cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Articles 915 Documents
Sosialisasi Metode Total Physical Response Komunikasi Bahasa Inggris Menggunakan Perangkat Multimedia di SMPN 16 Palembang Yus Vernandes Uzer; David Budi Irawan; Herlina H; Marleni M; Ferri Hidayad; Yuspar Uzer; Reza Syahbani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8225363

Abstract

Pemahaman Total Physical Response (TPR) Metode Total Physical Response adalah konsep pengajaran bahasa yang dikembangkan oleh Prof. James J. Asher, seorang psikolog dari San Jose State College, California, AS pada pertengahan 60-an. Metode Total Physical Response adalah metode pengajaran bahasa yang dibangun berdasarkan koordinasi bicara dan tindakan. Metode ini berupaya mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik atau aktivitas motorik (Astutik & Aulina, 2017) atau dengan kata lain adanya saling koordinasi antara ucapan, tindakan, dan fisik (Aulia Rahman, 2014). James Asher mencatat bahwa manusia saat belajar bahasa, untuk pertama kalinya tampaknya lebih banyak mendengarkan daripada berbicara dan bahwa kegiatan mendengarkan disertai dengan respons fisik (mencapai, merasakan, bergerak, melihat, dan sebagainya). Ini juga memberi perhatian pada pembelajaran otak kanan. Dengan demikian, kelas TPR adalah kelas di mana para murid mendengar dan bertindak. Instruktur sangat langsung berkonsentrasi dalam tindakan (Amiruddin Asiddiqqi, 2014). Metode Aktivitas Total Physical Response (TPR) dalam Proses Pembelajaran Dalam proses belajar mengajar dengan metode Total Physical Response (TPR) dapat dilakukan melalui, antara lain:1) Latihan imperatif, 2) Dialog atau percakapan (dialog percakapan), 3) Role Play (Main peran), 4) Presentasi dengan OHP atau LCD, 5) Kegiatan membaca dan menulis (Diah Setiyowati, 2003).
Penyuluhan Motivasi Belajar Bagi Siswa SMP Dalam Rangka Persiapan Ujian Akhir Sekolah Sigit Widiyarto; Nana Suyana; Hugo Aries Suprapto; Adhis Darussalam Pamungkas
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 1, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8364372

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi dan peningkatan hasil belajar pada siswa SMP. Kegiatan diikuit oleh 34 siswa kelas VII, SMP Dreiwanti Kota Bekasi. Kegiatan dilaksankan pada bulan Maret hingga Mei 2022. Metode kegiatan yang digunakan adalah metode ceramah, praktek pengerjaan soal dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukan nilai uji coba 1, sebesar 59, nilai uji coba 2 sebesar 66, nilai uji coba 3 sebesar 76.Sejumlah 85% siswa, mendapat nilai katagori baik., sedangkan sisanya masih harus memperbaiki pola belajar dan hasil belajar mereka. Disarankan siswa harus banyak berlatih soal dan melakukan uji coba soal-soal, agar lebih siap dalam ujian akhir nanti.
Upaya Meningkatkan Promosi Tahu Walik di Kelurahan Rungkut Kidul Melalui Inovasi Branding Produk dari Oemah Djadjan Muhammad Fajrul Yusuf Bahri; Aufa Izzudin Baihaqi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8173182

Abstract

Indonesia is a developing country and has started the process of improving its economic system. This increase is happening in many fields ranging from economics to politics, from socio-culture to various fields. This increase effort is to support the country's economy to realize the expectations of daily comfort of the Indonesian people and bring Indonesia into the era of globalization. This can be seen from the many new businesses that have begun to form in Indonesia. One important way for entrepreneurs to develop and succeed in their business is to be able to apply the right strategy in running their business. Micro, small and medium enterprises manage a variety of typical food, beverage and handicraft products with the latest innovations in the Rungkut Kidul sub-district of Surabaya City. One example is Tahu Walik, a traditional herbal medicine, woven from Surabaya and the Legendary Spikoe Cake made from unique ingredients. Focusing on unique food, beverages, and crafts alongside the latest innovations, MSMEs will face many challenges in managing their business, including production, packaging, branding, and product marketing. MSMEs selected to be assisted in product development are located on Jalan Raya Rungkut Kidul, Rungkut Kidul sub-district, Rungkut sub-district, Surabaya City, East Java Province. This method of implementing community service activities uses a qualitative approach with the type of observation, recording, and interviews with MSMEs related to various obstacles faced during product marketing. The target group in this activity is MSMEs that have been analyzed by KKNT-MBKM students and the example used is UMKM Tahu Walik "Oemah DjaDjan" with an owner named Mrs. Aini.
Pelatihan Mobile Application dalam Rangka Peningkatan Mutu Pendidikan Karakter Melalui Aktifitas Ekstrakurikuler bagi Siswa-Siswi SMA Negeri 90 Jakarta Motika Dian Anggraeni; M. Ainur Rony; Arief Wibowo
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8200011

