cover
Contact Name
Devi Armita
Contact Email
devi.armita@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285398401602
Journal Mail Official
filogeni@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/filogeni/
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi
ISSN : -     EISSN : 27765784     DOI : https://doi.org/10.24252/filogeni
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi adalah jurnal peer-review dan akses terbuka yang mempublikasikan karya ilmiah orisinil berkaitan dengan kemajuan biologi. Jurnal ini mengundang artikel penelitian, komunikasi singkat, tinjauan ilmiah yang kritis dan komprehensif mengenai Biologi, khususnya dalam bidang-bidang berikut: Biologi yang terintegrasi dengan Islam Keanekaragaman hayati tropis dan konservasi Biosistematika spesies tropis Biokimia dan fisiologi spesies tropis Studi ekologi dan perilaku spesies tropis Genetika tropis, bioteknologi, dan bioinformatika
Articles 120 Documents
Efektivitas larva black soldier fly (Hermetia illucens L.) dalam pengomposan sampah organik Yulianingsih, Ika; Yani, Indri
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.35501

Abstract

Aktivitas penduduk seperti aktivitas industri, pertanian maupun rumah tangga berdampak pada jumlah timbunan sampah di masyarakat, terlebih sampah organik. Pengelolaan sampah organik perlu dilakukan agar permasalahan tersebut tidak semakin memburuk seperti terjadinya peningkatan pencemaran. Selain dengan cara mengurangi timbulan sampah, sampah organik juga perlu diolah kembali agar memiliki nilai, yaitu dengan menjadikan sebagai pakan larva Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens L.). Larva BSF memiliki kemampuan mengubah nutrien dalam sampah organik menjadi nutrien lain yang berguna. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji mengenai efektivitas larva BSF dalam pengomposan sampah organik. Desain penelitian yang digunakan berupa literature review. Tulisan ilmiah ini dibuat untuk mengidentifikasi, menilai, serta melakukan interpretasi baik dari buku teks maupun hasil penelitian terkini yang berkaitan dengan BSF, terkhusus mengenai pengomposan sampah organik oleh larva BSF. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan kajian ilmiah yang dilakukan yaitu pengomposan sampah organik dapat dilakukan oleh larva BSF dengan waktu yang lebih singkat, tidak berbau, serta menghasilkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan. Waktu efektif larva dalam pengomposan sampah organik sekitar 7-28 hari yang dipengaruhi oleh faktor suhu, ukuran substrat dan konsentrasi kandungan Zn.
Observasi dan identifikasi serangga pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di KHDTK Borisallo Kabupaten Gowa Ali, Nurjamilah Zakiyah; Sijid, St. Aisyah; Said, Haris
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.36756

Abstract

Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu tanaman perkebunan Indonesia yang paling banyak dibudidayakan. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Borisallo yang berada di Kabupaten Gowa merupakan salah satu kawasan dengan jumlah tanaman kakao yang sangat banyak namun pertumbuhannya tidak maksimal dikarenakan serangan serangga hama. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui jenis serangga yang menyerang tanaman kakao di KHDTK Borisallo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2023 di KHDTK Borisallo. Metode yang digunakan ialah metode jelajah yang dilakukan secara acak dengan melakukan pengamatan langsung pada tanaman kakao. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jenis serangga yang ditemukan pada tanaman kakao sebanyak 4 ordo yaitu Diptera, Lepidoptera, Orthoptera dan Hymenoptera, 4 famili yaitu Tephritidae, Limanthriidae, Blattidae dan Formicidae dengan 5 spesies yaitu lalat buah (Ceratitis capitata), ulat jaran (Dasychira inclusa), kecoa amerika (Periplaneta americana), semut rangrang (Oecophylla smaragdina) dan semut hitam (Ochetellus sp.). Serangga-serangga yang ditemukan lebih banyak menyerang bagian batang, bunga, buah dan daun pada tanaman kakao.
Pengujian berbagai pupuk dan ZPT terhadap pertumbuhan tanaman kopi robusta (Coffea canephora) Rinanto, Yudi; Amelia Uswatun , Amelia Uswatun; Sutrisna, Aulia Nugrahani; Ningrum, Fahdilah Cahya; Maghfira, Hasna Azkia
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.39134

