cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 527 Documents
Rancang Bangun Sistem Informasi Training Karyawan Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall (Studi Kasus Unit Kerja PT. Sinergi Integra Services di Sinarmas Land Plaza BSD) Rajin Nahampun; Akhmad Awaludin; Muhamad Syawal Praditya
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10515

Abstract

PT. Sinergi Integra Services merupakan perusahaan penyedia jasa tenaga kerja luar daya (outsourcing) di bidang kebersihan. Pada unit kerja yang bertempat di tenant Gedung Sinarmas Land Plaza BSD, perusahaan mengelola 33 personel yang terdiri dari Supervisor, Leader, dan Cleaning Service. Salah satu aspek krusial dalam menjaga kualitas pelayanan adalah melalui program pelatihan (training) karyawan. Namun, proses pengelolaan data pelatihan pada unit kerja tersebut saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga menyebabkan ketidakteraturan administrasi, kesulitan dalam memantau perkembangan kompetensi personel secara real-time, serta kurang optimalnya sistem evaluasi bagi pihak manajemen operasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi training karyawan berbasis web yang efektif dan efisien. Sistem ini dirancang untuk mempermudah Supervisor dan Leader dalam melakukan monitoring serta evaluasi pelatihan tanpa bergantung pada dokumen fisik. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah platform sistem informasi berbasis web yang mampu mengintegrasikan data pelatihan, profil peserta, dan hasil evaluasi dalam satu basis data yang terstruktur. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses pengelolaan data pelatihan pada unit kerja PT. Sinergi Integra Services di Sinarmas Land Plaza BSD menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan, sehingga dapat mendukung peningkatan profesionalisme karyawan di lapangan.
Pengaruh Penerapan Sistem Tracking, Manajemen Armada dan Kualitas Informasi Terhadap Efektivitas Operasional Armada di PT. Petro Karya Trans Mohamad Idror Ardani; Umar Burhan; Suharto Suharto
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10526

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan transportasi dan logistik untuk meningkatkan efektivitas kinerja operasional melalui pemanfaatan sistem digital, salah satunya sistem tracking armada. Dalam industri logistik dan transportasi, integrasi teknologi digital, khususnya sistem tracking atau pelacakan, telah membawa perubahan signifikan dalam proses pengiriman barang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem tracking, manajemen armada, dan kualitas informasi operasional terhadap efektivitas kinerja operasional armada di PT. Petro Karya Trans dan memberikan implikasi manajerial unuk meningkatkan efektifitas operasional PT. Petro Karya Trans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada karyawan yang terlibat langsung dalam operasional armada, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tracking (X1) dan Manajemen armada (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas operasional (Y). Sementara itu, kualitas informasi (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas operasional (Y). Hasil analisis Importance-Performance Map Analysis (IPMA) menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas operasional armada perlu difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan sistem tracking serta peningkatan kualitas informasi yang relevan, dengan tetap mempertahankan kinerja pada aspek yang telah berjalan dengan baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan literatur manajemen operasional dan sistem informasi logistik, serta implikasi praktis bagi perusahaan transportasi dalam merancang strategi peningkatan kinerja operasional berbasis teknologi informasi.
Analisis Implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia dalam Mendukung Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Data: Systematic Literature Review Saffana Hammamiyah Nabilah; Abdal Abdal
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10528

Abstract

Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) merupakan instrumen strategis pemerintah untuk membangun tata kelola data yang akurat, terpadu, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Namun, implementasi SDI di instansi pemerintah masih menghadapi tantangan, terutama terkait koordinasi antarinstansi, keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur digital, interoperabilitas sistem, serta ego sektoral. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis data, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya berdasarkan model implementasi kebijakan George C. Edward III, serta merumuskan strategi penguatan implementasi SDI. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data diperoleh melalui penelusuran literatur pada Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Dari 100 artikel awal, setelah melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan kriteria inklusi, diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SDI telah berkontribusi terhadap integrasi data, transparansi informasi publik, dan penguatan pengambilan keputusan berbasis bukti, tetapi belum berjalan optimal. Berdasarkan model George C. Edward III, faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi memengaruhi keberhasilan implementasi, dengan sumber daya dan komunikasi sebagai faktor dominan. Strategi penguatan SDI mencakup peningkatan kompetensi pengelola data, penyediaan infrastruktur digital, pengembangan interoperabilitas sistem, penguatan koordinasi lintas sektor, penyusunan SOP, serta penguatan tata kelola kelembagaan agar pemerintahan berbasis data dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan SDI tidak hanya ditentukan oleh regulasi, melainkan juga kesiapan organisasi, komitmen pelaksana, serta kolaborasi berkelanjutan antaraktor pemerintah pusat maupun daerah.
Integrasi Produk Kreatif Berbasis Daur Ulang Dan Media Animasi Digital Dalam Penguatan Entrepreneurship Di Bidang Pendidikan Hikmah Ramadhani; Vina Mafaza; Hikma Fitriani; Brillian Galang Irzaqi; Ferida Rahmawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10530

Abstract

Pendidikan kewirausahaan menjadi salah satu upaya penting dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan berpikir kreatif, inovatif, mandiri, serta mampu melihat dan memanfaatkan peluang yang ada di lingkungan sekitarnya. Namun, pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemanfaatan sumber belajar kontekstual dan belum optimalnya integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang tidak hanya mengenalkan konsep kewirausahaan, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik melalui kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep entrepreneurship dalam pendidikan serta menganalisis pemanfaatan produk kreatif berbasis daur ulang sebagai sarana penguatan jiwa kewirausahaan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, jurnal, buku, dan sumber referensi yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berperan penting dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, serta membentuk karakter wirausaha pada peserta didik. Pemanfaatan limbah kain perca menjadi totebag tidak hanya memberikan nilai ekonomis, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penerapan konsep daur ulang. Selain itu, penggunaan media digital dalam pembelajaran terbukti dapat meningkatkan minat belajar, kreativitas, serta pemahaman peserta didik terhadap materi kewirausahaan. Dengan demikian, integrasi pendidikan kewirausahaan, produk daur ulang, dan teknologi digital dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam membentuk generasi yang kreatif, mandiri, inovatif, dan berdaya saing di era modern.
Rancang Bangun Aplikasi Kasir Berbasis Android Pada Taburay Sate Taichan Septi Amalia; Vanessa Aprillia Diaz; Vebronia Bikolo; Nurhalimah Nurhalimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10549

Abstract

Taburay Sate Taichan Parung merupakan usaha di bidang kuliner yang memiliki frekuensi transaksi harian yang cukup tinggi. Proses pencatatan penjualan yang dilakukan saat ini bersifat konvensional, sehingga menyebabkan ketidakakuratan data, hambatan dalam pembuatan laporan, dan manajemen informasi penjualan yang kurang optimal. Penelitian Kerja Praktik (KP) inibertujuan untuk menciptakan solusi berupa aplikasi kasir berbasis Android yang mampu mempercepat serta meningkatkan akurasi operasioanl transaksi. Pendekatan pengembangan sistem menggunakan metode Prototype, yang menitikberatkan pada pertisipasi aktif pengguna sejak tahap analisis kebutuhan, pembuatan rancangan awal, evaluasi hingga finalisasi sistem agar sesuai dengan prosedur toko. Pembangunan aplikasi ini memanfaatkan framework Flutter dan Bahasa pemrograman Dart untuk menghasilkan antarmuka yang responsive, serta dilengkapi dengan integrasi basis data untuk menjamin fleksibilitas akses. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, serta studi literatur yang melibatkan pemilik dan karyawan Taburay Sate Taichan. Adapun fitur utama yang diimplementasikan meliputi manjemen transaksi, pencetakan struk digital, serta penyajian laporan penjualan yang dapat diakses melalui perangkat mobile. Dengan diterapkannya aplikasi berbasis Android ini, diharapkan proses operasional toko menjadi lebih terstruktur, meminimalisir kesalahan pencatatan, serta mempermudah pemilik dalam melakukan monitoring penjualan secara fleksibel
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengangguran Dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Sumatera Utara Tito Fadhil Fahlevi; Mila Naeruz; Amrani Amrani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengangguran, dan Kemiskinan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatera Utara periode 2000–2023. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah karena mencerminkan peningkatan kapasitas produksi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam penelitian ini, tingkat pendidikan diukur menggunakan Angka Partisipasi Sekolah (APS), tingkat pengangguran diukur menggunakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sedangkan kemiskinan diukur berdasarkan jumlah penduduk miskin. Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dengan metode analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 25. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data terlebih dahulu diuji melalui uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,397, tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,756, dan kemiskinan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,343. Secara simultan, ketiga variabel independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,344. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,150 menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan, tingkat pengangguran, dan kemiskinan hanya mampu menjelaskan 15% variasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara, sedangkan 85% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi selama periode penelitian.
Analisis Pengaruh Kemiskinan, Pengangguran dan Angkatan Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Tapanuli Selatan Rizki Tazkia Br Sinurat; Zulkifli Siregar; M. Sahnan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10553

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan empiris yang menunjukkan ketidaksesuaian antara teori dan kondisi aktual terkait pengaruh kemiskinan, pengangguran, dan angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tapanuli Selatan selama periode 2014–2023. Permasalahan penelitian difokuskan pada pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji pengaruh kemiskinan, pengangguran, dan angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif di bidang ekonomi yang menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapanuli Selatan dengan teknik sampling jenuh dan jumlah observasi sebanyak 10 data. Metode analisis yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi (R²), uji t, uji F, serta analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews. Hasil uji t menunjukkan bahwa kemiskinan memiliki koefisien regresi sebesar 0,169332 yang menunjukkan arah hubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Pengangguran berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,181593. Sementara itu, angkatan kerja berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,903529. Hasil uji F menunjukkan bahwa kemiskinan, pengangguran, dan angkatan kerja secara simultan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tapanuli Selatan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,647007 menunjukkan bahwa 64,70% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
Transformasi Atau Ancaman: Gangguan Terhadap Aplikasi Kewirausahaan Digital Menuju Pembelajaran Kewirausahaan Konvensional Septia Rosada; Putri Nurul Azizah; Trinindita Nayla Nabilla; Harits Mafaza Ahsan; Ferida Rahmawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10557

