cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 128 Documents
ANALISIS STRUKTUR KRISTAL DAN SIFAT MAGNETIK BAHAN Eu_(2-x) Ce_x CuO_(4+α-δ) (ECCO) PADA KONSTENRASI x = 0,20 – 0,25 EFFENDI, RAHMA SUNDAYA; MARYATI, YATI; WIDYASWARI, UTAMI; SARAGI, TOGAR; R, RISDIANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i1.49294

Abstract

Eu2-xCexCuO4 (ECCO) adalah salah satu bahan superkonduktor tipe doping elektron yang berbasis cuprates. Bahan ECCO menarik untuk diteliti dan dipelajari karena Eu sebagai bahan utama yang membentuk bahan ECCO tidak memiliki momen magnetik dalam keadaan dasar sehingga memudahkan dalam mempelajari sifat magnetik secara keseluruhan pada bahan superkonduktor ECCO. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari struktur dan sifat magnetik bahan ECCO dengan konsentrasi Ce (x) = 0,20; 0,21; 0,22; 0,23; 0,24 dan 0,25. Seluruh bahan ECCO dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui struktur kristal serta parameter kisi dan dikarakterisasi dengan menggunakan Superconducting Quantum Interference Device (SQUID) untuk mengetahui sifat magnetik bahan. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa fase kristal telah sesuai dengan fase superkonduktor doping elektron dimana struktur yang terbentuk berbentuk T’ yang ditandai dengan munculnya puncak khas pada dhkl (013) dan (110). Untuk hasil SQUID teramati sifat paramagnetik pada bahan ECCO dengan Ce (x) = 0,20 – 0,25 pada rentang nilai reduksi oksigen tertentu. Hasil data dan analisis lebih lanjut akan dibahas secara detail.
KAJIAN PEMURNIAN SULFUR ALAM DENGAN TEKNIK DISOLUSI-REKRISTALISASI UNTUK KEBUTUHAN APLIKASI KATODE BATERAI Li-S MAULANA, FARIZ PRAMUDIA; HIDAYAT, SAHRUL
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v13i2.49988

Abstract

Kebutuhan akan baterai terus meningkat seiring dengan kemajuan teknologi mobile dan elektrifikasi kendaraan bermotor. Hal ini mendorong pencarian teknologi baterai alternatif, salah satunya adalah baterai litium-sulfur (Li-S) yang mendapatkan perhatian besar karena kepadatan energi teoretisnya mencapai ~2500 W·h kg-1 atau empat kali lebih besar dibanding baterai lithium-ion konvensional. Namun, baterai Li-S menghadapi tantangan dalam hal siklus hidup dan daya tahan baterai. Oleh karena itu, studi teknik pemurnian sulfur disolusi-rekristalisasi diusulkan untuk mendapatkan sulfur dengan kemurnian, yield, dan kristalinitas yang tinggi dengan distribusi ukuran partikel yang homogen dari bahan baku sulfur alam sebagai salah satu langkah untuk memenuhi persyaratan katoda baterai Li-S yang optimal. Sulfur yang dimurnikan memiliki kemurnian dan yield tertinggi pada variasi suhu pemanasan 100℃ yaitu sebesar 91,159% pada analisis energy dispersive spectroscopy (EDS), dan 97,530% pada analisis X-ray fluorescence spectroscopy (XRF), dengan yield sebesar 18,698%. Sulfur yang dimurnikan memiliki derajat kristalinitas sebesar 75,620% yang diukur dengan menggunakan teknik analisis X-ray diffraction (XRD), serta rata-rata ukuran partikel sebesar 327,9 nm dengan sebaran ukuran yang masih heterogen yang diukur dengan particle size analyzer (PSA).Kata kunci: baterai litium-sulfur, pemurnian sulfur, disolusi-rekristalisasi
SINTESIS KARBON BERPORI DARI BIOMASSA BATANG JAGUNG YANG DIDOPING NITROGEN DAN KARAKTERISASINYA UNTUK APLIKASI PENANGKAP KARBON DIOKSIDA WULANDARI, IRA; GULTOM, NOTO SUSANTO; ADIPERDANA, BUDI; BAHTIAR, AYI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i1.52883

