cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pembelajaran Problem Based Learning Siswa di Sekolah Dasar Haniva, Putri; Marta, Rusdial; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Rizal, M. Syahrul
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i1.69200

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya Kemampuan Berpikir Kritis siswa pada pembelajaran matematika di kelas III SDN 013 Kumantan. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan Model Pembelajaran Promblem Based Learning. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis pada tema Pertumbuhan Dan Perkembangan Makhluk Hidup dengan menggunakan Model Pembelajaran Promblem Based Learnin pada siswa kelas III SDN 013 Kumantan. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret hingga Juli 2023. Subjek penelitian ini siswa kelas III yang berjumlah 9 orang, dengan jumlah jumlah siswa laki-laki 3 orang, dan siswa perempuan berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan berupa dokumentasi, observasi dan tes. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil Kemampuan Berpikir Kritis siswa pada tema Pertumbuhan Dan Perkembangan Makhluk Hidup kelas III SDN 013 Kumantan pada pratindakan 22,22% lalu pada siklus I Pertemuan I Meningkat menjadi 33,33%, siklus I Pertemuan II menjadi 55,55%, dan siklus II pertemuan I meningkat Menjadi 66,66% dan siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 88,88%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis siswa pada tema Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup kelas III SDN 013 Kumantan sehingga dengan adanya implementasi penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa usia sekolah dasar serta berguna untuk guru dalam membenahi diri dalam mengajar sehubungan dengan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
Penerapan Model PBL, TTW dan Scramble untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Rahmah, Zainatur; Susilawaty, Susilawaty
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 2 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i2.74401

Abstract

Penerapan Computational Thinking dengan Percobaan Sederhana Pada Materi Suhu Dan Kalor Kelas V Setiawan, Agil; Widyasari, Marlita; Aprinastuti, Christiyanti
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64407

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini yaitu guru belum menerapkan penerapan computational thinking dan pemahaman guru mengenai konsep computational thinking masih perlu ditingkatkan. Peserta didik zaman sekarang belum menerapkan Computational thinking dalam menyelesaikan masalah. Hal itu menjadi suatu hal yang perlu diperbaiki agar peserta didik dapat berfikir secara efektif, efisien dan optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis data kemampuan peserta didik mengenai materi percobaan cara kerja thermometer dengan mengintegrasikan computational thinking dan menganalisis data aktivitas peserta didik. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan pengintegrasian computational thinking dan observasi terhadap kelas VC SD Kanisius Demangan Baru I yang terdiri dari 23 peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ketuntasan peserta didik mencapai 83%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan computational thinking membuat aktivitas peserta didik semakin berkembang dalam pembelajaran. Manfaat dari penelitian ini untuk memberikan informasi kepada para pendidik tentang keunggulan konsep computational thinking yang sangat berhasil untuk meningkatkan keaktifan peserta didik.
Efektivitas Penggunaan Media Congklak Terhadap Hasil Belajar Materi Penjumlahan dan Pengurangan Siswa Sekolah Dasar Rahmasari, Fanny; Salma, Farida Azka; Sutriyani, Wulan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i1.69192

Abstract

Efektivitas Penggunaan Media Congklak Terhadap Hasil Bealajar Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Siswa Kelas 1 SD. Rendahnya tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi matematika penjumlahan dan pengurangan yang menyebabkan nilai yang dihasilkan rendah dan tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 70. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan suatu strategi pembelajaran salah satunya dengan mengngunakan media keranjang biji-bijian dalam pembelajaran penting dilakukan terutama untuk peserta didik yang masih pada tahap berfikir kongkrit.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menekankan pada data-data berupa angka yang kemudian diolah dengan metode statistika. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperiman yaitu metode yang dalam penelitian digunakan untuk mengetahui suatu pengaruh perlakuan (treatment) terhadap sesuatu yang dikendalikan. penggunaan media pembelajaran permaian tradisional congklak,dapat meningkatkan hasil pembelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan dengan nilai rata-rata dari 63,53 menjadi meningkat dengan rata-rata 74,41. nilai hasil belajar matematika siswa kelas 1 SDN Potroyudan mengalami perbedaan setelah diberikan perlakuan, yakni setelah pembelajaran menggunakan media congklak. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata pada saat posttest atau setelah diberikan perlakuan (menggunakn media congklak) lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata pada saat pretest atau sebelum adanya perlakuan
Studi Komparasi Pendidikan Korea Selatan Ningsih, Warda; Dirma, Puja Zikra Nabila; Maisaroh, Maisaroh; Ananda, Rizki
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 2 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i2.74396

