cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 1,192 Documents
Implementasi Artificial Intelligence pada Customer Experience di Platform E-commerce di Indonesia: Literature Review Siti Noor Chotimah; Yashella Tirana; Galuh Kusuma Putri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13561

Abstract

Penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang saat ini semakin masif di berbagai sektor memberikan pengaruh tersendiri. Salah satunya terkait customer experience pengguna platform e-commerce yang ada di Indonesia untuk sektor ekonomi. Saat ini telah banyak kajian pustaka yang meneliti terkait dengan pengimplementasian AI terhadap customer experience. Baik yang hanya terfokus pada personalisasi pelanggan hingga yang menerapkan lebih dari satu jenis AI dalam satu platform e-commerce yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis implementasi AI yang diterapkan pada platform e-commerce di Indonesia. Platform e-commerce yang dipilih sebagai fokus dalam penelitian ini adalah Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, dan Blibli. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa implementasi AI secara keseluruhan mampu menjadi strategi penting dalam persaingan pasar yang semakin kompetitif untuk jenis e-commerce sejenis yang ada di Indonesia. Pengimplementasian AI memiliki pengaruh terhadap customer experience pada e-commerce yang digunakan di Indonesia, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Hal ini secara garis besar memberikan dampak positif sekaligus dampak negatif, bergantung pada variabel yang menyertai saat melakukan penelitian. Perlu ada pula pertimbangan risiko kebocoran data dan risiko invasif ketika mengimplementasikan AI di platform apa pun, termasuk platform e-commerce. Implementasi AI di e-commerce mampu memberikan solusi atas masalah di masa lalu, tetapi perlu diawasi keamanan data yang tersimpan di dalam platform tersebut agar customer experience semakin meningkat.
Pengaruh Capital Intensity, Inventory Intensity, dan Struktur Modal terhadap Agresivitas Pajak Tresya Sugiarto; Agus Afandi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital intensity, inventory intensity, dan struktur modal terhadap agresivitas pajak pada perusahaan consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena perbedaan tingkat agresivitas pajak antarperusahaan yang dipengaruhi oleh karakteristik aset serta struktur pendanaan, di mana terdapat research gap terkait inkonsistensi hasil penelitian terdahulu mengenai efektivitas pengelolaan aset dan utang dalam meminimalkan beban pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan consumer non-cyclical. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi data panel. Diperoleh sampel sebanyak 44 perusahaan dengan total 220 observasi selama 5 tahun pengamatan. Secara simultan capital intensity, inventory intensity, dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak (p-value 0,000000 < 0,05). Secara parsial, capital intensity (p-value 0,3236) dan inventory intensity (p-value 0,0545) tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Sebaliknya, struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ETR (p-value 0,0001 < 0,05), yang mengindikasikan semakin tinggi penggunaan utang maka semakin tinggi tingkat agresivitas pajak. Nilai Adjusted R^2 sebesar 0,4745 menunjukkan variabel independen mampu menjelaskan agresivitas pajak sebesar 47,45%. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa efisiensi beban pajak perusahaan lebih didominasi oleh pemanfaatan insentif bunga utang dibandingkan pengelolaan aset tetap maupun persediaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa struktur pendanaan perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan tingkat agresivitas pajak, sementara intensitas aset tetap dan persediaan tidak secara signifikan memengaruhi agresivitas pajak perusahaan.
Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Konsumen PT Istana Tiara Aflaha Nur Muhammad; Suyono Suyono; Anis Fitriyasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PT. Istana Tiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian merupakan seluruh pelanggan atau mitra bisnis PT. Istana Tiara di area Surabaya yang meliputi toko, grosir, bengkel, maupun konsumen akhir. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form dengan skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai signifikansi sebesar 0,008 dan nilai t sebesar 2,711. Kualitas pelayanan juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai t sebesar 7,032. Secara simultan, kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai F sebesar 121,017. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,714 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi kepuasan pelanggan sebesar 71,4%, sedangkan 28,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk yang ditawarkan dan semakin optimal pelayanan yang diberikan, maka kepuasan pelanggan cenderung meningkat. Oleh karena itu, PT. Istana Tiara perlu mempertahankan konsistensi kualitas produk, kesesuaian spesifikasi, daya tahan produk, serta meningkatkan kecepatan, ketepatan, keramahan, dan kemampuan tenaga pelayanan dalam memberikan informasi kepada pelanggan.
Pengaruh Pengelolaan Pasar oleh PD PHJ terhadap Kepuasan Pedagang di Pasar Dwikora Amris Aditya Sibarani; Rahmadhona Fitri Helmi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13570

