cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 182 Documents
Hubungan Asupan Karbohidrat dengan Persepsi Kelelahan pada Mahasiswa yang Mengikuti UKM Olahraga Rugby: Corellation between Carbohydrate Intake and Fatigue Perception among Students Participating in the Rugby Sports Student Activity Unit (UKM) Mira Ain Nurlita; Akhmad Faozi; Amanda Puspanditianing Sejati
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan olahraga yang pesat mendorong meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam aktivitas fisik intens, salah satunya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) olahraga rugby. Aktivitas fisik berintensitas tinggi yang tidak diimbangi dengan pemenuhan energi yang adekuat, khususnya karbohidrat, berpotensi menimbulkan kelelahan dan penurunan performa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan karbohidrat dengan persepsi kelelahan pada mahasiswa yang mengikuti UKM olahraga rugby.    Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dan dilaksanakan di UKM Rugby Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang pada 21–30 November. Subjek penelitian berjumlah 33 mahasiswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Asupan karbohidrat diukur menggunakan food record 2 × 24 jam yang dianalisis dengan aplikasi NutriSurvey 2007, sedangkan persepsi kelelahan diukur menggunakan skala Borg. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan karbohidrat kategori kurang (75,76%) dan persepsi kelelahan berada pada kategori ringan hingga sedang. Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara asupan karbohidrat dan persepsi kelelahan (r = −0,573; p < 0,001), dengan arah hubungan negatif. Kesimpulan:  Semakin baik kecukupan asupan karbohidrat, semakin rendah persepsi kelelahan pada mahasiswa UKM rugby.
Hubungan Pola Makan dengan Kadar Asam Urat pada Penderita Gout Arthritis di RSUD Jailolo: Corellation between Dietary Patterns and Uric Acid Levels in Patients with Gout Arthritis at Jailolo Regional Hospital Resa M. Labuha; Musthika Wida Mashitah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.277

Abstract

Latar Belakang: Gout arthritis merupakan bentuk radang sendi akibat akumulasi kristal monosodium urat yang dipicu oleh peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya hiperurisemia adalah pola makan yang kaya purin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kadar asam urat pada penderita gout arthritis di RSUD Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 44 responden penderita gout arthritis yang menjalani pemeriksaan/perawatan di RSUD Jailolo yang didapatkan secara accidental sampling. Data pola makan diperoleh menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan data kadar asam urat diperoleh dari laboratorium di rekam medis. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Penelitian menunjukkan sebagian besar responden dengan pola makan tinggi purin (54.4%) dan dengan kadar asam urat tinggi (75%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara konsumsi purin dengan kadar asam urat pada penderita gout arthritis (p = 0.036, p < 0.05). Kesimpulan: Tingginya kadar asam urat pada responden dengan konsumsi purin rendah–sedang menunjukkan bahwa pengendalian hiperurisemia tidak dapat dicapai melalui pengaturan diet saja. Modifikasi pola makan tetap merupakan bagian penting dalam pengelolaan gout artritis. Pengelolaan klinis perlu menekankan pendekatan komprehensif yang mencakup edukasi pasien, peningkatan kepatuhan terhadap terapi farmakologis, serta pengendalian faktor risiko lain yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat.
Hubungan Peran Orang Tua dengan Tingkat Kecemasan Anak Hospitalisasi di Ruang Alamanda RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung: The Effect of Health Education on Anxiety of Hypertension Patients at a Young Age at the Ahsan Medika Clinic Karya Makmur, East Lampung Regency Intan permata Sari; Rini Palupi; Riska Hediya Putri; Feri Kameliawati
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.285

