cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 255 Documents
Studi Kasus Penerapan Terapi Aromatik Lavender dan Psikoreligius Dzikir pada Pasien Gangguan Jiwa untuk Pengurangan Gejala Risiko Perilaku Kekerasan: A Case Study on the Application of Lavender Aromatherapy and Psychoreligious Dzikir in Patients with Mental Disorders to Reduce Symptoms Associated with the Risk of Violent Behavior Sandy Prabowo; Feri Agustriyani; Bayu Nur Sofyan; Rini Palupi
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.378

Abstract

Pendahuluan: Gangguan jiwa dapat dialami oleh seluruh kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan lansia. Risiko perilaku kekerasan adalah ekspresi kemarahan yang dapat berupa tindakan verbal maupun fisik yang membahayakan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan jika tidak segera ditangani. Penanganan pasien risiko perilaku kekerasan dilakukan dengan terapi nonfarmakologis yaitu terapi aromatik lavender dan psikoreligius (dzikir). Penelitian ini bertujuan melihat efek setelah diberikan 2 terapi pada 4 pasien dengan risiko perilaku kekerasan pada bulan September 2025 di Ruang Kutilang Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung. Metode: Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan terapi aromatik lavender yang dilakukan selama 15 menit sebanyak 2 kali dalam sehari dan psikoreligius (dzikir) yang dilakukan selama 15 menit sebanyak 3 kali dalam sehari, kedua terapi ini dilakukan selama 5 hari. Dilakukan penilaian tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan pre dan post selama 5 hari menggunakan instrument risiko perilaku kekerasan. Hasil: Implementasi aromatik lavender terjadi penurunan skor risiko perilaku kekerasan pre test pasien pertama 80, pasien kedua 90 dan post test pasien pertama 40, pasien kedua 46 dan terapi psikoreligius (dzikir) terjadi penurunan skor risiko perilaku kekerasan pre test pasien ketiga 95, pasien keempat 87 dan post test pasien ketiga 52, pasien keempat 46. Kesimpulan: Penerapan terapi aromatik lavender dan psikoreligius (dzikir) ini secara bertahap dapat menurunkan tanda-gejala risiko perilaku kekerasan.
Hubungan Pendidikan, Sumber Informasi, dan Kepanikan Emosional dengan Respon Ibu dalam Menghadapi Kejang Demam pada Anak di RS Aisyiyah Kudus: Corellation between Education, Information Sources, and Emotional Panic with Mothers' Responses to Fever Seizures in Children at Aisyiyah Hospital, Kudus Tlaga Mustika; Sukarmin; Dewi Hartinah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.381

Abstract

Latar Belakang: Kejang demam merupakan kondisi neurologis akut yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun dan kerap memicu kepanikan emosional pada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan, sumber informasi, dan kepanikan emosional dengan respon ibu dalam menghadapi kejang demam pada anak.      Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian melibatkan 60 ibu yang memiliki anak dengan riwayat kejang demam, dengan jumlah sampel 52 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner data demografi, instrumen Pediatric Inventory for Parents (PIP), dan Parental Response to Febrile Seizure Questionnaire (PRFSQ). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank (ρ). Hasil: Hasil uji Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna dan kuat antara pendidikan (p=0,001, r=--0,679), sumber informasi (p=0,001, r=0,541), kepanikan emosional ibu (p=0,001, r=0,628), dengan respon ibu dalam menghadapi kejang demam pada anak. Kesimpulan: Penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk memberikan edukasi kepada ibu dalam penanganan pasien kejang demam pada anak
Hubungan Karakteristik dan Peran Orang Tua dengan Tingkat Kecemasan Hospitalisasi pada Anak Usia Sekolah: Correlation Between Parental Characteristics and Roles and Levels of Hospitalization Anxiety in School-Aged Children Maurizka Apriani; Tuti Asrianti Utami; Indriati Kusumaningsih1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.384

Abstract

Pendahuluan: Hospitalisasi merupakan pengalaman baru yang menimbulkan kecemasan pada anak usia sekolah. Peran orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan pendampingan membantu anak mengurangi rasa cemasnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara karakteristik dan peran orang tua dengan kecemasan hospitalisasi pada anak usia sekolah di RS X. Metode: Desain penelitian dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian menerapkan teknik total sampling yakni orang tua yang memiliki anak usia sekolah dirawat di RS X sebanyak 64 responden. Pengumpulan data menggunakan data demografi orang tua, kuesioner peran orang tua, dan kuesioner kecemasan anak menggunakan skala kecemasan hospitalisasi. Analisis data dijalankan melalui uji statistik chi-square dan uji Kendall Tau C. Hasil: Kajian menungkapkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan usia (p value 0,117 > 0,05), jenis kelamin (p value 0,274 > 0,05), dan pendidikan (p value 0,310 > 0,05) dengan kecemasan hospitalisasi. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman rawat (p value 0,021 < 0,05), lama rawat (p value (0,028 < 0,05) dan peran orang tua (p value 0,048 < 0,05). Kesimpulan: Orang tua yang berperan aktif dalam memberikan dukungan emosional dapat membantu mengurangi kecemasan anak selama menjalani perawatan di rumah sakit. Diperlukan intervensi yang melibatkan peran aktif orang tua sebagai upaya menurunkan kecemasan anak selama hospitalisasi.
Perbandingan Efektivitas Terapi Herbal Rebusan Daun Pandan dengan Rebusan Daun Salam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Comparison of the Efficacy of Herbal Therapy Using Pandan Leaf Decoction and Bay Leaf Decoction in Lowering Blood Pressure in Patients with Hypertension Eren Tesa Vibiola; Fajar Yudha; Sujiah1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.393

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah kondisi ketika terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih besar atau sama dengan 140 dan peningkatan darah diastolik lebih besar atau sama dengan 90 mmHg. Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui perbandingan intervensi terapi herbal antara rebusan daun pandan dengan rebusan daun salam pada penderita hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan pada 10-13 Februari 2026 di desa Gunung Gare kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Sumatra Selatan. Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan secara quasi experimen pada dua kelompok intervensi dengan membandingkan nilai rata-rata skor dua kelompok intervensi. Sampel penelitian ini adalah pasien didiagnosa hipertensi sejumlah 42 responden yang akan dibagi dalam 2 kelompok. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji t-dependent dan t-independent yang pengolahan datanya menggunakan aplikasi statistik. Hasil: Pada kelompok intervensi terapi herbal rebusan daun pandan didapatkan data rata-rata tekanan darah sistolik sebelum-sesudah = 179,05 mmHg menjadi 133,33 mmHg, rata-rata tekanan darah diastolik sebelum-sesudah = 102,38 mmHg menjadi 93,81 mmHg. Pada kelompok intervensi terapi herbal rebusan daun salam didapatkan data rata-rata tekanan darah sistolik sebelum-sesudah = 177,14 mmHg menjadi 151,33 mmHg, rata-rata tekanan darah diastolik sebelum-sesudah = 101,90 mmHg menjadi 98,57 mmHg. Hasil uji statistik p value = 0,007 pada sistole dan 0,040 pada diastol. p value < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan intervensi terapi herbal rebusan daun pandan dan rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi.
Pengaruh Terapi Bermain Meronce terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-6 Tahun di TK Citra Melati Bandar Lampung : The Effect of Bead-Stringing Play Therapy on the Fine Motor Skills of Children Aged 4–6 Years at Citra Melati Kindergarten in Bandar Lampung Miranda Savitri; Santi Oktavia; Richta Puspita Haryanti
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.394

Abstract

Pendahuluan: Salah satu cara mengatasi gangguan tumbuh kembang anak adalah dengan terapi bermain. Bermain sangat penting untuk tumbuh kembang anak karena membantu mengembangkan aspek kognitif, motorik, sosial, dan emosional melalui cara yang alami dan menyenangkan. Permainan melatih anak memecahkan masalah, mengenal pola, serta mengembangkan koordinasi, kekuatan fisik, dan kepercayaan diri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi bermain meronce terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4-6 tahun di Taman Kanak-Kanak (TK) Citra Melati Bandar Lampung.               Metode: Penelitian kuantitatif quasi eksperimen ini dilakukan dengan one group design dengan membandingkan rata-rata skor sebelum dan sesudah dilakukan terapi meronce Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2026. Sampel pada penelitian ini menggunakan total populasi berjumlah 38 responden. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji t dependent yang mana uji ini membandingkan nilai rata-rata motorik halus anak sebelum dengan sesudah dilakukan terapi bermain meronce.                   Hasil: Berdasarkan hasil analsis data nilai rata-rata terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak, nilai rata-rata sebelum dilakukan terapi bermain meronce sebesar 9.87 dengan nilai tertinggi 17 dan terendah 7. Nilai rata-rata sesudah dilakukan terapi bermain meronce sebesar 13.03 dengan nilai tertinggi 17 dan terendah 9. Nilai p value 0.000 < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi bermain meronce terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4-6 tahun. Disarankan penerapan terapi bermain meronce pada pembelajaran peserta didik taman kanak-kanak untuk mempercepat peningkatan perkembangan motorik halus
Pengaruh Penerapan Mirror Teraphy terhadap Kekuatan Otot Pasien Post Stroke di Puskesmas Bandar Agung kabupaten Lampung Tengah: The Effect of Mirror Therapy on Muscle Strength in Post-Stroke Patients at the Bandar Agung Community Health Center in Central Lampung Regency Saskia Nabila Putri1; Fitri Anita; Tubagus Erwin Nurdiansyah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 5 (2026): EDISI MEI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i5.399

Abstract

Pendahuluan: Penyakit stroke sangat berdampak pada penurunan fungsi ekstremitas terutama kekuatan otot untuk bergerak. Peneliti melakukan pengkajian awal pada 3 pasien, setelah serangan stroke hanya berbaring, duduk, sesekali berjalan dikarenakan tidak ada yang selalu dapat membantu untuk bergerak atau berjalan dan belum ada pasien yang mencoba mirror teraphy. Tujuan penelitin ini adalah mengetahui pengaruh mirror teraphy terhadap kekuatan otot pasien post stroke di Puskesmas Bandar Agung Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah pada bulan Januari tahun 2026.  Metode: Penelitian quasi ekperimen ini dilakukan dengan one group design dengan membandingkan rata-rata skor sebelum dan sesudah dilakukan mirror teraphy. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh penderita stoke di Puskesma Bandar Agung sejumlah 21 pasien.. Analisa data dilakukan dengan uji normalitas data menggunakan Shapiro Wilk lalu kemudian dilakukan pengujian menggunakan uji t-dependent yang pengolahan datanya menggunakan aplikasi statistik.                    Hasil: Berdasarkan analisis data univariat didapatkan data bahwa terjadi peningkatan nilai mean kekuatan otot dari 2,52 menjadi 2,90. Hasil uji statistik p value = 0,008, p value < 0,05. Kesimpulan:  Ada pengaruh mirror teraphy terhadap kekuatan otot pasien post stroke. Disarankan agar t mirror theraphy sebagai latihan untuk meningkatkan kekuatan otot pasien post stroke di rumah.
Pengaruh Praktik Gerakan Sholat yang Benar terhadap Ketenangan Jiwa Pasien Hipertensi Di Puskesmas Sumbersari Kabupaten Lumajang: The Effect of Proper Prayer Postures on the Peace of Mind of Hypertensive Patients at the Sumbersari Community Health Center in Lumajang Regency Zainal Arifin; Zainal Abidin; Erna Handayani; Iin Aini Isnawati
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.417

Abstract

Pendahuluan: Stres adalah salah satu penyebab hipertensi. Stres yang berkepanjangan dapat mempengaruhi fisik dan mental seseorang yang kemudian membuat jiwa menjadi tidak tenang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh gerakan sholat yang benar terhadap ketenangan jiwa pada pasien hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Sumbersari Kabupaten Lumajang pada bulan Mei 2025. Metode: Penelitian quasi experimen dengan desain pre-post test. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan didapatkan responden yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data menggunakan simple FFMQ (Five Fachet Mindfulness Questionaire). Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Sebelum dilakukan intervensi edukasi dan praktik gerakan sholat yang benar rata-rata nilai kuesioner responden adalah 24,75 dan setelah dilakukan intervensi gerakan sholat yang benar rata-rata nilai kuesioner menjadi 33,19. Hasil analisa penelitian menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai Sig.(2-tailed) adalah 0.000. Sehingga ρ = 0,000 < α= 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh gerakan sholat yang benar terhadap ketenangan jiwa pada pasien hipertensi.
Hubungan Pelaksanaan Timbang Terima dengan Keselamatan Pasien Diruang Rawat Inap Rumah Sakit Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung : The Relationship Between the Implementation of Weigh-In and Weigh-Out Procedures and Patient Safety in the Inpatient Ward at Dr. A. Dadi Tjokrodipo Hospital in Bandar Lampung Maharani Aulia Putri; Prayetni; Armen Patria
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.418

Abstract

Pendahuluan: Pelaksanaan timbang terima merupakan elemen krusial dalam komunikasi efektif antar perawat yang berdampak langsung pada keselamatan pasien. Ketidakakuratan informasi saat timbang terima dapat memicu terjadinya insiden keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pelaksanaan timbang terima dengan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Metode: Penelitian kuantitatif korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 perawat yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Analisis data menunjukkan sebagian besar perawat melaksanakan timbang terima dengan kategori baik (84,2%) dan persepsi keselamatan pasien juga berada pada kategori baik (87,7%). Uji statistik diperoleh p-value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara pelaksanaan timbang terima dengan keselamatan pasien diruang rawat inap atau kualitas timbang terima berkorelasi positif terhadap peningkatan keselamatan pasien di ruang rawat inap.
Pengaruh Senam Poundfit terhadap Indeks Massa Tubuh Remaja Putri di SMAN 03 Lumajang: The Effect of PoundFit Exercise on the Body Mass Index of Adolescent Girls at SMAN 03 Lumajang Erlina Isnaini; Suhari SUHARI; Iin Aini Isnawati; Rizka Yunita
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.423

Abstract

Pendahuluan: Senam foundfit menjadi salah satu aktivitas fisik olah raga yang cukup populer dikalangan remaja karena gerakan senam ini dinamis, fun dan tidak monoton, latihan ini memadukan gerakan kardio, yoga, dan pilates dengan tabuhan tongkat (ripstix) diiringi musik yang energik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam poundfit terhadap berat badan pada remaja putri di SMAN 03 Lumajang.         Metode : Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan pendekatan pre-test and post-test one group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja putri. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 remaja putri yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data dilakukan menggunakan Uji Paired t-test. Hasil : Analisis data menunjukkan bahwa sebelum dilakukan senam poundfit pada remaja putri rata-rata skala IMT adalah 22,7. Sesudah dilakukan senam poundfit pada remaja putri rata-rata skala IMT adalah 23,197. Hasil Uji Paired t-test menunjukkan nilai Z sebesar -2692 dengan nilai signifikansi 0,001 (p ˂0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara berat badan remaja putri sebelum dan sesudah melakukan senam poundfit.  Kesimpulan : Senam poundfit berpengaruh pada penurunan indeks massa tubuh dalam rangka mencapai  berat badan ideal remaja putri.
Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia: Factors Associated with the Incidence of Pulmonary Tuberculosis at Mitra Medika Tanjung Mulia General Hospital agus surya bakti; Ani Rahmadhani Kaban; Yuniati
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.429

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis paru (TB) ialah penyakit infeksi yang menyerang organ paru. Penyakit ini dikarenakan mycobacterium tuberkulosis. Penyakit ini menular dari droplet oleh seorang pasien tuberkulosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan survey analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh pasien yang berkunjung ke poli paru dan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling berjumlah 67 responden. Hasil: Analisa data dengan menggunakan Chi-Square test memperlihatkan nilai signifikan pada status gizi p value = 0,000, nilai signifikan pada perilaku merokok p value =  0,001, nilai signifikan pada riwayat vaksinasi BCG p value = 0,004 , dan nilai signifikan pada riwayat kontak p value = 0,000 dengan  nilai sig α <0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara status gizi, perilaku merokok, riwayat vaksinasi BCG, dan riwayat kontak dengan pasien tuberkulosis paru dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru yang dirawat di RS Mitra Medika Tanjung Mulia.