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengelolaan pasar oleh Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) terhadap kepuasan pedagang di Pasar Dwikora (Parluasan), Kota Pematangsiantar. Fenomena empiris menunjukkan persoalan yang belum tertangani, seperti kebersihan dan drainase, penataan lapak, serta pungutan di luar mekanisme resmi, yang mengindikasikan kesenjangan antara ketentuan normatif dan praktik operasional, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana kondisi tersebut membentuk persepsi kepuasan pedagang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan sampel 94 pedagang yang diambil melalui proportionate stratified random sampling dari populasi 1.903 pedagang pada tiga jenis lapak (kios, balai, dan los), dengan jumlah sampel ditentukan melalui rumus Slovin (margin of error 10%). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang memuat enam indikator pengelolaan pasar (strategi fasilitas, komunikasi dan koordinasi, pelayanan operasional, evaluasi dan pembandingan, responsivitas terhadap perubahan, dan perbaikan berkelanjutan) serta lima indikator kepuasan berbasis SERVQUAL (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana berbantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pasar dan kepuasan pedagang berada pada kategori baik, dengan TCR masing-masing sebesar 85,14% dan 85,94%. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 7,211 + 0,747X (t hitung 16,744 > t tabel 1,986, sig. = 0,000), yang menegaskan pengaruh positif dan signifikan pengelolaan pasar terhadap kepuasan pedagang, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,753 (75,3%). Indikator perbaikan berkelanjutan dan kondisi fisik fasilitas menjadi titik terlemah pada kedua variabel. Temuan ini menyarankan agar PD Pasar Horas Jaya memprioritaskan pemeliharaan sarana fisik yang berkelanjutan serta transparansi pengelolaan retribusi guna meningkatkan kepuasan pedagang.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Kualitas Daya Berbasis Blynk pada Panel Alat Pengusir Burung Bertenaga Surya (Off Grid) Mochammad Irsyad Nasrullah; Wildan Surya Wijaya
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13573

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini terjadi begitu cepat dan luas, menyentuh hampir ke semua aspek kehidupan manusia, termasuk pada teknologi tenaga surya dan internet of things (IOT). Perkembangan teknologi tenaga surya dan IOT menjadi primadona baru di bidang energi listrik, karena menawarkan energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan dan efisien, terutama untuk daerah yang susah mendapatkan aliran listrik seperti daerah pertanian dan perikanan. Hal tersebut menjadi peluang bagi pemanfaatan tenaga surya dan IOT, karena sebagai negara yang mengandalkan perekonomiannya pada sektor pertanian dan perikanan, pemanfaatan tersebut mendorong upaya elektrifikasi di sektor tersebut. Indonesia sebagai negara yang mengandalkan sektor pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian, sudah seharusnya memanfaatkan perkembangan teknologi tenaga surya dan IOT untuk mengakselerasi produksi pangan nasional. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tenaga surya dan IOT pada sektor pertanian adalah dengan membangun alat pengusir hama yang bertenaga surya dan menggunakan IOT untuk sistem monitoring kualitas dayanya. Alat tersebut dapat dipasang pada area persawahan maupun tambak ikan/udang dengan paparan matahari maksimal. Pemanfaatan tenaga surya pada alat pengendali hama di sektor pertanian dan perikanan sangat tepat, dikarenakan kondisi di lapangan yang tingginya intensitas cahaya matahari sehingga potensi energi listrik yang dihasilkan sangat besar. Namun, pemanfaatan tenaga surya sebagai sumber energi bagi alat pengendali hama memunculkan tantangan dalam monitoring dan perawatan untuk menjaga tingkat efisiensi energi yang dihasilkan sistem tenaga surya.
Promosi Kelangkaan dan Daya Tarik Konten terhadap Pembelian Impulsif melalui FOMO pada Flash Sale Rio Ryan Christian Sidauruk; Prima Andreas Siregar; Anggia Paramitha
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13574