Abstract

Penggunaan Media Komik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung Anjani, Risa Ayu; Sofyan, Ade; Iriawan, Sandi Budi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64420

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan fakta saat pembelajaran berlangsung terdapat peserta didik yang kurang aktif sehingga menyebabkan antusias berkurang. Adanya kecenderungan peserta didik yang kurang menyukai buku teks, apalagi tidak disertai gambar atau ilustrasi yang menarik sehingga materi tidak tersampaikan dengan utuh akibatnya hasil belajar pada mata pelajaran tematik tergolong kurang memuaskan. Fakta yang lainnya adalah berasal dari dalam diri guru sendiri, yaitu tentang bagaimana guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik, juga ketepatan dalam memilih alat atau media pembelajaran. Pada pembelajaran sebelumnya, guru cenderung menerapkan media gambar yang minim aktivitas untuk memunculkan keaktifan peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar tematik peserta didik kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data pada penelitian ini dideskripsikan dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif digunakan untuk melihat persentase kenaikan pada setiap siklusnya dengan mencari nilai rata-rata dan menghitung persentase ketuntasan belajar peserta didik. Kemudian data kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh melalui dokumentasi, lembar observasi, dan tes. Hasil belajar Tematik pada Pra Siklus memeroleh rata-rata yaitu 46,87% kemudian mengalami peningkatan setelah peserta didik diberikan tindakan pada Siklus I dengan rata-rata 74,68%. Untuk lebih meyakinkan peneliti terhadap data yang diperoleh sebelumnya di Siklus I, maka dilakukan kembali tindakan terkait hasil belajar peserta didik yang mana mengalami peningkatan sebesar 86,87% pada Siklus II. Dengan memeroleh nilai di atas KKM yaitu 75 maka PTK Kolaboratif ini dianggap sudah mencapai target yang telah ditentukan.
Peningkatan Minat Belajar dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division pada Siswa Sekolah Dasar Zohiri, Luthfi; Kusuma, Yanti Yandri; Sumianto, Sumianto; Amalia, Rizki; Alim, Melvi Lesmana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i1.69210

Abstract

Implementasi Pendekatan Teaching at Right Level (TaRL) untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif pada Materi Penjumlahan & Pengurangan Bilangan Cacah di Sekolah Dasar Hanafi, Ikwal; Hanikah, Hanikah; Laela, Kholifatul
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 2 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i2.74407

Abstract

Penggunaan Model Problem Based Learning dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Siklus Air Sharifah, Haura; Sagita, Julius; Trismawanti, Indah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64415

Abstract

Rendahnya prestasi IPA di Indonesia sebagaimana disebutkan di atas juga dipengaruhi oleh kemampuan berpikir kritis siswa terhadap permasalahan yang dihadapinya. Padahal peserta didik membutuhkan kemampuan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam materi siklus air kelas V melalui penerapan model problem based learning. Metode penelitian yang digunakan yaitu Classroom Action Research (CAR) atau Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis Mc Taggart yang dilaksankaan dalam dua siklus. Ketercepaian penelitian ini diperoleh dari hasil pengamatan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas peserta didik dan guru. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 09 Jakarta yang berjumlah 27 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancaran, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitin ini menggunakan kualitatif dengan merujuk pada tahapan menurut Milles dan Huberman yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh dengan dilakukannya selama dua siklus, penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model problem based learning pada pembelajaran IPA. Peningkatan dapat dilihat dari ketuntasan aktivitas peserta didik dan guru, dimana aktivitas guru pada siklus I yaitu sebesar 75%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 87%. Aktivitas peserta didik pada siklus I yaitu sebesar 64%, kemudian meningkat pada siklus II sebesar 90%. Simpulan dari penelitian menunjukkan bahwa menggunakan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik khususnya dalam mata pelajaran siklus air di kelas V.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika dengan Pendekatan Open Ended di Sekolah Dasar Rahmayani, Putri; Marta, Rusdial; Amelia, Riski; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Nurhaswinda, Nurhaswinda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i1.69205

Abstract