Abstract

Strategi perbaikan budidaya kopi robusta (Coffea canephora) perlu ditinjau dari berbagai aspek, mulai penanaman hingga perawatan untuk menunjang pertumbuhan dan produktivitas. Salah satu strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan pengaplikasian pupuk ataupun zat pengatur tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh pupuk maupun ZPT pada berbagai dosis (konsentrasi) pengaplikasian dalam menunjang pertumbuhan dan produktivitas tanaman kopi robusta. Penelitian dilaksanakan di Desa Kemuning Kabupaten Karangajar Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan penelitian berupa Rancangan Acak Lengkap. Jenis pupuk yang digunakan yaitu Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), NPK Mutiara 16-16-16, dan Gandasil-D sedangkan jenis ZPT yang digunakan yaitu Atonik yang masing-masing diujikan pada berbagai konsentrasi dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk (ZPT) dengan parameter pertumbuhan yang tertinggi (tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah tunas) berturut-turut yaitu Gandasil-D, ZPT Atonik, PGPR dan terakhir yaitu NPK Mutiara 16-16-16. Pengaplikasian Gandasil D menunjukkan bahwa dengan semakin meningkatnya konsentrasi yang diaplikasikan menyebabkan parameter pertumbuhan semakin meningkat. Sedangkan untuk jenis pupuk dan ZPT yang lain menunjukkan konsentrasi optimum yang berbeda-beda untuk setiap parameter.
Potensi ampas sagu sebagai media tumbuh ulat sagu Yeheskiel, Wini; Hammado, Nururrahmah; Hala, Yusminah
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.39215

Abstract

Sagu merupakan salah satu sumber bahan makanan bagi masyarakat di Tana Luwu. Pengolahan pati sagu menghasilkan limbah cair dan limbah padat yang jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Ampas sagu dan pucuk batang sagu adalah limbah padat yang dihasilkan dari pengolahan pati sagu yang masih mengandung selulosa cukup tinggi. Kandungan selulosa yang tinggi merupakan potensi yang besar untuk dapat diolah dan dimanfaatkan kembali sehingga dapat mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi ampas sagu sebagai media pertumbuhan ulat sagu berdasarkan berat dan panjang ulat sagu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penambahan ampas sagu sebanyak 25 gram (P1), 30 gram (P2), 35 gram (P3), dan 40 gram (P4) dengan pengamatan selama 20 hari. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Regresi Linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas sagu berpengaruh signifikan terhadap perkembangan berat ulat sagu (Sig. 0,007 < 0,05) dan panjang ulat sagu (Sig. 0,009 < 0,05).
Pengaruh perbedaan jenis pupuk terhadap pertumbuhan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) varietas lokal Tuban Mujtahidah, Hidayatul; Bahri, Syaiful
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i3.39263

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan salah satu tanaman polong-polongan terpenting kedua setelah kedelai. Kacang tanah mempunyai prospek pasar dalam negeri yang cukup besar dan mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jenis pupuk yang efektif untuk pertumbuhan kacang tanah varietas lokal Tuban. Penelitian dilaksanakan di petak lahan Ketua Kelompok Tani Desa Leran Wetan Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan melakukan pengukuran pada dua petak lahan dengan penggunaan pupuk yang berbeda. Petak pertama menggunakan pupuk kandang dan kimia (Phonska dan Urea) sedangkan petak kedua hanya menggunakan pupuk kimia dengan jumlah tanaman yang diukur masing-masing 16 untuk parameter tinggi tanaman dan jumlah cabang sedangkan jumlah polong/rumpun dan bobot polong mencakup seluruh hasil panen. Data hasil observasi dianalisis menggunakan SPSS for Windows 16.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman kacang panjang varietas lokal Tuban lebih tinggi dengan pemberian pupuk kimia dan berbeda signifikan dengan pemberian pupuk kandang dan kimia, sedangkan parameter jumlah cabang tidak berbeda signifikan. Namun untuk parameter jumlah polong/ rumpun dan berat polong/ ha menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang dan kimia memiliki hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian pupuk kimia. Sehingga dapat dikatakan bahwa pada fase generatif diperlukan kombinasi pupuk untuk hasil panen yang lebih maksimal.
Pemeriksaan total kolesterol pada sampel serum darah dengan menggunakan metode fotometrik di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar Rais, Evi Erviani; Aziz, Isna Rasdianah; Surdianah, Sitti
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.42013

