cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 182 Documents
Asuhan Keperawatan Dengan Diabetes Melitus Tipe II Melalui Penerapan Senam Kaki Diabetes Untuk Mengurangi Gejala Neuropati Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI): Case Study on the Implementation of Diabetes Foot Exercises to Improve the Ankle-Brachial Index in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Turizky Alfa Arizona; Hana Zumaedza Ulfa1; Eko Wardoyo
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.331

Abstract

Latar Belakang: Neuropati diabetik merupakan salah satu komplikasi paling umum pada Diabetes Mellitus tipe II dan berdampak pada penurunan perfusi perifer, termasuk penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI). Senam kaki diabetes merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang terbukti dapat meningkatkan sirkulasi darah perifer. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis penerapan senam kaki diabetes terhadap peningkatan perfusi perifer dan nilai ABI pada pasien DM tipe II yang mengalami gejala neuropati. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada Tn. T (50 tahun) dan Tn. P (57 tahun) dengan diagnosa perfusi perifer tidak efektif di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo pada bulan Agustus 2025. Intervensi berupa senam kaki diabetes diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 15--30 menit setiap sesi. Pengukuran nilai ABI dilakukan sebelum dan sesudah intervensi setiap hari, disertai pengkajian keluhan neuropatik, pemantauan tanda vital, dan edukasi perawatan kaki. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Hasil: Penelitian menunjukkan kedua pasien mengalami peningkatan signifikan pada nilai ABI setelah intervensi. Pada hari pertama, Tn. T memiliki nilai ABI 0,68 dan Tn. P sebesar 0,67 (kategori PAD ringan-sedang). Setelah intervensi hari kedua, nilai ABI Tn. T meningkat menjadi 0,71 dan Tn. P menjadi 0,84. Pada hari ketiga, nilai ABI meningkat lebih signifikan, yaitu 0,96 pada Tn. T (batas normal) dan 1,00 pada Tn. P (normal). Keluhan neuropati seperti kesemutan dan kebas berkurang drastis, warna kulit dan akral membaik, perfusi perifer meningkat ditandai dengan CRT normal dan peningkatan kekuatan nadi perifer. Pasien mampu melakukan senam kaki secara mandiri setelah diberikan edukasi. Kesimpulan: Senam kaki diabetes terbukti dapat meningkatkan perfusi perifer dan nilai ABI serta mengurangi keluhan neuropati pada pasien DM tipe II.
Studi Kasus Penerapan Latihan Range of Motion (ROM) Pasif pada Pasien Cerebrovascular Accident Infark untuk Peningkatan Kekuatan Otot: Case Study on the Application of Passive Range of Motion (ROM) Exercises in Patients with Ischemic Stroke to Improve Muscle Strength avin bhuana; Musthika Mashitah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.332

Abstract

Latar Belakang: Cerebrovascular Accident (CVA) infark merupakan penyakit neurologis yang sering menyebabkan kecacatan fisik, terutama gangguan mobilitas akibat kerusakan sistem saraf pusat. Gangguan mobilitas fisik menjadi masalah keperawatan utama yang memerlukan penatalaksanaan tepat untuk mendukung pemulihan fungsi motorik. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis penerapan latihan Range of Motion terhadap peningkatan kekuatan otot pasien CVA infark. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada dua pasien CVA infark dengan gangguan mobilitas fisik yang dirawat di Ruang Mawar RSU Muhammadiyah Malang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan, observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik. Asuhan keperawatan diberikan selama 3×24 jam dengan intervensi dukungan mobilisasi dan latihan Range of Motion (ROM) pasif.          Hasil: Adanya peningkatan kekuatan otot dari skala 1 menjadi skala 3 serta peningkatan rentang gerak pada kedua pasien, meskipun belum mencapai target optimal. Kesimpulan: Dukungan mobilisasi dan latihan ROM pasif berperan penting dalam meningkatkan fungsi neuromuskular dan mencegah komplikasi imobilisasi pasien, namun keterbatasan waktu perawatan dan derajat kerusakan neurologis memengaruhi hasil pemulihan. Oleh karena itu rehabilitasi dini harus dilakukan untuk meningkatkan pemulihan mobilitas pasien CVA infark
The Factors Associated With Premarital Sexual Behavior Among Adolescents At SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung: Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja di SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung Desti; Anggi Kusuma
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.338

