cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 4 (2023)" : 18 Documents clear
Sosialisasi Halal dan Pendampingan Sertifikasi Halal untuk UMKM Produk Olahan Kurma di Pusat Edukasi Kurma Kediri Fredy Kurniawan; Syafsir Akhlus; Hendro Juwono; Suprapto; Eko Santoso; Kartika Madurani; Grasianto
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.521

Abstract

Produk Halal adalah produk yang dinyatakan Halal sesuai syariat Islam. Semua produk yang dijual oleh UMKM Produk Olahan Kurma di kota Kediri belum tersertifikasi halal. Sertifikat halal yang tertera pada produk dapat memberi rasa aman terhadap konsumen dan produk tersebut mampu bersaing di pasaran. Oleh sebab itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal untuk produk olahan kurma Kediri. Kegiatan tersebut diawali dengan pengenalan tentang halal dan syarat serta aturan dalam sertifikasi halal. Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan UMKM yang mendaftarkan produknya untuk sertifikasi halal. Pendampingan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN yang telah mengikuti pelatihan kader penggerak halal sebelumnya. Terdapat delapan produk yang diajukan untuk sertifikasi halal. Penyerahan plakat binaan Pusat Kajian Halal juga telah dilakukan untuk delapan produk tersebut.
Interaksi Interaksi Siswa PAUD/TK As-Sholihin Surabaya dengan Gadget dan Perilaku Pendampingan oleh Orang Tua Puji Handayani; Titiek Surjani; Sri Rahayu; Devy Kuswidiastuti; Diah Puspito Wulandari; Susi Juniastuti
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.528

Abstract

Perkembangan internet sedemikian masif dan merasuk di berbagai lapisan masyarakat. Kemudahan akses aneka rupa aplikasi bisa dilakukan oleh siapapun lewat perangkat HP (gadget), tidak terkecuali bagi anak-anak. Kebanyakan balitamaupun batita tidak asing lagi dengan perangkat gadget bahkan cukup piawai memainkannya, entah untuk kebutuhan bermain, sarana hiburan dsb. Kondisi pandemi covid-19 secara nyata turut mendongkrak penggunaan gadget bagi anak-anak, baik untuk kelancaran proses kegiatan belajar yang bersifat daring (online), pengerjaan tugas, dll. Keberadaan gadget tentu sangat membantu dalam menggantikan aktifitas sehari-hari yang biasanya dilakukan secara tatap muka (luring), namun tetap menyimpan potensi negatif jika penggunaannya tidak diawasi dan dibatasi. Dampak buruk ini rentan menimpa pada anak usia pra-sekolah atau anak berpendidikan PAUD/TK, mengingat kepahaman mereka terhadap literasi digital masih minim bahkan belum ada. Kegiatan pengabdian masyarakat (Abmas) dengan sasaran orang tua (wali siswa) di PAUD/TK As-Sholihin RT01/RW01 Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya ini mencoba memotret kebiasaan sehari-hari anak dalam berinteraksi dengan gadget serta model pendampingan orang tua (wali siswa)dalam mengawasinya. Rangkaian kegiatan terdiri dari survei kondisi sehari-hari penggunaan gadget pada anak dan perilaku pendampingan orang tua, penyuluhan resiko-resiko penggunaan gadget pada anak, penyuluhan bentuk-bentuk bahaya internet, konsultasi dan tanya-jawab, serta praktek pengaturan gadget agar aman dan ramah untuk anak.
Pendirian Spin-off Kafe Kebon Tunggul: Sebuah Studi Observasi pada Kafe Titik Temu Kebontunggul - Desa Wisata Kebontunggul Dewie Saktia Ardiantono; Syarifa Hanoum; Mariyanto; Bustanul Arifin Noer; Salsabila Usra; Larassayu Arvaneira Avanthe; Dipa Ontowiryo Kusumo; Annisa Kintan Sari; Yuninda Nur Aini; Achmad Amin Faizal; Jihan Fatimah; Zahril Maulana Jilham Al’ula; Destisa Zahra Nursiya; Saviera Mutiara Putri
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.536

