cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 255 Documents
Hubungan Interaksi Keluarga dengan Tingkat Percaya Diri Remaja di SMP Negeri 14 Manado: Correlation between Family Interaction Quality and Self-Confidence Levels among Adolescents at SMP Negeri 14 Manado Nazmi Torodji; Kristin Dareda; Bayu Dwisetyo1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.433

Abstract

Pendahuluan: Rasa percaya diri merupakan hal yang penting karena seseorang dapat menyelesaikan permasalahannya sendiri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang penting dalam kehidupan individu karena pada masa ini terjadi perubahan signifikan baik secara fisik, kognitif, emosional, maupun sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas interaksi keluarga dengan tingkat percaya diri remaja di SMP Negeri 14 Manado. Metode:. Penelitian dilakukan secara kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2026 dengan jumlah 50 responden, teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner interaksi keluarga dan kuesioner kepercayaan diri. Hasil: Hasil uji statistik spearman rho diperoleh koefisien korelasi interaksi keluarga dan percaya diri pada remaja sebesar 0.638 dengan nilai signifikan p = 0.000 (ɑ<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara interaksi keluarga dengan tingkat percaya diri remaja di SMP Negeri 14 Manado, hasil penelitian menunjukan semakin baik interaksi keluarga, maka semakin tinggi juga tingkat percaya diri pada remaja
Pengaruh Edukasi Media Audiovisual Animasi Kartun tentang Gempa Bumi terhadap Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana pada Siswa SDN 81 Manado: The Effect of Cartoon Animation Audiovisual Media Education on Earthquakes on Disaster Preparedness Knowledge Among Students at SDN 81 Manado Ismawati Amar
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.434

Abstract

Pendahuluan: Gempa bumi merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia dan berdampak besar terhadap keselamatan, khususnya pada anak sekolah yang masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan kesiapsiagaan. Hasil observasi di SD Negeri 81 Manado menunjukkan sebagian besar siswa belum memahami langkah penyelamatan saat gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi audiovisual berbasis kartun animasi terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa SDN 81 Manado. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa kelas V yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan bencana setelah diberikan edukasi, hasil uji statistik nilai p-value = 0,000 (p < 0,05).  Kesimpulan: Edukasi audiovisual berbasis kartun animasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa sekolah dasar negeri 81 Manado.
Hubungan Status Hemodinamik dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung di RS Mitra Medika Tanjung Mulia: Correlation Between Hemodynamic Status and Quality of Life in Patients with Heart Failure at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital Ani Rahmadhani Kaban; Dedi; Lia Mayang Sari Sijabat; Debi Lestari2
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.435

Abstract

Pendahuluan: Gagal jantung menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemui dan berdampak pada kehidupan sehati-hari. Banyak pasien mengeluhkan cepat lelah sesak napas, hingga sulit melakukan aktivitas ringan. Kondisi ini tidak hanya mengguanggu fisik, tetapi juga membuat pasien merasa terbatas dalam menjalani rutinitas.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status hemodinamik dengan kualitas hidup pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 96 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status hemodinamik berat sebanyak 39 responden (40,6%). Mayoritas responden juga memiliki kualitas hidup yang buruk sebanyak 67 responden (69,8%). Nilai p- value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Adanya hubungan yang signifikan antara status hemodinamik dengan kualitas hidup pasien gagal jantung atau pasien dengan kondisi hemodinamik stabil memiliki kualitas hidup yang cukup baik, sedangkan pasien dengan kondisi hemodinamik berat menunjukkan kualitas hidup yang buruk.
Gambaran Nilai Subjective Global Assessment Pasien Limfoma: Overview of Subjective Global Assessment Scores in Lymphoma Patients Mohammad Dhika Kusumah; M. DODIK PRASTIYO; Obar Obar
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.443

Abstract

Pendahuluan: Limfoma adalah keganasan sistem limfatik yang sering menyebabkan gangguan status gizi akibat peningkatan kebutuhan metabolik, penurunan asupan makan, dan efek samping terapi. Kondisi malnutrisi pada pasien limfoma dapat memperburuk respons terapi dan prognosis pasien sehingga diperlukan penilaian status gizi secara dini menggunakan Subjective Global Assessment (SGA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status nilai nutrisi berdasarkan Subjective Global Assessment pada pasien limfoma di RSUD Sayang Cianjur. Metode: Desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 pasien limfoma. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Subjective Global Assessment yang meliputi domain berat badan, asupan makan, gejala gastrointestinal, kapasitas fungsional, penyakit dan kebutuhan gizi, serta pemeriksaan fisik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada pada kategori SGA B atau malnutrisi ringan-sedang sebanyak 55,0%, SGA A atau status gizi baik sebanyak 25,0%, dan SGA C atau malnutrisi berat sebanyak 20,0%. Mayoritas responden juga mengalami gangguan pada domain berat badan, asupan makan, gejala gastrointestinal, dan pemeriksaan fisik. Kesimpulan: Pasien limfoma memiliki risiko tinggi mengalami malnutrisi sehingga penilaian status gizi menggunakan SGA penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan dasar intervensi nutrisi pada pasien limfoma.
Pengaruh Edukasi First Aid Kegawatdaruratan terhadap Pengetahuan Penanganan Fraktur pada Orang Awam di Desa Wori: The Effect of Emergency First Aid Training on Knowledge of Fracture Management Among Laypeople in Wori Village Indriyani Saoda Mardia; Ismawati; Rizkan H; Djafar
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.444

