cover
Contact Name
Baik Nilawati Astini
Contact Email
nilawati@unram.ac.id
Phone
+6281803627606
Journal Mail Official
jmp_paud@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Mataram Jl. Brawijaya No.22, Cakranegara Sel., Kec. Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83233
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Mutiara Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28290348     EISSN : 2829033X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mutiara Pendidikan (JMP) merupakan wadah publikasi ilmiah bagi dosen, guru, mahasiswa, dan peneliti bidang anak usia dini, termasuk Pendidikan serta psikologis anak pada tahapan perkembangan tersebut.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025): Februari" : 12 Documents clear
PENGARUH PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP KARAKTER DISIPLIN ANAK KELOMPOK B DI TK AL-IQRA’ NW PENENDEM Mawaddah, Sri Atika; Habibi, M. A. Muazar; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9169

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada anak usia dini menjadi prioritas utama dalam mengembangkan karakter disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat terhadap karakter disiplin anak kelompok B di TK Al-Iqra NW Penendem. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Sampel penelitian terdiri dari 10 anak dari kelas B. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dengan teknik Shapiro-Wilk yang menghasilkan nilai pretest sebesar 0,138 dan posttest sebesar 0,138 dengan signifikansi lebih dari (>) 0,05 sehingga dapat dikatakan data berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,00 dengan alpha = 0,05 yang berarti 0,00 < 0,05; sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat dengan tingkat disiplin anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat berpengaruh positif terhadap pembentukan karakter disiplin anak, di mana anak yang menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat menunjukkan tingkat disiplin yang lebih tinggi.
PEMETAAN METODE PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN ANAK TK B (USIA 5-6 TAHUN) DI KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Ilmiah, Ifqi Hidayatul; Nurhasanah; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh guru dan cara melaksanakannya dalam rangka pengembangan kemandirian anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey. Subjek dalam penelitian ini adalah 36 guru yang mengajar pada kelompok B. Teknik pengumpulan data meliputi angket terbuka dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode yang diterapkan oleh guru untuk pengembangan kemandirian anak TK B diantaranya kegiatan pembiasaan 34 guru, kegiatan pembelajaran 33 guru, kegiatan peduli sosial 29 guru, kegiatan bermain 18 guru, pemberian reward 5 guru, dan kegiatan patriotisme 4 guru. (2) Cara yang digunakan oleh guru pada kegiatan pembiasaan adalah mematuhi tata tertib di sekolah, menjaga kebersihan kelas, baris berbaris, belajar cara menjaga hubungan baik, kesepakatan kelas, kebersihan diri, bermain bersama, bernyanyi, menjaga barang miliknya dan mengajarkan cara berprilaku yang baik. Selanjutnya kegiatan pembelajaran yaitu menggambar, mewarnai, menulis, kolase, bermain balok, bercerita, finger painting, belajar memasak, bermain peran, belajar nilai moral dan etika, bermain lego, puzzle, bombik dan perkenalan identitas diri. Kegiatan peduli sosial diantaranya melalui berbagi, tolong menolong, bersih-bersih dilingkungan sekolah, kunjungan ke rumah teman, merawat binatang serta menanam dan merawat tanaman. Adapun untuk kegiatan bermain diantaranya bermain estafet, benteng, bakiak, pasir, pesan berantai, sepak bola, bermain “satu, dua tiga diam”, dan bermain drumband. Pemberian reward yaitu melalui pemberian pujian dan bintang. Terakhir kegiatan patriotisme melalui penggunaan pakaian tradisional dan upacara bendera. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa guru TK di Kecamatan Narmada telah menggunakan beragam metode pembelajaran yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan kemandirian anak.
PEMETAAN KEBIASAAN SARAPAN ANAK TK DI KECAMATAN AMPENAN Septianingsih, Inda; Habibi, M. A. Muazar; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan kebiasaan sarapan anak TK di Kecamatan Ampenan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah 66 anak, sampel 4 lembaga. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengonsumsi sarapan dengan jenis makanan yang benar (karbohidrat, protein, vitamin dan mineral). Persentase anak yang mengonsumsi karbohidrat sebesar 86,36%, dan persentase anak yang mengonsumsi protein, vitamin dan mineral yaitu sebesar 92,42%. Anak yang mengonsumsi sarapan berupa nasi (karbohidrat) dengan porsi yang belum tepat yaitu sebanyak 45,45%, kemudian anak dengan persentase 54,54% sudah mengonsumsi sarapan dengan porsi yang tepat. Lalu untuk porsi lauk dan pauk yaitu (protein, vitamin dan mineral). Untuk protein, anak yang sudah mengonsumsi sarapan dengan porsi yang tepat yaitu sebanyak 75,75%, dan yang masih belum mengonsumsi sarapan protein dengan porsi yang tepat sebanyak 24,24%. Lalu untuk porsi vitamin dan mineral, terdapat 60,06% anak yang mengonsumsi dengan porsi yang tepat dan terdapat 39,39% anak yang belum mengonsumsi dengan porsi yang tepat. Frekuensi sarapan anak di kecamatan Ampenan sudah sangat baik, anak yang terbiasa sarapan setiap hari yakni dengan persentase 89,39% dan 10,60% anak tidak terbiasa melakukan sarapan setiap hari. Untuk waktu sarapan terdapat 9,09% anak melakukan sarapan sebelum mandi, lalu 71,21% anak melakukan sarapan setelah mandi, dan 19,69% anak melakukan sarapan pada saat tiba di sekolah.