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan anak selama hospitalisasi bisa berupa lingkungan rumah sakit yang terasa asing, kondisi fisik seperti rasa sakit dan penyakit yang dialami, prosedur perawatan dan pemeriksaan medis di rumah sakit. Peran orangtua memastikan tingkat keterlibatan yang optimal dalam perawatan anak-anak mereka yang dirawat di rumah sakit selama 24 jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan tingkat kecemasan anak hospitalisasi di ruang alamanda RSUD DR. H. Abdoel Moelek Provinsi lampung. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 87 responden. Sample yang digunakan yaitu metode accidental sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada 20 Oktober 2025 sampai dengan 20 November 2025. Pengumpulan data dengan lembar Kuisioner Pafas (Parenting and Family Adjustment Scales) dan kuisioner Preschool Anxiety Scale (PAS).dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji ChiSquare, diperoleh nilai p = 0,010 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa peran orang tua yang baik yaitu sebanyak 68 responden (78,2%), dan tingkat kecemasan anak sebagian besar mengalami kecemasan ringan, yaitu sebanyak 64 anak (73,6%). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan anatara peran orang tua dengan tingkat kecemasan anak selama hospitalisasi, semakin baik orang tua berperan sebagai support anak ketika dirawat akan menurunkan kecemasan anak ketika dirawat
Efektifitas Terapi Jus Carota Sativa Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien HipertensiDi Desa Sukorejo. Kec Kunir. Kab Lumajang: Effectiveness of Carota Sativa Juice Therapy on Lowering Blood Pressure in Hypertensive Patients in Sukorejo, Kunir, Lumajang. Laila Ainun Nafi’ah; Rizka Yunita; Suhari; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.296

Abstract

Latar Belakang: Wortel (Carota sativa) adalah sayuran yang mudah diperoleh dan mengandung berbagai zat gizi penting, terutama kalium. Kalium berperan dalam membantu vasodilatasi pembuluh darah, sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh terapi jus wortel terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi, diwilayah puskesmas Kunir lumajang. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 juni sampai 07 juli 2025 mengunakan metode eksperimen dengan rancangan desain One-Group Pretest-Posttest. yang berjumlah 49 orang sample dipilih menggunakan Teknik Non-probability Sampling sebanyak 30 sampel. Data dianalisa menggunakan Uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil: Rata-rata tekanan darah sistol sebelum diberikan wortel rebus penderita hipertensi yaitu 151,13 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik 93,55 mmhg. Rata-rata tekanan darah sistol penderita hipertensi sesudah diberikan wortel rebus yaitu 124,35 mmHg dan tekanan darah diastol 83,87 mmHg. Nilai p value 0,000.    Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi atau terapi jus carota sativa efektif menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Penelitian ini memberikan bukti potensial untuk penggunaan jus carota sativa sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan hipertensi.
The Hubungan Keterlibatan Keluarga dengan Tingkat Kepuasan Keluarga dalam Proses Perawatan Pasien Kritis Diruang ICU RSUD Ragab Begawe Caram Kabupaten Mesuji: Corellation between Family Involvement and Family Satisfaction Levels in the Care Of Critically Ill Patients in the ICU of Ragab Begawe Caram Regional General Hospital Mesuji Regency Miadora Irawan; Sulistia Nur; Hardono; Dian Arif Wahyudi
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.297

Abstract

Pada tahun 2019, angka kejadian pasien sakit kritis di Indonesia tercatat sebanyak 33.148 orang dengan angka kematian pasien di unit perawatan intensif sebesar 36,5% (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan keluarga dengan tingkat kepuasan keluarga dalam proses perawatan pasien kritis di ruang ICU RSUD Ragab Begawe Caram Kabupaten Mesuji dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif rancangan survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang dirawat di ruang ICU RSUD Ragab Begawe Caram Kabupaten Mesuji dengan sampel menggunakan metode total sampling, dan penelitian dilaksanakan pada tanggal 1–31 Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner keterlibatan keluarga dalam proses perawatan pasien kritis dan kuesioner tingkat kepuasan keluarga, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square menggunakan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterlibatan keluarga dengan kepuasan keluarga dalam perawatan pasien kritis, dengan nilai p = 0,010 (p < 0,05), sehingga disarankan agar petugas kesehatan memberikan kesempatan kepada keluarga untuk terlibat dalam perawatan pasien sesuai arahan serta ruang ICU meningkatkan daya tanggap terhadap keluhan keluarga pasien yang sedang dirawat.
Faktor- Faktor Berhubungan dengan Kejadian Kanker Paru di Ruang Rawat Inap Paru Rumah Sakit Jendral Ahmad Yani Metro: Factors Associated with the Incidence of Lung Cancer in the Pulmonary Inpatient Ward at General Ahmad Yani Hospital in Metro Septa Fajar Setiya; Sulistia Nur1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.316