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) merupakan wadah dan kegiatan bagi anak sekolah yang sangat ditunggu. Mengapa? Karena di sana anak sekolah akan belajar banyak dari mulai organisasi sampai menyalurkan bakat mereka yang harus terus menerus diasah. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa baik kemampuan kognitif, afektif, maupun psikomotor. Selain itu, untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif. Tujuan kegiatan ekskul memberikan gambaran bagaimana karakter siswa dibangun secara baik. Kegiatan ekskul juga memiliki beberapa fungsi, yaitu mengembangkan kemampuan dan kreativitas pelajar sesuai dengan potensi, bakat, dan minat. Ekskul juga memiliki fungsi sosial, yakni untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial siswa. Untuk meningkatkan kualitas karakter siswa dalam bidang penelusuran bakat dan minat di bidang ilmiah, maka diperlukan wadah kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai, misalnya Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan karakter melalui kegiatan ekskul maka diadakan kegiatan pengabdian masyarakat daridosen-dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur bagi siswa-siswi SMA Negeri 90 Jakarta, dalam bentuk pelatihan Mobile Application yang meliputi pengenalan bidang dan pelatihan pemrograman aplikasi berbasis Android. Kegiatan ini merupakan realisasi dari Bantuan Pemerintah (BanTah) Kemendikbud RI yang diterima oleh SMA Negeri 90 Jakarta pada tahun 2020 dalam hal penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa mayoritas peserta telah memahami materi yang diberikan, memiliki persepsiyang sesuai tujuan bahwa mobile application merupakan suatu teknologi kekinian yang bisa menjadi sumber inovasi ilmiah bagi anggota KIR SMA Negeri 90 Jakarta. Dengan adanya kegiatan ini terjalin hubungan saling menguntungkan yang positif antara pihak Universitas Budi Luhur dengan SMA Negeri 90 Jakarta dan tercapai adanya peningkatan kualitas pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR).
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM Berbasis SAK EMKM di Warung Makan Soto Kudus Kauman Hendry Susanto; Lukman Anthoni; Indah Pertiwi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 2 (2023): Maret-April
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8234083

Abstract

Informasi yang berkaitan dengan kondisi keuangan perusahaan disebut dengan laporan keuangan yang bisa dipakai untuk menganalisis keadaan perusahaan dan dapat menilai kapasitas atau ukuran perusahaan pada periode waktu tertentu. Dalam suatu siklus akuntansi tertentu bisa dalam waktu per bulan, per semester maupun dalam periode satu tahun. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka upaya mempermudah suatu entitas UMKM menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan ketentuan standar akuntansi yang berlaku. Pendekatan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM menjadi poin penting pada pengabdian kepada masyarakat kali ini. Entitas UMKM yang bergerak di bidang kuliner Warung Makan Soto Kudus Kauman ini juga memberikan pendampingan yang dimulai dengan mengidentifikasi permasalahan dan solusi entitas UMKM. Metode pelaksanaan dengan penyuluhan serta pelatihan, wawancara, mentoring terkait laporan keuangan dan SAK EMKM. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dijalankan dengan melakukan survey lokasi entitas pengabdian kepada masyarakat, analisis permasalahan, penyuluhan serta pelatihan, mentoring, wawancara dan evaluasi kegiatan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan selama periode 1 (satu) bulan mulai tanggal 21 Mei 2023 s.d. 20 Juni 2023. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat menghasilkan laporan keuangan serta pengetahuan mengenai SAK EMKM pada khususnya dan ilmu akuntansi pada umumnya.
Motivation Seminar “Servant Leadership” Rekoleksi UPPH Vikariat St. Petrus Rasul & St. Yohanes Rasul di Pertapaan Suster Puteri Talung Kenas S, Elisha; Tj, Martinus; Karo-karo, Alex P.; R, Rezeki; Widjaja, Dennis; A, Anton
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8317679

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan seminar  ini adalah untuk merubah mindset karyawan agar mampu melaksanakan teamwork demi kemajuan bersama dimasa yang akan datang.  Adapun metode pelaksanaan seminar awalnya adalah sesi mindset teamwork dimana peserta diharapkan mau merubah diri agar sama-sama berkembang setelah itu dilanjutkan dengan games yang terdiri dari Human Tower, Arrange Team, Lift Up Balls, Make Shape, Blind Lead.  Permainan ini secara keseluruhan telah dilaksanakan semoga mindset peserta bisa berubah dan menjadikan mereka semakin sukses bersama-sama dan sekaligus meningkatkan performance perusahaan.
Pengembangan Melalui Merek Produk dan Penggunaan Media Digital UMKM Berkah Bunda Ajie Pandu Suarga; Lia Nirawati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8165171

