cover
Contact Name
Iva Rachmawati
Contact Email
iva.rachmawati@upnyk.ac.id
Phone
+62895359452192
Journal Mail Official
adminjpw@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta Jln. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55284
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pena Wimaya
ISSN : 27984346     EISSN : 27984346     DOI : https://doi.org/10.31315/jpw.v3i1
Core Subject : Humanities, Social,
Pena Wimaya (Publikasi E-Journal Hubungan Internasional) adalah Jurnal yang mempublikasikan kajian mengenai isu-isu hubungan internasional. Jurnal ini dibuat untuk memfasilitasi dan juga menjadi wadah pemikiran kritis dan positif bagi mahasiswa yang ingin mempublikasikan karya tulis ilmiahnya. Tim Redaksi dari Jurnal Pena Wimaya merupakan Mahasiswa Hubungan Internasional UPN "Veteran" Yogyakarta yang telah melalui tahap seleksi oleh dosen pembimbing. Dengan adanya Pena Wimaya, diharap mahasiswa mampu untuk berani dalam mempublikasikan hasil pemikiran yang telah ditempa dalam kehidupan perkuliahan, hal ini juga sekaligus implementasi dari nilai-nilai Widya Mwat Yasa.
Articles 75 Documents
MANAJEMEN BERITA CINA DALAM MENGHADAPI SENTIMEN NEGATIF AKIBAT COVID-19 Patricia, Nency; Rachmawati, Iva
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i2.12441

Abstract

AbstrakSentimen negatif yang dialami oleh Cina akibat pandemi Covid-19 menyebabkan menurunnya angka kepercayaan masyarakat kepada Cina. Dampak negatif juga menyasar pada perekonomian Cina yang semakin melemah yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional Cina mengalami penurunan tajam sebesar 3,8% dari 6% di tahun 2019 menjadi 2,20% di tahun 2020, menurunnya permintaan konsumen dan produksi, renggangnya hubungan Cina dengan sejumlah negara di dunia, gagalnya kerjasama, dan mandeknya sejumlah investasi. Riset ini bertujuan untuk mengetahui upaya Cina dalam menghadapi sentimen negatif publik selama pandemi Covid-19 melalui diplomasi publik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif untuk membahas aktivitas diplomasi publik Cina. Riset ini menemukan bahwa, melalui strategi manajemen berita Leonard, China berusaha untuk dapat mengelola berita terkait dengan upaya dan kebijakan Cina selama pandemi untuk menekan sentimen negatif yang diakibatkan oleh isu Covid 19.Kata kunci: Sentimen Negatif, Covid-19, Diplomasi Publik, Cina, Manajemen Berita  AbstractThe negative sentiment experienced by China due to the Covid-19 pandemic has led to a decrease in public trust in China. The negative impact has also targeted China's economy, which has been weakening, causing China's economic growth and international trade to plummet sharply by 3.8% from 6% in 2019 to 2.20% in 2020, declining consumer demand and production, strained relations between China and several countries in the world, failed cooperation, and stagnation of several investments. This research aims to determine China's efforts in addressing public negative sentiment during the Covid-19 pandemic through public diplomacy. The research method used is a qualitative method to discuss China's public diplomacy activities. This research finds that, through Leonard's news management strategy, China seeks to manage news related to China's efforts and policies during the pandemic to suppress the negative sentiment caused by the Covid-19 issue.Keywords: Negative Sentiment, Covid-19, Public Diplomacy, China, News Management
UPAYA UNAIDS DALAM MENGAKHIRI EPIDEMI HIV/AIDS DI ZIMBABWE SELAMA TAHUN 2015-2023 Hidayat, Alexandra Thiara; Rasyidah, Resa
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i2.12047

Abstract

Penelitian ini membahas terkait upaya UNAIDS dalam mengatasi epidemi HIV/AIDS di Zimbabwe yang kemudian menjurus ke kota Bulawayo. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan data perpustakaan dari sejumlah literatur yang berkaitan dengan topik penelitian ini. HIV/AIDS telah menjadi permasalahan internasional di bidang kesehatan dikarenakan merupakan epidemi global. Upaya yang dilakukan UNAIDS dalam mengatasi epidemi HIV/AIDS adalah dengan menciptakan sebuah program seperti fast-track strategy dan fast-track cities yang diterapkan di beberapa negara dan kota di dunia. Salah satu negara dan kota yang terkena epidemi HIV/AIDS adalah Zimbabwe dan Bulawayo sehingga mereka bekerjasama dengan UNAIDS untuk penerapan program ini. Dalam mewujudkan upaya tersebut, UNAIDS tidak bekerja sendiri melainkan melibatkan beberapa organisasi internasional, pemerintah, hingga organisasi non pemerintah (NGOs). Tujuan daripada penelitian ini adalah menjelaskan sistematika program fast-track strategy dan fast-track cities.
ANALYSIS OF DOMESTIC AND INTERNATIONAL REACTIONS ON FRANCE GOVERNMENT'S SPEECH ACT AND POLICIES RELATED TO ACTIONS OF TERRORISM 2020 Damarrosybi, Halizza Dhia; Ayusinta, Nindia Kartika; Ade’tya, Yusufa Rangga; Da Crus Dos Santos, Lucio Castanheira
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i1.9818