Abstract

Tren agrowisata di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pengembangan pariwisata dikembangkan dengan berbagai pendekatan ekonomi meliputi berbagai aspek mulai dari sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pemberdayaan usaha lokal. Untuk mencapai keberlanjutan pariwisata, tidak hanya pihak-pihak tertentu saja yang bertanggungjawab untuk mengusahakan keberlanjutan tersebut. Pada tahun 2022, pemerintah desa Kebontunggul berencana untuk mengembangkan wisata tanaman obat keluarga (TOGA) di Lembah Mbencirang yang menjadi produk unggulan dari desa Kebontunggul, Mojokerto. Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) berencana untuk mendirikan kafe dengan beberapa tenant untuk menunjang pendirian wisata tersebut, Penelitian ini berfokus pada pengembangan konsep usah kafe Kebontunggul untuk menarik minat wisatawan serta usulan spin-off dari BUMDES sehingga dapat menjalankan operasional bisnisnya secara mandiri sebagai upaya untuk dapat mengembangkan kafe serta tempat wisata Titik Temu Kebontunggul secara masif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan melihat, mengamati, dan juga menganalisis kondisi lingkungan Desa Kebontunggul yang dapat dijadikan potensi dalam pengembangan kafe serta menjabarkan konsep usaha dalam Business Model Canvas (BMC) dan usulan spin-off kafe.
Degradasi Limbah Zat Pewarna Sintetik Kerajinan Tenun Ikat di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan Menggunakan Reaktor Fotokatalitik TiO2 dengan Penambahan Panel Surya Adi Setyo Purnomo; Hendro Nurhadi; Muhammad Lukman Hakim; Refdinal Nawfa; Hamdan Dwi Rizqi; Surya Rosa Putra; Lea Kristina Anggraeni; Sri Fatmawati; Asranudin; Taufiq Rinda Alkas; Alya Awinatul Rohmah; Nourma Sulistyowati; Citra ‘Aaqilatul Fa’aidah; Laudy Nasya Yanuar; Diah Trisna Rahayu Lestari; Lavida Aisya Salvanora
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.538

Abstract

Industri tekstil merupakan salah satu sektor industri yang berkembang pesat di Indonesia. Tingginya hasil produksi tekstil ternyata belum diiringi dengan kemampuan pengolahan limbah pewarna yang tepat sehingga dapat memicu kerusakan lingkungan. Desa Parengan di Kab.Lamongan dikenal sebagai desa industri penghasil kain tenun ikat. Pembuangan limbah pewarna di desa tersebut masih dilakukan secara langsung ke badan Sungai Bengawan Solo. Hal tersebut berdampak negatif terhadap kelangsungan hidup biota sungai sehingga diperlukan solusi untuk penanganan dan pengolahan limbah. Tim Abmas Institut Teknologi Sepuluh Nopember telah membuat reaktor dekolorisasi berbasis panel surya yang terintegrasi dengan prinsip fotokatalitik dan adsorben superadsorpsi. Reaktor tersebut berisi adsorben arang aktif-silika-batuan mangan untuk menyerap produk degradasi fotokatalitik dan logam berat yang terikat pada limbah pewarna. Sistem tersebut menghilangkan dan menyerap limbah pewarna sehingga aman dibuang di lingkungan. Tim Abmas ITS telah menambahkan panel surya dan lampu UV pada reaktor diseminasi kepada UMKM tenun ikat di Desa Parengan, sehingga dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan limbah pewarna di Sungai Bengawan Solo. Selain itu, kegiatan ini dapat mengubah pola pikir warga desa untuk menjaga keamanan ekosistem lingkungan serta menggalakkan terciptanya desa peduli lingkungan.
Pendampingan Sertifikasi Halal Program Self Declare pada UMKM Binaan Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Surabaya Daril Ridho Zuchrillah; Lily Pudjiastuti; Achmad Dwitama Karisma; Atria Pradityana; Aris Tjahyanto
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.540

Abstract

Koperasi merupakan salah satu pilar dari perekonomi Indonesia dimana tujuannya adalah mensejahterakan anggota-anggotanya. Fungsi koperasi di Indonesia beragam mulai dari sebagai tempat simpan pinjam hingga wadah pembinaan usaha mikro kecil dan menengah. Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Surabaya berdiri sejak 1975 merupakan koperasi Wanita yang memiliki binaan UMKM yang cukup banyak. Namun kesadaran yang dimiliki oleh UMKM binaan Kopwan SBW terkait sertifikasi halal cukup rendah. Hal tersebut terbukti di tenan pujasera di lingkungan kantor Kopwan SBW yang masih belum memiliki NIB hingga sertifikat halal. Sehingga tim abdimas dari ITS mendampingi UMKM binaan Kopwan SBW dengan 4 strategi yaitu menjadikan mahasiswa KKN untuk pendamping halal, melatih para UMKM dengan mengikuti pelatihan Kader Penggerak Halal untuk menjadi penyelia halal, pendampingan pengisian SJPH melalui program Self Declare yang merupakan program percepatan dan gratis oleh pemerintah, serta diakhiri dengan pemberian plakat binaan dari Pusat Kajian Halal ITS Surabaya. Hasil diskusi dengan pengurus Kopwan SBW telah diberikan 10 UMKM yang siap produknya bisa didampingi untuk disertifikasi halal. Kegiatan ini memenuhi dalam tujuan pengembangan keberlanjutan sesuai nomor 2 dan 3 yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian bekerlanjutan dan memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia.
Alat Peraga Edukatif Terkait Mitigasi Gempa Bumi di SDN Candimulyo 1 Madiun Saifuddin Saifuddin; Sungkono Sungkono; Susilo Indrawati; Eko Minarto
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.541

