cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 1,192 Documents
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kepercayaan terhadap Pasangan dengan Kesepian pada Mahasiswa di Surabaya yang Menjalin Long Distance Relationship (LDR) Syahrul Tedy Pangestu; Devi Puspitasari; Tatik Meiyuntariningsih
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12869

Abstract

Fenomena Long Distance Relationship (LDR) semakin banyak dialami mahasiswa akibat mobilitas pendidikan dan dapat meningkatkan risiko kesepian karena keterbatasan interaksi tatap muka dengan pasangan. Kesepian pada mahasiswa LDR diduga berkaitan dengan dukungan sosial dan kepercayaan terhadap pasangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan sosial dan kepercayaan terhadap pasangan dengan kesepian pada mahasiswa di Surabaya yang menjalani LDR, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 152 mahasiswa aktif di Surabaya yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui UCLA Loneliness Scale, skala dukungan sosial berdasarkan Sarafino dan Smith, serta skala kepercayaan terhadap pasangan berdasarkan Rempel dkk. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan kepercayaan terhadap pasangan secara simultan berhubungan signifikan dengan kesepian (F = 59,400; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 44%. Secara parsial, dukungan sosial berhubungan negatif signifikan dengan kesepian (t = -7,455; p < 0,001), sedangkan kepercayaan terhadap pasangan berhubungan positif signifikan dengan kesepian (t = 10,741; p < 0,001). Temuan menunjukkan bahwa dukungan sosial yang lebih tinggi berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah, sedangkan kepercayaan terhadap pasangan yang lebih tinggi berkaitan dengan meningkatnya kesepian. Hasil ini menunjukkan bahwa kesepian pada mahasiswa LDR berkaitan dengan kombinasi faktor sosial dan relasional yang kompleks.
Pengaruh Penggunaan Paylater dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Konsumtif Ibu Rumah Tangga di Desa Siandong Fadhilatun Nisa; Anisa Sains Kharisma; Nasiruddin Nasiruddin; Dumadi Dumadi; Roni Roni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13042

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech), khususnya layanan paylater, telah mengubah pola transaksi dan perilaku konsumsi masyarakat dengan menawarkan kemudahan, kecepatan, serta fleksibilitas dalam melakukan pembayaran. Kemudahan transaksi, promosi digital, dan perubahan gaya hidup berpotensi mendorong peningkatan perilaku konsumtif, termasuk pada ibu rumah tangga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan keuangan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan paylater dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif ibu rumah tangga di Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 4.009 ibu rumah tangga dengan sampel sebanyak 98 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paylater berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan nilai t sebesar 7,305 dan signifikansi 0,000. Gaya hidup juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 4,916 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F sebesar 119,688 dan signifikansi 0,000. Nilai R² sebesar 0,716 menunjukkan bahwa penggunaan paylater dan gaya hidup mampu menjelaskan 71,6% variasi perilaku konsumtif. Dengan demikian, peningkatan literasi keuangan diperlukan agar pemanfaatan paylater lebih bijak, terencana, dan sesuai kebutuhan keluarga.
Pengaruh Fleksibilitas Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan pada PT Purnama Bayu di Jakarta Selatan Lu’luul Khanifah; Ali Zaenal Abidin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13195

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fleksibilitas kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada PT Purnama Bayu di Jakarta Selatan secara passial dan simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Karena jumlah populasi kurang dari 100, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (total sampling), yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Dengan demikian, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah fleksibilitas kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 45,0% dan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau (6,892 > 2,001). Pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 48,2% dan uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel atau (7,353 > 2,001). Fleksibilitas kerja dan pengembangan karir secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 4,374 + 0,324X1 + 0,334X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 59,3% sedangkan sisanya sebesar 40,7% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau (54.059> 2,770). Fleksibilitas kerja dan pengembangan karir secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan diperoleh persamaan regresi Y = 4,374 + 0,324X1 + 0,334X2. Nilai korelasi sebesar 0,770 artinya variabel bebas dengan variabel terikat memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 59,3% sedangkan sisanya sebesar 40,7% dipengaruhi faktor lain
Peran Kesejahteraan Karyawan dan Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan pada Klinik Tooth District Jakarta Selatan Nisreena Camylia; Maghfiroh Yanuarti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kesejahteraan karyawan dan budaya organisasi dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di Klinik Tooth District Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan telah diberikan melalui gaji, bonus, insentif, fasilitas kerja, dan fleksibilitas waktu kerja yang mampu meningkatkan kenyamanan dan motivasi kerja. Namun, masih terdapat beberapa kebutuhan yang belum terpenuhi secara optimal, seperti BPJS Kesehatan, kejelasan hak cuti, dukungan kesehatan mental, serta perbaikan fasilitas kerja. Budaya organisasi di klinik didominasi oleh nilai kekeluargaan, kerja sama tim, dan komunikasi yang baik sehingga menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan mendukung. Meskipun demikian, keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kesejahteraan karyawan di Klinik Tooth District Jakarta Selatan telah diterapkan dengan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Budaya organisasi yang diterapkan juga menunjukkan kondisi yang positif dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang harmonis. Kedua aspek tersebut berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di klinik Toooth District Jakarta Selatan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa tingkat kepuasan kerja yang cukup baik merupakan salah satu kekuatan (strength) yang dimiliki Klinik Tooth District Jakarta Selatan. Kepuasan kerja yang tinggi dapat menjadi peluang bagi organisasi untuk meningkatkan produktivitas, loyalitas karyawan, serta kualitas pelayanan kepada pasien.
Analisis Pengaruh Quality of Work Life dan Reward & Recognition terhadap Kinerja Karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Kota Malang) Khusnul Chotimah; Adya Hermawati; Mulyono Mulyono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13217

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Quality of Work Life (QWL) dan Reward & Recognition terhadap Kinerja Karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi pada pegawai PNS LPP RRI Kota Malang. Latar belakang penelitian adalah peningkatan capaian kinerja yang signifikan, dari rata-rata 97% pada tahun 2023 menjadi 274,61% pada tahun 2024 dengan predikat "Sangat Memuaskan", sehingga menarik untuk dikaji faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan populasi seluruh pegawai PNS berjumlah 30 orang. Teknik sampling jenuh menetapkan seluruh populasi sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis dengan PLS-SEM menggunakan SmartPLS 4. Evaluasi model mencakup uji outer loading, AVE, dan reliabilitas konstruk, sedangkan uji hipotesis dilakukan dengan bootstrapping. Hasil menunjukkan QWL berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja (t=2,051; p=0,040) maupun OCB (t=3,594; p=0,000). Sebaliknya, Reward & Recognition tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja (t=0,212; p=0,832) maupun OCB (t=0,235; p=0,814). OCB berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja (t=3,004; p=0,003). Uji mediasi membuktikan OCB mampu memediasi pengaruh QWL terhadap Kinerja (t=2,073; p=0,038), tetapi tidak mampu memediasi pengaruh Reward & Recognition terhadap Kinerja (t=0,213; p=0,831). Simpulan, QWL merupakan faktor dominan peningkatan kinerja, baik langsung maupun melalui OCB, sedangkan Reward & Recognition tidak terbukti berpengaruh di sektor publik. Saran bagi LPP RRI adalah meningkatkan QWL dan OCB, serta mengevaluasi sistem penghargaan agar lebih adil dan transparan. Peneliti selanjutnya disarankan memperluas responden dan menambahkan variabel lain seperti kepuasan kerja dan komitmen organisasi.
Pengaruh Kompensasi Karyawan dan Motivasi Intrinsik Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Batik Building Material di Serang Banten Silvi Adiyani; Bambang Purnomo Yanuarso
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi intrinsik terhadap kinerja karyawan pada PT Batik Building Material di Serang, Banten. Variabel kompensasi diukur melalui indikator gaji, upah, insentif, serta benefit dan service. Variabel motivasi intrinsik diukur melalui indikator prestasi yang diraih, tanggung jawab, kepuasan kerja, pengakuan, kemajuan, pekerjaan itu sendiri, dan kemungkinan berkembang. Sementara itu, variabel kinerja karyawan diukur melalui indikator kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas, dan kemandirian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 348 karyawan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode probability sampling, maka sampel yang diperoleh sebanyak 78 responden. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 4,326 > t tabel 1,665 dan signifikansi < 0,001. Motivasi intrinsik juga secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 7,186 > t tabel 1,665 dan signifikansi < 0,001. Secara simultan, kompensasi dan motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai F hitung sebesar 37,104 > F tabel 2,375 dan signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi sebesar 49,7% menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi intrinsik mampu menjelaskan kinerja karyawan, sedangkan sisanya sebesar 50,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Good Corporate Governance dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Agribisnis yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020–2024 Zaura Linka Qauliyah; Eni Puji Astuti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance yang diproksikan dengan Dewan Komisaris Independen dan Ukuran Dewan Direksi serta Leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan Return on Assets. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan agribisnis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Total sebanyak 7 perusahaan yang ditentukan sebagai sampel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan model Fixed Effect Model menggunakan aplikasi EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dewan Komisaris Independen dan Ukuran Dewan Direksi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets. Sementara itu, Leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Assets. Secara simultan, Dewan Komisaris Independen, Ukuran Dewan Direksi, dan Leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan agribisnis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dan investor dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan kegiatan investasi secara lebih efektif, tepat, dan berkelanjutan.
Pengaruh Good Corporate Governance dan Sustainable Finance terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2024 Syahrizal Isnaini Putra Matondang; Siti Nur’aidawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance yang diproksikan dengan Dewan Komisaris Independen dan Komite Audit, serta Sustainable Finance yang diproksikan dengan Corporate Social Responsibility terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan Return on Equity. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan total lima perusahaan yang ditetapkan sebagai sampel penelitian yaitu Bank BCA, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, Bank Permata dan Bank Panin. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Fixed Effect Model menggunakan aplikasi EViews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung 0,653909 < t tabel 2,03951 dan nilai signifikansi 0,5187 > 0,05. Komite Audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung 0,166927 < t tabel 2,03951 dan nilai signifikansi 0,8687 > 0,05. Sustainable Finance yang diproksikan dengan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung 1,788619 < t tabel 2,03951 dan nilai signifikansi 0,0849 > 0,05. Secara simultan, Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, dan Sustainable Finance berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai F hitung 21,14774 > F tabel 2,91 dan nilai probabilitas 0,000000 < 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,805752 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan variasi perubahan kinerja keuangan sebesar 80,57%, sedangkan sisanya sebesar 19,43% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.
Pengaruh Kebijakan Pemerintah dan Modal Kerja terhadap Kinerja Keuangan UMKM Makanan dan Minuman di Kuningan Haifa Destiya Arofah; Munawaroh Munawaroh; Fitriyasari Fitriyasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13350