Abstract

Pendahuluan: Fraktur merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan awal yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kurangnya pengatahuan masyarakat awam tentang pertolongan pertama pada fraktur dapat meningkatkan resiko kesalahan penanganan. Edukasi first aid kegawatdaruratan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengatahuan masyarakan dalam menangani kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi first aid kegawatdaruratan terhadap peningkatan pengatahuan penangan fraktur pada orang awam di desa Wori. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah masyarakat awam di desa Wori yang di pilih menggunakan teknik purposive sampling. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi edukasi, kemudian di analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Penelitian menujukan adanya peningkatan pengatahuan responden setelah di berikan edukasi, dengan nilai signifikansi p<0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan sesudah dilakukan edukasi first aid kegawatan daruratan.          Kesimpulan: Edukasi frist aid kegawatdaruratan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengatahuan masyarakat awam dalam penanganan fraktur di desa Wori.
Pengaruh Video Edukasi Berbasis Artificial Intelegence terhadap Pencegahan Bulyying dan Resiko Perilaku Agresif di SDN 1 Way Galih : The Effect of Artificial Intelligence-Based Educational Videos on Bullying Prevention and the Risk of Aggressive Behavior at SDN 1 Way Galih Faliandra Adi Saputra
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.447

Abstract

Pendahuluan: Bullying dan perilaku agresif masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis serta sosial anak. Pencegahan bullying memerlukan metode edukasi yang inovatif dan menarik agar mudah dipahami siswa. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan adalah video edukasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi berbasis AI terhadap pencegahan bullying dan risiko perilaku agresif pada siswa kelas V dan VI di SD Negeri 1 Way Galih Tahun Ajaran 2025–2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy-eksperimental dengan pendekatan one group pretest- posttest. Sampel penelitian berjumlah 52 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test setelah dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil: Penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 46,37 dengan standar deviasi 6,57, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 53,12 dengan standar deviasi 4,75. Hasil uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai t = -7,897 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Adanya pengaruh signifikan pemberian video edukasi berbasis AI terhadap peningkatan pemahaman siswa dalam pencegahan bullying dan penurunan risiko perilaku agresif. Intervensi ini direkomendasikan sebagai salah satu strategi edukasi di sekolah dasar untuk mendukung program pencegahan bullying.
Study kasus: Penerapan Terapi Bekam Basah sebagai Intervensi Keperawatan pada Pasien Hipertensi di Master Bekam Bandar Lampung: Case Study: The Application of Wet Cupping Therapy as a Nursing Intervention for Patients with Hypertension at Master Bekam in Bandar Lampung wijonarko; Mery Arianti
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.448

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg yang sering disertai keluhan nyeri kepala. Perubahan perfusi  serebral pada hipertensi memperberat nyeri kepala  sehingga penatalaksanaan nonfarmakologis komplementer seperti terapi bekam basah tepat dilakukan. Penelitian ini dengan desain studi kasus pada dua pasien hipertensi di Master Bekam Bandar Lampung yang selanjutnya dilakukan kunjungan rumah selama tiga hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik,  dan observasi tanda gejala langsung. Intervensi keperawatan diberikan berupa asuhan keperawatan selama tiga hari dan terapi  bekam  basah  teknik CPC satu kali. Hasil: Pada pengkajian awal, klien 1 memiliki tekanan darah 150/90 mmHg dan skala nyeri 5, sedangkan klien 2 memiliki tekanan darah 140/90 mmHg dan skala nyeri 4. Pada evaluasi hari ke empat tekanan darah klien 1 menjadi 140/90 mmHg dan klien 2 menjadi 130/90 mmHg, skala nyeri klien 1 dari 5 menjadi 2, dan klien 2 dari 4 menjadi 1. Pasien mengatakan tidur lebih nyenyak, rasa ringan di kepala, dan peningkatan kemampuan melakukan aktivitas ringan. Kesimpulan: Modifikasi asuhan keperawatan dan penerapan intervensi terapi bekam basah mempercepat penurunan tekanan darah dalam batas normal dan keluhan nyeri kepala pada 2 pasien studi kasus
Pengaruh Foot Massage terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di RS Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2026: The Effect of Foot Massage on Lowering Blood Pressure in Hypertensive Patients at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital in 2026 Mulidan Mulidan; Dedi; Angenia Itoniat Zega
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.449

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi tantangan kesehatan global utama ditahun 2026, yang memerlukan kombinasi terapi farmakologis dan non-farmakologis. Foot massage (pijat kaki) merupakan terapi komplementer nonfarmakologis yang diyakini dapat menstimulasi sistem saraf parasimpatis untuk menurunkan tekanan darah melalui efek relaksasi dan perbaikan sirkulasi darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  foot massage terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi di RS Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain Quasi-Experiment menggunakan rancangan Pre-test and Post-test with Control Group. Sampel berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kelompok terbagi menjadi kelompok intervensi (n=20) dan kelompok kontrol (n=20). Intervensi foot massage dilakukan selama 20 menit sebanyak 3 kali seminggu. Instrumen penelitian menggunakan sfigmomanometer digital yang terkalibrasi. Analisis data dilakukan dengan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi. Tekanan sistolik turun dari 155,4 mmHg menjadi 142,8 mmHg (p < 0,005), dan diastolik turun dari 95,2 mmHg menjadi 86,5 mmHg (p < 0,005). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan secara statistik.  Kesimpulan: Terdapat perbedaan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna pada kelompok intervensi. Disarankan intervensi foot massage sebagai salah satu terapi komplementer dalam pelaksanaan asuhan keperawatan pasien hipertensi.
Hubungan Curah Hujan dan Suhu Udara dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di RS Islam Ternate Tahun 2023-2026: Correlation Between Rainfall and Air Temperature and the Incidence of Dengue Fever at Ternate Islamic Hospital, 2023–2026 Siti Rafika; Triana Srisantyorin; Suherman Jaksa
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.450

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di kota Ternate. Curah hujan dan suhu udara diduga mempengaruhi kepadatan vektor nyamuk Aedes aegypti. Kepadatan populasi nyamuk ini sangat dipengaruhi faktor lingkungan, terutama curah hujan dan suhu udara. Suhu udara optimal 25-30°C mempercepat siklus hidup nyamuk dari telur menjadi dewasa hanya 7-10 hari. Kota Ternate memiliki iklim tropis dengan curah hujan rata-rata 234 mm/bulan dan suhu 26-28°C sepanjang tahun, sehingga berpotensi tinggi terjadi transmisi DBD. Analisis ini penting sebagai dasar sistem peringatan dini bagi rumah sakit untuk mempersiapkan logistik dan tenaga saat puncak kasus. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan curah hujan dan suhu udara dengan kejadian DBD di RS Islam Ternate tahun 2023–2026. Metode: Penelitian ekologi deskriptif time-series menggunakan data sekunder simulasi bulanan selama 41 bulan. Analisis data dengan uji Korelasi Pearson menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Penelitian menunjukkan rata-rata curah hujan 240,8 mm/bulan, suhu 27,3°C, dan kasus DBD 25,7 kasus/bulan. Terdapat hubungan positif kuat antara curah hujan dengan DBD (r=0,724; p = 0,001) dan hubungan positif sedang antara suhu udara dengan DBD (r=0,468; p=0,002). Kesimpulan: Curah hujan dan suhu udara berhubungan signifikan dengan kejadian DBD di RS Islam Ternate. Puncak curah hujan >300 mm/bulan dapat dijadikan indikator dini bagi rumah sakit untuk persiapan logistik.   
Gambaran Tingkat Gangguan Tidur pada Anak Usia Pra Sekolah: Description of the Prevalence of Sleep Disorders in Preschool-Aged Children MUHAMMAD AZKA NAILUL MAARIF; Obar; Ricko Dwi Haryanto1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.452

Abstract

Pendahuluan: Gangguan tidur sebagai salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia prasekolah yang bisa memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, fungsi kognitif, dan perilaku anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat gangguan tidur pada anak usia prasekolah di RA Nurani Anak Bangsa Nuansa Desa Maleber Kecamatan Karangtengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah di RA Nurani Anak Bangsa Nuansa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga diperoleh sebanyak 26 responden. Instrumen yang digunakan adalah Children’s Sleep Habits Questionnaire (CSHQ) yang terdiri dari 33 item pertanyaan. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi, persentase, nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa skor total gangguan tidur memiliki nilai rata-rata 55,12±3,456 dengan nilai minimum 48 dan maksimum 63. Seluruh responden (100%) berada dalam kategori mengalami gangguan tidur. Hasil analisis subskala menunjukkan bahwa daytime sleepiness memiliki nilai rata-rata tertinggi yaitu 13,31±2,205, sedangkan sleep onset delay memiliki nilai rata-rata terendah yaitu 1,04±0,196. Kesimpulan: Tingkat gangguan tidur pada anak usia prasekolah di RA Nurani Anak Bangsa Nuansa tergolong tinggi karena seluruh responden mengalami gangguan tidur. Domain gangguan tidur yang paling dominan ditemukan adalah daytime sleepiness yang menunjukkan tingginya kejadian kantuk pada siang hari.