Abstract

Emisi karbon dioksida (CO2) di atmosfer yang yang meningkat seiring dengan berjalannya waktu dapat memberikan efek yang signifikan terhadap pemanasan global. Teknologi penangkap karbon merupakan salah satu upaya untuk mengurangi emisi CO2 tersebut. Dalam penelitian ini, disintesis karbon berpori sebagai material adsorben untuk aplikasi penangkap karbon dioksida dari biomassa batang jagung dengan doping atom N yang berasal dari urea (CH4N2O) dan aktivator KOH. Variasi rasio massa raw material:KOH:urea yang digunakan adalah (1:1:1), (1:1:2), dan (1:1:3). Keberhasilan doping N pada karbon diuji dengan karakterisasi EDS, FTIR dan XPS. Hasil pengukuran EDS menunjukkan adanya kandungan atom C, O yang berasal dari biomassa dan unsur N yang berasal dari doping. Spektra FTIR untuk semua variasi rasio doping, menunjukkan adanya gugus fungsi C-N pada bilangan gelombang 1066-1124 cm-1, yang menunjukkan bahwa doping N telah berhasil dilakukan pada karbon. Pengukuran XPS menunjukkan adanya ikatan antara atom C dan atom N dalam bentuk Pyrrolic N, Pyrridinic N, dan Oxidized N dengan energi ikat masing-masing 400,1 eV, 398,2 eV, dan 404,6 eV. Hasil EDS, FTIR dan XPS ini menunjukkan bahwa karbon berpori dengan doping N telah berhasil disintesis. Foto SEM menunjukkan terbentuknya pori atau rongga yang tidak terstruktur akibat aktivator KOH dan doping N. Hasil analisis pengukuran BET menunjukkan bahwa rasio (1:1:2) menghasilkan luas permukaan paling tinggi, yaitu 563,494 m2/g, volume total pori sebesar 0,397 cm3/g, dan diameter rata-rata pori sebesar 2,82 nm. Dengan demikian, sampel (1:1:2) memiliki potensi yang paling besar untuk diaplikasikan sebagai material karbon berpori penangkap karbon dioksida.
STUDI PENGEMBANGAN SISTEM VISION BERBASIS KAMERA DALAM PENENTUAN POSISI MENISKUS PADA KALIBRASI GELAS UKUR GIANTO, GIANTO; FIRMANSYAH, VERA; TUNGGAL WARAS, NANDANG GUNAWAN; SUTANTO, WILI; YASRI, BUDI; MUSLIM, AZIS
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v13i2.51011

Abstract

Perhitungan estimasi nilai ketidakpastian pada proses kalibrasi gelas ukur, salah satunya dipengaruhi oleh pembacaan posisi meniskus cairan dalam gelas ukur. Olehkarena sifatnya yang masih analog, maka pembacaan meniskus sangat bergantung pada kemampuan operator dalam membaca skala gelas ukur. Umumnya, operator mampu membaca skala alat ukur pada batas ½ divisi skala tanpa alat bantu. Akurasi penentuan posisi meniskus dapat ditingkatkan menggunakan sistem vision berbasis kamera, yang menjadi tujuan di dalam studi ini. Pada studi ini, dikembangkan metode olah citra digital untuk membaca volume cairan di dalam gelas ukur kapasitas 50 mL dengan resolusi 1 mL. Sebagai objek penelitian, digunakan citra sintetis dan sampel gelas ukur yang memiliki garis skala berwarna biru muda, cukup kontras dengan warna meniskus yang abu-abu. Untuk itu pada proses segmentasi, digunakan metode pemisahan warna dalam model citra HSV. Pada simulasi yang menggunakan citra sintetis, dapat ditunjukkan bahwa metode olah citra yang dikembangkan berhasil membaca volume cairan dalam gelas ukur, dengan rentang kesalahan 0,07 mL, yang disebabkan oleh sebagian tinggi meniskus cairan yang tertutup oleh garis skala yang memiliki tebal 8 piksel setara dengan 0,14 mL. Hasil eksperimen juga menunjukkan metode olah citra yang dikembangkan berhasil diterapkan pada sampel gelas ukur.
SINTESIS KARBON BERPORI AKTIF DARI ECENG GONDOK DAN APLIKASINYA SEBAGAI ALTERNATIF ANODA BATERAI LEAD ACID PUTRIYANI, MITA; HIDAYAT, SAHRUL
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i1.52148