Abstract

UMKM sektor makanan dan minuman memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi kinerjanya dapat dipengaruhi oleh perubahan kebijakan pemerintah dan kemampuan pengelolaan sumber daya internal, termasuk modal kerja. Dalam konteks Kabupaten Kuningan, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan yang dapat memengaruhi aktivitas usaha UMKM makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah dan modal kerja terhadap kinerja keuangan UMKM makanan dan minuman di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM sektor makanan dan minuman. Sebanyak 145 responden diperoleh, kemudian empat data outlier dikeluarkan sehingga 141 responden digunakan dalam analisis. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan ukuran minimum berdasarkan rumus Lemeshow sebanyak 97 responden. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, reliabilitas, statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM dengan koefisien regresi sebesar 0,400 dan nilai t sebesar 8,264 dengan signifikansi 0,000. Modal kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,621 dan nilai t sebesar 10,597 dengan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,703 menunjukkan bahwa 70,3% variasi kinerja keuangan UMKM dapat dijelaskan secara bersama-sama oleh kebijakan pemerintah dan modal kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pemerintah dan modal kerja merupakan faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM makanan dan minuman di Kabupaten Kuningan.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan terhadap Tax Avoidance pada Sektor Healthcare di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2024 Miftahul Janah; Munawaroh Munawaroh; Fitriyasari Fitriyasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13365

Abstract

Penghindaran pajak menjadi isu penting bagi perusahaan sektor healthcare karena perusahaan dituntut memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus mempertahankan kinerja dan efisiensi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan terdiri atas 17 perusahaan dengan 68 observasi. Tax avoidance diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), profitabilitas menggunakan Return on Assets (ROA), leverage menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), dan ukuran perusahaan menggunakan logaritma natural total aset. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) melalui EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, dengan koefisien sebesar -0,164400 dan probabilitas 0,0119. Leverage berpengaruh positif tetapi tidak signifikan, dengan koefisien sebesar 0,010479 dan probabilitas 0,3270. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan, dengan koefisien sebesar -0,000192 dan probabilitas 0,8294. Secara simultan, profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan probabilitas 0,022872. Nilai Adjusted R-squared sebesar 9,71% menunjukkan bahwa sebagian besar variasi tax avoidance dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.