Abstract

AbstrakTerorisme tidak hanya menjadi kejahatan nasional, tetapi juga dikategorikan sebagai kejahatan transnasional, karena aksi teror dapat menimbulkan ancaman dan ketakutan yang menyebar ke seluruh lapisan masyarakat. Aksi terorisme telah banyak terjadi di berbagai negara di dunia, salah satunya Perancis. Aksi teror terhadap Samuel Paty dan Gereja Notre Dame Basilica yang didasari motif aksi bela Islam, membuat Pemerintah Prancis membuat pemerintah mengambil langkah tegas untuk memberantas terorisme. Pemerintah Prancis melakukan hal-hal yang kontroversial dan menimbulkan pro dan kontra. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan teori analisis sentimen. Penelitian ini berfokus pada bagaimana reaksi domestik dan internasional terhadap speech act dan kebijakan melawan aksi terorisme di tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan kontroversial Pemerintah Prancis telah membuat Prancis mendapat tanggapan negatif dari masyarakat nasional dan internasional. Penulis menyarankan agar pemerintah Perancis lebih bijak dalam menyikapi segala sesuatu yang ada di negaranya, mengingat kebijakan dalam negeri seringkali menyudutkan salah satu pihak sehingga menimbulkan kekacauan, baik di tingkat domestik maupun internasional. Kata Kunci: Terorisme, Prancis, Speech Act, Kebijakan,  Reaksi  AbstractTerrorism is not only categorized as a national crime, but it’s categorized as a transnational crime, because acts of terror can raise threats and fears that spread to all levels of society. Acts of terrorism have been going on in countries around the world, one of them is France. The acts of terror against Samuel Paty and the Notre Dame Basilica Church which were based on the motive of defending Islam, makes the French government take firm steps to eradicate terrorism. The French Government did controversial things and raised pros and cons. The research method used in this research is the library research with sentiment analysis theory. This research focuses on how domestic and international reactions are towards speech acts and policies towards acts of terrorism in 2020. The results of the research show that the France Government's controversial actions have earned France a negative response from the national and international community. The author suggests that the French government should be wiser in dealing with everything in the country, knowing Domestic policies often corner one party, causing chaos, both at the domestic and international levels. Keyword: Terrorism, France, Speech Act, Policies,  Reaction
KEBIJAKAN PERDANA MENTERI NARENDRA DAMODARDAS MODI DALAM PENANGANAN PEKERJA ANAK DI INDIA (2014-2023) Ramadhanti, Ulfa Rezza; Yunariono, Bastian
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i2.12519

Abstract

India menjadi salah satu negara dengan keberadaan pekerja anak tertinggi di dunia. Berbagai upaya penanganan telah dilakukan pemerintah India baik melalui pembentukan kebijakan maupun kerja sama dengan organisasi internasional seperti International Labour Organization (ILO) dan United Nations Children Fund (UNICEF). Pada era perdana menteri ke-14 India, Narendra Damodardas Modi, India membentuk sebuah reformasi kebijakan pekerja anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Narendra Damodardas Modi dalam penanganan pekerja anak di India pada tahun 2014 hingga 2023, melalui teori instrumen kebijakan dari Schneider dan Ingram (1990). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penanganan pekerja anak pada era Narendra Modi memperlihatkan kemajuan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pembentukan kebijakan untuk mengamandemen dua undang-undang yaitu Undang-Undang Perdilan Anak Tahun 2015 maupun Undang-Undang Pekerja Anak dan Remaja Tahun 1986. Amandemen tersebut berfokus pada perlindungan hak-hak anak, penentuan usia minimum untuk bekerja dan pemberian sanksi terhadap pelaku pelanggaran yang secara langsung berkaitan dengan penanganan pekerja anak. Pemerintah juga meratifikasi dua Konvensi ILO sebagai bentuk komitmen India dalam memerangi pekerja anak yaitu Konvensi ILO Nomor 138 mengenai Usia Minimum Tahun 1973 dan Konvensi ILO Nomor 182 mengenai Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak Tahun 1999.Kata Kunci: Pekerja Anak, Kebijakan, Instrumen Kebijakan, India.
UNITED ARAB EMIRATES’ INTERESTS ON NET ZERO 2050 INITIATIVE Lintang, Fauzan Akbar; Ramadhan, Iqbal Arya; Lathifa, Marianna Nur; Satria, Randhi
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i2.12084