Abstract

Baterai lead acid merupakan komponen penting dalam menyimpan energi listrik yang dihasilkan dari energi terbarukan. Salah satu komponen baterai yang mempengaruhi kemampuannya dalam menyimpan energi adalah elektroda. Pada penelitian ini, elektroda negatif baterai diganti dengan karbon aktif (AC) dari eceng gondok untuk mengurangi bobot dan mengkaji potensinya sebagai pengganti anoda timbal. Eceng gondok dipilih sebagai bahan baku AC karena memiliki densitas yang rendah sehingga menghasilkan jumlah partikel AC yang lebih banyak pada massa yang sama. Setelah eceng gondok melewati proses karbonisasi dan aktivasi kimia, AC yang dihasilkan memiliki gugus fungsi mirip dengan bahan bakunya, yaitu O-H, C=C, dan C-O. AC ini juga memiliki kandungan karbon yang tinggi dan kadar air yang rendah meskipun tidak melalaui kalsinasi. Ketika AC dikompositkan dengan PbO, AC berperan sebagai “bak” yang menampung partikel PbO baik di bagian permukaan maupun makroporinya. Selain itu, nilai konduktivitas anoda baik AC maupun komposit PbO/AC memenuhi syarat sebagai material aktif elektroda, yaitu secara berturut-turut 4,46×10-2 S/cm, 1,55×10-2 S/cm, 8,80×10-3 S/cm, dan 7,59×10-3 S/cm untuk variasi AC, komposit 30% PbO:70% AC, 50% PbO:50% AC, dan 70% PbO:30% AC. Sayangnya, sel baterai yang dihasilkan masih belum bisa menyamai baterai standar dari segi kapasitasnya karena kualitas elektroda yang rendah.
SINTESIS BAHAN PENYERAP GELOMBANG MIKRO Co0.75Ni0.25Ti(1-x)YxO3 MENGGUNAKAN METODE BALL MILL SIREGAR, TESALONIKA; RIZKY, MUHAMMAD; A. ADI, WISNU; YUNASFI, YUNASFI; MASHADI, MASHADI; SARAGI, TOGAR
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v13i2.51610

Abstract

Telah berhasil disintesis bahan Co0,75Ni0,25Ti(1-x)YxO3 dengan komposisi (x = 0; 0,025; 0,05 dan 0,075) dengan menggunakan metode reaksi padatan sebagai penyerap gelombang mikro. Empat bahan dasar yang digunakan diantaranya Nikel (II) Oxide (NiO), Yitrium Oxide (Y2O3), Titanium (IV) oxide (TiO2) dan Cobalt oxide (Co3O4). Bahan di milling menggunakan HEM selama 5 jam, dioven selama 5 jam pada suhu  dan disinter pada suhu  selama 5 jam. Karakterisasi sampel dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction untuk analisa fasa, Scanning Electron Microscope untuk pengamatan morfologi dan Vector Network Analyzer untuk mengetahui besarnya penyerapan gelombang. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa sampel dengan komposisi x = 0 dan x = 0,025 memiliki fasa tunggal yaitu CoTiO3 sedangkan komposisi x = 0,05 dan x = 0,075 memiliki 3 fasa diantaranya CoTiO3, O7Ti2Y2 dan Co2O4Ti. Dari pengukuran SEM diperoleh morfologi partikel berbentuk bola dengan ukuran diameter partikel yang semakin mengecil seiring penambahan doping Yttrium. Dengan VNA, untuk C-band diperoleh nilai Reflection Loss -25,6 dB dengan persentase penyerapan sekitar 99,72% pada frekuensi 6 GHz (x = 0,05), dan pada X-band diperoleh nilai Reflection-Loss hingga -10,91 dB dengan persentase penyerapan sekitar 91,9% pada frekuensi 11,64 GHz (x = 0,075).Kata kunci: absorban, Metode ball-mill, Reflection Loss
PENDUGAAN POTENSI AIR TANAH BERDASARKAN DATA GEOLISTRIK UNTUK KEPERLUAN MASYARAKAT DI DESA PERTANIAN HILMAN, IMRAN; SANTOSO, BUDI; WIJATMOKO, BAMBANG
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i1.49015

Abstract

Air bersih merupakan salah satu komponen vital yang menghidupi suatu desa pertanian. Keberadaan air bersih yang berkelanjutan sangat diperlukan dalam menunjang kegiatan produktivitas desa, baik untuk kegiatan pertanian maupun untuk kebutuhan sehari-hari. Pada desa-desa dengan lahan pertanian tadah hujan dimana tidak terdapat saluran irigasi, keberadaan aliran air yang berkesinambungan merupakan hal yang sangat urgen untuk dipenuhi sepanjang musim. Makalah ini membahas mengenai karakteristik struktur resistivitas suatu desa pertanian tadah hujan sebagai upaya melakukan pencarian sumber mata air bersih. Data resistivitas didapat dengan menggunakan pengukuran geolistrik tahanan jenis menggunakan konfigurasi Wenner untuk melihat sebaran zona dengan resistivitas rendah. Hasil pengolahan geolistrik menunjukkan adanya suatu struktur anomali yang dicirikan dengan nilai resistivitas tinggi yang berbeda dengan keadaan sekelilingnya dimana nilai resistivitas rendah mendominasi. Keterangan penduduk desa juga menunjukkan adanya lokasi sulit air yang letaknya bersesuaian dengan zona resistivitas tinggi. Hasil interpretasi penampang geolistrik lebih lanjut memperlihatkan adanya lokasi dengan nilai resistivitas rendah yang diperkirakan sebagai akuifer di bagian selatan desa
PENGEMBANGAN PULSE OKSIMETER DAN HEART-RATE SENSOR DENGAN Internet-of-Things SEBAGAI EKSTENSI ROBOT MANIPULATOR UNTUK PEMERIKSAAN PASIEN COVID-19 TANPA SENTUHAN ADIKUSUMA, FAJAR WIRA; NOVITA, DESSY; SETIAWAN, M. BAYU; NURJANAH, FARIDA A; NATAZIA, AMARA DWI; DEFI, IRMA RUSLINA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v13i2.50339

