cover
Contact Name
Sandi Pradana Pradana
Contact Email
sandi@stittanggamus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jit@stittanggamus.ac.id
Editorial Address
Jl. Break Maeyer Landbaw Pekon Kutadalom, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus
Location
Kab. tanggamus,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Tarbiyah
ISSN : -     EISSN : 29637058     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Ilmu Tarbiyah is a periodic scientific journal published by the STIT Tanggamus. This journal specializes in the study of Islamic education and research. This journal invites scientists, scholars, professionals, and researchers in the field of Islamic education in the form of article contributions to be published and disseminated through mechanisms for selecting articles, criticizing reviews, and editing processes. This journal is published twice a year in June and December. Jurnal Ilmu Tarbiyah focuses on issues found in the field of Islamic Education, both as material objects and or as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners and observers in the field of Islamic Education to publish their research results.
Articles 60 Documents
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Puzzle Angka Pada Anak Usia Dini Di RA Islamiyah Kecamatan Negerikaton Pesawaran Zulfa Abidah, Esa; Herlida Sari, Annisa
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan disetiap siklusnya. Jadi, total keseluruhan menjadi 8 kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perkembangan kognitif anak kelompok A pada siklus I pertemuan ke 4 terdapat sebanyak 4 anak yang belum mencapai indikator penilaian Belum Berkembang (BB) atau yang setara dengan 30%. Selanjutnya, terdapat sebanyak 3 anak dengan indikator penilaian Mulai Berkembang (MB) atau yang setara dengan 20%, dan terdapat sebanyak 3 anak dengan indikator penilaian Berkembang sesuai harapan (BSH) atau yang setara dengan 20% serta terdapat sebanyak 4 anak dengan indikator penilaian Berkembang Sangat Baik (BSH) atau yang setara dengan 30%. Pada siklus II pertemuan ke 4 didapatkan hasil bahwa sudah tidak ada anak dengan indikator penilaian Belum Berkembang (BB) namun terdapat sebanyak 3 anak dengan indikator penilaian Mulai Berkembang (MB) atau yang setara dengan 20%, selanjutnya terdapat sebanyak 6 anak dengan indikator penilaian Berkembang sesuai harapan (BSH) atau yang setara dengan 45% serta terdapat sebanyak 5 anak dengan indikator penilaian Berkembang Sangat Baik (BSH) atau yang setara dengan 35%. Maka dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkembangan kemampuan kognitif anak kelompok A melalui kegiatan berhitung Permulaan melalui puzzle angka meningkat.
Implementasi Pendidikan Islam Pondok Pesantren Darussa’adah Mojoagung Gunung Sugih Lampung Tengah Sofyan, Rifa'i
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam berbeda dengan sistem pendidikan pada umumnya, pesantren memiliki ciri khas yang unik dan menojol diantaranya yaitu adanya hubungan yang akrab antara santri dan kiainya, kepatuhan santri kepada kiai, hidup hemat dan sederhana benar-benar di wujudkan dalam pesantren, kemandirian amat terasa di pesantren, jiwa tolong menolong dan suasana persaudaraan sangat mewarnai dalam pergaulan di pesantren, disiplin sangat dianjurkan dalam pesantren. ciri-ciri tersebut merupakan gambaran sesok pesantren dalam bentuk yang masih murni yaitu pesantren yang masih teradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Pendidikan Islam Santri Pondok Pesantren Darussa’adah, untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan Islam Santri Pondok Pesantren Darussa’adah, dan untuk mengetahui Faktor yang mempengaruhi Pendidikan Islam Santri Pondok Pesantren Darussa’adah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berupaya mendeskripsikan kenyataan secara benar. Sumber data yang digunakanadalahsumber data primer dansumber data sekunder, diantaranyaadalah Pengasuh, Pengurus, Ustadz dan Ustadzah dan Santri.Metodepengumpulan data yaituobservasi, wawancaradandokumentasi.Uji keabsahan data yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber dan dianalisissecaraberkesinambungandengancaramereduksi data, display data, verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Implementasi pendidikan akhlakul karimah di pondok pesantren Darussa'adah Mojoagung dilaksanakan dengan cara ustadz mengenalkan kitab-kitab yang diajarkan dan membina, membimbing santri, dengan aturan-aturan yang sesui peraturan tata tertib yang ada di pondok. Serta pengurus selama 24 jam mengawasi dan membimbing kegiatan belajar mengajar santri dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi selama 24 jam kecuali hari libur.2) Metode Implementasi Pendidikan Islam Santri Pondok Pesantren Darussa’adah yaitu adalah Metode Ceramah, Metode Kisah, Metode Pembiasaan, Metode Teladan dan Metode Reward and Punishment.3) Faktor yang mempengaruhi Pendidikan Islam Santri Pondok Pesantren Darussa’adah yaitu; Faktor Pendukung, Fasilitas dan Santri Mudah Dinasehati dan Faktor Penghambat, Media Elektronik, Sifat Keduniawian dan Kurangnya Kesadaran Santri dalam Melakukan Kegiatan Kegamaan.
