cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 527 Documents
Konstitusionalitas Badan Bank Tanah dalam Perspektif Hak Menguasai Negara dan Implikasinya Terhadap Reforma Agraria Ariya Putra; Faqih Ahmad Fauzan; Amanda Febrina Awalia; Indah Winie Pali Pasulu; Kiki Marsanda
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11147

Abstract

Pasal 33 ayat (3) UUD NRI Tahun 1945 memberikan mandat Hak Menguasai Negara (HMN) atas bumi, air, dan kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, yang kemudian diejawantahkan melalui Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960. Namun, lahirnya Badan Bank Tanah melalui Undang-Undang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 menimbulkan inkongruensi norma antara cita-cita konstitusi (das sollen) dengan desain kelembagaan yang bersifat sui generis dan korporatis (das sein). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstitusionalitas kewenangan dan kelembagaan Badan Bank Tanah berdasarkan konsep HMN dalam Pasal 33 UUD 1945, serta menganalisis implikasi yuridisnya terhadap agenda Reforma Agraria dan perlindungan hak atas tanah masyarakat. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan ganda (publik-privat) Bank Tanah dalam memberikan Hak Pengelolaan, Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai kepada investor telah menggeser HMN dari fungsi pengaturan (beheersdaad) menjadi fungsi kepemilikan ala domein verklaring, sehingga bertentangan dengan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. Implikasi yuridisnya meliputi tumpang tindih kewenangan dengan Tim Percepatan Reforma Agraria, ancaman terhadap wilayah masyarakat hukum adat, serta distorsi keadilan sosial akibat dominasi subsistem ekonomi atas subsistem sosial. Penelitian menyimpulkan bahwa revisi mendasar terhadap PP No. 64 Tahun 2021 merupakan keniscayaan yuridis untuk mengembalikan orientasi Badan Bank Tanah pada agenda Reforma Agraria dan keadilan sosial.
Critical Race Theory dalam Tinjauan Historis dan Relevansinya Terhadap Sistem Hukum Indonesia Gabriella Shalisha Mualim; Nur Rahmayani Mukhlis; Imro'atul Azizah; Nazwa Anabella Alya Irawan Anuhu
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11148

Abstract

Artikel ini mengkaji sejarah perkembangan Critical Race Theory (CRT) beserta landasan filosofisnya, dan menganalisis relevansinya terhadap sistem hukum Indonesia dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kontekstual dan historis. Kajian ini membedah CRT melalui tiga aspek utama yakni secara ontologis, ras dipandang sebagai konstruksi sosial; secara epistemologis, pengalaman kelompok marjinal menjadi sumber pengetahuan; dan secara aksiologis, CRT bertujuan mengubah struktur demi mewujudkan keadilan substantif. CRT awalnya lahir sebagai kritik atas sistem hukum liberal di Amerika Serikat. Walaupun konsep rasialnya berbeda, teori ini sangat relevan diterapkan di Indonesia untuk mengungkap ketimpangan struktural yang tersembunyi di balik kebijakan formal. Relevansi ini dibuktikan melalui sejarah diskriminasi institusional etnis Tionghoa era Orde Baru, marginalisasi masyarakat adat, serta warisan hierarki hukum kolonial Hindia Belanda. Meskipun persamaan di hadapan hukum telah dijamin kuat oleh Pasal 27 ayat (1), Pasal 28D ayat (1), dan Pasal 28I ayat (2) UUD 1945, aturan formal tersebut belum otomatis menghasilkan keadilan secara nyata. Oleh karena itu, pendekatan CRT diperlukan sebagai alat analisis untuk mengidentifikasi hambatan struktural demi membangun sistem hukum yang responsif, inklusif, dan adil.  
Pengembangan Media Pembelajaran Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Mobile Edukasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMPN 01 Woja M. Nur Imansyah; Andi Prayudi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11164

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menghasilkan Media Pembelajaran berbasis Mobile Edukasi pada mata pembelajaran Biologi yang layak dimana memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif sebagai bahan belajar siswa kelas VII SMP, Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan FOUR – D (Define, Desaign, Development, Desminate). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 327 orang, dan sabjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VII H dengan jumlah siswa 40 orang siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar wawancara, angket dan soal tes hasil belajar. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket dan soal tes hasil belajar. Tehnik analisis data pada penelitian ini yaitu, analisis data kevalidan perangkat, analisis data kepraktisan perangkat, analilsis data ke efektifitas perangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile Edukasi valid dan dapat digunakan dengan memperoleh persentase rata-rata validasi oleh ahli media dan meteri sebesar 94%, hasil keperaktisan siswa terhadap Mobile Edukasi memperoleh persentase 88% dan hasil respon siswa siswa terhadap Mobile Edukasi memperoleh presentase 90%. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Edukasi pada mata pelajaran Biologi di nyatakan layak untuk di gunakan dalam pembelajaran.
Fear Of Missing Out (FoMO) Terhadap Konsentrasi Peserta Didik Di Era Media Sosial Habibah Aulia Romizah; Aureli Ramadhani Rinuanza; Khalisha Nitsha Sadiyah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11175