Abstract

The United Arab Emirates (UAE) has boldly embarked on an ambitious UAE Net Zero 2050 initiative aligned with their plan to integrate the vision of economic development with environmental sustainability. This strategic move signals a pivotal shift in the UAE's approach to balancing its role as a major oil producer with its commitment to global climate action. The initiative not only aligns with international climate goals but also caters to domestic sustainability interests, encapsulating the two-level game theory dynamic. UAE in their effort to secure its position as a leader in climate-responsive policy on the international stage while fostering green technology and renewable energy sectors domestically. The UAE's strategy involves negotiating these interests against the backdrop of domestic economic diversification goals and international pressure to reduce carbon emissions. The paper will analyze how the UAE navigates these complex layers of environmental diplomacy and policy-making, contributing to a deeper understanding of state behavior in the international climate change discourse.
Alasan-Alasan Kesepakatan Perdamaian Amerika Sertikat dengan Taliban Tahun 2020 Malia, Rika
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i1.10159

Abstract

Tragedi 9/11 menandai awalnya invasi panjang Amerika Serikat terhadap Afghanistan dengan agenda menangkap Osama Bin Laden serta menurunkan/mengalahkan rezim Taliban karena dianggap mendukung Osama Bin Laden.  Invasi panjang yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Afghanistan telah terjadi sepanjang 2 dekade terakhir ini resmi berakhir dengan ditandainya penandatanganan perjanjian damai antara Amerika Serikat dengan Taliban pada 29 Februari 2020. Artikel ini bertujuan untuk mengatahui apa saja yang menjadi alasan-alasan Amerika Serikat menyepakati perdamaian dengan Taliban pada Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data dekriptif serta menggunakan kerangka pemikiran teori model aktor rasional dari Graham T. Allison. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa yang menjadi alasan-alasan Amerika Serikat menyepakati perdamaian dengan Taliban yaitu, faktor ekonomi, medan pertempuran Afghanistan, dan kekuasaan Taliban menjadi alasan-alasan Amerika Serikat menyepakati perdamaian tersebut.
INISIATIF LOW CARBON DEVELOPMENT INDONESIA (LCDI) SEBAGAI UPAYA MITIGASI LINGKUNGAN DI INDONESIA TAHUN 2017 Hafidah, Heny Fadia; Anggraini, Melaty
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i2.12467

Abstract

ABSTRAKInisiatif LCDI yang diinisiasi oleh Indonesia merupakan upaya dalam mengatasi masalah mitigasi lingkungan di negara ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena, tidak hanya menggambarkan peristiwa, tetapi juga menguji teori. Analisis dilakukan untuk memahami alasan di balik inisiasi LCDI oleh Indonesia dan upaya mencapai ekonomi hijau di negara. Selain itu, penelitian menggunakan teori Konstruktivis dan konsep Ekonomi Hijau untuk mengetahui korelasi antara teori dengan alasan inisiasi LCDI dan tujuan yang ingin dicapai. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur serta wawancara, kemudian data dianalisis dan disampaikan secara deskriptif. Salah satu bagian LCDI, yakni ekonomi sirkular yang sejalan dengan upaya Indonesia untuk beralih ke sistem ekonomi ramah lingkungan. Alasan, motivasi, dan upaya inisiasi LCDI oleh Indonesia diteliti menggunakan teori Konstruktivis pada siklus hidup norma oleh Martha Finnemore dan Kathryn Sikkink. Terdapat norm emergence yang menunjukkan pembentukan norma, kemudian norm cascade dimana terjadinya pengaliran norma serta tahap ketiga adalah norm internalization atau internalisasi norma yang dilaksanakan di Indonesia. Selain itu penelitian ini mengeksplorasi korelasi konsep Green economy dengan program-program di dalam LCDI. Meski memiliki kemajuan dalam implementasinya, tantangan integrasi LCDI dalam rencana pembangunan masih perlu diatasi, yakni dengan kolaborasi multi-pihak dan pembiayaan yang memadai. Kata Kunci: LCDI, Konstruktivis, Green Economy, Lingkungan
ANALISIS MOTIF NONSTRATEGIS BANTUAN LUAR NEGERI JEPANG DALAM YAMUNA ACTION PLAN Katon, Ammar Bianda; Dewi, Anggia Utami; Fatah, Nur
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i2.12270