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kematian oleh kanker paru di Indonesia disebabkan oleh faktor deteksi yang terlambat, kurangnya program skrining dini, serta paparan faktor risiko seperti merokok aktif maupun pasif, polusi udara, dan pekerjaan berisiko. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker paru di ruang rawat inap paru RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi observasional retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah data subjektif dari rekam medis pasien penderita kanker paru tahun 2023-2024 sejumlah 191 pasien. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner lembar observasi retrospektif.  Kuisioner analisis data dilakukan dengan Menggunakan program Komputer. Analisis data menggunakan uji Chi-square.         Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berhubungan signifikan dengan jenis kanker paru (p value= 0,001). Pekerjaan berisiko ada hubungan dengan jenis kanker paru (p value = 0,003). Jenis kelamin ada hubungan dengan jenis kanker paru (p value= 0,004). Paparan rokok ada hubungan dengan jenis kanker paru (p value = 0,002).             Kesimpulan: Adanya hubungan signifikan antara Usia, Jenis Kelamin, Pekerjaan, dan Paparan Asap Rokok dengan Kejadian Kanker Paru.
Perbandingan Waktu Respon Perawat Menggunakan Lembar Triase Manual dengan Triase Digital Sederhana Berbasis AI pada Penanganan Pasien Gawat Darurat : Comparison of Response Times Among Nurses Using Manual Triage Forms vs. a Simple AI-Based Digital Triage System in the Management of Emergency Patients Begin Widodo; Sulistia Nur1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.320

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan gawat darurat menuntut proses pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, salah satunya melalui pelaksanaan triase sebagai mekanisme awal penentuan prioritas penanganan pasien. Pada layanan kesehatan tingkat pertama (Puskesmas), triase masih banyak dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan variasi interpretasi serta keterlambatan waktu respon. Kondisi tersebut dapat berdampak pada efektivitas penanganan pasien dengan kondisi kegawat daruratan. Pemanfaatan AI dalam bentuk triase digital sederhana mulai dikembangkan sebagai sistem pendukung keputusan klinis untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan waktu respon perawat antara penggunaan triase manual dan triase digital sederhana berbasis AI dalam penanganan pasien gawat darurat.  Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen komparatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 dengan subjek penelitian melibatkan seluruh perawat yang bertugas di IGD, dengan jumlah sampel sebanyak sepuluh orang yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur waktu respon perawat pada proses triase menggunakan dua pendekatan, yaitu triase manual dan triase digital sederhana berbasis AI. Hasil: Analisis data menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada waktu respon perawat antara kedua metode triase. Penggunaan triase manual menghasilkan rata-rata waktu respon sebesar 1848 detik, sedangkan triase digital sederhana berbasis AI menunjukkan rerata waktu respon yang lebih singkat, yaitu 305 detik. Hasil uji Independen Samples t-Test menunjukkan ada perbedaan bermakna antara waktu respon perawat saat menggunakan lembar triase manual dibandingkan menggunakan triase digital sederhana berbasis AI, dengan nilai p < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan triase digital sederhana berbasis AI mampu meningkatkan kecepatan respon perawat dalam penanganan pasien gawat darurat. Kesimpulan:  Penelitian ini menegaskan bahwa triase digital sederhana berbasis AI lebih efektif dibandingkan triase manual dalam mempercepat waktu respon perawat.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Stress Penderita Hipertensi di Ruang Keratun Rumah Sakit Urip Sumoharjo : Correlation Between Sleep Quality and Stress Levels in Hypertension Patients in the Keratun Ward at Urip Sumoharjo Hospital Novi Maulia Sari; Sugiarto
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.322

Abstract

Latar Belakang: Kualitas tidur dan tingkat stres pasien dengan hipertensi adalah dua hal yang dapat mempengaruhi membaik atau memburuknya kondisi hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat stres penderita hipertensi yang dirawat. Penelitian dilakukan di Ruang Keratun RS Urip Sumoharjo.  Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif analitik cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 dilakukan secara total sampling. Penelitian  dilakukan pada bulan November 2025. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner, analisis data  dengan uji Spearman Rank  Hasil: Data univariat 37% pasien mengalami kualitas tidur buruk dan 60,9% mengalami stres berat. Analisis bivariat diperoleh nilai p value 0,001. Berdasarkan analisis hasil kondisi stres pasien memicu pasien untuk menjalani perawatan dirumah sakit, dan selama perawatan kualitas tidur pasien mayoritas cukup, ada sebagian dalam kualitas tidur masih buruk. Kesimpulan: Kedua variabel ini saling berhubungan yaitu kualitas tidur buruk dapat meningkatkan tingkat stres pasien, tingkat stres sedang-berat pasien dapat mengurangi kualitas tidur pasien.
Studi Kasus Penerapan Foot Exercise untuk Peningkatan Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Case Study on the Use of Foot Exercises to Improve the Ankle-Brachial Index (ABI) in Patients with Type 2 Diabetes Rani Dewi; Hana Zumaedza Ulfa; Eko Wardoyo
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.329