Penggunaan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belar Siswa Pada Pembelajaran Terpadu Sekolah Dasar Awanda, Ifan
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian eksperimen desain Nonequivalent Control Group Design. Intrumen yang digunakan oleh peneliti adalah tes dan non tes. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen terpadu yang menerapkan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, karena pembelajaran didasarkan pada model pembelajaran isu yang menekankan pada pemikiran komprehensif siswa. Kegiatan pembelajaran berbasis masalah dapat mengarahkan siswa untuk belajar bukan melalui hafalan melainkan melalui upaya memecahkan permasalahan dunia nyata. Hal ini terlihat jelas melalui rata-rata hasil pre-post test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 78,80 dan kelas kontrol sebesar 73,89.
Peningkatan Kualitas Kinerja Guru Ditinjau Dari Manajemen Kepala Sekolah (Studi Kasus Pada SMK Multazam Gisting) Syarifuddin, Ahmad
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tercapainya tujuan pada suatu Lembaga Pendidikan dalam hal ini yaitu sekolah, akan sangat dipengaruhi oleh cara guru dalam melakukan tugasnya. Tujuan tersebut akan tercapai apabila gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja para guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika kepala sekolah memiliki pendekatannya sendiri untuk meningkatkan hubungan guru dan siswa dalam proses pembelajaran, maka keterlibatannya dalam mengelola peningkatan interaksi tersebut telah berjalan dengan baik. Kepala sekolah telah berhasil dalam meningkatkan lingkungan belajar di SMK Multazam Gisting dengan menjadikan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan kondusif. Pengembangan media pembelajaran belum dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan taraf pendidikan. Hal ini karena kurangnya infrastruktur dan fasilitas yang belum memadai. Sementara itu, kepala SMK Multazam Gisting sudah berhasil dalam meningkatkan kinerja guru. Kepala sekolah melakukan evaluasi kepada para guru berdasarkan kompetensi pedagogik, kepribadian, dan profesionalnya.
Analisis Keterampilan Guru dalam Mengadakan Variasi pada Pembelajaran PAI di SDIT 1 Daarussalaam Sangatta Fitria, Nur Aidila; Julyanur, Muhammad Yoga; Hibatullah, Muhammad Zuhdi; Faelasup
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan suatu bangsa untuk maju sangat bergantung pada tingkat pendidikannya. Kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan dipengaruhi oleh seberapa baik kualitas pendidikan yang ada. Maka dari itu, guru memainkan peran penting guna memastikan keberhasilan pendidikan. Keterampilan guru dalam mengajar adalah kunci dalam menciptakan pembelajaran bermakna bagi peserta didik. Penelitian ini dimaksudkan guna memahami keterampilan guru dalam mengadakan variasi pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT 1 Daarussalaam Sangatta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berjenis penelitian lapangan melalui pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyoroti pentingnya variasi dalam gaya mengajar, penggunaan media dan alat pembelajaran, serta pola komunikasi interaksi dengan peserta didik guna menghasilkan suasana belajar yang nyaman dan kondusif. Temuan menunjukkan bahwa variasi dalam pembelajaran memainkan peran kunci dalam memotivasi peserta didik dan guru memiliki andil penting dalam memastikan variasi tersebut melalui tiga komponen utama, khususnya pada pembelajaran PAI di SDIT 1 Daarussalaam, yaitu variasi dalam gaya mengajar yang dapat digunakan dengan mengembangkan metode pembelajaran yang sudah ada menjadi lebih variatif dan banyak melibatkan aktivitas bagi peserta didik, penggunaan media dan alat pembelajaran berbasis IT, serta pola komunikasi interaksi dengan peserta didik yang dapat dilakukan dengan komunikasi banyak arah. Variasi pembelajaran tidak hanya membuat kegiatan belajar mengajar lebih menarik tetapi juga memfasilitasi pemahaman yang lebih baik bagi peserta didik agar dapat meraih tujuan pembelajaran yang diinginkan.