Abstract

Indonesia is a rich, unique, and diverse country. Each region certainly its has own uniqueness or characteristics. One of characteristic in each region in general is in processed foods and drinks, can be in the form of heavy food such as pecel or snack suck as banana chips. Home-scale food of beverage sellers are usually called MSME. MSMEs are built by a person or a group, but with a small production scale or only for the business location area. Every MSMEs must have its own obtacles, ranging form raw materials, equipment, to marketing. One of the MSMEs accompanied by Group 10 KKNT-MBKM located in Jombang Regency, more precisely in Ngrimbi Village, Bareng District has problems in the product packaging process and marketing factors. Therefore, the purpose of this service is to plan marketing strategies for MSME actors so that their business runs smoothly and develops, and helps solve the obstacles experienced by MSMEs. The method used is a qualitative method with the type of data collection through observation, interviews, focus group discussions, and documentation on the activities of MSME actors. The result of the dedication that has been carried out is that the obstacles experienced by MSMEs in the product packaging process have been resolved and the marketing aspect is running well.
Diseminasi Revitalisasi Wisata Budaya di Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batang Hari F, Fatonah; Rahman, Abd; Indrayani, Nelly; Saumia, Zulfa; Adiguna, Richad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8425134

Abstract

Kesadaran terhadap pentingnya sejarah lokal sebagai pembentuk karakter anak bangsa. Pemahaman remaja dan pemuda akan sejarah lokal tergeser oleh hiruk pikuk dunia digital dan modernisasi. Hal ini menyebabkan para remaja tidak begitu peduli akan pentingnya sejarah lokal yang merupakan identitas dari suatu daerah termasuk diantaranya para remaja yang ada di desa Mata Gual dan sekitar (Kecamatan Batin XXIV) . Kepedulian itupun juga tergerus oleh kebutuhan dan rutintas harian yang belum mempunyai nilai edukatif. Sehingga perlu terobosan dalam bentuk komunitas yang bisa bersama-sama dalam group non-formal atau komunitas memupuk kesadaran sejarah masyarakat dan pengunjung wisata di desa Mata Gual, Muara Jangga, Simp. Aur Gading, Aur Gading  dan Hajran (Kecamatan Batin XXIV).  Pentingnya kegiatan diseminasi revitalisasi wisata budaya di Kecamatan Batin XXIV ini bertujuan untuk dapat mengerakkan masyarakat dan pengunjung wisata mencintai sejarah lokal yang ada di Jambi dengan menggunakan metode pendampingan pada tokoh pemuda. Hasil yang didapat dari kegiatan ini bisa menanamkan rasa kebanggaan akan sejarah dan budaya lokal Jambi. Selain itu, komunitas sejarah dapat menawarkan model wisata edukasi dengan tentang sejarah Jambi selain dari alam yang     sudah tersedia.  Kecamatan Batin XXIV tidak hanya memiliki potensi wisata alam, namun juga memiliki potensi wisata sejarah dan budaya yang tidak bisa diabaikan yang dapat meningkatkan potensi  perekonomian masyarakat setempat.
Upaya Membangun Brand Awereness Dalam Rangka Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen Pada UMKM Penjaringansari Daniel Putra Prastyawan; Yuniardi Rusdianto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8190778

Abstract

In the current era of tight business market competition, which is very free and varied, it requires business actors to be more creative and compete in selling and marketing their business products. Business actors must create selected strategies that are considered the most effective and efficient in order to maintain the products offered for sustainable use by consumers. Therefore, it is considered important to have product branding carried out by business actors in order to build Brand awareness that will be owned by every consumer. Brand awareness is also the ability of a prospective buyer to recognize and remember that a brand is part of a particular product. This article aims to present information on how to build brand awareness to influence consumer purchasing decisions in Penjaringansari MSMEs.
Pendampingan Implementasi Media Pempelajaran IPA Inovatif Untuk Pembelajaran Bermakna Nur Ngazizah; Dwi Nuril Hidayati; Tafhim Nur Falah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8232158

Abstract

Alat peraga sangat dibutuhkan untuk memperlancar dan memberkan motivasi belajar kepada peserta didik dalam proses pembelajaran. Realita di lapangan menunjukkan bahwa guru belum memanfaatkan alat peraga sebagai media bantu dalam proses belajar mengajar khususnya guru di MI Muhammadiyah Krendetan Purworejo. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan alat peraga IPA bagi guru-guru MI muhammadiyah Krendetan agar dapat mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran sehingga tercipta pembelajaran bermakna. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah dengan menggunakan metode pendekatan dalam bentuk pendampingan. Setelah diadakan pendampian implementasi media pembelajaran ini guru dapat memahami dan menambah kreasi guru dalam menggunakan media alat peraga dalam proses pempelajaran. Pihak sekolah menerima dengan senang hati hasil karya media alat peraga dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo.