cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 128 Documents
PENGARUH DOPING SULFUR PADA KARAKTERISTIK KARBON BERPORI DARI LIMBAH KAYU MAHONI UNTUK APLIKASI PENANGKAP KARBON DIOKSIDA Lathif, Abdul; Aisy, Shofwah Rihadatul; Adiperdana, Budi; Bahtiar, Ayi
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.52859

Abstract

Emisi karbon dioksida (CO2) menjadi salah satu penyumbang utama pemanasan global, perubahan iklim, serta dapat berdampak pada gangguan sistem pernapasan manusia. Penangkapan karbon adalah metode yang berperan penting dalam mengurangi emisi gas CO2 karena tersedia secara luas, porositas yang tinggi, fisikokimia yang tinggi, sintesis sederhana dan bermiaya murah, serta tidak menghasilkan polutan. Dalam penelitian ini, disintesis karbon berpori yang didoping atom sulfur (S) yang berasal dari limbah kayu mahoni menggunakan metode one step carbonization, dimana proses aktivasi dan doping pada sampel dilakukan secara sekaligus masing-masing menggunakan KOH sebagai aktivator dan sodium tiosulfat (Na2S2O3) sebagai sumber doping S. Variasi massa dari komposisi biomassa:KOH:sodium tiosulfat yang dilakukan adalah (1:1:0), (1:1:0,5) dan (1:1:1), yang berturut-turut diberi nama CS-0, CS-0,5 dan CS-1. Hasil EDS menunjukkan bahwa doping atom S telah berhasil dilakukan pada karbon berpori yang ditandai dengan terukurnya kandungan persen atomik dari S pada sampel CS-0,5 dan CS-1, masing-masing sebesar 11,57% dan 33,46%. Hasil FTIR juga menunjukkan adanya gugus fungsi C=S pada bilangan gelombang 1080 cm-1. Hasil pengukuran BET menunjukkan bahwa sampel CS-0,5 memiliki luas permukaan dan volume total pori sebesar 385,814 m2/g dan 0,425 cm3/g, yang lebih tinggi jika dibandingkan karbon tanpa doping (CS-0). Doping S yang tinggi pada sampel CS-1 mengakibatkan pori-pori tertutup oleh atom S sebagaimana hasil dari foto SEM, dan juga ditunjukkan oleh luas permukaan dan volume total pori yang rendah, yaitu 115,235 m2/g dan 0,200 cm3/g. Dengan demikian sampel CS-0,5 dengan rasio raw material:KOH:sodium tiosulfat (1:1:0,5)  memiliki potensi paling tinggi sebagai material karbon berpori untuk aplikasi penangkap karbon dioksida.
KONVERSI ENERGI BRIKET SAMPAH DAUN DAN RANTING POHON MENUJU ECO-CAMPUS Nurhilal, Otong; Sugandi, Wahyu Kristian
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.60653

Abstract

Eco-campus (green campus) adalah program untuk menciptakan kondisi kampus yang ramah lingkungan melalui penghijauan di berbagai sudut kampus. Salah satu aktivitas program kampus hijau adalah memperbanyak penanaman pepohonan sehingga menciptakan kondisi yang sejuk, oksigen bersih yang melimpah dan keindahan. Namun, keberadaan pohon-pohon yang banyak akan menghasilkan sampah daun-daun dan ranting-ranting pohon yang sudah kering. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah mengelola sampah tersebut dengan mengolah sampah organik menjadi produk baru yang berguna seperti eko-briket/biobriket. Tujuan dari penelitian ini adalah konversi limbah organik menjadi energi alternatif berupa briket. Proses utama pada pembuatan briket adalah torefaksi, kompresi briket dan pengujian proksimat serta laju pembakaran. Torefaksi dilakukan pada variasi suhu 200oC, 300oC, and 400oC selama 30, 60, 90, 120 menit. Briket dibuat dengan menggunakan variasi ukuran partikel 20 mesh, 40 mesh, 60 mesh dan variasi tekanan . Hasil pengujian proksimat arang menunjukkan kadar abu, kadar air, zat volatil dan karbon terikat SNI 01-6235-2000. Hasil pengujian nilai kalor tertinggi sebesar 5650 kal/g pada suhu 400oC dengan waktu 90 menit. Hasil pengujian laju pembakaran briket diperoleh dengan ukuran partikel arang  60 mesh dengan tekanan   menghasilkan briket dengan kerapatan tertinggi yaitu 0,88 ,  laju pembakaran  sebesar 0,71 g/menit dan waktu pembakaran selama  88,07 menit.
PENGARUH PH PADA EFISIENSI ADSORPSI DAN KAPASITAS DALAM PROSES ADSORPSI RHODAMINE B OLEH GRAPHENE OXIDE Yuliani, Dilla Dwi; F, FITRILAWATI; Syakir, Norman
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.53131