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena psikologis yang semakin meningkat di era digital, khususnya pada kalangan peserta didik yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap tingkat konsentrasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung di kelas, wawancara mendalam dengan informan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik yang aktif menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO memiliki pengaruh signifikan terhadap menurunnya konsentrasi belajar peserta didik. Hal ini ditandai dengan adanya distraksi konstan dari notifikasi media sosial, kecenderungan membuka aplikasi saat pembelajaran berlangsung, serta kebiasaan multitasking yang mengurangi fokus belajar secara drastis. Selain itu, peserta didik yang mengalami FoMO cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi ketika tidak terhubung dengan media sosial mereka. Dalam pembahasan, ditemukan bahwa penggunaan media sosial yang tidak terkontrol memperburuk kondisi konsentrasi, terutama pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Namun, media sosial juga memiliki potensi positif jika digunakan secara terarah sebagai media pembelajaran interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa FoMO berdampak negatif terhadap konsentrasi peserta didik, sehingga diperlukan pengelolaan dan pengawasan penggunaan media sosial secara bijak agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal.
Pengaruh Free Cash Flow, Dividend Policy, dan Earnings Management terhadap Firm Value dengan Managerial Ownership sebagai Variabel Moderating Rieke Fadilatul Nikmah; Adila Dwi Lestari; Nova Melinda Isnaini; Puspita Puri Astadewi; Naila Putri Amalia; Indah Naila Prisca; Shevania Claudya Tiara Putri; Maria Yovita R Pandin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11201

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh Free Cash Flow, Dividend Policy, dan Earnings Management terhadap Firm Value dengan Managerial Ownership yang berperan sebagai variabel pemoderasi. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan serta laporan tahunan perusahaan manufaktur pada subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022 hingga 2025. Pemilihan sampel didasarkan pada kriteria tertentu melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan yang memenuhi syarat dengan total 40 data pengamatan. Proses analisis dilakukan menggunakan metode Moderated Regression Analysis (MRA) yang diolah dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil analisis memperlihatkan bahwa Free Cash Flow memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap Firm Value. Sebaliknya, Dividend Policy dan Earnings Management tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap Firm Value. Selain itu, Managerial Ownership juga terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Firm Value. Namun demikian, variabel tersebut belum mampu berperan sebagai pemoderasi dalam hubungan antara Free Cash Flow, Dividend Policy, maupun Earnings Management terhadap Firm Value. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas bebas serta keterlibatan manajemen dalam kepemilikan saham menjadi faktor yang berkontribusi dalam peningkatan nilai perusahaan. Di sisi lain, kebijakan dividen, praktik manajemen laba, serta fungsi moderasi kepemilikan manajerial belum memberikan dampak yang berarti terhadap peningkatan nilai perusahaan.
D-PBICC Model: Digital Project-Based Learning for High School Students' Intercultural Competence Neneng Misliyah; Darmawati Darmawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11206

Abstract

Intercultural Communicative Competence (ICC) has become crucial in the era of globalization, yet English teaching in Indonesia often separates language from its cultural context. This study aims to develop and test the validity, practicality, and effectiveness of the Digital Project-Based Learning for Intercultural Communicative Competence (D-PBICC) model for senior high school students within the context of the Independent Curriculum. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The limited trial subjects involved one eleventh grade class in an urban high school in Jakarta that independently implemented the Independent Curriculum. Data collection was carried out through a needs analysis questionnaire, expert validation sheets, ICC scales (pre-test and post-test), observation sheets, and a social media content analysis project assessment rubric. Quantitative data were analyzed using a paired-sample t-test in SPSS, while qualitative data were analyzed thematically using directed coding. The results of the study indicate that the developed D-PBICC model meets high validity criteria (88%) based on expert assessments, and is highly practical according to teacher and student responses. Implementation of the model significantly improved all five components of students' ICC (attitudes, knowledge, interpreting skills, finding skills, and critical cultural awareness). The social media content analysis procedure as a core assignment successfully transformed students from passive consumers into critical analysts capable of distinguishing diverse cultural products, practices, and perspectives. The main conclusion indicates that the D-PBICC model is effective as a pedagogical innovation relevant to the needs of the Independent Curriculum.  
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tax Avoidance Neneng Hasanah; Putri Wulandari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, kinerja keuangan, ketidakpastian lingkungan, pertumbuhan penjualan, dan intensitas aset tetap terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh 27 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian dengan periode pengamatan selama lima tahun, menghasilkan 135 objek pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap tax avoidance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, ketidakpastian lingkungan, pertumbuhan penjualan, dan intensitas aset tetap tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Sementara itu, kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik tax avoidance pada perusahaan sektor barang konsumen primer lebih dipengaruhi oleh kondisi kinerja keuangan perusahaan dibandingkan dengan faktor kepemilikan institusional, ketidakpastian lingkungan, pertumbuhan penjualan, dan intensitas aset tetap. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperhatikan aspek kinerja keuangan dalam pengelolaan kewajiban perpajakan, sedangkan bagi regulator hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan pengawasan perpajakan yang lebih efektif.
Dampak Kecerdasan Buatan (AI) terhadap Efisiensi Laporan Keuangan: Transformasi Paradigma dan Tantangan Modern Muhammad Husin; Farhadilla Sofyan; Ilham Ilham; Fuad Affandi; Shita Tiara
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11214