Abstract

Penggunaan pulse oksimeter dengan cara konvensional membutuhkan interaksi dekat antara pasien dengan tenaga kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penularan penyakit. Salah satu solusi untuk masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi robotika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe pulse oksimeter yang dapat mengukur saturasi okesigen darah (SpO2), denyut jantung (HR), dan variabilitas denyut jantung (HRV) serta terintegrasi Internet of Things (IoT) dan sistem ekstensi robot manipulator untuk mengurangi risiko penularan penyakit kepada tenaga kesehatan. Penelitian ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan utilitas robot manipulator di bidang kesehatan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental untuk menunjukkan konstruksi berdasarkan kriteria teknis, fungsionalitas dan keakuratan dari prototipe serta membandingkan hasil pengujian sensor prototipe dengan pulse oksimeter komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe telah berhasil melakukan pengambilan data SpO2, HR dan HRV secara akurat, otomatis dan tanpa sentuhan langsung dengan memanfaatkan robot manipulator. Dengan demikian, prototipe memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi alat kesehatan dan diaplikasikan pada pusat pelayanan kesehatan.
PENGARUH PH TERHADAP EFISIENSI ADSORPSI METIL BIRU OLEH OKSIDA GRAFENA DHARMAKALIH, SALSABILA AZ ZAHRANI; SYAKIR, NORMAN; F, FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i1.52185

Abstract

Graphene Oxide (GO) merupakan material yang banyak diteliti sebagai adsorben untuk menghilangkan polutan warna dalam air karena memiliki karakteristik luas permukaan spesifik yang tinggi . Pada penelitian ini dipelajari pengaruh pH terhadap efisiensi GO dalam mengadsorpsi Methylene Blue (MB). Uji adsorpsi dilakukan dengan mencampur dispersi GO (1 mg/mL) dan larutan MB (5 mg/L) dengan rasio massa GO:MB=1:1 pada berbagai variasi pH. Campuran tersebut diaduk dalam rentang waktu tertentu, kemudian sampel tersebut dicuplik untuk diukur absorbansi maksimum MB untuk mengestimasi efisiensinya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pH larutan MB dapat mempengaruhi efisiensi GO dalam mengadsorpsi MB. Pada kondisi basa dengan pH 9, efisiensinya 79%, sedangkan pada kondisi asam dengan pH 3 efisiensinya 31%. Namun, ketika pH larutan MB ditingkatkan menjadi 11, efisiensi adsorpsi berubah menjadi 53%. Kata kunci: Adsorpsi, graphene oxide (GO), methylene blue (MB), pH, efisiensi
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN SIKLON TROPIS TERATAI PADA PERIODE 30 NOVEMBER – 2 DESEMBER Sulistiyono, Wahyu; Fadlilah, Anisa
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.53530

Abstract

Pertumbuhan siklon tropis diakibatkan timbulnya gangguan atmosfer yang disebabkan kondisi atmosfer yang labil, kelembaban yang tinggi, disertai terbentuknya wilayah bertekanan rendah. Tahap perkembangan siklon tropis dibagi menjadi tahapan pembentukan dan perkembangan, tahap matang hingga pelemahan. Pada penelitian ini membahas lebih lanjut terkait proses perkembangan siklon tropis berdasarkan kejadian Siklon Tropis Teratai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis proses perkembangan siklon tropis berdasarkan pengaruh nilai kelembaban atmosfer, suhu permukaan laut, nilai vortisitas, nilai tekanan udara, dan suhu puncak awan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kondisi suhu permukaan laut berada di rentang 29.5-30 0C saat proses perkembangan dan menunjukkan penurunan suhu saat fase pelemahan. Analisis nilai kelembaban relatif menunjukkan nilai diatas 90% selama proses perkembangan siklon tropis. Berdasarkan analisis pola streamline menunjukkan bahwa saat proses perkembangan pola aliran angin cenderung lebih rapat dan menjadi renggang seiring proses pelemahan. Analisis tekanan udara menunjukkan penurunan nilai saat proses pembentukan siklon tropis, dan nilai tersebut meningkat perlahan seiring proses pelemaan. Nilai vortisitas potensial cenderung bernilai negatif selama proses perkembangan siklon tropis.

Page 12 of 13 | Total Record : 128