalian dan implementasi dari desain didaktis konsep perkalian dalam proses pembelajaran.
ANALISIS KESULITAN GURU DALAM PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR SEKECAMATAN CIKONENG CIAMIS Nurin Rosdiyanah; Aan Kusdiana; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.375 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7273

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan tingkat kesulitan guru pada aspek pemahaman konsep, aspek keterampilan, dan aspek penunjang dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar se-Kecamatan Cikoneng Ciamis; dan (2) mendeskripsikan aspek yang paling menyulitkan guru dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar se-Kecamatan Cikoneng Ciamis.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang mengikutsertakan 66 responden sebagai objek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Uji validitas menggunakan rumus Product Moment Pearson dan uji reliabilitas model Cronbach’s Alpha. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis statistik-deskritif yang kemudian diolah kedalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) aspek pemahaman konsep metode pembelajaran bahasa Indonesia masuk dalam kategori tidak sulit dengan persentase 65%, sedangkan pada aspek keterampilan dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia masuk dalam kategori cukup sulit dengan persentase 55%, dan yang terakhir adalah aspek penunjang dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia masuk dalam kategori cukup sulit dengan persentase 64%; (2) aspek yang paling menyulitkan guru dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar se-Kecamatan Cikoneng Ciamis adalah aspek penunjang yang masuk dalam kategori sangat sulit dengan persentase 80%, diperoleh dari hasil deskripsi persentasi frekuensi tiap kategori tingkat kesulitan.Kata kunci: Kesulitan guru, metode pembelajaran bahasa Indonesia
Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Daring pada Siswa Sekolah Dasar Refda Cahya Buana; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 1 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.751 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i1.53105

Abstract

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS CONCEPT-RICH INSTRUCTION TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN PADA SISWA SD Nindi Citra Setia Dewi; Karlimah Karlimah; Sadjarudin Nurdin
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.419 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4933

Abstract

Pemahaman konsep matematika dalam pembelajaran saat ini kurang begitu diperhatikan, sehingga hasil belajar siswa setelah pembelajaran menjadi tidak utuh dan tidak bermakna. Hal tersebut dapat dilihat dari kurang nya kemampuan siswa dalam mengungkap kan konsep dengan  kata-kata, membedakan contoh dan bukan contoh konsep, serta dalam mengaplikasikan konsep. Oleh karena itu dilakukan penelitian penerapan pembelajaran berbasis concept-rich instruction terhadap peningkatan pemahaman konsep pecahan pada siswa SD. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan deskripsi mengenai pemahaman konsep pecahan siswa yang mendapat pembelajaran berbasis concept-rich instruction dan yang mendapat pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Desain. Populasinya adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Instrumen yang digunakan adalah soal tes pemahaman konsep pecahan,  dan  lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep pecahan siswa kelas eksperimen dan pemahaman konsep pecahan kelas kontrol setelah pembelajaran matematika; 2).  Terdapat peningkatan pemahaman konsep pecahan siswa yang mendapat pembelajaran  matematika berbasis concept-rich instruction dibandingkan dengan pemahaman konsep pecahan yang mendapat pembelajaran matematika dengan pembelajaran konvensional.