Abstract

Latar Belakang: Neuropati perifer merupakan salah satu komplikasi kronis tersering pada pasien diabetes melitus yang terjadi akibat kerusakan saraf perifer akibat hiperglikemia berkepanjangan. Kondisi ini menyebabkan gangguan sensasi, perfusi perifer menurun, dan meningkatkan risiko ulkus kaki serta amputasi apabila tidak ditangani secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi asuhan keperawatan pada pasien dengan neuropati perifer melalui pendekatan perawatan kaki dan terapi foot exercise guna memperbaiki sirkulasi darah perifer serta mengendalikan kadar glukosa darah.  Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus  asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Mellitus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung, pengisian instrument nilai AB, dan pemeriksaan fisik. Penelitian dilakukan selama tiga hari dengan fokus intervensi foot exercise selama 15 menit perhari. Parameter evaluasi meliputi keluhan sensorik (kesemutan, kebas) dan nilai ABI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai ABI yang konsisten pada kedua pasien. Pada Ny. S, nilai ABI meningkat dari 0,85 (hari 1) menjadi 0,89 (hari 2) dan 0,92 (hari 3). Pada Tn. M, nilai ABI meningkat dari 0,83 (hari 1) menjadi 0,88 (hari 2) dan 0,91 (hari 3). Ditemukan juga hilangnya keluhan neuropati pada hari ketiga. Kesimpulan: foot exercise mampu meningkatkan perfusi perifer dalam waktu relatif singkat 3 hari. Studi kasus ini merekomendasikan penerapan foot exercise secara rutin sebagai bagian dari manajemen mandiri pasien untuk mencegah progresivitas neuropati dan komplikasi vaskular lainnya.
Studi Kasus Penerapan Burger Allen Exercise untuk Peningkatan Nilai Ankle Brachial Index Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Case Study on the Application of the Burger-Allen Exercise to Improve the Ankle-Brachial Index in Patients with Type 2 Diabetes Melisa Shaqinah; Hana Zumaedza Ulfa; Eko Wardoyo
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.330

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) sebagai salah satu penyakit mematikan di dunia. Salah satu komplikasi kronis yang paling sering dialami oleh pasien DM tipe 2 adalah neuropati perifer. Neuropati perifer berpotensi menurunkan perfusi ke ekstremitas bawah yang ditunjukkan oleh penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI). Upaya non-farmakologis seperti Buerger Allen Exercise (BAE) diketahui mampu meningkatkan perfusi perifer dan menurunkan gejala neuropati. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan melalui intervensi BAE terhadap perubahan gejala neuropati dan nilai ABI pada pasien DM tipe 2. Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan dua partisipan yang menjalani asuhan keperawatan penuh meliputi pengkajian, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi BAE diberikan selama 3 hari, dilakukan dua kali per hari, disertai pemantauan gejala neuropati dan nilai ABI. Hasil: Adanya perbaikan gejala neuropati seperti penurunan kesemutan, rasa terbakar, dan peningkatan kenyamanan kaki setelah  atihan. Pada klien 1, nilai ABI meningkat pada hari ke 1 nilai ABI 0,68, hari ke 2 nilai ABI 0,77, dan hari ke 3 nilai ABI 0,91. Sedangkan pada klien 2 meningkat pada hari ke 1 nilai ABI 0,53, hari ke 2 nilai ABI 0,58, dan hari ke 3 nilai ABI 0,61. Kedua partisipan juga menunjukkan peningkatan kekuatan ekstremitas, penurunan keluhan baal, serta peningkatan stabilitas saat berjalan. Kesimpulan: Penerapan Buerger Allen Exercise secara teratur dapat meningkatkan perfusi perifer dan menurunkan gejala neuropati pada pasien DM tipe 2, sehingga dapat direkomendasikan sebagai intervensi mandiri perawat dalam praktik klinis