Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020"
:
10 Documents
clear
Efektivitas Pendekatan Kontekstual Berbasis Karakter dan Budaya Lokal Terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP
Ayu Wahyuningtyas;
Hepsi Nindiasari;
Abdul Fatah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.9141
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi matematis siswa terutama dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang erat kaitannya dengan budaya lokal. Oleh sebab itu diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, salah satunya adalah dengan pendekatan kontekstual berbasis karakter dan budaya lokal dengan LKPD, yang memuat soal-soal latihan literasi matematis yang berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan kontekstual berbasis karakter dan budaya lokal dengan LKPD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan bentuk Nonequivalent Pretest and Posttest Control Group Design. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan VII B di SMP Negeri 1 Kragilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan literasi matematis siswa yang mendapatkan pendekatan kontekstual berbasis karakter dan budaya lokal dengan LKPD lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran ekspositori, (2) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang mendapatkan pendekatan kontekstual berbasis karakter dan budaya lokal dengan LKPD lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran ekspositori, dan (3) siswa memberikan respon yang positif terhadap pelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual berbasis karakter dan budaya lokal dengan LKPD.
Analisis Kesalahan Siswa pada Soal Kemampuan Berpikir Kritis Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas 8 SMP
Rosmaya Siskandani;
Novaliyosi Novaliyosi;
Isna Rafianti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8532
Tujuan penelitian ini adalah untuk jenis penelitian apa yang dilakukan siswa saat menyelesaikan soal-soal kritis pada materi Bangun Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah 20 siswa kelas 8 SMP Negeri 7 Kota Serang. Berdasarkan hasil analisis data melalui tes dan wawancara, kesimpulan yang didapat ada 3 jenis kesalahan yang dilakukan siswa dengan kesalahan konseptual, prosedural dan kesalahan teknik. Kesalahan-kesalahan yang diminta oleh beberapa faktor yaitu pemahaman yang tidak akan soal yang diberikan, siswa hanya bisa menggunakan soal yang biasa yang tidak perlu siswa untuk berpikir kritis,
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dengan Pembelajaran Daring
Airita Solehah;
Hepsi Nindiasari;
Abdul Fatah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8910
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya penyebaran virus corona di indonesaia. Hal ini menyebabkan pembelajaran disekolah harus dilakukan melalui daring. Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa dan dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran daring. Pembelajaran daring yang digunakan pada penelitian ini yaitu pembelajaran asycncronus. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Kota Cilegon. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripstif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 22 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalahnya tinggi sebanyak 9 siswa atau persentase sebesar 40,91%, siswa yang memiliki kemampuan sedang sebanyak 7 siswa atau 31,82%, siswa yang memiliki kemampuan rendah sebanyak 5 siswa atau 22,73% dan terdapat 1 siswa atau 4,55% yang mempunyai kemampuan pemecahan masalahnya sangat tinggi.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DAN KARAKTER SISWA SMP DENGAN E-LEARNING
Aulia Juniati;
Hepsi Nindiasari;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8332
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan pemahaman konsep siswa dalam memahami materi matematika yaitu bangun ruang sisi datar dan melihat karakter siswa ketika menggunakan pembelajaran e-learning. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar, mengetahui karakter siswa dalam pembelajaran e-learning dan mengetahui respon siswa dalam pembelajaran e-learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini siswa kelas VIII-B SMP Negeri 5 Cilegon sebanyak 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis, wawancara, angket respon dan karakter, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa secara keseluruhan adalah sebesar 75.81% termasuk ke dalam kategori baik. Siswa yang termasuk ke dalam kategori sangat tinggi adalah 6,45%, kategori tinggi adalah 77.42%, dan kategori sedang adalah 16.13%. Guru mempunyai cara tersendiri dalam mengembangkan nilai karakter pada siswa khususnya dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan data yang diperoleh, dalam menerapkan pembelajaran e-learning nilai karakter siswa termasuk ke dalam kategori baik, dengan persentase nilai religius 33.06%, nasionalisme 31.45%, kemandirian 34.68% dan gotong royong 44.35%, serta integritas 36.29%. Respon siswa dalam pembelajaran e-learning termasuk ke dalam kategori baik.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP PADA E-LEARNING
Dwi Rachmawati;
Hepsi Nindiasari;
Syamsuri Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8574
Berpikir kritis merupakan suatu proses disiplin intektual untuk membuat keputusan-keputusan yang masuk akal dalam menyelesaikan masalah dengan mempertimbangkan pemikiran yang produktif serta melibatkan evaluasi bukti pendukungnya dan kesimpulan lanjutan yang diakibatkannya. Rendahnya berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Muhammadiyah Cilegon disebabkan karena peserta didik masih sulit untuk memahami pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis butir soal kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII sebanyak 22 orang dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara tes tertulis (essay) dan wawancara. Teknik analisis data yaitu menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis, sehingga didapat kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan kategori kemampuan tinggi dengan 2 siswa secara umum dapat dikatakan bahwa berpikir kritis matematis dengan baik sesuai dengan indikator soal berpikir kritis. Peserta didik dengan kemampuan sedang dengan 16 siswa secara umum dapat disimpulkan bahwa peserta didik yang memiliki kemampuan sedang belum terlalu mampu mengerjakan soal tes berpikir kritis matematis dengan baik. Serta peserta didik berkemampuan rendah dengan 4 siswa dapat disimpulkan bahwa peserta didik yang memiliki kemampuan rendah belum sama sekali mampu dalam mengerjakan soal tes berpikir kritis matematik dengan baik.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN DARING
Reka Ikraami Kurniawan;
Hepsi Nindiasari;
Yani Setiani
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8405
Wabah corona yang menyebar di seluruh dunia pada awal tahun 2020 memberikan dampak dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa pejabat daerah mengeluarkan kebijakan berupa merubah pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dari yang konvensional menjadi daring (online) agar peserta didik tetap dapat belajar meskipun tidak di sekolah. Meskipun pembelajaran matematika dilakukan secara daring, tetap harus memperhatikan tujuan pembelajaran matematika salah satunya kemampuan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siwa dengan pembelajaran daring. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 7 Kota Tangerang yang berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah dari 32 siswa terdapat 7 siswa termasuk kategori tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi, sebanyak 20 siswa termasuk kategori tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis sedang, dan 5 siswa dengan kategori tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis rendah.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP DENGAN PEMBELAJARAN DARING
Kartika Aprilia;
Hepsi Nindiasari;
Yani Setiani
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8642
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi aritmatika sosial yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-B MTs Negeri Kabupaten Serang. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan tes. Teknik analisis data melalui tiga aktivitas, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah matematis yang dipaparkan oleh Pujiastuti : 1) Mengidentifikasi unsur-unsur yang diketahui dan ditanyakan, 2) Memilih dan menerapkan strategi atau prosedur pemecahan masalah, 3) Memeriksa dan menjelaskan kebenaran hasil atau jawaban sesuai permasalahan yang ditanyakan. Berdasarkan analisis data didapatkan kesimpulan bahwa banyaknya siswa pada masing-masing kategori kemampuan pemecahan masalah matematis, dimana 23,5% siswa berada pada tingkat tinggi, 55,9% siswa berada pada tingkat sedang, dan 20,6% siswa berada pada tingkat rendah. Selain itu terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah yang disebabkan: 1) kurang memahami masalah yang diberikan, 2) perencanaan penyelesaian masalah yang tidak tepat, 3) tidak teliti dalam perhitungan, 4) ragu-ragu dengan hasil penyelesaian masalah yang diperoleh.
MODEL EXPERIENCE, LANGUAGE, PICTORIAL, SYMBOLS, APPLICATION (ELPSA) TERHADAP KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SELF EFFICACY
Annisaa Nurul Hikmah;
Yani Setiani;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8393
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Experience, Language, Pictorial, Symbols, Application (ELPSA) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan self efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalen pretest-posttest control grup design. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Serang tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini dipilih sebanyak dua kelas, kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pencapaian akhir dan Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model Experience, Language, Pictorials, Symbols, Aplication (ELPSA) lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. (2) Pencapaian akhir dan Peningkatan self efficacy siswa yang menggunakan model Experience, Language, Pictorial, Symbols, Aplication (ELPSA) tidak lebih baik daripada siswa yang mengunakan pembelajaran biasa.
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa
Liani Nurfadillah;
Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa;
Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8934
Flipped classroom merupakan model pembelajaran yang membalik siklus pembelajaran yaitu pembelajaran yang biasanya dilakukan di dalam kelas menjadi dilakukan di rumah oleh siswa, dan sebaliknya pekerjaan rumah dikerjakan di dalam kelas. Media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran flipped classroom adalah Google Classroom. Pemilihan Google Classroom sebagai media pembelajaran karena aplikasi tersebut gratis dan mudah digunakan, serta fitur yang terdapat dalam Google Classroom terintegrasi dengan aplikasi Google lainnya. Pada tahapan pembelajaran flipped classroom siswa dituntut untuk lebih aktif dan kritis selama proses pembelajaran yang menyebabkan terjadinya proses memahami suatu konsep secara mandiri menuju tingkatan proses pembelajaran yang lebih tinggi sehingga dinilai dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian the non equivalent pretest posttest control group design. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif meliputi statistika deskriptif dan statistika inferensial. Hasil penelitian yang diperoleh adalah tidak terdapat perbedaan pencapaian akhir dan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang menerapkan pembelajaran flipped classroom dengan siswa yang menerapkan pembelajaran saintifik.
Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampua Literasi Matematis Dan Self-Efficacy Siswa SMP
Dwi Wiguna;
Ihsanudin Ihsanudin;
Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56704/jirpm.v1i2.8128
Literasi matematis adalah salah satu tujuan pembelajaran matematika. Namun menurut survey PISA, kemampuan literasi matematis siswa Indonesia masih berada diposisi ke-69 dari 76 negera. Selain literasi matematis, dalam tujuan pembelajaran matematika juga menekankan pada aspek psikologi, yaitu self-efficacy. Untuk meningkatakan kemampuan literasi matematis dan self-efficacy dibutuhkan model pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu, model pembelajaran Reciprocal Teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) apakah pencapaian dan peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning; 2) apakah pencapaian dan peningkatan self-efficacy siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kota Serang tahun ajaran 2019-2020. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan model Nonequivalent Pre-test Post-test Control Group Design. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistika deskriptif dan inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) pencapaian dan peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning;2) pencapaian dan peningkatan self-efficacy siswa yang mengguankan model reciprocal teaching lebih baik daripada menggunakan pembelejaran discovery learning.