Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan
Articles
63 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2022)"
:
63 Documents
clear
PELATIHAN WOW SERVICE DALAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI KANTOR KELURAHAN PADASUKA KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG
Rahayu Sri Purnami;
Tengku Ine Hendriyana;
Janadi Rammelsbergi Thamrin;
Imas Anggraeni;
Hasan Balubita
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (399.835 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18538
Pelayanan publik merupakan perwujudan kehadiran negara dalam masyarakat yang akan berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Kualitas pelayanan yang harus ditingkatkan seiring dengan perubahan spektrum kepuasan penerima layanan. Program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan Wow Service ini diselenggarakan bagi perangkat kelurahan yang bertugas memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat pada loket pelayanan. Berdasarkan umpan balik dari para peserta, pelatihan Wow Service bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Kelurahan Padasuka. Perangkat Kelurahan Padasuka dalam menyelenggarakan pelayanan wow service telah memiliki kesediaan untuk melakukan usaha lebih saat melakukan pelayanan. Sedangkan yang perlu ditingkatkan untuk mewujudkan wow service adalah keberanian untuk mengambil kebijakan terhadap prosedur pelayanan yang terlalu membatasi, kemampuan mengenali apa yang lebih disukai oleh para penerima layanan serta kemampuan melibatkan dan memberdayakan penerima layanan.Kata Kunci: Wow Service, Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MODEL STAKEHOLDER ENGAGEMENT DAN PROGRAM BERKELANJUTAN SMART VILLAGE NUSANTARA PT. TELKOM
Choiria Anggraini;
Leteesha Marthina Ubalaga
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.246 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18697
Akselerasi adaptasi teknologi pada keadaan pandemi mendorong pembangunan infrastruktur digital berbasis internet pada desa-desa di Indonesia. Pembangunan infrastruktur ini menuntut pendampingan masyarakat desa agar dapat menggunakan infrastruktur digital dengan optimal, dilaksanakan melalui pengelolaan stakeholder. Model stakeholder yang disusun kemudian menjadi dasar perancangan model stakeholder engagement. Hal ini yang menjadi pokok serta fokus utama dalam program pengabdian masyarakat di Desa Palasari untuk dapat melakukan optimalisasi pengunaan serta pemanfaatan teknologi Smart Village. Selain itu melalui program ini juga dilakukan assement untuk dapat membuat desain keberlanjutan program berbasis teknologiKata Kunci: desa, digital, pemberdayaan, stakeholder engagement, smart village,
Creating Branding for MSMEs on Digital Platforms in Padasuka Village, Cimenyan District
Neng Susi Susilawati Sugiana;
Bertha Musty;
Maisa Azizah Asmara;
Bakti Bestin;
Erwin Teguh Arujisaputra
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.166 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18667
Pandemi berdampak sangat serius pada sektor perekonomian UMKM, ditandai dengan; pelaporan penurunan penjualan kurang lebih 56%, pelaporan mengenai permasalahan aspek pembiayaan sekitar 22%, pelaporan terkendala distibusi barang 15% dan sekitar 4% melaporkan kesulitan mendapatkan bahan baku mentah. Namun menurut (Utami 2021) pada penelitiannya menyatakan bahwa UMKM yang sudah menggunakan sistem digital atau dengan kata lain sudah dan bisa memanfaatkan marketplace yang tersedia akan mampu bertahan pada era pademi covid-19. Dimulai memberikan sosialisasi tentang pentingnya digital marketing dan branding kepada seluruh UMKM dan memilih alat pemasaran digital yang mudah gunakan serta penulisan copywriting untuk setiap produk. Terjadi peningkatan penggunaan media sosial setelah mendapat pendampingan dari Tim Digital Marketing. Para pelaku UMKM mampu melakukan transisi yang signifikan. Keputusan penggunaan digital marketing tentu dapat mempengaruhi keberadaan produk yang semakin dikenal oleh masyarakat yang tidak hanya di sekitar Kabupaten Bandung saja. Sudah banyak produk UMKM dari Kelurahan Padasuka disebut oleh konsumen dari berbagai daerah di luar daerah atau kabupaten bandung. Contohnya makanan khas seperti Peuyem bisa dikenal ke wilayah lain karena memanfaatkan sarana digital marketing. Kata Kunci: Menciptakan Branding yang Kuat, Digital Marketing, UMKM
DESTINATION MARKETING, HOSPITALITY MOTIVATION, DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUNJUNGAN KE NAGARA PUNTANG DI KAWASAN GUNUNG PUNTANG KABUPATEN BANDUNG
Donni Juni Priansa;
Fanni Husnul Hanifa;
Ratna Gema Maulida;
Widya Sastika;
Andrieta Shintia Dewi;
Vaya Juliana Dillak;
Ganjar Mohamad Disastra
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (644.941 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18622
Gunung Puntang merupakan gunung yang berada di Desa Cimaung Kabupaten Bandung, merupakan salah satu destinasi wisata potensial yang menyediakan keindahan alam di Provinsi Jawa Barat. Gunung Puntang adalah rangkaian dari pegunungan Malabar. Potensi yang dimiliki Gunung Puntang selain wisata alam adalah radio malabar yang merupakan peninggalan pada masa penjajahan Belanda. Sejumlah persoalan dihadapi oleh pengelola kawasan Gunung Puntang, terutama di NagaRa Puntang sebagai salah satu pengelola kawasan di Gunung Puntang. Masalah tersebut terkait belum optimalnya tingkat kunjungan yang disebabkan belum diterapkannya konsep destination marketing, peningkatan motivasi untuk keramahtamahan, dan pengelolaan keuangan yang belum profesional. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan destination marketing, hospitality motivation, dan pengelolaan keuangan bagi pengelola Wana Wisata Gunung Puntang. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 12 Desember 2022, bertempat di Venue Wisata Gunung Puntang yang dihadiri oleh 25 orang peserta dari pengelola Wana Wisata Gunung Puntang. Hasil feedback dari pengelola Wana Wisata Gunung Puntang selaku target pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan kontribusi positif, kesegaran, dan wawasan kemampuan baru bagi pengelola Wana Wisata Gunung Puntang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan mengelola keuangan dengan optimal. Kata Kunci: Destination Marketing, Hospitality Marketing, dan Pengelolaan Keuangan
DIGITALISASI PUSAT INFORMASI DAN ADMINISTRASI DATA PADA POSYANDU ALAMANDA BERBASIS WEB
Sofia Naning Hertiana;
Ridha Muldina Negara;
Ratna Mayasari;
Xavier Samuel MFP;
Salwa Aulia Farida Y;
Faishal Yusuf Baqir
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.04 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18658
Pada era digital saat ini, proses administrasi secara manual seperti menulis di kertas dan buku mulai ditinggalkan. Hal ini dikarenakan teknologi terus berkembang, salah satunya pemanfaatan website sebagai pusat informasi dan memudahkan proses administrasi. Proses peralihan ini disebut dengan proses digitalisasi pusat informasi dan administrasi data. Menggunakan website membuat kita dengan mudah mengakses informasi karena dapat diakses dari Komputer Personal maupun Smartphone. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Alamanda merupakan salah satu pos pelayanan terpadu yang berada di kota bandung. Saat ini Posyandu Alamanda masih melakukan proses administrasi kegiatan posyandu secara manual, dengan menggunakan buku yang membuat pencatatan dan pengelolaan data menjadi kurang baik. Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk mendigitalisasikan sistem administrasi pada posyandu alamanda.. Implementasi Digitalisasi ini menggunakan fitur Website dan Form untuk mendata administrasi dan pusat dari jadwal yang ada di Posyandu tersebut. Target yang dicapai pada kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu perubahan sistem yang semula manual menggunakan alat tulis tradisional menjadi serba digital yang berbasis Website dan Form guna membantu pelayanan yang optimal dan efisien disaat era digitalisasi ini. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu mengurangi angka buta teknologi khususnya di lingkungan Posyandu Alamanda Kecamatan Arcamanik Kota Bandung.Kata Kunci: Website, Information System, Digitalization
DESAIN DAN CETAK PRINTED CIRCUIT BOARD PADA PELATIHAN ELEKTRONIKA LANJUTAN DI BALAI PELATIHAN TEKNIK SINTELIS PT KERETA API INDONESIA
Mohamad Ramdhani
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (699.04 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18580
Dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di PT Kereta Api Indonesia Persero (PT KAI), unsur kemampuan dan pengetahuan pegawai menjadi sangat penting untuk mewujudkan hal tersebut. Kemampuan dasar untuk dapat melakukan “troubleshooting” pada sistem perkeretaapian yang didalamnya terdapat rangkaian elektronika, membutuhkan kemampuan sumber daya manusia untuk dapat memahaminya. Oleh karenanya PT KAI melalui Balai Pelatihan Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (BPSTL) melaksanakan pelatihan dengan tajuk “Teknik Sintelis Tingkat Lanjutan” selama kurang lebih tiga bulan secara keseluruhan. Mata latih Elektronika Lanjutan merupakan bagian dari kurikulum pelaksanaan pelatihan tersebut selama tiga hari penuh secara hybrid (satu hari online dan dua hari onsite) dengan durasi 30 jam pembelajaran dimana materi yang disampaikan terdiri dari tiga bagian besar, yaitu pengenalan komponen berikut simulasi dengan Circuit Simulator, perancangan dan desain PCB dengan simulasi EasyEDA, dan praktek pembuatan cetak PCB. Tujuan dari pelatihan ini sendiri adalah peserta mempunyai kompetensi dalam hal perancangan rangkaian elektronika mulai dari perancangan simulasi sampai dengan praktek pencetakan PCB, dimana materi yang disampaikan adalah merancang konverter AC 220V ke DC 5V. Penerapan teknologi dalam pelatihan ini adalah penggunaan simulasi berbasis web untuk melakukan simulasi rangkaian dan simulasi desain perancangan skematik sampai dengan cetak PCB sampai dengan cetak PCB dengan menggunakan teknologi konvensional dengan larutan ferri klorit. Hasil yang diperoleh adalah semua peserta dinyatakan kompeten dengan batas minimal kelulusan 75 dengan hasi indeks selama pelatihan minimal B.Kata Kunci: PT KAI, Circuit Simulator, EasyEDA, Cetak PCB
PENYULUHAN INSTALASI SISTEM MONITORING PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA MENGGUNAKAN WEB DI MA ISHLAHUL AMANAH
Desri Kristina Silalahi;
Irwan Purnama;
Mohamad Ramdhani;
Porman Pangaribuan;
Kharisma Bani Adam
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (820.837 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18685
Jumlah sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sangat luar biasa. Namun, masih sedikit sekali pemanfaatan sumber energi terbarukan ini. Peran aktif dalam masyarakat sangatlah diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan secara maksimal terutama dalam hal penggunaannya. Adapun di daerah Pangalengan, Jawa Barat ini sendiri pemanfaatan energi terbarukannya dapat bersumber dari energi surya. Diperlukanlah pembinaan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan energi surya beserta dengan besarnya potensi yang dapat diperoleh dalam pemanfaatannya. Pembinaan yang diberikan kepada masyarakat dapat berupa pengetahuan dasar mengenai konversi energi dari surya menjadi listrik yang diikuti dengan adanya praktik sederhana. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memahami terkait energi surya ini secara keseluruhan. Kegiatan pengabdian masyakat yang dilakukan merupakan penyuluhan terkait sistem monitoring pembangkit listrik teanag surya di MA Ishlahul Amanah. Kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias. Hal ini terlihat dari kepuasan dalam menjawab kuesioner peserta sangat setuju dengan kegiatan yang telah dilakukan.Kata Kunci: energi terbarukan; PLTS; konversi energi; energi surya; monitoring
IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING UNTUK ANGGOTA KADIN KOTA BANDUNG (PELATIHAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING DAN PEMANFAATAN APLIKASI OPENSOURCE)
R Wahjoe Wahjoe Witjaksono;
Warih Puspitasari;
Muhardi Saputra
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (489.096 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18571
Kemajuan Teknologi Informasi semakin cepat dan ringkas, Smartphone yang merupakan gadget yang banyak digunakan oleh Sebagian besar lapisan masyarakat semakin mempercepat akses informasi melalui media digital, hal ini mendorong semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan smartphone untuk pemasaran dan berkomunikasi melalui jalur internet. Digital Marketing adalah media pemasaran yang menggunakan teknologi informasi, dengan memanfaakan media digital seperti internet, smartphone, PC, email, sosial media dan sejenisnya untuk menjangakau konsumen. Karena bisa beroperasi 24 jam dan menjangkau seluruh dunia melalui jaringan internet, media pemasaran ini semakin diminati oleh penjual dan konsumen. Pengusaha baik itu pengusaha besar atau kecil mulai banyak yang memanfaatkan digital marketing sebagai sarana untuk menjual produknya. Dengan semakin berkembangnya digital marketing ,untuk itu program studi sarjana sistem informasi menyelenggarakan Pengabdian masyarakat dengan tema implementasi digital marketing yang bekerjasama dengan Kadin kota Bandung. Kegiatan ini adalah kelanjutan dari pelatihan-pelatihan sebelumnya dan merupakan bagian dari pelatihan Enterprise Resource Planning (ERP). Pelatihan yang dilakukan kali ini adalah melatih UMKM yang sudah siap Go Digital untuk mengimplementasikan Digital Marketing yang diselenggarakan tanggal 17 November 2022 di Kadin kota bandung Jalan Talagabodas no. 31 Bandung. Pelatihan Digital marketing ini ditujukan kepada UMKM Mitra Binaan BPPKU Kadin Kota Bandung agar bisa mengimplementasikan digital marketing ini, sehingga berdampak kepada meningkatnya omzet penjualan dan pelanggan yang pada akhirnya bisa memberikan nilai keuntungan secara terus-menerus bagi UMKM.Kata Kunci: Enterprise Resource Planning, ERP, Kadin, Digital Marketing, UMKM Go Digital
PELATIHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI KOMUNIKASI PADA PELAKU UMKM KABUPATEN SUMEDANG
Lusy Mukhlisiana;
Martha Tri Lestari;
Amalia Djuwita
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.658 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18575
Komunikasi merupakan sebuah kompetensi yang mutlak harus dikuasai oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam proses bisnis, komunikasi memegang peranan penting baik internal maupun eksternal sebagai adaptasi ke arah digital di dalam untuk bisnisnya. Pemanfaatan berbagai platform komunikasi internal akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Begitu pula dengan komunikasi eksternal, tentunya pemanfaatan berbagai media akan sangat membantu mengembangkan bisnis, menjangkau jejaring yang luas, dan pada akhirnya akan bermuara pada keberhasilan pemasaran yang tentunya akan meningkatkan penjualan produk yang dihasilkan para pelaku UMKM. Pelatihan ini dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama, dosen menyampaikan materi terkait keterampilan komunikasi dan kemudian praktik public speaking secara langsung oleh masyarakat sasar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Telkom ini sepenuhnya mendukung para pelaku usaha mikro di Kabupaten Sumedang agar dapat melakukan proses komunikasi, dimana mereka dalam kesehariannya harus menyampaikan pesan agar sampai kepada lawan bicara mereka. Berdasarkan survei yang dilakukan, program pelatihan ini berhasil memenuhi kebutuhan masyarakat sasar akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam mengembangkan kompetensi komunikasi dalam proses bisnis mereka.Kata Kunci: Kompetensi komunikasi, Pengabdian kepada Masyarakat, Pelaku UMKM
KOMPETENSI KOMUNIKASI DIGITAL SEBAGAI DASAR ADAPTASI DIGITAL MARKETING
Sri Dewi Setiawati;
Anisa Diniati;
Moch. Armien Syifaa Sutarjo
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.466 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18574
Era 5.0 mendorong para pelaku usaha untuk dapat mengandalkan teknologi dalam membantu aktivitasnya salah satunya pemasaran. Namun masih banyak kendala yang harus dihadapi para pelaku usaha untuk dapat beradaptasi dengan teknologi, seperti mengelola media sosial. Banyak pelaku UMKM yang belum dapat mengelola media digital dengan baik sebagai media pemasaran. Kendalanya ada pada kurangnya pemahaman dalam mengoperasikan media sosial. Penggunaan media sosial sebagai media pemasaran tak lebih hanya sekedar mengikuti tren yang sedang berkembang. Belum ada pengelolaan yang khusus dalam membangun pola komunikasi dari penjual kepada pembeli di media sosial. Hal ini menjadi penting mengingat media sosial merupakan elemen dalam proses komunikasi. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut diperlukan sebuah pelatihan untuk membangun pemahaman terkait media sosial sebagai media komunikasi antara penjual dan pembeli. Untuk itu kami tim pengabdian masyarakat dari Universitas Telkom bermaksud membantu dalam menyelesaikan permasalahan UMKM terutama dalam memahami pengelolaan media digital. Adapun mitra dai kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Dinas Dinas Koperasi, UsahanKecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, mengingat Kabupaten Sumedang sebagai Pengelola e-goverment nomor satu di Indonesia. Pelatihan ini akan diberikan kepada para pelaku UMKM untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam beradaptasi dengan media sosial. UMKM yang mendapatkan pelatihan adalah UMKM yang berada pada kelas mikro namun sudah memiliki toko online ataupun gerai di e-commerce. Sehingga ke depannya menggunakan media sosial bukan lagi hanya sebagai tren saja tetapi bentuk betul sebagai sebuah strategi yang terencana untuk membantu meningkatkan kualitas UMKM Indonesia.Kata Kunci: Komunikasi Digital, Komunikasi Pemasaran Digital, UMKM