cover
Contact Name
Devi Armita
Contact Email
devi.armita@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285398401602
Journal Mail Official
filogeni@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/filogeni/
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi
ISSN : -     EISSN : 27765784     DOI : https://doi.org/10.24252/filogeni
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi adalah jurnal peer-review dan akses terbuka yang mempublikasikan karya ilmiah orisinil berkaitan dengan kemajuan biologi. Jurnal ini mengundang artikel penelitian, komunikasi singkat, tinjauan ilmiah yang kritis dan komprehensif mengenai Biologi, khususnya dalam bidang-bidang berikut: Biologi yang terintegrasi dengan Islam Keanekaragaman hayati tropis dan konservasi Biosistematika spesies tropis Biokimia dan fisiologi spesies tropis Studi ekologi dan perilaku spesies tropis Genetika tropis, bioteknologi, dan bioinformatika
Articles 120 Documents
Keanekaragaman tanaman dan potensi kebermanfaatannya di Wisata Lembah Alam Jepara Ariestya, Zulfina; Wijayanti, Erna
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i2.47993

Abstract

Wisata Lembah Alam Jepara is a garden restaurant destination showcasing a variety of interesting plants. This study aims to identify the diversity of plant species that have the potential to be cultivated and utilized by the owners and the surrounding community, as well as to support the conservation of local plants. The methods used in this research are exploratory studies and literature reviews. The results of the study revealed that there are 13 plant species with potential for development. These plants have various benefits, including as ornamental plants, medicinal plants, food sources, dye materials, educational resources, air filters, and pest control for other plants. Knowledge of the potential of these plants is expected to increase awareness and utilization of plants by the community around Wisata Lembah Alam Jepara, as well as to support the conservation of local biodiversity.
Morfologi dan morfometri kelelawar Hipposideros larvatus penghuni Gua Pemetung Bengkulu Utara Fadhlullah, Muhammad Farid; Sari, Armanda Okta Pramita; Sari, Rosi Triana; Pasaribu, Marta Royana BR; Nurul Kamilah, Santi
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.52412

Abstract

Pemetung Cave is located in Padang Bendar Village, North Bengkulu Regency, surrounded by dense foliage with a river flowing near the cave. Based on surveys, the cave is inhabited by a colony of bats, and this research is important because bats have an ecological role in maintaining the balance of the cave ecosystem. This study aims to inventory the types of bats inhabiting Pemetung Cave. The research was conducted using observation methods and direct bat capture within the cave using hand nets. The results showed 15 adult bats and 2 juvenile bats, consisting of 6 males and 11 females. Identification based on morphological characteristics indicated that all the bats were of the species Hipposideros larvatus. Morphometric measurements ranged from 40.4-76.0 mm for body length (HB), 47.7 mm for total body length (TL), 8.9-29.4 mm for tibia length (T), 32.5-64.6 mm for forearm length (FA), 7.3-21.4 mm for ear length (E), and 7.3-14.1 mm for hindfoot length (HF). Pemetung Cave provides a good shelter for Hipposideros larvatus bats, thus serving as a roosting site.
Pengaruh durasi paparan cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan awal tanaman kacang hijau (Vigna radiata) varietas lokal Sumatera Barat Apriyoza, Wandra; Syamsurizal, Syamsurizal; Anggrama, Shalsa
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.52614

Abstract

Sunlight is one of the crucial factors that can affect plant growth, including mung beans (Vigna radiata), which are an important agricultural commodity in Indonesia. This study aims to examine the effect of sunlight exposure duration on the early growth rate of mung beans (V. radiata) local variety from West Sumatra. This research is a quantitative experimental study with treatments including four sunlight exposure durations: control (no light), 4 hours (P1), 6 hours (P2), and 12 hours (P3) per day. The study is designed in a completely randomized design (CRD) with 4 replications. The observation parameters in this study include plant height, number of leaves, and leaf width as the main parameters. The results showed that the duration of sunlight exposure significantly affected the number of leaves during the early growth phase of mung beans, but did not significantly affect plant height and leaf width. The 12-hour sunlight exposure (P3) provided the best results, with an average plant height of 10.65 cm, 5 leaves, and a leaf width of 2.05 cm. Therefore, adjusting the duration of sunlight exposure is crucial, especially in increasing the number of leaves that contribute to the plant's initial photosynthesis process. These results can serve as a basis for determining the optimal light duration for the cultivation of mung beans in the early growth phase.
Perbandingan efektivitas pupuk kandang sapi dan pupuk urea terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman jagung (Zea mays L.) Ramadhani, Syifa Zalina; Zafit, Vernika; Syamsurizal, Syamsurizal
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.52791

