cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 933 Documents
Dampak Komodifikasi Tempat Melukat Pura Tirta Empul I.A.D.L. Dewi; P. Lagatama; N.D. Putra
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12769

Abstract

Meningkatnya perkembangan pariwisata spiritual di Bali telah menjadikan Pura Tirta Empul tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Kondisi tersebut memunculkan fenomena komodifikasi yang berpotensi memengaruhi nilai kesakralan pura. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas pemangku atau pengempon pura, Bendesa Adat, pengelola kawasan wisata, masyarakat sekitar, dan wisatawan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk komodifikasi di Pura Tirta Empul meliputi komodifikasi ritual melukat, ruang sakral, jasa dan fasilitas pendukung, serta media sosial. Komodifikasi memberikan dampak positif berupa peningkatan perekonomian masyarakat, terciptanya lapangan kerja, dan berkembangnya wisata spiritual. Namun, komodifikasi juga menimbulkan dampak negatif berupa berkurangnya kekhusyukan ritual, perubahan motivasi wisatawan dalam mengikuti melukat, serta bergesernya makna spiritual menjadi aktivitas wisata. Upaya pelestarian dilakukan melalui penerapan aturan adat, edukasi kepada wisatawan, pengawasan oleh pengelola, serta pelaksanaan upacara penyucian secara berkala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan antara kepentingan pariwisata dan pelestarian nilai kesakralan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan Pura Tirta Empul sebagai tempat suci sekaligus destinasi wisata spiritual.
Pengaruh Akuntabilitas, Efektivitas, dan Kualitas Pelatihan terhadap Peningkatan Jumlah Peserta Latihan pada LPK Langgeng Mulyo Kabupaten Brebes Lina Purwanti; Dumadi Dumadi; Roni Roni; M. Badrun Zaman; Nasiruddin Nasiruddin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12770

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Brebes memiliki tingkat pengangguran yang tinggi, yaitu mencapai 95.679 orang pada tahun 2025, meskipun sektor industri manufaktur dan garmen terus berkembang. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi pencari kerja. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) berperan dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, namun jumlah peserta pelatihan di LPK Langgeng Mulyo Kabupaten Brebes mengalami penurunan dari 291 peserta pada tahun 2023 menjadi 271 peserta pada tahun 2024 dan 250 peserta pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, efektivitas, dan kualitas pelatihan terhadap peningkatan jumlah peserta latihan pada LPK Langgeng Mulyo Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 73 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 22. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial akuntabilitas, efektivitas, dan kualitas pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah peserta latihan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah peserta latihan. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,565 menunjukkan bahwa akuntabilitas, efektivitas, dan kualitas pelatihan mampu menjelaskan 56,5% variasi peningkatan jumlah peserta latihan, sedangkan 43,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Transformasi Green Marketing melalui Keterlibatan Virtual Influencer: Studi Kualitatif tentang Kepercayaan Konsumen, Komunikasi Keberlanjutan, dan Perilaku Ramah Lingkungan di Era Digital Widyasworo Pamungkas Buwono; Fitroh Adhilla; Zunan Setiawan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12774

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan paradigma green marketing dari pendekatan komunikasi lingkungan yang bersifat konvensional menuju strategi pemasaran berbasis pengalaman digital yang melibatkan aktor virtual sebagai penghubung antara merek dan konsumen. Kehadiran virtual influencer sebagai representasi digital berbasis kecerdasan buatan mengkreasi peluang strategis bagi perusahaan dalam menyampaikan pesan keberlanjutan, membangun kepercayaan konsumen, memperkuat keterlibatan emosional, dan mendorong perubahan perilaku konsumsi ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana keterlibatan virtual influencer mentransformasikan praktik green marketing melalui perspektif kredibilitas influencer digital, komunikasi keberlanjutan, kepercayaan konsumen, dan perilaku lingkungan di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami pengalaman, persepsi, dan interpretasi konsumen terhadap komunikasi pemasaran hijau yang menggunakan virtual influencer pada platform media sosial. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas digital, dan dokumentasi komunikasi merek terkait kampanye keberlanjutan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 15 melalui tahapan open coding, pengembangan kategori, analisis tema, pemetaan hubungan antar konsep, dan pembentukan model konseptual. Hasil pengolahan data NVivo 15 menunjukkan bahwa tiga tema utama, yaitu virtual influencer credibility, perceived authenticity, dan sustainability message quality, menjadi faktor pembentuk utama consumer trust. Kepercayaan konsumen selanjutnya berperan dalam meningkatkan keterlibatan emosional, kesadaran lingkungan, dan kecenderungan perilaku konsumsi berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual transformasi green marketing berbasis virtual influencer yang menunjukkan bahwa aktor digital berfungsi sebagai media komunikasi promosi, instrumen strategis dalam membangun ekosistem pemasaran hijau berbasis hubungan, nilai keberlanjutan, dan pengalaman konsumen.
Implementasi Design Thinking dalam Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Persediaan Ban Studi Kasus Toko Tire Zone Anugerah Ban BSD Lusius Dian Margareta; Fajar Agung Nugroho
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12777