PEMETAAN PEMAHAMAN GURU PAUD TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI KECAMATAN PRAYA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rahmawati, Indi; Nurhasanah; Astini, Baik Nilawati
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru PAUD dalam Implementasi Kurikulum Merdeka tentang pengembangan kurikulum merdeka, perencanaan pembelajaran, pendekatan dan prinsip pembelajaran, implementasi pembelajaran, dan asesmen di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu survei. Populasi dalam penelitian ini adalah TK yang berada di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah yang terdiri dari 66 lembaga TK dengan jumlah guru 289 orang, sedangkan sampel pada penelitian ini yaitu 29 guru yang berada pada 17 lembaga, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket terbuka dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa data kuantitatif deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data pemahaman guru PAUD dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka yang terdiri dari 5 komponen. Komponen pertama, pemahaman tentang pengembangan kurikulum merdeka, dengan acuan pengembangan yang digunakan yaitu peraturan pemerintah dengan persentase 65%. Komponen kedua, pemahaman tentang perencanaan pembelajaran dengan persentase 72%, semua guru membuat modul ajar dan RPP dengan mengikuti pedoman yang berlaku. Komponen ketiga, pemahaman tentang pendekatan dan prinsip pembelajaran dengan persentase 75%, guru mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan berbagai pendekatan pembelajaran yang menarik. Komponen keempat, pemahaman tentang implementasi pembelajaran dengan persentase 55%, pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah dibuat pada modul ajar dan RPP. Dan komponen kelima, pemahaman tentang asesmen dengan persentase 73%, guru selalu melaporkan hasil belajar anak kepada wali murid secara berkala. Dari hasil di atas menunjukkan bahwa guru PAUD di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah sudah memiliki pemahaman yang baik dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN KELOMPOK B DI PAUD PERMATA BANGSA JEMPONG Maharani, Jesika; Nurhasanah; Habibi, M. A. Muazar
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui metode bercerita menggunakan media boneka tangan pada kelompok B di PAUD Permata Bangsa Jempong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif menggunakan model penelitian Kemmis dan MC Taggart, Subjek penelitian adalah 7 anak kelompok B di PAUD permata bangsa jempong. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa peningkatan kemampuan bahasa ekspresif melalui metode bercerita menggunakan media boneka tangan mengalami peningkatan. Hasil penelitian dari pelaksanaan pra siklus mencapai 35% dalam kategori Mulai Berkembang, pada tahap siklus I mencapai 56% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan dan pada siklus II mencapai 85% dalam kategori Berkembang Sangat Baik dan telah mencapai indikator keberhasilan sehingga pelaksanaan penelitian ini dihentikan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan metode bercerita dengan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak kelompok B di PAUD Permata Bangsa Jempong. Dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak, guru harus lebih kreatif dan inovatif serta memperhatikan hal-hal dalam bercerita seperti pemilihan jenis cerita, tempat bercerita, penyimpanan alat peraga dan penyajian cerita.
PENINGKATAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS ANAK KELOMPOK B MELALUI MEDIA FLASHCARD DI TK ANGGREK TENTE KABUPATEN BIMA Putri, Fima Amanda; Nurhasanah; Sriwarthini, Ni Luh Putu Nina
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kosa kata Bahasa Inggris anak kelompok B melalui media Flashcard di TK Anggrek Tente Kabupaten Bima. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di Tk Anggrek Tente Kabupaten Bima yang berjumlah 13 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kosa kata bahasa Inggris kelompok B melalui media Flashcard di TK Anggrek Tente Kabupaten Bima. Dalam pelaksanaan pra siklus kemampuan anak mencapai 23% bahwa pelaksanaan pra siklus berada pada kriteria Mulai Berkembang, pada siklus I pelaksanaan tindakan meningkat sebanyak 38% masuk kriteria Berkembang Sesuai Harapan, dan pelaksanaan siklus II mencapai 84% menunjukkan kriteria Berkembang Sangat Baik dan telah mencapai indikator keberhasilan sehingga pelaksanaan penelitian ini dihentikan. Berdasarkan penelitian ini di atas dapat disimpulkan bahwa mengalami peningkatan kosa kata bahasa Inggris apabila media Flashcard digunakan dengan baik dan benar maka dapat meningkatkan kosa kata bahasa Inggris anak kelompok B di TK Anggrek Tente Kabupaten Bima.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA 5 – 6 TAHUN MELALUI METODE CERITA BERANTAI DI TK IT AL-FAJAR MATARAM Berliani, Dwiki; Sukardi; Buahana, Baiq Nada
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9176

