cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): April" : 43 Documents clear
WORKSHOP PELUANG KERJA DAN PERSIAPAN MENJELANG UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN PESERTA DIDIK BIDANG REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL) Ahmadi; Alfiarini; Endang Etryanti; Apriadi, Deni
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.623

Abstract

Untuk menjamin mutu pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) , UKK (uji kompetensi keahlian) perlu di lakukan. Sekolah Menengah Kejuruan wajib melakukan ujian Kompetensi (UKK). Memberikan penilaian berkenaan dengan hasil belajar peserta didik berdasarkan dengan bidang keahlian merupakan salah satu tujuan (UKK). Merujuk pada Peraturan Mentri Pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) Nomor 34 Tahun 2018, yang menyatakan siswa siswi sekolah menengah kejuruan wajib di berikan penilaian hasil belajar melalui Uji Kompetensi keahlian (UKK). SMK Negeri Purwodadi melakukan pelaksanaan UKK secara mandiri dengan melibatkan penguji dari pihak luar atau asesor eksternal yang berasal dari Universitas atau perguruan tinggi yang sesuai dengan bidang atau kompetensi yang diujikan. Menilik dari hal ini terlihat perlunya diadakan lokakarya atau workshop persiapan UKK untuk peserta didik kelas XII dan peluang yang bisa diambil nantinya. Target yang ingin dihasilkan dari kegiatan ini adalah Siswa dapat mengetahui kiat-kiat yang perlu diikuti untuk mempersiapkan diri secara matang dan lulus Ujian Kompetensi Keterampilan.
PELATIHAN KEMASAN, DESIGN DAN LABEL PRODUK BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN BUBUTAN KOTA SURABAYA Nugroho, Wawan Cahyo; Susila, Muktar Redi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.624

Abstract

Kegiatan PKM dilaksanakan di Kecamatan Bubutan Kota Surabaya dengan target pelaku usaha UMKM yang merupakan penopang perekonomian negara Indonesia. Pelaku usaha tersebut meliputi pelaku usaha UMKM yang sebagian besar dari usaha makanan, minuman ada juga usaha acesoris dan lain-lain. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya kemasan, design dan label produk untuk menunjang kegiatan usaha dapat terus berkembang di masa mendatang dengan memperhatikan dan menerapkan faktor pendukung kegiatan usaha. Dengan demikian kegiatan PKM diselenggarakan berupa pelatihan kemasan, design dan label produk. Pelatihan tersebut disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi oleh pelaku usaha UMKM di Kecamatan Bubutan. Metode pelaksaan kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu tahap identifikasi masalah, tahap pelatihan, tahap pendampingan dan tahap Monitoring dan Evaluasi. Luaran yang diharapkan setelah mengadakan pelatihan ini diharapkan para pelaku UMKM dapat memperhatikan bentuk kemasan, design dan label produk karena bentuk kemasan, design dan label yang menarik sebagai daya tarik dan sebagai tanda pengenal produk dipasar sehingga dengan adanya design dan label dapat dikenal di pasar.
PENDAMPINGAN KEPADA PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) UNTUK MEMBUAT LAPORAN/MONITORING DENGAN APLIKASI DI DESA MEJOBO KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN KUDUS Istianah, Istianah; Handajani, Mudjiastuti; Edy Susilo; Noora Savera; Annisa Berliana
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.625

Abstract

Pembangunan pedesaan merupakan bagian yang penting dari pembangunan nasional. selama ini banyak program pembangunan yang dilakukan di Desa dirancang oleh Pemerintah.pembangunan Desa merupakan kegiatan yang mencakup seluruh aspek kehidupan dalam masyarakat Desa. Tujuan pembangunan Desa adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa, serta untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan untuk penanggulangan kemiskinan. Salah satu program di Kementrian Pekerjaan Umum adalah Kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dalam Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan merupakan kegiatan yang bersifat swakelola dimana tanggung jawab pengelolaan diberikan kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam hal perbaikan atau peningkatan sistem jaringan irigasi terutama jaringan irigasi tersier yang melayani Petak tersier atau areal sawah. Proyeksi Pengembangan tata kelola sebagai masukan antara lain Metode Pelatihan pelaku program, mekanisme pendampingan dan pengawasan yang efektif, infrastruktur yang berkualitas serta laporan pertanggung jawaban kegiatan fisik yakni Perbaikan sistem jaringan irigasi dan serta pendanaan dapat dikelola sesuai Pengelolaan serta prinsip dan kaidah teknis pekerjaan jaringan irigasi. Untuk mendukung kegiatan tersebut agar tertib administrasi diperlukan laporan/monitoring yang Akuntabilitas dan dapat di akses semua pihak. Kata kunci: Pembangunan Pedesaan, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A),Saluran Irigasi Tersier, Laporan /Monitoring
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS Triwijayanti, Yoga; Murti Puspitaningrum, Elisa
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.627