Abstract

Pengolahan limbah masyarakat maupun industri yang buruk dan kendala administrasi yang dialami Pemerintah India telah memperburuk masalah sanitasi di Sungai Yamuna. Sejak 1992, Jepang memberikan foreign aid kepada India melalui program Yamuna Action Plan (YAP) untuk membantu mereka dalam menangani masalah sanitasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab mengapa Jepang memberikan foreign aid dalam YAP selain dari alasan strategisnya melalui konsep foreign aid sebagai kebijakan luar negeri. Dengan menggunakan motif foreign aid menurut Riddell, penulis meneliti YAP Jepang kepada India berdasarkan hubungan secara historis dan bantuan inisiatif untuk mencapai pembangunan negara penerima. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan tujuan deskriptif yang menggunakan data kepustakaan sekunder dalam menganalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa YAP diluncurkan, di antaranya, karena 1) sejarah masuknya Buddhisme ke Jepang, perdagangan India-Jepang, serta hubungan perceived India-Jepang; dan 2) niat Jepang membantu India mencapai tujuan pembangunannya yang didasari oleh nilai budaya/norma sanitasi dengan kapasitas pengaturan sanitasi Jepang. Corak kedua motif ini ditemukan mencolok dalam narasi-narasi hubungan bilateral Jepang-India dalam proyek YAP.
TWIPLOMACY DALAM DIPLOMASI PUBLIK DIGITAL: ANALISIS TWEET KONTROVERSIAL DONALD TRUMP Cahyaningsih, Clarisa Shinta; Syamsudduha, Achmad
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i1.8587

Abstract

Digitalisasi yang ada membuat adanya transformasi praktik diplomasi dari diplomasi tradisional menjadi diplomasi digital. Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump menjadi sorotan publik dikarenakan cuitannya yang kontroversial. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Donald Trump menggunakan twitter sebagai alat diplomasi publik digitalnya dan mengapa praktik Twiplomacy Donald Trump dianggap kontroversial dan cerminan ironi diplomasi publik. Penulisan didasarkan pada konsep diplomasi publik digital yang diterapkan dalam analisa tweet akun @realDonaldTrump pada tahun 2017 hingga 2021. Indikasi kontroversial dan ironi diplomasi Trump dilihat dari reaksi sosial masyarakat Twitter dalam setiap postingannya. Trump menggunakan Twitter sebagai media untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan menyampaikan informasi kenegaraan kepada publik. Diketahui total tweet trump selama masa kepresidenannya yakni sekitar 26.242 ribu tweet. Dari tweet tersebut ditemukan bahwa Trump sering menggunakan bahasa yang kasar, arogansi, dan asumsi pribadi dalam unggahan tweetnya. Hal tersebut yang mendasari mengapa tweet Donald Trump disebut sebagai cerminan kontroversi dan ironi diplomasi publik digital. Kata Kunci: twiplomacy, diplomasi publik digital, @realDonaldTrump, kontroversial.
Efektivitas Kebijakan Sekuritasi Jepang untuk Mengatasi Isu Penurunan Angka Kelahiran Tahun 2005-2022 Fatimah, Anmita Intan; Pramadevi, Nabila Kirana; Handayani, Apriyanti Eka; Maharani, Dyah Puspa
Jurnal Pena Wimaya Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pena Wimaya
Publisher : Pena Wimaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpw.v4i1.11847

Abstract

Sebagai salah satu faktor krusial keberlangsungan dan kesinambungan negara, angka kelahiran di suatu negara merupakan agenda rutin yang akan terus dikaji para pembuat kebijakan. Sebagai negara yang secara masif dan berkelanjutan mengalami penurunan angka kelahiran, pemerintah Jepang secara berkala menetapkan berbagai kebijakan guna menekan penurunan angka kelahiran masyarakatnya. Upaya ini merupakan langah sekuritisasi pemerintah untuk mengatasi ancaman ketidakamanan negara dari segi ancaman kepunahan populasi masyarakat Jepang. Sekuritisasi merupakan upaya aktor negara dalam menjadikan suatu isu politis sebagai permasalahan keamanan untuk dapat melakukan langkah-langkah tertentu demi mengatasi ketidakamanan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektifitas dari upaya sekuritisasi Jepang dalam meningkatkan angka kelahiran di Jepang. Penelitian akan dikaji dan difokuskan pada evaluasi kebijakan publik dengan indikator kenaikan ataupun penurunan angka kelahiran. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah deskriptif kualitatif, penulis mengambil data dari internet yang menjadi sumber informasi utama dari website Pemerintah Jepang beserta sumber jurnal atau berita lainnya. Lalu, data tersebut akan dianalisis dengan deskripsikan sebaik mungkin untuk mengaitkan data dengan kerangka berfikir yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang ditetapkan Jepang masih belum efektif karena pemerintah cenderung lebih fokus dalam penanganan masalah yang timbul di permukaan, ketimbang meninjau dan mengupayakan perubahan sistem yang ada di masyarakat.