cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
zulsapar@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282111599040
Journal Mail Official
ijdprjournal@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Gedung Bangkit Lantai 2 Jln Telekomunikasi -Ters. Buah Batu, Dayeuhkolot
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Digital Public Relations
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 29637740     DOI : https://doi.org/10.25124/ijdpr.v1i2
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Jurnal of Digital Public Relations (IJDPR) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara periodik yang bertujuan untuk mengembangkan konsep, teori, perpektif, paradigm, dan metodelogi yang fokus pada kajian public relations. Ruang lingkup (scope) dari kajian jurnal ini adalah: Public Relations Practices; ranah kajian pada praktikal kehumasan dan aktivitas kehumasan pada korporasi, pemerintahan, dan Lembaga nonprofit. Public Relations and Politic; ranah kajian kehumasan yang berkaitan dengan komunikasi politik. Public Relations and Marketing; ranah kajian kehumasan yang berkaitan dengan marketing communication. Public Relations and Culture; ranah kajian kehumasan yang berkaitan dengan budaya. Digital Public Relations; ranah kajian kehumasan yang berkaitan dengan teknologi. Public Opinion; ranah kajian kehumasan yang berkaitan dengan opini publik dan persepsi. Public Relations dan Media; ranah kajian kehumasan yang terkait dengan media.
Articles 50 Documents
STRATEGI BRANDING PERUBAHAN IDENTITAS PT POS INDONESIA MENJADI PosIND SEBAGAI UPAYA MENUJU BUMN LOGISTIK MODERN Desmond Hilary
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 3 No 2 (2025): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v3i1.8463

Abstract

PT Pos Indonesia telah resmi melakukan perubahan identitas merek sejak 16 November 2023menjadi PosIND. PosIND melakukan rebranding atau memperkenalkan kembaliperusahaannya yang telah mengalami perubahan identitas kepada masyarakat sebagai upayamenuju badan usaha milik negara (BUMN) logistik yang modern. Hal tersebut yang membuatpeneliti ingin mengetahui bagaimana strategi branding PosIND. Penelitian ini menggunakanteori strategi rebranding dari Muzellec dengan empat dimensi yaitu repositioning, renaming,redesign, dan relaunching (Muzellec & Lambkin, 2006). Metode penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang memberikan gambarankomprehensif dan kompleks melalui pandangan mendetail melalui teknik pengumpulan dataobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan melalui Instagram, TikTok,Twitter, dan website PosIND. Peneliti melakukan wawancara dengan tiga informan danmelaksanakan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perubahanskala perusahaan menjadi perusahaan logistik, kompetensi keahlian karyawan, perubahannama, tagline, logo, simbol, dan warna. PosIND juga melakukan pemberitahuan informasimengenai rebranding perubahan identitas merek melalui beberapa platform internal sepertiWahana Pos Indonesia dan melakukan forum group discussion (FGD), serta platform eksternalperusahaan seperti media massa, media sosial perusahaan, event korporat, dan corporate socialresponsibillity (CSR).
FRAMING BERITA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TENTANG BATAS USIA CALON KEPALA DAERAH DI CNNIndonesia.com EDISI 21 AGUSTUS 2024 Djubiantono, Arie Prasetio; Rusadi, Udi
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 3 No 2 (2025): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v3i1.8465

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah konflik antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) danMahkamah Konstitusi (MK) terkait putusan batas usia calon kepala daerah, yang menimbulkanketegangan antar-lembaga negara dan memicu isu supremasi hukum. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis framing pemberitaan oleh CNNIndonesia.com mengenai respons DPRterhadap putusan MK. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing dengankerangka dari Robert Entman (1993), yang mencakup elemen mendefinisikan masalah,mendiagnosis penyebab, membuat penilaian moral, dan menyarankan solusi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa CNNIndonesia.com membingkai konflik ini sebagai pelanggaran terhadapprinsip supremasi hukum oleh DPR, dengan pendekatan yang lebih berpihak pada independensiyudikatif. Media melihat pentingnya menghormati putusan MK sebagai bagian dari mekanismechecks and balances dalam demokrasi. Simpulan penelitian ini adalah framing yang digunakanmedia arus utama dapat memengaruhi persepsi publik terhadap konflik politik, denganmenekankan supremasi hukum sebagai prinsip fundamental yang harus dijunjung tinggi.
PERAN STRATEGIS RADIO DALAM KEGIATAN HUBUNGAN MASYARAKAT ERA DIGITAL Harliantara, Harliantara
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9002