Analisis Manajemen Peserta Didik Dalam Meningkatkan Prestasi Non Akademik (Studi Pada SMK Multazam Gisting Kabupaten Tanggamus) FEBRIYANTI, ELYSTIA
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen peserta didik merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan prestasi non akademik. permasalahan yang terjadi sekarang, adanya kesenjangan antara hasil belajar dikelas dengan prestasi ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur dan sistematis sangat berperan dalam meningkatkan prestasi non-akademik siswa di SMK Multazam Gisting. Perencanaan dilakukan dengan mengidentifikasi kegiatan yang sesuai dengan bakat, minat, dan potensi siswa, mensosialisasikan kegiatan tersebut, serta mengidentifikasi sarana-prasarana yang diperlukan. Pelaksanaan mencakup penyelenggaraan kegiatan yang relevan, mendorong partisipasi siswa, pengelompokan siswa berdasarkan kegiatan yang dipilih, dan penunjukan guru pembina yang kompeten. Evaluasi dilakukan melalui tes tulis, perbandingan hasil dengan target, dan partisipasi aktif dalam kompetisi. Faktor pendukung utama adalah anggaran sekolah yang mendukung kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan dari guru. Namun, terdapat hambatan berupa keterbatasan fasilitas, kurangnya pembina ekstrakurikuler, minimnya dukungan orang tua, dan rendahnya motivasi siswa.
Strategi Teoritis dan Praktis dalam Pengembangan Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka safitri, syaila
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modul ajar adalah kelompok kurikulum terpisah yang menggantikan rencana pembelajaran. Program pelatihan Kurikulum merdeka menggantikan RPP dengan berbagai sifat dan karakteristik mencakup materi pembelajaran/isi pembelajaran yang sistematis dan bermotivasi tinggi, metode pembelajaran, keterampilan interpretasi dan metode perhatian untuk mencapai hasil yang diharapkan. berhasil Guru melakukan sesi pelatihan sebelum mengajar di kelas. Salah satu manfaat program pelatihan adalah untuk memangkas tanggungan guru dalam menyajikan mata pelajaran, sehingga dapat mencurahkan lebih banyak waktunya sebagai guru untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran. Penerapan kurikulum merdeka pada mata kuliah sejarah dilaksanakan sesuai dengan metode pengajaran yang menggunakan berbagai metode pembelajaran, seperti pembelajaran kooperatif, diskusi, ceramah dan latihan. Evaluasi penyelenggaraan pendidikan sejarah meliputi evaluasi analitis, evaluasi formatif, dan evaluasi sumatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan data teks. Data diperoleh dari tinjauan literatur berbagai penelitian terdahulu dan kebijakan pemerintah.Dengan demikian, Tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui tentang konsepsi modul ajar dalam kurikulum merdeka, komponen-komponen modul ajar, langkah-langkah pengembangan modul ajar, implementasi dan evaluasi modul ajar.