Abstract

Gempa bumi adalah fenomena yang sering terjadi di Indonesia, namun kejadian gempa secara pasti belum bisa diprediksi hingga saat ini. Terlebih lagi, masih banyak masyarakat Indonesia menghubungkan fenomena kegempaan dengan mitos-mitos yang belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu, tim pengabdi dari Departemen Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melaksanakan kegiatan sosialisasi alat peraga edukatif tentang gempa bumi untuk siswa kelas 6 di SDN Candimulyo 1 Madiun, Jawa Timur, sehingga fenomena kegempaan lebih mudah dipahami. Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa KKN. Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan literasi tentang kegempaan pada usia dini beserta mitigasi gempa bumi untuk pengurangan risiko bencana (disaster risk reduction). Tim pengabdi menyerahkan alat peraga edukatif tersebut dan modul kepada SD tersebut sehingga dapat digunakan sebagai alat pembelajaran berkelanjutan
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Generasi Alpha Bagi Guru KB/TK/IT Al Ihsan Abdul Munif; Adhatus Solichah Ahmadiyah; Riyanarto Sarno; Ratih Nur Esti Anggraini; Shintami Chusnul Hidayati; Kelly Rossa Sungkono
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.543

Abstract

Generasi Alpha adalah generasi pertama yang lahir di dunia digital dan sudah sangat akrab dengan teknologi digital. Pendidikan yang cocok bagi generasi Alpha adalah pendidikan yang akrab dengan penggunaan teknologi digital dimana peran guru sebagai fasilitator pembelajaran bukan sebagai sumber informasi satu-satunya. Guru sebagai fasilitator siswa generasi Alpha dituntut mampu menguasai dan menyediakan pembelajaran yang menarik, terampil menggunakan tool pembuatan konten dan desain grafis. Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru KBTKIT Al Ihsan Surabaya dalam membuat konten pembelajaran menarik dengan memanfaatkan tool desain grafis dan web interaktif. Kegiatan pelatihan dilakukan secara luring dan hibrid. Pelatihan sesi pertama diselenggarakan luring pada hari Kamis, 13 Oktober 2022 di KBTKIT Al Ihsan materi manajemen website sekolah. Sesi kedua diselenggarakan secara hibrid pada hari Sabtu, 22 Oktober 2022 di Departemen Teknik Informatika–ITS dengan materi Canva dan web interaktif untuk pendukung pembelajaran.
Membangun Industri Halal dalam Mendukung Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia melalui Program Gerakan Menuju Sertifikasi Halal (GEMESH) Herdayanto Sulistyo Putro; Yatim Lailun Ni'mah; Susi Agustina Wilujeng; Susy Budi Astuti; Aunurohim; Taslim Ersam; Mardi Santoso; Lukman Atmaja; Adityo Pratomo Putro; Anisa Rahma Maharani; Ananda Krisna Aldianita; Cicilia Puspa Rini; Dheva Noveilya; Imelda Priskila Simanjuntak; M Daffa Aditya; Nabilah Dita Anaqah; Ni Kadek Githa Kartika Gunadyani; Nor Farida; Ruzain Rafie Sukma Putra; Vanuella Tresnaning Budi; Yaqdhan Nufal Rafi; Ardi Lukman Hakim; Fiqey Indriati Eka Sari
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.544