Abstract

Di zaman digital ini, radio tetap menjadi media yang berpengaruh dalam hubungan masyarakat, menawarkan keunggulan unik dalam menjangkau audiens yang beragam dan membangun hubungan yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa efektif radio sebagai alat hubungan masyarakat dalam melibatkan pendengar dan membangun kepercayaan. Melalui tinjauan literatur kualitatif yang mendalam, kami menelusuri peran radio dalam hubungan masyarakat, kemampuannya menjangkau daerah terpencil dan komunitas lokal, serta potensinya dalam meningkatkan citra merek dan kesadaran publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio, dengan pendekatan komunikasi yang langsung dan personal, dapat secara signifikan memperkuat upaya hubungan masyarakat dengan membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan audiens. Program radio yang kreatif dan menarik dapat secara efektif meningkatkan kesadaran publik dan pengenalan merek. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya bagi organisasi untuk memanfaatkan radio sebagai bagian dari strategi hubungan masyarakat mereka untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam. Namun, perlu berhati-hati agar tidak terlalu bergantung pada radio, karena mungkin tidak sesuai untuk semua demografi target, terutama audiens yang lebih muda yang lebih menyukai platform digital. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap sifat konten radio yang interaktif dan menarik serta dampaknya terhadap hubungan masyarakat di era digital. Penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi peran radio yang terus berkembang dalam lanskap digital dan potensinya untuk lebih meningkatkan citra merek dan kesadaran publik melalui program yang inovatif.  
PUBLIC RELATIONS EVENT KAMPOENG DOLANAN PERWIRA DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS SEKOLAH ALAM PERWIRA PURBALINGGA Turistiati, Ade Tuti; Rahmawati, Farah Anis; Pribadi, Prayoga
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9014

Abstract

  Sekolah Alam Perwira (SAP) menggunakan  public relations event sebagai salah satu strategi branding awareness kepada masyarakat untuk lebih mengenal sekolah alam. Salah satu event yang dilaksanakan adalah event Kampoeng Dolanan Perwira (KDP). Event KDP telah terlaksana dengan baik dari persiapan hingga pelaksanaanya, namun event tersebut belum mampu memberikan efek kesadaran brand pada masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas pra event, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menggunakan teori manajemen relasi dan menggunakan model SMARTS serta menganalisis manajemen relasi yang telah terbentuk untuk keberlangsungan event KDP dalam rangka membangun branding awareness SAP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap sepuluh informan, didukung data sekunder melalui studi literatur dari buku dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa SAP baru mengimplementasikan empat dari enam tahapan model SMARTS. Dua  tahap yang belum dilaksanakan adalah scan pada tahap awal dan steward untuk tahap akhir. Untuk keberlangsungan event KDP dalam membangun branding awareness, terdapat dua relasi yang terbentuk, yaitu  relasi internal (wali murid) dan eksternal (masyarakat) sekitar. Interaksi dari organisasi dalam membangun kepercayaan untuk menjalin relasi sangat ditekankan oleh SAP, sehingga tebentuk dimensi kepuasan antara kedua belah pihak. Namun, meski kepercayaan dan kepuasan telah diraih sebagai hasil dari interaksi yang telah terbangun, organisasi masih belum mendapatkan feedback yang seimbang dengan relasi eksternal atau masyarakat.  Branding awareness SAP sejauh ini masih berada di tahap brand recognition.   Kata Kunci: public relations event, branding awareness, teori manajemen relasi, Kampoeng Dolanan Perwira, Sekolah Alam Perwira.
PEMANFAATAN YOUTUBE SEBAGAI MEDIA AJAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR Limarandani, Ni Putu; Patera, A A Aditya Kusuma; Kansil, Margie Candia; Patera, AA Ketut
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9015