Abstract

Graphene Oxide (GO) banyak digunakan sebagai material adsorben pewarna sintetis karena memiliki luas permukaan spesifik yang tinggi dan memiliki gugus fungsi oksigen yang bersifat hidrofilik. Pada penelitian ini dikaji kemampuan GO mengadsorpsi Rhodamine B (RhB) pada berbagai kondisi pH. Eksperimen adsorpsi dilakukan dengan mencampur dispersi GO (1 mg/mL) dan larutan RhB (5 mg/L) dengan rasio massa GO:RhB=1:10 pada berbagai variasi pH. Campuran tersebut diaduk dalam rentang waktu tertentu, kemudian sampel tersebut dicuplik untuk diukur absorbansi maksimum RhB untuk mengestimasi efisiensinya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pH larutan RhB dapat mempengaruhi efisiensi GO dalam mengadsorpsi RhB. Efisiensi adsorpsi maksimum dan kapasitas maksimum terjadi pada pH 3,6 (larutan HCl) sebesar 67,3% dengan kapasitas sebesar 65,03 mg/g. Efisiensi adsorpsi minimum dan kapasitas minimum terjadi pada pH 9,9 (larutan KOH) yaitu sebesar 47,3% dengan kapasitas 45,67 mg/g. Model kinetika pseudo first order merupakan model kinetika yang cocok dengan hasil eksperimen adsorpsi terjadi secara fisik.
STUDI SIFAT OPTIK PADA MATERIAL HIBRID P3HT:NANOPARTIKEL ZnO MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI UV-VIS Eda, Sukma Jan; Azizah, Euis Siti Nur; Aprilia, Annisa; Syakir, Norman; Saragi, Togar; Safriani, Lusi; Risdiana, Risdiana
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.54297

Abstract

Poly(3-hexylthiophene) (P3HT) merupakan polimer konduktif yang memiliki sifat listrik dan optik yang baik sehingga diaplikasikan sebagai material aktif pada sel surya. Akan tetapi, mobilitas pembawa muatan pada P3HT masih rendah, sehingga dicampurkan dengan material lain yang memiliki mobilitas pembawa muatan lebih baik. Salah satu material yang memiliki mobilitas pembawa muatan yang baik adalah nanopartikel ZnO. Penambahan nanopartikel ZnO pada P3HT memunculkan adanya sistem donor-acceptor sehingga terdapat transfer elektron dalam material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO yang berpengaruh terhadap sifat listrik dan optik material. Pada paper ini, nanopartikel ZnO disintesis dengan metode sol-gel dan dikarakterisasi TEM dan XRD untuk melihat ukuran partikel dan kristalitnya. Selanjutnya, sifat optik material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO diuji dengan spektroskopi UV-Vis. Hasil pengukuran TEM dan XRD menunjukkan ukuran partikel dan kristalit nanopartikel ZnO masing-masing 8 nm dan 3,877 nm. Hasil spektroskopi UV-Vis menunjukkan rentang absorbansi nanopartikel ZnO berada di daerah UV, yaitu 330-400 nm. Pada P3HT dan P3HT:nanopartikel ZnO, absorbansi berada di daerah UV-Vis, yaitu 350-650 nm. Secara umum, penambahan nanopartikel ZnO tidak berpengaruh terhadap perubahan daerah absorbansi dan cenderung didominasi oleh P3HT yang dapat dikarenakan perbedaan rasio P3HT dan nanopartikel ZnO pada material P3HT:nanopartikel ZnO. Meskipun begitu, penambahan nanopartikel ZnO berpengaruh terhadap pergeseran panjang gelombang cut-off ke daerah UV sehingga meningkatkan energi gap material. Peningkatan energi gap pada material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO dikarenakan adanya peningkatan mobilitas elektron pada material akibat penambahan nanopartikel ZnO pada P3HT.Kata kunci: karakteristik optik, P3HT:nanopartikel ZnO, spektroskopi UV-Vis
PENGARUH RASIO MASSA KAYU MAHONI DAN AKTIVATOR KOH PADA KARAKTERISTIK KARBON BERPORI UNTUK APLIKASI PENANGKAP GAS KARBON DIOKSIDA Azhari, Najwa Osya; Faizal, Ferry; Bahtiar, Ayi
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 01 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i01.63624