Abstract

Berkembangnya era globalisasi serta perdagangan masyarakat ekonomi ASEAN, kebutuhan akan produk halal semakin besar dan diminati. Upaya Pemerintah dalam mendorong Indonesia menjadi produsen produk halal yakni membuat UU Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Sifat sertifikasi halal yang semula sukarela menjadi wajib bagi pelaku usaha. Sehingga, UMKM juga diwajibkan untuk menerapkan Sistem Jaminan Halal agar mutu dan kualitas produk menjadi lebih baik di mata konsumen. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Tim Pengabdi melalui GEMESH (Gerakan Menuju Sertifikasi Halal) yang telah membentuk suatu Kawasan Halal di Taman Indah, Sidoarjo. Tim Pengabdi memfasilitasi UMKM pangan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kaidah halal serta membantu proses sertifikasi halal produknya melalui kampanye GEMESH yang diintegrasikan dengan kegiatan KKN mahasiswa meliputi sosialisasi, diklat penyelia halal, seminar dan pelatihan proses produksi halal, hingga pendampingan proses sertifikasi halal serta dengan website gemeshalal.in untuk mendukung keberlanjutan kampanye GEMESH. Terdapat 1 UMKM yang telah verval berkas sertifikasi halal dan 3 UMKM lainnya belum tersertifikasi karena harus melakukan perbaikan data dalam pengajuan pendaftaran sertifikasi halal.
Penerapan Mesin Opening dalam Pembuatan Benang dari Serat Daun Nanas di Desa Satak Kabupaten Kediri Soeprijanto Soeprijanto; Eva Oktavia Ningrum; Niniek Fajar Puspita; Afan Hamzah; Deti Rahmawati
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.554

Abstract

Desa Satak Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri yang berada di kaki Gunung Kelud, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu penghasil buah nanas dan memiliki rumpun tanaman nanas cukup banyak, sebagai salah satu sumber penghasilan utama. Setelah pasca panen, daun nanas sebagian besar dibuang menjadi sampah daun dan tangkai nanas, baru kemudian dikomposkan atau dibakar oleh petani. Selain itu, petani nanas biasanya hanya menimbun dan membakar daun nanas. Ada upaya Tim KKN Abmas TTG berbasis produk untuk mengatasi permasalahan limbah daun nanas tersebut, sehingga apabila diolah lebih lanjut akan meningkatkan nilai ekonomi lebih tinggi dan merupakan hasil samping atau kemungkinan bisa merupakan hasil utama dari petani nanas masyarakat desa Satak. KKN Abmas TTG yang merupakan kegiatan dengan melibatkan mahasiswa ini telah merancang dan membuat mesin opening dan mesin spinning single spindle yang berguna untuk pengolahan limbah daun nanas. Mesin opening digunakan dalam pengolahan serat kasar daun nanas untuk menghasilkan serat yang lebih halus, sedangkan mesin spinning single spindle digunakan untuk menghasilkan produk berupa benang single. Benang halus yang dihasilkan dapat diolah lebih lanjut sebagai bahan baku pembuatan tas dan bahan tekstil. Pelaksanaan kegiatan KKN Abmas telah dilaksankan melalui sosialisasi pengoperasian produk mesin-mesin ke masyarakat yang dihadiri oleh Karang Taruna, Perangkat Desa Satak Kecamatan Puncu, dan staf Balitbangda Kabupaten Kediri.
Pelatihan Pembuatan Terumbu Buatan sebagai Upaya Penanggulangan Abrasi Pantai Desa Tlangoh Haryo Armono; Wahyudi Citrosiswoyo; Farid Kamal Muzaki
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.569

Abstract

Desa Tlangoh di Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan memiliki pantai pasir putih yang cukup bagus, namun dalam dua tahun terakhir ini, mengalami abrasi hingga 30 meter. Hal ini sangat dikhawatirkan oleh masyarakat di sekitar pantai Tlangoh yang menggantungkan kehidupan ekonominya dari pantai ini. Artikel ini menguraikan kegiatan pembuatan dan penenggelaman terumbu buatan sebagai salah satu mitigasi abrasi yang ditawarkan. Upaya ini diusulkan karena di Fakultas Teknologi Kelautan ITS sedang dikembangkan teknologi restorasi abrasi di lingkungan pesisir dengan terumbu buatan. Demonstrasi cara pembuatan dan penempatan terumbu buatan ini akan diperkenalkan kepada Kelompok Masyarakat Sadar Wisata Desa Tlangoh yang telah terbentuk. Penempatan terumbu buatan diharapkan dapat mengurangi laju abrasi dan sekaligus juga sebagai media untuk transplantasi karang sehingga mampu menciptakan lingkungan pesisir yang lestari dan kaya akan keanekaragaman hayati. Lingkungan pantai Tlangoh yang lestari dan indah akan semakin menarik wisatawan untuk datang berkunjung dan menikmati keindahan pemandangan alam maupun keindahan bawah laut yang selanjutnya bisa memicu pertumbuhan ekonomi lokal yang mampu mensejahterakan masyarakat desa. Kelompok Sadar Wisata yang telah terbentuk diharapkan akan dapat secara mandiri melakukan upaya-upaya pengurangan keresahan yang terjadi pada pelaku ekonomi di sekitar tempat wisata, serta menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan yang datang berkunjung di pantai Tlangoh.

Page 1 of 2 | Total Record : 18