Abstract

YouTube, as one of the most popular social media platforms among the public, holds significant potential as an educational tool. In the context of education, YouTube can be utilized as a teaching medium, believed to enhance students' interest and motivation in learning. This research identifies how students perceive the utilization of YouTube as a learning tool for Public Speaking skills. Furthermore, the study analyzes the extent to which YouTube's use as an educational medium contributes to increasing students' interest and motivation in learning Public Speaking. The research employs an explanatory research method with descriptive and verificative approaches. Descriptive research aims to provide a clear overview of the research object, while verificative research aims to test hypotheses. The author utilizes t-tests to test hypotheses in this study. Statistical analyses, such as regression, correlation, and determination, are conducted using SPSS software for Windows 20 after performing classic assumption tests including normality, autocorrelation, multicollinearity, and heteroskedasticity tests. The findings indicate that the use of YouTube as an educational medium positively and significantly influences students' learning interest and significantly enhances their learning motivation at a 95% confidence level.
ANALISIS KONTEN UMKM PESONA RASA 01 SIDOARJO MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK Aini, Nur; Asy'ari, Nur Aini Shofiya
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9024

Abstract

Selama 8 bulan penggunaan Tiktok sebagai media promosi yaitu dari bulan juni 2024 hingga maret 2025, konten video Tiktok Pesona Rasa 01 menarik perhatian hingga 712 ribu penonton (fyp) dan banyak mendapat komentar positif. Hal ini menjadi indikasi bahwa video Tiktok yang menampilkan Pesona Rasa 01 mampu mempromosikan produknya melalui Tiktok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten promosi yang dilakukan oleh akun Tiktok @pesonarasa01 menggunakan teori Robert F. Lauterborn yaitu framework 4C yang meliputi Customers, Cost, Convenience, Communication. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan fokus pada aktivitas akun Tiktok Pesona Rasa 01 di Tiktok. Penulis mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan UMKM Pesona Rasa 01 memanfaatkan media sosial, terutama TikTok dan Instagram, untuk meningkatkan pemasaran dan melakukan promosi dengan pelanggan. Dengan mengunggah konten secara rutin, termasuk video testimoni dan interaksi langsung melalui live streaming, UMKM ini berhasil menarik perhatian pelanggan dan membangun loyalitas. Penetapan harga produk yang kompetitif berdasarkan daya beli masyarakat serta strategi inovasi dalam varian rasa juga berkontribusi pada peningkatan repeat order. Komunikasi aktif di media sosial dan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan merupakan kunci keberhasilan dalam pemasaran UMKM.
TELAAH CITRA TOMORO COFFEE ATAS TEMUAN KECOA DI MINUMAN MELALUI BINGKAI TIGA BERITA DARING Agustinus, Ferdinand; Marta, Rustono Farady; Tjajadi, Octavia Putri; Lumampauw, Andreas; Chinmi, Maichel
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9054

Abstract

Peristiwa yang diunggah ke media sosial mengenai kecoa yang ditemukan di cangkir minuman Tomoro Coffee oleh akun X @Katapalindrom menjadi buah bibir warganet. Kasus ini mencuri berbagai atensi publik akibat berbagai spekulasi muncul dan membawa citra Tomoro Coffee buah bibir perbincangan Warganet hingga akhirnya mencuat ke berbagai pemberitaan, beberapa diantaranya: Suara.com, Jawa Pos dan VOI.ID. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara ketiga media tersebut melakukan konstruksi pemberitaan terkait unggahan temuan kecoa di dalam cangkir minuman oleh akun X @Katapalindrom. Analisis yang digunakan merupakan model Pan & Kosicki, serta menggunakan Teori Pengelolaan Impresi dalam menelaah objek penelitian. Hasil penelitian tersebut menjabarkan bahwa: 1). Sintaksis, di mana ketiga media tersebut menjabarkan beragam komentar serupa dari berbagai komentar warganet, penggunaan lead pada Suara.com dan Jawa Pos memberikan atensi besar terhadap dinamika yang timbul; 2). Skrip, dalam hal ini ketiga media tersebut memberikan pemaparan yang baik mengenai 5W+1H dalam menyajikan peristiwa berdasarkan fakta di tempat kejadian; 3). Tematik, pada bagian ini menjabarkan keterhubungan antara kalimat satu dengan kalimat lainnya; 4). Retoris, dari ketiga media tersebut sama-sama menggunakan unsur leksikon seperti atensi publik dalam menjabarkan fenomena yang menegaskan kasus tersebut dengan bingkai subjektif baik Suara.com maupun Jawa Pos, berbeda dengan VOI.ID yang memaparkan peristiwa sebagaimana diceritakan.
PEMILIHAN PRESIDEN 2024: KONSTRUKSI IDENTITAS NASIONAL MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM CALON PRESIDEN Maryufani, Fathiyyah; Ramdani, Alwan Husni; Affandi, Ahmad Fahrul Muchtar; rohimakumullah, Muhammad al assad
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9107