Abstract

Peningkatan emisi gas karbon dioksida (CO₂) akibat aktivitas industri dan penggunaan bahan bakar fosil menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak untuk diatasi. Adsorpsi merupakan teknologi yang paling terkenal untuk menangkap gas CO2 karena memiliki efisiensi yang tinggi, mudah dioperasikan, dan konsumsi energi yang rendah. Keberhasilan teknologi adsorpsi bergantung pada desain adsorben, salah satunya dengan menggunakan karbon aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis karbon berpori berbasis biomassa yang berasal dari serbuk kayu mahoni dan menggunakan aktivator KOH serta menganalisis karakteristik pori dan kemampuan adsorpsinya terhadap gas CO₂. Proses karbonisasi dilakukan dengan metode pirolisis dengan 3 (tiga) variasi rasio raw material: KOH yaitu (1:1), (1:2), dan (1:3) yang masing-masing diberi nama PC-1, PC-2, dan PC-3. Yield yang dihasilkan mengalami penurunan dan kenaikan seiring dengan bertambahnya massa aktivator. Penurunan yield disebabkan karena banyak nya zat volatile yang hilang dalam proses pirolisis, sedangkan keinakan menandakan bahwa aktivator telah mencapai titik jenuhnya. Analisis BET menunjukkan bahwa sampel PC-3 memiliki luas permukaan spesifik terbesar yaitu sebesar 276,445 m²/g dibandingkan dengan PC-1 dan PC-2. Dengan demikian, luas permukaan spesifik meningkat seiring dengan bertambahnya rasio massa KOH terhadap raw material. Distribusi ukuran pori dari ketiga sampel menunjukkan bahwa karbon aktif yang dihasilkan didominasi oleh mesopori. Hasil pengujian adsorpsi gas CO₂ menunjukkan bahwa karbon aktif mampu menangkap gas CO₂. Semakin tinggi luas permukaan spesifik, semakin besar volume gas CO2 yang diadsorpsi.
ANALISIS CUACA EKSTREM PADA KEJADIAN BANJIR DI KOTA PADANG 13 JULI 2023 Al Badri, Abdul Aziz
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 01 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i01.52552

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji mengenai kondisi atmosfer dalam kejadian hujan lebat yang mengakibatkan banjir di wilayah Padang, Sumatera Barat pada 13 Juli 2023. Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan data udara atas dari Wyoming University, data Satelit Himawari-9, data anomaly suhu permukaan laut dari NOAA, dan data Reanalysis European Centre for Medium-Range Weather Forecast (ECMWF). Beberapa pendekatan dilakukan untuk mengetahui berbagai faktor penyebab dalam proses hujan lebat yang mengakibatkan banjir di wilayah Padang. Analisis stabilitas atmosfer dilakukan dengan penggunaan aplikasi RAOB 5.7 dari data pengamatan udara atas. Analisis sebaran awan konvektif dilakukan dengan dua metode yaitu CCO (Cloud Convective Overlays) dan RGB Night Microphysics. Hasil pengolahan data menunjukkan kondisi atmosfer yang labil dengan nilai indeks kestabilannya yang tergolong dalam kategori moderat hingga kuat. Hasil tersebut memberikan pemahaman mengenai faktor-faktor pendorong terjadinya cuaca buruk, memberikan gambaran serta pengetahuan lebih lanjut mengenai kejadian serupa di wilayah Indonesia.Kata kunci: hujan lebat, satelit himawari-9, cuaca buruk, banjir, udara atas AbstractThis research examines the atmospheric dynamics during the occurrence of heavy rainfall leading to flooding in the Padang region, West Sumatra, on July 13, 2023. The research utilized upper air data from Wyoming University, Himawari-9 Satellite data, sea surface temperature anomaly data from NOAA, and data from the European Centre for Medium-Range Weather Forecast (ECMWF) Reanalysis. Various approaches were employed to identify various contributing factors in the process of heavy rainfall leading to flooding in the Padang region. Atmospheric stability analysis was conducted using the RAOB 5.7 application based on upper air observation data. Convective cloud distribution analysis was performed using two methods: Cloud Convective Overlays (CCO) and RGB Night Microphysics. The processed data revealed a condition of a potentially unstable atmosphere with stability index values classified as moderate to strong. These results provide insights into the factors driving adverse weather conditions, offering a depiction and further understanding of similar events in the Indonesian region.Key word: heavy rainfall, himawari-9 satellite, adverse weather, flooding, upper air
PROTOTIPE AUTOMATIC TANK GAUGE PADA MODEL TANGKI PENDAM BERBASIS INTERNET OF THINGS Gianto, Gianto
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 01 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i01.66050