Abstract

Pengelolaan persediaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan, khususnya pada usaha yang bergerak di bidang perdagangan. Toko Tire Zone Anugerah Ban BSD masih menerapkan pengelolaan persediaan secara semi-manual melalui pencatatan transaksi barang masuk dan barang keluar sebelum diinput ke Microsoft Excel, sehingga menimbulkan permasalahan seperti ketidaksesuaian data stok, double input, keterlambatan penyusunan laporan, dan kesulitan dalam memantau stok minimum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengguna, mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Persediaan Ban menggunakan metode Design Thinking, serta mengevaluasi sistem yang dihasilkan. Metode Design Thinking diterapkan melalui lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Sistem dikembangkan sebagai aplikasi berbasis web menggunakan Next.js, Supabase dengan basis data PostgreSQL dan autentikasi pengguna, serta Netlify sebagai media deployment. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing dan User Acceptance Test (UAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengotomatisasi pengelolaan data produk, transaksi barang masuk dan barang keluar, pemantauan stok minimum, serta penyusunan laporan persediaan secara lebih efektif dan efisien. Hasil UAT menunjukkan bahwa seluruh aspek pengujian memperoleh kategori diterima sehingga sistem dinilai mampu memenuhi kebutuhan operasional Toko Tire Zone Anugerah Ban BSD. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat meningkatkan akurasi data persediaan, mempercepat proses administrasi, serta mendukung pengambilan keputusan melalui penyediaan informasi yang terintegrasi dan real-time.
Implementasi Algoritma K-Means Clustering Pada Sistem Identifikasi Kualitas CPO (Crude Palm Oil) untuk Produksi Kosmetik dan Makanan Athaya Putri; Ahmad Musyafa
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12779

Abstract

Crude Palm Oil (CPO) merupakan komoditas strategis yang menjadi bahan baku utama dalam industri makanan dan kosmetik sehingga kualitasnya harus dipastikan sesuai standar. Di PT. Ichiko Agro Lestari, proses identifikasi kualitas CPO masih dilakukan secara manual berdasarkan hasil uji laboratorium, sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama serta berpotensi menimbulkan penilaian yang subjektif dan kurang konsisten. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan algoritma K-Means Clustering pada sistem identifikasi kualitas CPO berbasis web sebagai pendukung pengambilan keputusan. Data yang digunakan berasal dari hasil pengujian laboratorium dengan enam parameter utama, yaitu Free Fatty Acid (FFA), Moisture, Impurity, DOBI, Karoten, dan Peroxide Value (PV). Proses clustering dilakukan menggunakan perhitungan Euclidean Distance untuk mengelompokkan data ke dalam tiga klaster, yaitu kualitas premium, standar, dan rendah. Sistem dikembangkan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript dengan mekanisme pemrosesan secara client-side sehingga mampu melakukan perhitungan dan menampilkan hasil klasifikasi secara langsung melalui antarmuka web. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box untuk mengevaluasi fungsi input data, validasi, proses perhitungan algoritma, dan penyajian hasil clustering. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan perancangan dan mampu menghasilkan proses identifikasi kualitas CPO secara cepat, objektif, serta terstruktur. Dengan demikian, penerapan algoritma K-Means Clustering pada sistem berbasis web dapat mendukung PT. Ichiko Agro Lestari dalam meningkatkan efisiensi proses penilaian mutu CPO serta meminimalkan subjektivitas pada proses klasifikasi kualitas produk.
Pengaruh Gaya Hidup, Financial Technology, dan Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Karyawan (Studi Kasus: PT. Kido Mulia Indonesia) Selfiana Selfiana; Nasiruddin Nasiruddin; Roni Roni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup, financial technology, dan literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan karyawan PT Kido Mulia Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 1.464 karyawan tetap, sedangkan sampel sebanyak 315 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji kualitas data dan uji asumsi klasik yang menunjukkan seluruh instrumen valid dan reliabel serta memenuhi asumsi normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan (t = 2,969; p = 0,003), financial technology berpengaruh positif dan signifikan (t = 4,140; p = 0,000), serta literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan (t = 12,194; p = 0,000). Secara simultan, ketiga variabel juga berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan (F = 236,916; p = 0,000) dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,693, yang berarti 69,3% variasi pengelolaan keuangan dapat dijelaskan oleh gaya hidup, financial technology, dan literasi keuangan. Literasi keuangan merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap pengelolaan keuangan karyawan.
Sistem Rekomendasi Produk Elektronik Berbasis Semantic Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering Menggunakan Pendekatan Hybrid Weighted Ramadhani Rizqi Faisal; Ilham Saifudin; Ginanjar Abdurahman
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12784