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh promosi berbasis kelangkaan dan daya tarik konten terhadap pembelian impulsif pada program flash sale Shopee, dengan fear of missing out (FOMO) diuji sebagai mekanisme mediasi dalam kerangka Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Data dikumpulkan melalui survei terhadap 208 mahasiswa S1 Manajemen Universitas Riau Angkatan 2025 yang dipilih melalui purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling berbantuan SmartPLS 4.0. Seluruh indikator pengukuran memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas yang disyaratkan, dan model struktural menunjukkan tingkat kesesuaian yang baik. Hasil penelitian membuktikan bahwa promosi berbasis kelangkaan dan daya tarik konten masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap FOMO maupun pembelian impulsif, dengan daya tarik konten sebagai prediktor FOMO yang paling kuat (\u03b2 = 0,528) dibandingkan promosi berbasis kelangkaan (\u03b2 = 0,430). FOMO terbukti berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif (\u03b2 = 0,440) serta memediasi secara parsial pengaruh kedua variabel eksogen tersebut, dengan kemampuan menjelaskan varians sebesar 60,3% pada FOMO dan 62,4% pada pembelian impulsif. Temuan ini memperluas relevansi kerangka S-O-R ke ranah pemasaran digital berbasis kelangkaan dan menegaskan bahwa FOMO berperan sebagai jembatan psikologis penting yang menghubungkan stimulus promosi dengan perilaku pembelian spontan, sekaligus memberikan panduan praktis bagi pengelola marketplace dalam merancang kampanye flash sale yang menyeimbangkan urgensi dan kualitas konten secara bertanggung jawab.
Analisis Kinerja Keuangan Pengelolaan Alokasi Dana Desa Berdasarkan Rasio Efektivitas dan Rasio Pertumbuhan pada Desa Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Kiki Febriani; Aminuddin Aminuddin; Henny Tri Astuti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir dengan menggunakan indikator rasio efektivitas dan rasio pertumbuhan. Analisis kinerja keuangan penting dilakukan untuk menilai kemampuan pemerintah desa dalam mengelola dana desa secara optimal, transparan, serta akuntabel guna mendukung kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang bersumber dari laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta laporan realisasi Alokasi Dana Desa selama periode tahun 2020–2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan perhitungan rasio efektivitas dan rasio pertumbuhan untuk melihat perkembangan kinerja pengelolaan dana desa setiap tahunnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Bahtera Makmur termasuk dalam kategori cukup efektif, walaupun pada beberapa tahun masih terdapat perbedaan antara jumlah anggaran yang direncanakan dengan realisasi yang dicapai. Sementara itu, hasil analisis rasio pertumbuhan memperlihatkan bahwa perkembangan pengelolaan Alokasi Dana Desa mengalami perubahan yang tidak stabil atau fluktuatif dari tahun ke tahun.Secara umum dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Bahtera Makmur tergolong cukup baik. Namun demikian, pemerintah desa masih perlu meningkatkan kualitas perencanaan serta pelaksanaan anggaran agar pengelolaan dana desa dapat berjalan lebih efektif dan mampu menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik di masa mendatang.
Penguatan Ekonomi Produktif dan Literasi Digital Masyarakat melalui KKN Berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) di Desa Cimekar Kresna Lutfiansyah; Annisa Aulia; Syafira Aulia; Sandi Irawan; Ade Hilman; Salma Nurzakia; Khaterine Febriani; Ananda Salsabila; Indra Permana; Lisna Gianti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13578