Abstract

Kolesterol adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan di dalam sel-sel tubuh manusia dan hewan. Akumulasi kolesterol berbahaya dapat memicu terjadinya penyakit kardiovaskular penyebab kematian seperti penyakit jantung dan stroke. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko penyakit kardiovaskular berdasarkan parameter total kolesterol, HDL, LDL dan trigliserida pada pasien di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar. Penelitian ini dilakukan di BBLK Makassar dengan tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel darah, pembuatan serum darah serta analisis serum darah untuk 4 parameter (total kolesterol, HDL, LDL dan trigliserida) dengan metode fotometrik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pasien yang menjadi sampel penelitian sebanyak 93 orang yang didominasi oleh perempuan (58%) dengan rentang usia tertinggi yaitu usia 51-60 tahun. Hasil pemeriksaan kolesterol dengan menggunakan 4 parameter pada sebagian besar pasien menunjukkan hasil yang normal yaitu kolesterol total sebanyak 69%, HDL sebanyak 72%, LDL sebanyak 89%, dan trigliserida sebanyak 57%. Meskipun hasil pemeriksaan pasien sebagian besar berada pada kategori normal, namun pemeriksaan tetap perlu dilakukan agar dapat membantu mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular dan salah satu metode pemeriksaan dengan akurasi dan sensitivitas yang tinggi yaitu dengan menggunakan metode fotometri.
Studi etnobotani tumbuhan obat di Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi Jawa Barat Nurani, Shifa; Cahyanto, Tri
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.43135

Abstract

Tumbuhan berkhasiat obat merupakan tumbuhan yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia secara turun temurun untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengetahuan dan kearifan lokal masyarakat adat Cireundeu dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya tumbuhan sebagai tanaman obat. Tiga aspek utama yang dibahas pada penelitian ini adalah jenis-jenis tumbuhan obat yang biasa dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit, bagian tumbuhan dan cara meracik tumbuhan obat, serta menganalisis sejauh mana pengetahuan masyarakat terkait tumbuhan berkhasiat obat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh menggunakan metode wawancara secara mendalam dan survei eksploratif terhadap kehidupan masyarakat Kampung Adat Cireundeu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 32 jenis tanaman obat yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Kampung Adat Cireundeu. Dari total spesies yang didapatkan, terdapat 20 suku. Suku terbanyak adalah suku Zingiberaceae sebanyak 4 jenis (12,5%) dan yang paling rendah adalah salah satunya berasal dari suku Acanthaceae (3,12%). Bagian tumbuhan yang paling sering digunakan sebagai obat oleh masyarakat Kampung Adat Cireundeu adalah daun (61,5%) dan yang paling sedikit salah satunya adalah biji (2,56%). Sebanyak 93,3% responden di Kampung Adat Cirendeu mengetahui potensi tumbuhan berkhasiat obat dan sebanyak 93,3% telah memanfaatkan sebagai obat dan mampu meraciknya sendiri.
Menilik makna ritual ruwatan air menurut pandangan ilmu etnobiologi dan perspektif Islam di Desa Penanggal Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang Wulandari, Adelia; Bahri, Saiful
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.43785

Abstract

Ruwatan air adalah salah satu upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat di desa Penanggal yang terletak di lereng timur Gunung Semeru dengan tujuan wujud syukur masyarakat desa setempat terhadap sumber air yang melimpah. Meskipun upacara adat ini merujuk kepada satu komponen hayati yaitu air, dalam upacara ini juga melibatkan komponen hayati lainnya yaitu tumbuhan. Tumbuhan berupa hasil alam dari pertanian warga Desa Penanggal seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan umbi-umbian lainnya yang dijadikan sebagai gunungan hasil bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji atau meninjau makna ritual ruwatan air di Desa Penanggal ditinjau dari pandangan ilmu etnobiologi dan menurut perspektif Islam. Jenis penelitian yaitu deksriptif kualitatif dengan menggunakan metode wawancara dalam pengumpulan datanya serta didukung dengan referensi dari jurnal untuk menguatkan hasil temuan yang diperoleh dari kegiatan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tradisi ruwatan air berkaitan dengan ilmu etnobiologi yakni dalam hubungan yang dinamis antara manusia, biota, dan alam. Begitu juga dengan perspektif Islam, tradisi ini juga memiliki amalan yang baik khususnya di Bulan Muharram yakni dengan bersedekah.
Prediksi komputasi potensi bioaktivitas Sauropus androgynus dengan platform Way2drug Annisa, Andi Bunga Sari; Sukmawaty, Eka; Masriany, Masriany
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.45385

Abstract

Sauropus androgynus atau tanaman katuk merupakan salah satu tanaman obat yang dapat ditemukan dengan mudah di Sulawesi Selatan. Tanaman ini telah banyak digunakan oleh masyarakat terutama bagi kesehatan karena memiliki kandungan senyawa yang potensinya sangat besar dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bioktivitas berbagai jenis senyawa yang terkandung pada tanaman katuk (S. androgynus) menggunakan pendekatan database melalui platform Way2drug. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Tahapan penelitian meliputi penentuan dan penggolongan jenis senyawa melalui situs website Kanaya serta Classyfire and Genome kemudian dilanjutkan dengan penyaringan potensi senyawa dengan menggunakan platform Way2drug. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat 3 senyawa yang terkandung di dalam tanaman daun katuk yaitu Liriodendrin, Kaempferol 3-gentiobioside-7-rhamnoside dan Corchoionoside C yang termasuk dalam golongan senyawa flavonoid. Berdasarkan penyaringan potensi senyawa bioktivitas tanaman tersebut, ditemukan 22 potensi yang meliputi agen terapeutik, anafilatoksin, antikanker, antikolestrol, antiinflamasi, antitumor, pelindung hati, antioksidan, antidiabetes, antivirus, detoksifikasi, antiinfeksi, antianemia, pelindung jantung, antiallergen, detoksifikasi racun, pencahar sembelit, antifungal, pemutih, antiradiasi, immunostimulan dan antidepresan. Oleh karena itu tanaman S. andrynus memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di bidang kesehatan berbasis kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan.
Deteksi Brucella melitensis pada kambing (Capra hircus) dengan metode Rose Bengal Test (RBT) di Balai Besar Veteriner Maros Nurhaida, Nurhaida; Zulkarnain, Zulkarnain; Wirawan, Hadi Purnama
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i1.45844

Abstract

Brucellosis menjadi salah satu penyakit zoonotik yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen yaitu Brucella yang sangat berbahaya bagi kesehatan hewan ataupun manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri Brucella melitensis pada sampel serum darah kambing. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Serologi Balai Besar Veteriner Maros dengan menggunakan metode Rose Bengal Test (RBT). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 110 sampel yang diuji terdapat 2 sampel yang menunjukkan reaksi aglutinasi. Hal ini menandakan bahwa adanya antibodi Brucella pada kedua sampel tersebut. Namun, untuk memastikan hasil tersebut, perlu dilakukan pengujian lanjutan, seperti uji pengikatan komplemen atau Complement Fixation Test (CFT) dan uji Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) untuk menghindari terjadinya positif palsu yang kemungkinan dapat terjadi pada metode RBT.

Page 7 of 12 | Total Record : 120