Abstract

Media sosial menjadi salah satu sarana politisi sebagai calon pemimpin negara untuk menyampaikan gagasanya dan visi terkait identitas nasional. Penelitian ini mencoba untuk mengkaji bagimana calon presiden 2024, yaitu Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo, membangun narasi indentitas nasional melalui media sosial Instagram. Peneltian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan juga kuantitatif. Hasil analisis menunjukan unggah konten masing-masing ccalon terklasifikasi menjadi tiga yakni personal, politik, dan pekerjaan. Temuannya menunjukan Prabowo menempatkan dirinya sebagai pemimpin yang fokus pada identitas nasional dan persatuan. Anies, dengan pendekatannya yang beragam, menciptakan citra dinamis dan responsif terhadap perubahan zaman. Ganjar, melalui interaksi dengan warga kelas bawah, membangun narasi identitas nasional yang mengedepankan kesederhanaan dan keberpihakan pada rakyat kecil. Pendekatan komunikasi calon presiden melalui media sosial mencerminkan upaya mereka membangun narasi identitas nasional yang sesuai dengan fokus dan peran masing-masing. Identitas nasional Indonesia diartikulasikan melalui simbol-simbol militer, respons terhadap isu-isu keseharian, dan keberpihakan pada keragaman masyarakat. Pemahaman ini memberikan wawasan tentang dinamika sosial dan politik yang membentuk identitas nasional Indonesia.
IMPLEMENTASI DIGITAL PUBLIC RELATIONS DALAM PUBLIKASI KEGIATAN PIMPINAN KOTA TANGERANG Widyaningtyas, Mia Dwianna; Anggreyani, Fitri; Setyorini, Deviani
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9125

Abstract

This paper discusses digital public relations activities as a means of publication in the Protocol and Communication Section of the Tangerang City Leadership. Digital Public Relations began being used by government agencies to publicize government activities so that they are more known to the public. Implementing digital Public Relations in government agencies refers to elements in digital PR, namely transparency, internet porosity, the internet as an agent, richness in content, and reach. This study aims to determine the implementation of five digital Public Relations elements by the Tangerang City section in publishing leadership activities. The research uses a qualitative approach—data collected by interview and observation techniques. The study results show that the Protocol and Communication Section of the Tangerang City Leadership implements the element of controlled transparency by disseminating information in a controlled manner and over-transparency through the agency's social media platform itself. Research also shows that Instagram and websites are the main media in distributing publications digitally. Another finding in this research is cooperation with online media and influencers to help with the publication process. This study concludes that Digital Public Relations publicizes the activities of Tangerang City Government leaders in the form of diverse content in the form of words, images, videos, and infographics, and it uses Instagram to reach a wider audience. The significance of this research is to provide insight into the practice of digital Public Relations in Government Agencies at the Regency/City level. Keywords: Public Communication, Digital Public Relations, City Government, Publication
KONVERGENSI MEDIA DIGITAL: TINJAUAN KRITIS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KOMUNIKASI MASSA KONTEMPORER Tenku, Hefri Yodiansyah; Artuti Erda De, Susi; Kurniadi, Debby
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 4 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v4i1.9791

Abstract

This study aims to critically examine the implications of media convergence in contemporary mass communication practices. Media convergence, as the integration process between conventional and digital media, has fundamentally transformed how information is produced, distributed, and consumed by the public. Using a qualitative descriptive approach through library research, this study analyzes the impact of convergence on media structures, audience roles, and the professionalism of journalism in the digital era. The findings indicate that convergence fosters the creation of a cross-platform, real-time, and participatory communication ecosystem. Audiences now act as prosumers (producer-consumers) who actively engage in disseminating and generating content. Meanwhile, journalists are required to master multiplatform skills but face challenges related to production speed, information accuracy, and ethical dilemmas within a highly competitive digital environment. Furthermore, social media algorithms shape information consumption patterns that are vulnerable to disinformation and the polarization of public opinion. Therefore, media convergence should not be viewed merely as a technological phenomenon, but as a complex socio-cultural process. This transformation demands strategic responses from various stakeholders, including enhanced digital literacy, adaptive media policies, and strengthened journalistic standards to ensure that convergence truly supports information democratization and the quality of public communication. Keywords: digital journalism, media literacy, mass communication, media convergence,prosumer