Abstract

Permasalahan yang sering kali terjadi pada perkembangan sosial emosional anak usia dini yaitu anak kurang bersosialisasi dengan teman sebaya dan belum bisa mengontrol emosinya seperti sering menangis di kelas. Sangat penting bagi anak-anak untuk melatih keterampilan sosial dan emosional mereka di usia muda. Perkembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan anak usia dini, di mana sosial emosional yaitu suatu proses perkembangan yang dilalui anak sejak kecil bahkan dari dalam kandungan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana anak bertingkah laku serta bagaimana anak berinteraksi dengan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode cerita berantai anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK IT Al Fajar Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan Kemmis & Mc Taggart dan dilakukan tindakan sebanyak 2 siklus. Subyek dari penelitian ini yaitu anak-anak kelompok B TK IT Al Fajar Mataram berjumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil dan kesimpulan pada penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sosial emosional anak pada kelompok TK IT Al Fajar pada siklus I dengan persentase 63% dan meningkat pada siklus II menjadi 81%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui metode cerita berantai dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak pada anak usia 5-6 tahun kelompok B TK IT Al Fajar Mataram.
IDENTIFIKASI PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK KELOMPOK B DI GUGUS III RA KECAMATAN NARMADA Fatrisia, Vina Alung; Habibi, M. A. Muazar; Suarta, I Nyoman
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian perkembangan kognitif anak kelompok B di Gugus III RA Kecamatan Narmada. Jenis penelitian yang digunakan melalui pendekatan Deskriptif Kuantitatif dengan metode Survei. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang anak terdiri dari 8 sekolah yang dipilih menggunakan pendekatan stratified proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini memperoleh bahwa perkembangan kognitif pada aspek Belajar dan Pemecahan Masalah memiliki hasil 61.50% , untuk indikator Berpikir Logis memiliki hasil 60.25% dan indikator Berpikir simbolik memiliki hasil 58.50% .Pengujian persentase rata-rata pada penelitian ini menggunakan rumus P= F/N 100%. Maka ditarik kesimpulan bahwa dari aspek ketiga yang telah diteliti ini termasuk dalam kategori Mulai Berkembang yang berarti guru di sekolah secara belum optimal dalam mencapai pencapaian perkembangan kognitif anak di kelompok B.
PENERAPAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF UP DOWN MONKEY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK KELOMPOK B DI PAUD INSAN KAMIL LOMBOK TENGAH Yugistina, Erlin; Tahir, Muhammad; Astini, Baik Nilawati
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9178

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PAUD Insan Kamil, Desa Ubung, untuk mengatasi rendahnya kemampuan berhitung anak kelompok B. Hasil awal menunjukkan bahwa 50% dari 16 siswa berada dalam kategori mulai berkembang (MB) dan berkembang sesuai harapan (BSH). Penyebab rendahnya kemampuan ini adalah metode pembelajaran yang monoton dan tidak menarik, tanpa adanya media edukatif yang bervariasi. Penelitian bertujuan untuk menerapkan alat permainan edukatif Up Down Monkey dalam meningkatkan kemampuan berhitung. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan berhitung siswa, dari 50% pada pra-siklus menjadi 75% pada siklus I, dan 87,5% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas penggunaan media Up Down Monkey dalam pembelajaran, sehingga penelitian tidak perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS ANAK PADA PENGGUNAAN METODE BERNYANYI DENGAN KEMAMPUAN MENGHAFAL ASMAUL HUSNA ANAK USIA DINI Apriyani, Annisa Eka; Hayati, Tuti; Nurdiansah, Nano
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9179

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Kelompok B1 RA Al-Mukhlisin 2, Kecamatan Bojongsoang, Bandung, menunjukkan bahwa metode bernyanyi sering digunakan dan membuat anak-anak antusias. Namun, kemampuan menghafal Asmaul Husna anak belum optimal, dengan beberapa anak masih ragu mengurutkannya dan mengulang hafalan. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) aktivitas bernyanyi anak, (2) kemampuan menghafal Asmaul Husna, dan (3) hubungan antara keduanya. Metode bernyanyi dianggap efektif dalam pendidikan Islam, membantu mengungkapkan pikiran dan perasaan anak, serta menghafal membutuhkan memori yang kuat. Penelitian korelasional ini melibatkan 18 anak dengan teknik total sampling, menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan aktivitas bernyanyi anak rata-rata bernilai 80 (sangat baik), sedangkan kemampuan menghafal Asmaul Husna bernilai rata-rata 59 (kurang). Hubungan antara kedua variabel dihitung dengan korelasi product moment, menghasilkan r sebesar 0,77 (tinggi). Uji hipotesis menunjukkan t_hitung = 4,813 > t_tabel = 2,120, dengan kontribusi 59,29%. Hipotesis nol ditolak, hipotesis alternatif diterima, menunjukkan hubungan signifikan antara aktivitas bernyanyi dan kemampuan menghafal Asmaul Husna di Kelompok B1 RA Al-Mukhlisin 2.

Page 1 of 2 | Total Record : 12