Abstract

Dalam mengelola persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), diperlukan sistem monitoring data volume BBM untuk memastikan ketersediaan BBM yang memadai. Umumnya, pengukuran volume BBM pada tangki pendam di SPBU masih dilakukan secara manual menggunakan deepstick dan tidak real time. Karena dilakukan secara manual oleh operator, hasil pengukurannya rentan terhadap human error. Adapun pengukuran yang tidak real time dapat menghambat proses pengambilan keputusan dalam pengisian ulang BBM. Untuk itu, pada penelitian ini, prototipe Automatic Tank Gauge (ATG) berbasis Internet of Things (IoT) dirancang untuk sistem monitoring yang akurat dan real time. Volume BBM pada model tangki pendam dengan kapasitas 10 liter diperoleh berdasarkan ketinggian cairan permukaan BBM yang diukur dengan menggunakan transduser ultrasonik HC-SR04. Volume tersebut kemudian dikoreksi akibat adanya pengaruh suhu yang diukur dengan sensor suhu DS18B20. Data tersebut selanjutnya ditampilkan secara real time pada aplikasi mobile Blynk dengan NodeMCU ESP8266 sebagai pemroses data yang terkoneksi dengan internet (WiFi). Berdasarkan hasil pengujian volumetrik menggunakan gelas ukur pada 10 titik uji yakni 1000 mL sampai 10.000 mL, diperoleh hasil pengukuran volume menggunakan prototipe ini secara real time dengan rata-rata kesalahan 1,33% dan tingkat presisi 99,02%.
PELEBURAN PLASMA HIDROGEN UNTUK PENGHILANGAN FOSFOR DALAM MONASIT Ridlo, Faizah 'Ainur
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 15, No 01 (2025)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v15i01.65342

Abstract

Monasit merupakan mineral fosfat pembawa unsur tanah jarang (rare earth elements/REEs) yang banyak ditemukan pada tailing endapan plaser kasiterit, khususnya hasil penambangan timah. Berdasarkan laporan PT Timah Tbk tahun 2023, sebanyak 1.424 ton monasit telah berhasil dikumpulkan. Namun, struktur kristal monasit yang inert dan tahan panas tinggi membutuhkan proses dekomposisi menjadi bentuk oksida agar REE dapat diekstraksi. Metode konvensional seperti perlakuan asam atau basa membutuhkan reagen kimia pekat, suhu tinggi, dan waktu reaksi panjang, serta menghasilkan limbah berbahaya. Sebagai alternatif, teknologi hydrogen plasma smelting reduction (HPSR) menawarkan pendekatan yang lebih ramah lingkungan dengan kemampuan menghilangkan fosfor secara selektif dari struktur monasit. Dalam penelitian ini, percobaan defosforisasi dilakukan dengan variasi durasi reduksi 1, 4, 7, dan 15 menit. Sampel konsentrat monasit 0,5 gram dibentuk menjadi briket, direduksi dalam reaktor HPSR pada laju alir gas 5 L/menit dengan rasio H2/Ar sebesar 4:1. Karakterisasi dilakukan menggunakan XRD dan XRF sebelum reduksi, serta SEM–EDS setelahnya. Hasil menunjukkan efisiensi penghilangan fosfor meningkat seiring waktu: 70,6 % (1 menit), 92,7 % (4 menit), 95,7 % (7 menit), dan 99,1 % (15 menit).Kata kunci: Monasit, defosforisasi, hydrogen plasma smelting reduction, durasi reduksi

Page 13 of 13 | Total Record : 128