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan yang signifikan dalam pendidikan kewirausahaan melalui munculnya berbagai aplikasi kewirausahaan digital. Pemanfaatan teknologi seperti Learning Management System (LMS), platform bisnis digital, marketplace daring, serta aplikasi simulasi bisnis telah mengubah pola pembelajaran dari yang bersifat konvensional menjadi lebih interaktif, fleksibel, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disrupsi yang ditimbulkan oleh aplikasi kewirausahaan digital terhadap pembelajaran kewirausahaan konvensional dengan mengkaji berbagai peluang transformasi serta tantangan yang muncul akibat proses digitalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, artikel penelitian, buku, dan publikasi akademik yang berkaitan dengan kewirausahaan digital, pendidikan kewirausahaan, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kewirausahaan digital memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran, antara lain memperluas akses terhadap informasi bisnis, meningkatkan keterlibatan mahasiswa, mendorong pembelajaran yang lebih aktif, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta memberikan pengalaman simulasi bisnis yang lebih mendekati kondisi nyata. Namun demikian, transformasi digital juga menimbulkan berbagai tantangan, seperti meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi, berkurangnya interaksi tatap muka, kesenjangan literasi digital, serta ketidaksiapan pendidik dalam menghadapi perubahan teknologi. Untuk mengatasi tantangan tersebut diperlukan strategi adaptif, termasuk integrasi pembelajaran konvensional dan digital, penerapan model blended learning, penguatan literasi digital, serta inovasi kurikulum kewirausahaan. Dengan demikian, aplikasi kewirausahaan digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana transformasi pendidikan, tetapi juga menghadirkan tantangan yang harus dihadapi melalui strategi pembelajaran yang seimbang. Pendidikan kewirausahaan di era digital membutuhkan perpaduan yang harmonis antara inovasi teknologi dan nilai-nilai pedagogis untuk menghasilkan kompetensi kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan ekonomi modern.
Implementasi Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam Mendukung Transformasi Digital Pelayanan Publik di Indonesia Rini Sari Anjani; Abdal Abdal
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10558

Abstract

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Meskipun telah didukung oleh Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018, implementasi SPBE masih menghadapi berbagai kendala sehingga belum berjalan optimal dan merata di seluruh wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan SPBE dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik di Indonesia berdasarkan Model Implementasi Kebijakan George Edward III. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data diperoleh melalui penelusuran artikel pada Google Scholar dalam rentang tahun 2022–2026. Dari 100 artikel yang teridentifikasi, setelah melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan penerapan kriteria inklusi, diperoleh 10 artikel empiris yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPBE dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hambatan paling dominan terdapat pada aspek sumber daya, khususnya keterbatasan kompetensi aparatur, infrastruktur digital, dan dukungan anggaran. Hambatan tersebut diperkuat oleh komunikasi kebijakan yang belum konsisten, rendahnya komitmen sebagian aparatur, serta lemahnya koordinasi antarinstansi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi SPBE memerlukan penguatan komunikasi kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur digital, penguatan komitmen aparatur, serta pembenahan struktur birokrasi agar transformasi digital pelayanan publik dapat berjalan efektif, terintegrasi, dan merata. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan organisasi, kepemimpinan, budaya kerja adaptif, dan kolaborasi antaraktor pemerintahan secara berkelanjutan di seluruh tingkat pemerintahan Indonesia saat ini.
Peran Lindungi Hutan Sebagai Platform Crowdplanting dalam Mendukung Konservasi Hutan dan Lingkungan di Indonesia Solehudin Solehudin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10571

Abstract

Kerusakan hutan dan degradasi lingkungan menjadi tantangan penting dalam upaya pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Berbagai program konservasi yang telah dilaksanakan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pendanaan, rendahnya partisipasi publik, serta lemahnya pengawasan program. Dalam konteks tersebut, platform digital berbasis crowdplanting hadir sebagai inovasi yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan konservasi secara lebih mudah dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung untuk menganalisis peran LindungiHutan sebagai platform crowdplanting dalam mendukung konservasi hutan dan lingkungan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Chief Executive Officer (CEO) LindungiHutan dan studi dokumentasi yang bersumber dari laporan kegiatan, publikasi, serta website resmi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LindungiHutan berperan sebagai platform perantara yang menghubungkan donatur, komunitas, sektor swasta, dan masyarakat lokal dalam kegiatan konservasi berbasis teknologi digital. Model crowdplanting yang diterapkan mampu memperluas partisipasi publik, meningkatkan transparansi program, serta menghasilkan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kontribusi tersebut terlihat meelalui rehabilitas lahan, penanaman lebih 1,2 juta pohon, penguatan partisipasi masyarakat, peningkatan pendapatan petani, serta menciptaan lapangan kerja. Dengan demikian, LindungiHutan menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dan perberdayaan masyarakat dapat menjadi modal konservasi yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.