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kehamilan saat ini pada remaja usia 15 sampai 19 tahun dan sebagian besarnya adalah kehamilan tidak diinginkan (KTD) dan KTD ini meningkatkan risiko penikahan usia dini. Data  global 1 dar 5 anak perempuan menikah sebelum usia 18 tahun dan jumlah ini meningkat 2 kali lipat dinegara berkembang.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan prilaku seksual pranikah pada remaja di SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 1-30 Sepember 2025.     Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi Muhammadiyah bandar lampung . Sample yang digunakan yaitu metode  propotional Sampling dengan jumlah 206. Pengumpulan data dengan lembar kuisioner, analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer dan uji Gamma. Hasil: Terdapat hubungan antara media informasi dengan perilaku seksual remaja p-value = 0,008 (< 0,05). Terdapat hubungan antara peran orang tua dengan perilaku seksual remaja, dengan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), Terdapat hubungan antara pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual remaja, dibuktikan dengan nilai p-value = 0,000 (< 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara media informasi, peran orang tua dan pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual remaja.
Studi Deskriptif tentang Perilaku Merokok Keluarga pada Anak dengan Pnemonia yang di Rawat di RSUD Jailolo: A Descriptive Study of Family Smoking Behavior Among Children with Pneumonia Hospitalized at Jailolo Regional General Hospital Rahayu A. Abd. Karim; Musthika Wida Mashitah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.341

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah. Salah satu faktor risiko lingkungan yang penting adalah paparan asap rokok di rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku merokok keluarga, berdasarkan data yang diperoleh pada saat  anak sedang dirawat dengan pneumonia di RSUD Jailolo.                Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik accidental sampling terhadap 35 orang tua anak penderita pneumonia yang berobat di Poli Anak RSUD Jailolo selama September 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai jumlah anggota keluarga yang merokok di dalam rumah, jenis rokok yang digunakan, serta derajat konsumsi rokok, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan 94,2% anak dengan pneumonia tinggal di rumah yang memiliki perokok, dengan 54,2% memiliki dua perokok dan 14,2% lebih dari dua perokok. Jenis rokok yang paling banyak digunakan adalah rokok batang (71,4%), sedangkan paparan rokok batang termasuk kombinasi mencapai 80%. Pada kelompok perokok rokok batang, mayoritas termasuk perokok sedang (10–20 batang/hari) sebesar 64,29%. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan tingginya paparan asap rokok rumah tangga pada anak dengan pneumonia. Edukasi rumah bebas asap rokok dan intervensi berhenti merokok berbasis keluarga perlu diperkuat sebagai bagian dari upaya pencegahan pneumonia anak.
Hubungan Self Care Management dengan Kemandirian Activity Daily Living Pasien Pasca Stroke : The Relationship between Self Care Management and Independence in Daily Living Activities of Post-Stroke Patients tiara julia_ningsih; Rima Berti Anggraini
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.346

Abstract

Latar belakang: Activity daily living (ADL) memiliki dampak signifikan pada kemampuan untuk memahami sejauh mana tingkat ketergantungan seseorang dalam menjalani rutinitas harian mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self care management dengan kemandirian activity daily living pasien pasca stroke di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh pasien stroke sebanyak 97 pasien dengan sampel penelitian berjumlah 55 responden yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Monte Carlo Exact Test dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05).  Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara self care management dengan kemandirian activity daily living pasien pasca stroke dengan nilai p value = 0.000.  Kesimpulan: Semakin baik self care management maka semakin meningkat activity daily living pasien pasca stroke
Perbandingan Lingkungan dan Risiko Jatuh Lansia Tinggal di Komunitas dengan Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang Tahun 2025: A Comparison of the Environment and Fall Risks Among Older Adults Living in the Community and at the Bhakti Kasih Siti Anna Nursing Home in Pangkalpinang in 2025 Veby Nurdiyanti; Arjuna
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Risiko jatuh merupakan kejadian yang dialami seseorang secara tidak disengaja yang ditandai dengan posisi tubuh tiba-tiba berada pada posisi duduk atau terbaring di lantai atau tempat yang lebih rendah. Lansia menjadi kelompok yang rentan akibat perubahan fisik, penurunan fungsi tubuh, serta faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lingkungan dan risiko jatuh antara lansia yang tinggal di komunitas dan lansia yang tinggal di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Pangkalpinang tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain komparatif dan pendekatan cross-sectional, dengan jumlah sampel 62 responden yang terdiri dari 31 lansia di komunitas dan 31 lansia di panti menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner HOME FAST untuk menilai lingkungan dan Morse Fall Scale untuk menilai risiko jatuh, sedangkan analisis data menggunakan uji Independent Sample t-test.    Hasil: Penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada lingkungan tempat tinggal (p-value = 0,000) dan risiko jatuh (p-value = 0,014) antara lansia di komunitas dan di panti. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan di komunitas lebih berisiko, sementara risiko jatuh lebih tinggi pada lansia yang tinggal di panti, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui perbaikan lingkungan dan peningkatan pengawasan lansia.
Hubungan Riwayat Cedera Dan Obesitas Dengan Tingkat Keparahan Hernia Nukleus Pulposus : The Correlation between Injury History and Obesity with the Severity of Nucleus Pulposus Herniation SRI PURNAMAWATI; Dewi Hartinah; Indanah1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.349

Abstract

Latar Belakang: Insiden HNP adalah sekitar 5 sampai 20 kasus per 1000 orang dewasa setiap tahun dan paling sering terjadi pada orang-orang pada dekade ketiga hingga kelima kehidupan. Penyebab Hernia Nucleus Pulposus (HNP) bisa muncul karena adanya riwayat trauma, obesitas, dan salah postur tubuh dalam mengangkat beban berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan riwayat cedera dan obesitas dengan tingkat keparahan hernia nukleus pulposus di RSU Aisiyah Kudus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan jenis penelitian analitik korelasi. Populasinya yaitu pasien yang menderita hernia nukleus pulposus rata-rata tiga bulan terahir yaitu bulan Mei-Juli 2025. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan quota sampling . Sehingga jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 33 pasien. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner riwayat cedera, timbangan berat badan dan pengukur tinggi badan. Analisa kedua variabel menggunakan uji statistik rank spearman. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa riwayat cedera (p = 0,005) dan obesitas (p = 0,049) dengan tingkat keparahan hernia nukleus pulposus di RSU Aisiyah Kudus. Kesimpulan: Ada hubungan antara riwayat cidra dan obesitas dengan tingkat keparahan hernia nukleus pulposus pasien.
Efektivitas Intervensi Peer Support terhadap Peningkatan Kepatuhan Pencegahan Penularan Tuberculosis di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Aisyiyah Kudus: The Effectiveness of Peer Support Interventions in Improving Adherence to Tuberculosis Transmission Prevention Measures in the Inpatient Ward of Aisyiyah Kudus Hospital MOCH KHOIRUL NIFA; Sukarmin; Edy Soestanto
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.350