Akhlak Berpakaian Bagi Perempuan Dalam Konsep Pendidikan Akhlak (Analisis Perbandingan Pandangan Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar Dan Pandangan Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Misbah) Wahyudi, Waluyo Erry; Asyha, Agus Faisal; Sunatra, Inka Indah
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model busana muslim bagi muslimah terus mengalami perkembangan, seiring perkembangan mode/desain yang juga dinamis. Di Indonesia sendiri, karena mayoritas penduduknya beragam Islam, maka baju muslim termasuk barang mudah untuk didapatkan. Bahkan saat ini seiring dengan perkembangan mode, beragam jenis serta model baju muslim menjadi sangat banyak berada di pasaran, terutama bagi para muslimah. Hal yang demikian ini, tentu tak bisa lepas dari perkembangan tren dalam dunia mode Islam yang memang terbilang inovatif, bersamaan dengan munculnya peran aktif para desainer serta konsumen yang memang mayoritas beragama Islam. Selain itu kesadaran akan pentingnya menutup aurat dan berbusana dengan baik bukan hanya sekedar mementing kan penampilan juga menjadi faktor pendorong lainnya. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian Studi Pustaka (Library Reaserch) yaitu penelitian yang dilakukan secara mendalam dengan menggunakan pemahaman yaitu membaca literatur, berupa sumber buku-buku/ majalah/ e-book, jurnal, dan sumber data-data lainnya di dalam perpustakaan dan beberapa platform pendukung. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik studi pustaka. Teknik studi pustaka adalah teknik penelitian yang menggunakan sumber-sumber kepustakaan yang ada kaitannya dengan masalah pokok yang telah dirumuskan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dokumentasi, dimana metode dokumentasi pada dasarnya yakni mencari data-data mengenai hal-hal variabel yang berupa buku-buku yang berkaitan dengan pokok pembahasan penelitian. Tahapan pengumpulan data dilakukan dengan memilih data yang relevan, melakukan pencatatan objektif, membuat catatan konseptualisasi data yang muncul, dan kemudian membuat ringkasan. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan pendapat antara Quraish Shihab dan Buya Hamka mengenai akhlak berpakaian bagi perempuan yaitu Menurut Quraish Shihab memakai jilbab tidak wajib menurutnya memakai jilbab bukanlah termasuk perintah agama, karena tidak boleh di katakan syari’at tanpa nash yang jelas, Sedangkan Buya Hamka menetapkan hukum pemakaian hijab mengatakan wajib dalam kondisi apapun dan sampai zaman kapanpun pemakaian hijab adalah keharusan yang berlaku untuk perempuan muslimah.
Peran Orang Tua dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini: Studi Pustaka Budiman, Sofyan Akbar
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian merupakan salah satu aspek penting yang harus dikembangkan pada anak usia dini untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam membentuk kemandirian anak usia dini melalui pendekatan studi pustaka. Kajian ini mengeksplorasi pengaruh gaya pengasuhan, keterlibatan ayah, serta kolaborasi antara orang tua dan lingkungan pendidikan terhadap perkembangan kemandirian anak. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa gaya pengasuhan otoritatif, di mana orang tua memberikan keseimbangan antara dukungan dan pengawasan, terbukti lebih efektif dalam mendukung kemandirian anak dibandingkan gaya pengasuhan permisif atau otoriter. Selain itu, keterlibatan ayah yang minim dalam pengasuhan, terutama dalam konteks "fatherless country" di Indonesia, berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan kemandirian anak. Kolaborasi yang baik antara orang tua dan sekolah juga mendukung anak dalam mengaplikasikan nilai-nilai kemandirian di lingkungan sosial yang lebih luas. Penelitian ini menyarankan pentingnya sinergi antara kedua orang tua dan lingkungan pendidikan formal dalam membentuk kemandirian anak usia dini.
Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Manajemen Pendidikan Lembaga Islam: Sebuah Kajian Literatur Nur Pratama, Andrean
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam manajemen pendidikan lembaga Islam melalui kajian literatur. Kepemimpinan transformasional, yang berfokus pada inspirasi dan pemberdayaan anggota organisasi, telah terbukti meningkatkan kinerja dan kepuasan di lingkungan pendidikan. Dalam konteks lembaga pendidikan Islam, pemimpin transformasional tidak hanya bertugas dalam aspek manajerial, tetapi juga bertanggung jawab untuk membimbing pengembangan moral dan spiritual siswa. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan prestasi akademik dan keterlibatan siswa, serta menumbuhkan budaya sekolah yang positif dan inklusif. Studi ini menyarankan agar para pemimpin di lembaga Islam lebih mengintegrasikan prinsip-prinsip kepemimpinan ini untuk mencapai keberhasilan manajemen pendidikan yang komprehensif.