Abstract

Corn (Zea mays L.) is an important commodity as a source of carbohydrates in Indonesia, so proper fertilization is needed to increase its productivity. This study aims to determine the comparison of the effectiveness of cow manure and urea fertilizer on the growth of corn plants. The method used is an experiment with a Completely Randomized Design (CRD). The parameters measured include plant height and number of leaves. Based on the results of the study, the application of cow manure gave significant results on plant height and number of leaves of corn plants compared to urea fertilizer. The treatment of giving cow manure with a dose of 12 g/plant had better plant height and number of leaves compared to other treatments. The conclusion of this study is that the application of cow manure has a significant effect on plant growth and has the potential to be more effective in increasing the vegetative growth of corn plants.
Pemeriksaan darah lengkap pada sampel pasien dengan metode automatik dan metode Westergren di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar Jaenuddin, Nur Adinda Irtiyah; Zulkarnain, Zulkarnain; Surdianah, Sitti
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.48004

Abstract

Hematologi merupakan suatu bidang yang mengkaji terkait cara penilaian profil darah yang membantu proses diagnosis kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil darah pasien di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar dan mengetahui determinan yang dapat diakibatkan. Pemeriksaan darah lengkap di BBLK Makassar menggunakan 2 metode. Profil darah rutin diperiksa dengan metode automatik yang melibatkan penggunaan bahan kontrol dan reagen khusus pada hematology analyzer. Sedangkan, pemeriksaan LED dilakukan dengan metode Westergren yang menggunakan EDTA dan NaCl. Data profil darah yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase. Hasil pemeriksaan yang diperoleh dari profil darah pasien berdasarkan parameternya yaitu 30% abnormal pada hemoglobin, 21% abnormal pada leukosit, 59% abnormal pada eosinofil, 1% abnormal pada basofil, 59% abnormal pada neutrofil, 51% abnormal pada limfosit, 51% abnormal pada monosit, 31% abnormal pada hematokrit, 27% abnormal pada eritrosit, 17% abnormal pada MCV, 6% abnormal pada MCH, 4% abnormal pada MCHC, 10% abnormal pada trombosit dan 51% abnormal pada LED. Hasil persentase abnormal ini menunjukkan bahwa profil darah yang diperoleh didominasi oleh kadar normal. Namun pemeriksaan darah lengkap sangat perlu untuk tetap dilakukan dengan tujuan menjaga kesehatan dan menghindari penyakit yang berkaitan dengan profil darah.
Pemeriksaan ureum dan kreatinin dalam sampel serum darah pasien menggunakan metode fotometrik di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar Isnaeni, Nur; Sijid, St. Aisyah; Surdianah, Sitti
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.49494

Abstract

Ginjal merupakan organ vital yang berfungsi untuk mengeluarkan produk sisa metabolisme dalam bentuk urin. Tes ureum dan kreatinin menjadi alat diagnostik yang efektif untuk mengidentifikasi potensi masalah ginjal dan kinerjanya dalam mengeliminasi senyawa-senyawa sisa metabolisme dari darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar ureum dan kreatinin pada sampel serum darah pasien di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Metode fotometrik digunakan untuk mengukur kadar substansi dalam serum darah seperti kadar ureum dan kreatinin yang penting untuk menilai fungsi ginjal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang melakukan pemeriksaan didominasi oleh perempuan sebanyak 128 pasien dan laki-laki sebanyak 72 pasien. Kadar ureum dan kreatinin berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa rata-rata kadar ureum dan kreatinin tertinggi berada pada jenis kelamin laki-laki dibandingkan perempuan. Sedangkan rata-rata kadar ureum dan kreatinin tertinggi berdasarkan kelompok umur didominasi pada usia 50-60 dan >70 tahun. Dengan memahami perbedaan kadar ureum dan kreatinin berdasarkan jenis kelamin dan usia, tenaga medis dapat melakukan diagnosis yang lebih tepat terhadap gangguan fungsi ginjal.
Analisis populasi ayam kampung di Jawa Timur dengan metode K-Means Clustering Al Huda, Rifqoh Qonita; Bahri, Saiful
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.51094

Abstract

Ayam kampung merupakan jenis ayam lokal yang memiliki populasi terbesar di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Ayam kampung dikenal dengan kemampuannya mencari makan secara mandiri di alam bebas, sehingga mudah dipelihara dan memiliki adaptasi yang baik terhadap lingkungan. Oleh karena itu, peternakan ayam kampung sangat berkontribusi terhadap perekonomian desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis populasi atau pertumbuhan ayam kampung di Jawa Timur serta mengelompokkan populasi ayam kampung di provinsi tersebut pada tahun 2020 hingga 2022. Penelitian ini berfokus pada analisis populasi ayam kampung di Jawa Timur, dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Metode K-Means Clustering adalah salah satu teknik dalam algoritma clustering yang sangat efektif dan efisien dalam mengelompokkan data dalam jumlah besar. Hasil penelitian diketahui bahwa dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, terdapat 4 kabupaten/kota dengan klaster populasi tinggi, 13 kabupaten/kota dengan klaster populasi sedang, dan 21 kabupaten/kota dengan klaster populasi rendah.
Diversifikasi dan karakterisasi mie dan nori berbasis rumput laut Kamilah, Nur Adnin; Kasmiati, Kasmiati; Meriem, Selis
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.53338

Abstract

Indonesia memegang peranan penting dalam produksi rumput laut dunia yang digunakan dalam pembuatan karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan rumput laut Eucheuma cottoni terhadap rasa, aroma, tekstur, dan warna mie, serta mengevaluasi proporsi berat campuran Ulva lactuca dan E. cottonii yang terbaik dalam pembuatan nori. Pengolahan mie berbasis E. cottonii dimulai dari pencucian dan perendaman, penghalusan, pencampuran, pembuatan adonan, pemipihan, pencetakan, perebusan, pengemasan serta dilanjutkan dengan uji organoleptik. Pengolahan nori dimulai dari proses preparasi rumput laut, penghalusan, pemasakan, pencetakan, dan pengeringan. Hasil menunjukkan bahwa campuran 200 g E. cottonii dan 300 g terigu dengan rasio 40%:60% menghasilkan kualitas adonan mie kering yang terbaik. Penambahan E. cottonii menghasilkan kualitas mie yang sama dengan perlakuan kontrol (tanpa E. cottonii) yaitu rasa hambar, tidak beraroma, tekstur kenyal, dan berwarna pucat putih. Komposisi nori yang terbaik dihasilkan dari campuran 7 gram E. cottonii dan 28 gram U. lactuca, dengan karakteristik nori berwarna hijau tua, tekstur menyatu, tidak rapuh, dan ketebalan yang ideal. Penelitian ini menyajikan formulasi terbaik dalam pembuatan mie dan nori yang dapat diaplikasikan untuk pengembangan produk olahan rumput laut.
Uji kadar amonia dengan spektrofometer secara fenat Jusmiati, Jusmiati; Rustam, Aswar; Rosma, Rosma
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.52832

Abstract

Amonia dalam air dapat berasal dari aktivitas manusia, seperti limbah industri dan pertanian, yang dapat mencemari ekosistem perairan. Pengukuran kadar amonia sangat penting untuk pemantauan kualitas air dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar amonia (NH₃) dalam sampel air sungai menggunakan metode spektrofotometri dengan reagen fenol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pembentukan kompleks indofenol antara amonia dan fenol yang dapat diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 640 nm. Larutan standar amonia digunakan untuk membuat kurva kalibrasi, yang kemudian digunakan untuk mengukur konsentrasi amonia dalam sampel uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa absorbansi sampel uji berbanding lurus dengan konsentrasi amonia yang terkandung di dalamnya, yang sesuai dengan hukum Beer-Lambert. Konsentrasi amonia yang terukur dalam sampel uji bervariasi antara 0,00 hingga 20,8 mg/L, tergantung pada konsentrasi amonia dalam sampel. Dengan demikian, metode spektrofotometri ini terbukti efektif, akurat, dan dapat diandalkan untuk pengukuran kadar amonia dalam air, serta dapat diterapkan untuk pemantauan kualitas air dalam pengelolaan lingkungan.
Penambahan temulawak pada produktivitas telur burung puyuh (Cortunix cortunix japonica): Sebuah meta-analisis Rachmaniar, Vira Adistya; Fiza Al Zenyta, Navynda; Inka Gustimaya, Nizarani; Rusdi; Lisanti, Elsa
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 4 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v4i3.48477

Abstract

Burung puyuh (Coturnix coturnix japonica) adalah salah satu jenis unggas yang banyak dibudidayakan dengan tujuan mendapatkan telur. Penggunaan tambahan pakan alami seperti suplemen dilakukan sebagai alternatif pakan sehat untuk meningkatkan produktivitas telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk temulawak sebagai suplemen terhadap produktivitas telur burung puyuh. Metode yang digunakan adalah meta-analisis dengan melakukan pengumpulan artikel dan jurnal relevan dengan menggunakan data sekunder hasil ekstraksi jurnal dan artikel yang terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bubuk temulawak sebagai suplemen tambahan pada makanan burung puyuh tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas dan kualitas telur burung puyuh bahkan ada yang menunjukkan adanya penurunan produktivitas. Hal ini dapat disebabkan karena penyerapan nutrisi dari suplemen yang belum maksimal oleh burung puyuh, dosis penambahan yang terlalu sedikit, hingga kandungan dari suplemen temulawak yang justru mengganggu kinerja fili usus burung puyuh sehingga penyerapan nutrisi tidak dapat terjadi secara maksimal. Meskipun demikian, penggunaan suplemen temulawak memiliki pengaruh terhadap nilai skor kuning telur karena kandungan kurkuminnya yang mampu meningkatkan warna pada kuning telur.

Page 9 of 12 | Total Record : 120