Abstract

Perkembangan platform e-commerce menyebabkan jumlah dan variasi produk elektronik semakin meningkat, sehingga pengguna sering mengalami kesulitan dalam menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka (information overload). Sistem rekomendasi menjadi salah satu solusi untuk membantu pengguna memperoleh produk yang sesuai. Namun, metode tunggal seperti content-Based filtering maupun collaborative filtering masih memiliki keterbatasan, seperti ketidakmampuan memahami hubungan semantik antarproduk, cold start, dan data sparsity. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi produk elektronik dengan menggabungkan Semantic content-based filtering dan collaborative filtering menggunakan algoritma Singular Value Decomposition (SVD) melalui pendekatan hybrid weighted. Dataset yang digunakan berasal dari Amazon Reviews 2023 dengan total 90.640 data ulasan produk elektronik. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, pembentukan representasi semantik menggunakan Word2Vec, perhitungan kemiripan produk menggunakan cosine similarity, pemodelan preferensi pengguna menggunakan SVD, serta penggabungan kedua metode menggunakan hybrid weighted. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik Precision, Recall, dan Normalized Discounted Cumulative Gain (NDCG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konfigurasi utama dengan Alpha = 0,5, Data Split 80:20, dan Top-10, sistem memperoleh Precision@10 sebesar 0,8692, Recall@10 sebesar 0,0371, dan NDCG@10 sebesar 0,8828. Sementara itu, performa terbaik diperoleh pada alpha = 0,8 dengan Precision@10 sebesar 0,9230, Recall@10 sebesar 0,0441, dan NDCG@10 sebesar 0,9313. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan hybrid weighted mampu menghasilkan rekomendasi produk elektronik yang lebih relevan dan memiliki kualitas pemeringkatan yang lebih baik dibandingkan dengan penggunaan metode tunggal.
Implementasi Metode Clustering dengan Algoritma K-Means pada Sistem Rekomendasi Lagu berbasis Similaritas Fitur Audio Naufal Ammanullah Arrasyid Yusuf; Ilham Saifudin; Ari Eko Wardoyo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12785

Abstract

Sistem rekomendasi lagu berbasis Collaborative Filtering menghadapi keterbatasan fundamental berupa cold-start problem ketika berhadapan dengan lagu atau pengguna baru yang belum memiliki riwayat interaksi. Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan Content-Based Filtering (CBF) menggunakan algoritma K-Means Clustering berbasis ekstraksi fitur audio untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dataset yang digunakan terdiri dari 3.200 file lagu dalam format mp3, wav, aac, dan m4a yang dikumpulkan dari penyimpanan lokal, mencakup enam genre populer, yaitu Pop, Rock, Jazz, Electronic/EDM, Hip-Hop/Rap, dan Classical. Fitur audio diekstraksi menggunakan library Librosa, menghasilkan representasi numerik berupa Mel-Frequency Cepstral Coefficients (MFCC), Spectral Centroid, Zero Crossing Rate (ZCR), RMS Energy, Spectral Rolloff, Chroma STFT, Tempo, dan Beat Count. Setelah normalisasi Z-Score untuk menyeragamkan skala fitur, algoritma K-Means Clustering diterapkan dan dievaluasi menggunakan Within-Cluster Sum of Squares (WCSS) dan Calinski-Harabasz (CH) Index, menghasilkan partisi optimal pada k=6 yang selaras dengan representasi enam genre dalam dataset, dengan nilai WCSS 95,616,62 dan CH Index 85,92. Sistem rekomendasi menghasilkan output Top-N menggunakan dua metrik jarak, yaitu Euclidean Distance dan Cosine Similarity, yang dievaluasi menggunakan Overlap Coefficient, Jaccard Similarity, dan Intra-List Similarity (ILS). Hasil evaluasi menunjukkan konvergensi mutlak antara kedua metode pada Top-3 dengan nilai Jaccard Similarity 1,0, sementara rata-rata skor ILS stabil pada rentang 0,5 yang mengindikasikan keseimbangan optimal antara relevansi dan diversitas rekomendasi. Sistem diimplementasikan dalam aplikasi web berbasis Flask dengan visualisasi Diagram Venn dan heatmap sebagai pendukung evaluasi interaktif.
Sistem Rekomendasi Novel Menggunakan Pendekatan Hybrid Berbasis Best Matching 25 (BM25) dan Matrix Factorization Sattyo Ardicta Pradana; Ilham Saifudin; Lutfi Ali Muharom
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12786

Abstract

Pada era digital, jumlah novel yang tersedia di berbagai platform digital berkembang sangat pesat sehingga menyulitkan pembaca dalam memilih judul yang sesuai dengan minat dan preferensinya. Penelitian terdahulu mengenai sistem rekomendasi bacaan umumnya masih berfokus pada buku secara umum dan menggunakan pendekatan tunggal, baik content-based filtering maupun collaborative filtering, yang masing-masing memiliki keterbatasan dalam menangani teks naratif panjang atau permasalahan cold-start. Penelitian ini mengusulkan sistem rekomendasi novel berbasis hybrid yang mengombinasikan metode Best Matching 25 (BM25) untuk mengukur relevansi konten berdasarkan judul, genre, dan sinopsis, serta Matrix Factorization untuk memodelkan preferensi pengguna berdasarkan data rating. Kedua skor digabungkan menggunakan skema hybrid berbobot dengan nilai alpha = 0,6, setelah skor BM25 dinormalisasi menggunakan normalisasi min-max agar sebanding dengan skala rating 1-5 yang dihasilkan oleh Matrix Factorization. Dataset yang digunakan terdiri dari Goodreads-books untuk konten novel dan Goodbooks-10k untuk data rating pengguna, yang disaring sehingga hanya memuat item novel, menghasilkan 8.480 novel, 16.220 pengguna, dan 640.396 rating setelah pre-processing. Kinerja sistem dievaluasi menggunakan NDCG@10 dan Precision@10 pada daftar rekomendasi Top-10. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan hybrid memperoleh nilai NDCG@10 sebesar 0,943 dan Precision@10 sebesar 0,488, dengan rata-rata runtime 136,46 detik untuk 15.813 pengguna. Pengujian lanjutan terhadap variasi alpha, data split, dan Top-N menunjukkan bahwa Matrix Factorization memberikan kontribusi yang lebih dominan terhadap kualitas pemeringkatan, sedangkan BM25 tetap penting untuk menjaga relevansi berbasis konten. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan hybrid BM25 dan Matrix Factorization dapat menghasilkan rekomendasi novel yang relevan dan efisien secara komputasi.
Analisis Preferensi Konsumen terhadap Atribut Kualitas Eksternal Jeruk Mandarin di Kota-Kota Besar Indonesia: Bukti Empiris dari Eksperimen Pilihan Diskret Wahyu Ari Wibowo; Zunan Setiawan; Fitroh Adilla
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12788

Abstract

Jeruk mandarin merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa yang khas, kandungan gizi yang baik, dan mudah ditemukan di berbagai saluran pemasaran modern maupun tradisional. Dalam proses pembelian, konsumen sering kali menjadikan atribut kualitas eksternal sebagai dasar penilaian awal sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk. Atribut tersebut meliputi ukuran buah, warna kulit, tingkat kesegaran, kebersihan permukaan, dan harga yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap atribut kualitas eksternal jeruk mandarin di kota-kota besar Indonesia dan mengidentifikasi atribut yang paling memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian menggunakan metode Discrete Choice Experiment (DCE) yang dirancang untuk mengukur pilihan konsumen terhadap berbagai kombinasi atribut produk. Data dikumpulkan melalui survei terhadap konsumen di beberapa kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Yogyakarta. Analisis data dilakukan menggunakan model pilihan diskret untuk mengestimasi tingkat kepentingan masing-masing atribut dan kecenderungan konsumen dalam memilih produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna kulit yang cerah, ukuran buah yang seragam, tingkat kesegaran yang tinggi, dan harga yang kompetitif merupakan atribut yang paling diperhatikan oleh konsumen dalam memilih jeruk mandarin. Di antara seluruh atribut yang dianalisis, kesegaran dan warna kulit memiliki pengaruh paling besar terhadap preferensi konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas visual produk dan pemeliharaan kesegaran buah dapat menjadi strategi yang efektif bagi produsen, distributor, dan pelaku ritel dalam meningkatkan daya saing jeruk mandarin di pasar perkotaan Indonesia.