Abstract

T Latar Belakang: Meningkatnya kasus TBC membutuhkan perilaku serius dari pasien untuk patuh dalam pencegahan penularan, salah satunya dengan tindakan peer support. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi peer support terhadap peningkatan kepatuhan pencegahan penularan tuberculosis. Penelitian dilakukan diruang rawat inap rumah sakit Aisyiyah Kudus. Metode: Desain penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB paru yang rawat inap di rumah rumah sakit Aisyiyah Kudus berjumlah 36 pasien. Sampel sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi dan control masing-masing 16 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner pencegahan penularan yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas. Uji bivariat menggunakan uji mann whitney test. Hasil: Penelitian mengindikasikan bahwa pada kelompok intervensi rerata skor kepatuhan pencegahan penularan TB paru mengalami kenaikan yang signifikan selisih penurunan sebesar 15 poin sedangkan pada kelompok kontrol dengan selisih sebesar 3,9 poin, dengan p value 0,000.  Kesimpulan : Intervensi Peer support efektif terhadap peningkatan kepatuhan pencegahan penularan tuberculosis.
Faktor-Faktor Berhubungan dengan Kualitas Pelayanan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus : Factors Related to the Quality of Nursing Care Services at Aisyiyah Hospital in Kudus EDWIN PRATAMA; Edy Soesanto; Sukarmin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.353

Abstract

Latar belakang: Kualitas layanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangat berperan penting dalam menjamin keselamatan dan kepuasan pasien. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan keperawatan di rumah sakit ‘Aisyiyah Kudus dalam konteks kegawatdaruratan. Tujuan penelitian melihat hubungan keterampilan perawat, profesionalisme perawat, empati perawat dan komunikasi perawat dengan kualitas pelayanan keperawatan di ruang IGD rumah sakit Aisyiyah Kudus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuatintatif analitik dengan pendekatan potong lintang. Terdapat 154 responden yang terpilih melalui teknik simple random sampling dari total populasi 250 pasien di IGD. Alat yang dipakai dalam penelitian ini adalah kuesioner keterampilan perawat, kuesioner profesionalisme perawat, kuesioner empati perawat, kuesioner komunikasi perawat, kuesioner kualitas pelayanan di IGD dengan skala likert yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas untuk setiap variabel. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik dan variabel penelitian, analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Nilai p-value < 0,05 yang menyatakan ada hubungan variabel keterampilan perawat, profesionalisme perawat, empati perawat dan komunikasi perawat dengan kualitas pelayanan keperawatan di ruang IGD rumah sakit Aisyiyah Kudus. Kesimpulan: Semakin baik keterampilan, profesionalisme, empati, dan komunikasi perawat, maka semakin baik pula kualitas pelayanan keperawatan yang dirasakan oleh pasien.
Inovasi Pemberian Obat Kumur Mint Terhadap Kontrol Rasa Haus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Di RSUD I. A Moeis Samarinda : Innovation In The Administration Of Mint Mouthwash To Control Thirst In Patients With Chronic Kidney Failure At I. A Moeis Samarinda Regional General Hospital Anisa Jannah; Rusni Masnina1; Milkhatun1; Taufik Septiawan1; Rosdiana
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.355

Abstract

Latar Belakang : Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa harus membatasi asupan cairan, namun hal ini sering menimbulkan mulut kering dan rasa haus berlebih. Obat kumur mint dapat membantu meningkatkan kepatuhan dan mengurangi rasa haus. Tujuan : Mengetahui penggunaan obat kumur mint terhadap kontrol rasa haus pasien PGK. Metode : Studi kasus dengan intervensi pemberian obat kumur mint. Tingkat haus diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil : Terjadi penurunan skor rasa haus secara bertahap pada tiga sesi intervensi: Pertemuan 1 sebelum, angka 9 (haus berat) dan sesudah ke angka 5 (haus sedang), pertemuan 2 sebelum angka 7 (haus berat) dan sesudah ke angka 4 (haus sedang), pertemuan 3 sebelum diangka 6 (haus sedang) dan setelah ke angka 3 (haus ringan). Selain itu, berat badan interdialitik stabil kembali setelah hemodialisa (64,0–64,5 kg menjadi 62,5 kg).Terdapat penurunan skor rasa haus setelah pemberian obat kumur mint. Kesimpulan : Obat kumur mint efektif digunakan untuk membantu pasien mengontrol rasa haus selama menjalani hemodialisa.