Abstract

Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, memiliki aset ekonomi produktif berupa UMKM sablon, keripik pisang, gagang pacul, dan konveksi. Namun, pemanfaatan aset tersebut masih menghadapi keterbatasan pemasaran digital, khususnya pada UMKM Sablon Badjoe yang sebelumnya mengandalkan relasi pelanggan dan promosi dari mulut ke mulut. Kerentanan juga muncul pada aspek sosial digital, yaitu kebutuhan masyarakat untuk memperkuat kemampuan menyaring informasi, melindungi data pribadi, mengelola penggunaan gawai, serta mengenali risiko transaksi digital eksploitatif. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekonomi produktif dan ketahanan sosial digital masyarakat melalui KKN berbasis Asset-Based Community Development (ABCD). Metode dilaksanakan dengan pendekatan Living Lab melalui tahapan pemetaan aset kolektif, koordinasi dan ko-desain program bersama masyarakat, pendampingan, refleksi, serta evaluasi awal. Implementasi mencakup kunjungan dan pendampingan UMKM, optimalisasi Instagram, pembuatan website katalog Sablon Badjoe, serta program literasi digital “Saring Sebelum Sharing” yang terintegrasi dengan kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat. Capaian intervensi berupa tersedianya kanal promosi digital dan website katalog sebagai media informasi serta pemesanan awal bagi UMKM mitra, disertai penguatan materi keamanan data, verifikasi informasi, pengasuhan digital, dan kewaspadaan terhadap desain antarmuka manipulatif. Hasil masih berupa luaran awal dan belum digunakan untuk mengklaim peningkatan pendapatan atau literasi secara statistik. Rekomendasi kebijakan diarahkan pada pembentukan Program Desa Cimekar Tangguh Digital dan Produktif melalui Pojok UMKM Digital, Kelas Keluarga Tangguh Digital, dan pemantauan indikator agregat berbasis desa sebagai embrio actionable policy brief bagi Komdigi.
Stigma Kawasan Rawan Narkotika dan Resistensi terhadap Sosialisasi Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkotika Salma Sa’idah Fitria
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13579

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis stigma kawasan rawan narkotika dan resistensi sosial masyarakat terhadap pelaksanaan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya di Posyandu Keluarga pada salah satu wilayah rawan narkotika di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman, persepsi, dan pemaknaan masyarakat terhadap kegiatan sosialisasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan masyarakat, kader Posyandu, dan Kader Surabaya Hebat (KSH), serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi masyarakat terhadap sosialisasi P4GN tidak hanya disebabkan oleh kendala teknis, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi sosial dan stigma yang melekat pada kawasan rawan narkotika. Hambatan teknis meliputi keterbatasan sarana pendukung, waktu pelaksanaan yang terbatas, serta pelaksanaan sosialisasi yang bersamaan dengan kegiatan Posyandu sehingga perhatian masyarakat terpecah. Sementara itu, hambatan sosial meliputi rasa takut terhadap BNN, rendahnya kepercayaan masyarakat, stigma terhadap wilayah tempat tinggal, serta pengaruh kemiskinan, pengangguran, kriminalitas, kepadatan penduduk, dan lingkungan sosial. Berdasarkan perspektif konstruksi sosial Peter L. Berger, label kawasan rawan narkotika membentuk realitas sosial yang memengaruhi persepsi dan partisipasi masyarakat dalam program pencegahan. Oleh karena itu, peningkatan efektivitas sosialisasi memerlukan pendekatan yang persuasif, humanis, dialogis, dan partisipatif, dengan melibatkan tokoh masyarakat serta memperkuat komunikasi dua arah. Strategi tersebut diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakat dan mendukung terwujudnya kawasan bersih narkoba di Kota Surabaya.
Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Intensitas Aset Tetap dan Transfer Pricing, terhadap Penghindaran Pajak Tiara Khazanah; Indra Wadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, intensitas aset tetap, dan transfer pricing terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yang menghasilkan sampel akhir sebanyak 16 perusahaan dengan 80 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel melalui perangkat lunak EViews 13, dengan Fixed Effect Model (FEM) terpilih sebagai model estimasi yang digunakan. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan, intensitas aset tetap, dan transfer pricing secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Secara parsial, hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan dan intensitas aset tetap berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan transfer pricing tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Pertumbuhan penjualan memengaruhi penghindaran pajak seiring dengan perubahan aktivitas operasional dan laba perusahaan, sementara intensitas aset tetap berkaitan dengan beban penyusutan yang dapat memengaruhi kewajiban perpajakan. Sebaliknya, transfer pricing tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, yang mengindikasikan bahwa transaksi dengan pihak berelasi belum menjadi faktor yang menentukan praktik penghindaran pajak pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals selama periode penelitian. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa pertumbuhan penjualan dan intensitas aset tetap memiliki peran yang lebih dominan dalam menjelaskan penghindaran pajak dibandingkan transfer pricing.