Abstract

Penyakit degeneratif pada saat ini prevalensinya semakin meningkat, diantaranya adalah penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi. WHO meprediksi adanya peningkatan jumlah penyandang DM yang menjadi salah satu ancaman kesehatan global. Perlunya kesadaran akan diet seimbang pada penderita hipertensi dan diabetes untuk mencegah terhadinya komplikasi yang lebih serius. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang diet pada penderita hipertensi dan diabetes melitus. Metode kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan secara langsung kepada lansia yang berjumlah 50 orang. Diharapkan para lansia untuk selalu memperhatikan gizi seimbang, tidak merokok, meningkatkan stamina dengan berolahraga dan rutin memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan terdekat. Kata Kunci: Diet, Hipertensi, Diabetes Melitus, Lansia
PENYULUHAN STRATEGI PEMASARAN USAHA PRODUK MINUMAN HERBAL TELANG PANJARE DI DESA GUNUNG ANYAR Widjajati, Endang Pudji; Aryanny, Enny; Donoriyanto, Dwi Sukma
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.630

Abstract

Dalam melakukan suatu usaha, dipelrukan strategi pemasaran yang tepat sesuai dengan target dan permintaan pasar agar usaha tersebut dapat menghasilkan keuntungan dan bertahan di tengah persaingan dengan produk kompetitor. Salah satu usaha yang dapat dijalankan oleh warga Desa Gunung Anyar, Surabaya adalah dengan memproduksi Minuman Herbal Telang PANJARE dan memasarkannya dengan memanfaatkan sosial media serta e-commerce. Kegiatan penyuluhan dilakukan oleh Tim Abdimas UPN “Veteran” Jawa Timur tidak hanya membahas tentang proses produksi, namun strategi pemasaran yang tepat meliputi penentuan segmentasi pasar, strategi bauran pemasaran, dan timing strategy. Selanjutnya akan diberikan contoh pembuatan business model canvas (BMC) yang bertujuan untuk mempermudah warga dalam memahami dan mengimplementasi metode strategi pemasaran yang tepat untuk usaha Minuman Herbal Telang PANJARE. Kata kunci: Minuman Herbal, Penyuluhan, Strategi Pemasaran
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG UNTUK USAHA MELALUI BUDIDAYA IKAN LELE Rumalean, Zonita Zirhani; Sari, Liani; Mamonto, Samuel; Tuhumurry, Harry A.; Tahir, Arlan; Mamonto, Andi Annisa Nurlia; Upara, Rahman
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.632

Abstract

Pemanfaatan Lahan Kosong untuk Usaha Budidaya Ikan Lele telah menjadi bagian dari masyarakat khususnya melalui pemanfaatan usaha warga sekitar. Dilihat dari tempatnya yang stategis memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan keterampilan dan kewirausahaan agribisnis, sehingga perlu dilakukan pendampingan dalam rangka pemanfaatan usaha budidaya ikan lele. Sehingga dalam konteks kekinian dan strategis, membangun ketahanan ekonomi masyarakat dan yang tak kalah penting untuk diperhatikan di tengah era kontestasi ekonomi yang makin mengeras. Proritas Program Pemanfaatan usaha melalui Budidaya Ikan lele ini adalah pemberdayaan kewirausahaan agribisnis Masyarakat/Pribadi pada sektor Perikanan yakni budidaya Ikan Lele serta pembibitan ikan nila dengan pemanfaatan lahan kosong dan kolam ikan yang ada dilingkungan lingkungan rumah warga itu sendiri. Strategi yang digunakan dalam program pengabdian ini sebagai berikut: 1. Identifikasi Potensi, 2. Sosialisasi Program, 3. Desain aksi, 4. Pelatihan/Pembekalan, 4. Penguatan Kewirausahaan, 5. Pendampingan dan Pembinaan.
PELATIHAN PEMBACAAN PUISI PADA SISWA KELAS IX DI SMP MUHAMMADIYAH 3 RAMBIPUJI Wahyuni, Alivia Rosita; Suaedi, Hasan; Devanti, Yeni Mardiana; Jatmikowati, Tri Endang
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.638

Abstract

Membaca puisi merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa. Membaca puisi merupakan salah satu keterampilan aspek kebahasaan yang perlu dilatih dan dibiasakan. Pelatihan membaca puisi sangat penting dilakukan agar siswa dapat membaca puisi dengan baik. Selain itu, membaca puisi juga berkaitan dengan penggunaan mimik dan penghayatan. Pada pelatihan menggunakan dua metode, yaitu pemberian materi tentang membaca puisi dan praktek dalam membaca puisi. Pelatihan puisi dalam pengabdian ini difokuskan untuk melatih siswa pada aspek memahami makna puisi, pelafalan yang jelas atau artikulas, ekspresi/mimik, dan gerak pada saat membaca puisi. Berdasarkan hasil pelatihan membaca puisi di SMP Muhammadiyah 3 Rambipuji dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, siswa SMP Muhammadiyah 3 Rambipuji sebagian besar sudah mampu memahami materi tentang membaca puisi (pelafalan, intonasi, pemenggalan, ekspresi dan mimik). Kedua, sebagain siswa sudah dapat membaca puisi dengan baik (pelafalan, intonasi, pemenggalan, ekspresi dan mimik). Ketiga, siswa yang belum mampu membaca puisi dengan baik kesulitan pada aspek ekspresi dan mimik.
PSIKOEDUKASI SIKLUS MENSTRUSI YANG DAPAT TERGANGGU KARENA STRESS PADA REMAJA Safarina, Nur Afni; Zahara, Cut Ita; Mazira, Ukhrazul; Maulana, Yuni; Zahara, Rita; Umaina, Rauzatul; Rudini, Rudini
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.639

Abstract

Masa remaja adalah suatu fase tumbuh kembang yang dinamis dalam kehidupan seorang individu dimana remaja merupakan periode transisi dari rentang kehidupan manusia yang menghubungkan masa kanak- kanak dan masa dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan aspek fisik, psikologis, emosional, dan sosial. Pada umumnya remaja mengalami mentruasi pada usia 10-15 tahun. Menstruasi adalah pengeluaran darah, mukus, dan debris sel dari mukosa uterus disertai pelepasan (deskuamasi) endometrium secara periodik dan siklik, yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi. Siklus menstruasi pada wanita normalnya berkisar antara 21-35 hari. Diketahui bahwa stres menjadi salah satu penyebab terhambatnya atau terganggunya siklus mentruasi pada wanita. Stres merupakan suatu perasaan yang dapat dirasakan seseorang saat berada di bawah tekanan, merasa kewalahan, atau kesulitan dalam menghadapi suatu situasi yang tidak bisa mereka tangani. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat lebih mendalam dari beberapa jurnal mengenai adanya hubungan stres terhadap siklus menstruasi pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode literature review dimananya pembahasannya diperoleh dari database google scholar. Dari beberapa jurnal yang telah direview diperoleh hasil bahwa ternyata stres dapat mempengaruhi siklus menstruasi seseorang. Baik itu stres yang ringan maupun yang berat berdampak terhadap siklus menstruasi seseorang.
COPING STRESS PADA MASYARAKAT PENDERITAHIPERTENSI Safarina, Nur Afni; Lila, Risma; Saragih, Ratih Monalisa; Indriani, Indriani; Husniati, Husniati; Septiani, Nur Wulan; Dewi, Rahmia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.640

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi ketika seseorang mengalami peningkatantekanan darah di atas normal, yang mengakibatkan peningkatan morbiditas danmortalitas. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi salah satunyaadalah stress. Stress merupakan reaksi tubuh dan psikis terhadap tuntutan-tuntutanlingkungan. Stress adalah tanggapan tubuh yang sifatnya non spesifik terhadaptuntutan atasnya. Pendekatan yang kami gunakan adalah metode DeskriptifKualitatif, melalui observasi langsung terhadap objek penelitian. Hasil dariseminar psikoedukasi yang kami adakan, masyarakat Desa Reuleut Timurdiharapkan dapat menerapkan strategi penanganan stres untuk mengelola tekanandarah. Sosialisasi ini penting agar penduduk Desa Reuleut Timur mampumengatasi stres dengan lebih baik, dengan tambahan aktivitas fisik seperti rutinberolahraga dan istirahat yang teratur.
PELATIHAN PENGELOLAAN BAGI ANGGOTA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) SEJAHTERA DINAS PENDIDIKAN KOTA TEGAL Susetyo, Budi; Susilawati , Agnes Dwita; Yunita, Eva Anggra; Herwinarni, Yuniarti; Amalia, Mei Rani; Wiyanti, Sari
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i2.641

Abstract

Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, Koperasi didefinisikan sebagai badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi demi kepentingan Bersama. Koperasi melandaskan pada kegiatan berdarkan prinsip gerakan ekonomi kerakyatan yang berdarkan asas kekeluargaan. Prinsip koperasi di Indonesia kurang lebih sama dengan prinsip koperasi yang diakui oleh Internasional yaitu adanya penjelasan mengenai Sisa Hasil Usaha (SHU). Pasal 4 UU No. 25 tahun 1992 dijelaskan bahwa koperasi mempunyai fungsi dan peranan diantaranya yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan Masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi anggota. Koperasi secara bersama-sama mendirikan satu organisasi Tunggal yang berfungsi sebagai wadah untuk memperjuangkan kepentingan dan bertindak sebagaI pembawa aspirasi koperasi diantaranya adalah melakukan Pendidikan perkoperasian bagi anggota dan Masyarakat (Pasal 58 UU No. 25 Tahun 1992). Ketika pengurus mempertanggungjawabkan apa yang diamanahkan oleh anggota dalam pengelolaan koperasi, anggota sudah bisa mengetahui dan memahai laporan keuangan yang disajikan oleh pengurus dan pengawas. Usaha yang akan dilaksanakan sesuai dengan kepengurusannya adalah: simpan pinjam, dan sektor perdagangan (waserda/mart). Sehingga dibutuhkan penguatan di anggota agar bisa mengelola koperasi dengan baik dan professional yang dapat mensejahterakan anggotanya sedangkan masyarakat yang lemah (khususnya anggota) secara bertahap akan memiliki sikap, perilaku dan nilai-nilai yang lebih cocok bagi kemajuan mereka sendiri maupun anggota secara seluruhnya