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi integrasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) terhadap peningkatan efisiensi penyusunan laporan keuangan dalam praktik akuntansi modern. Studi ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk menelaah berbagai temuan empiris dan konseptual terkait transformasi digital pada sistem akuntansi berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI yang terintegrasi dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) memberikan dampak signifikan terhadap percepatan proses pelaporan keuangan, dengan tingkat efisiensi mencapai sekitar 75 persen dibandingkan metode konvensional. Proses yang sebelumnya membutuhkan waktu rata-rata delapan jam dapat dipersingkat menjadi sekitar dua jam melalui otomatisasi pengolahan data, validasi transaksi, dan deteksi anomali secara real-time. Selain itu, implementasi AI turut mendorong pergeseran peran akuntan dari fungsi administratif menjadi peran strategis yang berfokus pada analisis data dan pengambilan keputusan manajerial. Lebih lanjut, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang muncul, khususnya terkait aspek keamanan data, privasi informasi, serta potensi risiko manipulasi data dalam sistem otomatis. Dari perspektif teoretis, transformasi ini merefleksikan perubahan paradigma akuntansi yang semakin berorientasi pada digitalisasi dan efisiensi berbasis teknologi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi teknologi, pengembangan etika profesi, serta penerapan sistem pengawasan yang adaptif guna memastikan integritas informasi keuangan tetap terjaga dalam era disrupsi digital. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan praktik akuntansi modern yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Selain itu, hasil kajian ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara teknologi dan sumber daya manusia dalam menciptakan sistem pelaporan yang berkelanjutan serta responsif terhadap dinamika global. Keseluruhan penelitian ini memperkuat urgensi transformasi digital sebagai fondasi utama akuntansi masa depan.
Ekoteologi Islam dan Ekonomi Sumber Daya Alam : Studi Tafsir Tematik Atas Ayat Kerusakan (Fasad) dalam Perspektif Islamic Studies Nahrul Pintoko Aji; Fatmawati Sungkawaningrum
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11216

Abstract

Krisis ekologi global sebagai konsekuensi dari praktik politik-ekonomi yang eksploitatif terhadap sumber daya alam dan mengabaikan prinsip keberlanjutan. Dalam perspektif Islam, persoalan tersebut dipahami melalui konsep fasād dalam Al-Qur'an yang tidak hanya merujuk pada kerusakan moral, tetapi juga mencakup kerusakan ekologis akibat perilaku manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep fasād dalam Al-Qur'an melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) serta mengkaji relevansinya terhadap persoalan politik ekonomi sumber daya alam kontemporer. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap QS. Ar-Rum ayat 41 dan QS. Al-Qashash ayat 77 melalui perspektif ekoteologi Islam dan ekonomi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fasād merepresentasikan kerusakan yang bersifat multidimensional, meliputi aspek moral, sosial, ekonomi, dan ekologis yang lahir akibat eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Al-Qur'an menempatkan manusia sebagai khalifah yang berkewajiban menjaga keseimbangan (mizan), amanah, dan keadilan ekologis dalam pengelolaan sumber daya alam. Temuan ini menegaskan bahwa eksploitasi yang hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi bertentangan dengan nilai-nilai tauhid dan keberlanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi ekonomi Islam berbasis lingkungan dengan merekonstruksi konsep fasād sebagai kritik teologis terhadap sistem ekonomi eksploitatif sekaligus menawarkan landasan normatif bagi pengelolaan sumber daya alam dan kebijakan publik yang berorientasi pada keberlanjutan ekologis dan keadilan sosial.
Pengaruh Harga BBM, Harga Beras, dan Harga Emas terhadap Inflasi di Indonesia tahun 1994-2024 Acan Mursidi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11226

Abstract

Inflasi merupakan kenaikan harga barang-barang yang bersifat umum dan terus-menerus. Kenaikan dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas atau mengakibatkan kenaikan harga pada barang lainnya.  Indikator yang sering digunakan untuk mengukur tingkat inflasi adalah Indeks Harga Konsumen (IHK).  Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat.Inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam ekonomi makro. Kondisi ini memberi gambaran tentang stabilitas perekonomian suatu negara karena apabila tingkat inflasi tinggi dan tidak terkendali, maka daya beli masyarakat akan menurun dan berdampak negatif pada perekonomian secara keseluruhan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga BBM terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga beras terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh harga emas terhadap tingkat inflasi di Indonesia.Metode yang di gunakan Analisis kuantitatif karena memungkinkan peneliti untuk mengukur hubungan sebab-akibat, baik secara parsial maupun simultan, sehingga dapat menjawab pertanyaan penelitian Sejauh mana harga BBM, harga beras, dan harga emas memengaruhi tingkat inflasi di Indonesia. Hasil analisis yang dilakukan dengan uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa vriabel harga BBM berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Hasil analisis yang dilakukan dengan uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel harga beras berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Hasil analisis yang dilakukan dengan uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel harga emas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia.