cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,506 Documents
Pengembangan Tes Kecerdasan Sosial Sekolah Dasar Kataren, Maya Alemina; Ginting, Margaretta Br; Pardede, Betta Leli Cahaya; Baringbing, Jhontra Volta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.711

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk meminta pendapat atau saran agar menambah pengetahuan bagi kami mengenai penting tes terstandarisasi dalam menilai kemampuan siswa SD Negeri Percobaan Medan. Tes yang terstandarisasi membantu mengukur kemampuan siswa secara adil dan obyektif. Dengan menggunakan tes yang terstandarisasi, semua siswa diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka. Selain itu, tes yang terstandarisasi juga membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa. Dengan mengukur kemampuan siswa dalam berbagai bidang, tes ini dapat memberikan informasi yang berguna bagi guru dan orang tua dalam merencanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Tes ini juga dapat membantu mengidentifikasi siswa yang memerlukan bantuan tambahan atau program remedial. Tes yang terstandarisasi juga penting dalam mengevaluasi efektivitas program pendidikan. Dengan menggunakan tes yang terstandarisasi, lembaga pendidikan dapat mengevaluasi sejauh mana program pendidikan mereka berhasil dalam meningkatkan kemampuan siswa. Hasil tes ini dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian program pendidikan agar lebih efektif. Dalam kesimpulannya, tes yang terstandarisasi memiliki peran penting dalam menilai kemampuan siswa sekolah dasar. Tes ini membantu mengukur kemampuan siswa secara adil dan obyektif, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa, serta mengevaluasi efektivitas program pendidikan.
Pengentasan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader Melalui Deteksi Dini Tumbuh Kembang di Wilayah Kerja Puskesmas Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Farizi, Sofia Al; Frety, Endyka Erye; Ningrum, Astika Gita; Fitri, Noviona Lingga; Hasna, Avrila Hamida; Kinasih, Kiqueen Bintha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.712

Abstract

Data Kemeskes pada tahun 2018 menunjukkan tingginya angka stunting diindonesia yaitu mencapai 21,6 %. Kecamatan Jabon merupakan kecamatan yang berada di Sidoarjo kecamatan dengan jumlah balita stunting tertinggi di Sidoarjo, dengan jumlah 494 balita. Kejadian stunting dapat diketahui lebih awal dengan melakukan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan balita secara rutin. Tujuan kegiatan kegiatan ini adalah untuk intervensi untuk menilai tingkat pengetahuan kader dan orang tua mengenai bagaimana cara pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dan balita dengan benar dan tepat. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas Pembuatan modul dan checklist tumbuh kembang, kegiatan edukasi untuk kader balita, worksop pelatihan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahun kader tentang tumbuh kembang setelah dilakukan kegiatan pengetahun mayoritas baik yaitu 83.36%. Kader dapat melakukan pemerinsaan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala dengan tepat. Kesimpulan: kegiaatan edukasi kader dan workshop efektif untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengukuran berat badan dan tinggi badan bayi dan balita.
Pendampingan Kegiatan Kepedulian Lingkungan dengan Melakukan Kegiatan Penghijauan di Sekolah Juita, Angelina Kurnia; Bili, Anjelina Rina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.713

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui bagaimana sikap kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui kegiatan penghijauan di sekolah. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan pendidikan melalui kegiatan penyuluhan warga sekolah terutama kepada siswa. Upaya dalam menumbuhkan kepedulian anak usia dini terhadap lingkungan di sekolah, yaitu melalui kegiatan penghijauan. Kegiatan penghijauan yang dilakukan yaitu berupa menanam bunga dan pembuatan taman dengan menggunakan barang bekas sebagai pagar taman. Kepedulian anak terhadap lingkungan baik ditunjukan dengan mengikuti semua kegiatan yang diarahkan dengan antusias yang tinggi.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Serta Peningkatan Pemasaran Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) JAMU JENG SUNI Sari, Eka Resty Novieta; Saputra, Nayang Aurida Aji; Velika, Yufita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.714

Abstract

Menurut Kementrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (2008) dengan adanya UMKM yang merupakan salah satu penggerak yang berkontribusi dalam perekonomian diharapkan dapat membantu menciptakan peningkatan ekonomi. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia mempunyai peran dan potensi yang besar dalam membangun perekonomian nasional maupun sektoral. Dengan diadakannya pengabdian kepada masyarakat di UMKM Jamu Jeng Suni mahasiswa program studi manajemen Universitas PGRI Madiun Kelas 7F Kelompok B, bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan serta peningkatan pemasaran agar UMKM Jamu Jeng Suni dapat bersaing secara global seperti UMKM lainnya. Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai program pendampingan diantaranya yaitu penyusunan laporan keuangan, pembuatan katalog produk, pembuatan banner, pembuatan instagram, dan pembuatan pamflet recruitement. Hasil dari kegiatan ini adalah pengurus UMKM dilatih untuk menyusun laporan keuangan berdasarkan sistem laporan laba rugi dan melakukan promosi dengan menggunakan media sosial. Sehingga kedepannya pengurus UMKM dapat meningkatkan usahanya dengan menggunakan sistem tersebut agar UMKM yang dikelola memiliki keberlanjutan usaha.Saran dari kami kepada pelaku UMKM Jamu Jeng Suni adalah pentingnya bagi pelaku UMKM untuk memaksimalkan pada proses produksinya agar dapat memberikan layanan yang berkualitas kepada masyarakat serta pentingnya untuk tetap konsisten menyusun laporan keuangan.
Pelatihan Penulisan Buku Ajar dan Buku Monograf bagi Dosen di Kampus Politeknik Nasional Irmayani, Ni Wayan Dian; Selamet, I Wayan Agus; Suda, Kadek Reda Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i1.719

Abstract

Tujuan dari kegiatan pelatihan buku ajar dan buku monograf ini adalah untuk membekali peserta dengan keterampilan menulis, dan meningkatkan pemahaman menulis buku ajar dan buku monograf melalui pemberian materi pelatihan. Materi yang disampaikan mengenai pengetahuan tata cara penulisan buku, macam-macam penerbitan buku, dan spesifikasi buku. Pesertanya adalah dosen kampus Politeknik Nasional dan masyarakat umum. Pemberian pelatihan dilakukan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting. Ada 17 peserta yang bersedia mengikuti pelatihan ini. Pentingnya pengetahuan mengenai penulisan buku ajar dan monografi khususnya bagi dosen sebagai implementasi tri dharma perguruan tinggi, poin penelitian.
Sosialisasi Pembuktian Penguasaan Tanah yang Tidak Memiliki Bukti Tertulis di Desa Sumbersari Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Nur, Fuad; Ukkas, Jumiati; Intan, Nur; Sinapoy, Muhammad Sabaruddin; Afoeli, La Ode Muhammad Taufiq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.720

Abstract

Sosialisasi ini merupakan bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertujuan menjawab keresahan masyarakat di Desa Sumbersari terkait permasalahan pertanahan seperti masih adanya tanah yang belum memiliki bukti tertulis. Dalam pelaksanaannya, metode yang digunakan meliputi ceramah guna memberikan penjelasan langsung terkait materi sosialisasi dan dilanjutkan dengan dialog atau tanya-jawab yang memungkinkan masyarakat menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya dan menemukan solusi dari permasalahan pertanahan yang dihadapi. Ada pun hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah sosialisasi terkait pembuktian penguasaan tanah yang tidak memiliki bukti tertulis sangat diperlukan oleh masyarakat pedesaan, hal ini terbukti dari antusiasme masyarakat di lokasi sosialisasi. Informasi menyangkut hukum pertanahan sangat mereka perlukan, terutama tentang pentingnya kegiatan legalitas formal terhadap hak atas tanah yang mereka miliki. Selain itu, adanya perubahan pola pikir dan sikap masyarakat Desa Sumbersari tentang pentingnya melakukan kegiatan legalitas formal terhadap hak atas tanah yang dimilikinya melalui pendaftaran tanah guna memberikan jaminan kepastian hukum dan dapat memberikan perlindungan kepada pemegang hak atas tanah.
Membangun Kesadaran Literasi Digital dan Kecerdasan dalam Menangkal Hoaks pada Siswa SMA IT Fadhilah Fathira, Vina; Zuriati, Diana; Maspufah, Maspufah; Asril, Lelly Zuyana; Putri, Nabila Achyani Julia; Anjelia, Riri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.722

Abstract

Kegiatan pengabdian ini didasari oleh kebutuhan siswa SMA IT Fadhilah Pekanbaru dalam meningkatkan kemampuan literasi digital sehingga mudah memahami dan menyaring informasi hoaks. Oleh karena itu, tim perlu memberikan pelatihan berupa peningkatan kemampuan literasi digital dan kecerdasan untuk menangkal berita hoaks. Setelah melalui serangkaian kegiatan pelatihan, dapat dikatakan bahwa kegiatan pengabdian ini berjalan baik sesuai rencana yang sudah disusun. Sebagian besar siswa SMA IT Fadhilah Pekanbaru bersemangat dan aktif dalam mengikuti pengabdian yang berupa pelatihan peningkatan kemampuan literasi digital siswa untuk menangkal berita hoaks. Pelatihan ini dibagi ke dalam 2 sesi yang menitikberatkan kepada seluk beluk literasi serta peran media digital. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa sebagian peserta sudah memahami untuk meyaring dan merespon informasi yang hoaks.
Edukasi Kesehatan Cara Mencuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Usia Sekolah Dasar Wulandhani, Suci; Misnarliah, Misnarliah; Hartati, Hartati; Sulfiani, Sulfiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.723

Abstract

Anak usia sekolah dasar memiliki kebiasaan kurang memperhatikan cuci tangan pakai sabun yang merupakan salah satu indikator dari perilaku hidup bersih dan sehat. Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan perilaku sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari menggunakan air dan sabun agar tangan menjadi bersih dan dapat memutus mata rantai kuman. Walaupun perilaku ini sederhana tetapi butuh dibudayakan karena memberi manfaat kesehatan bagi warga sekolah khususnya bagi siswa. Mencuci tangan dengan menggunakan air saja tidak cukup efektif untuk membersihkan tangan secara menyeluruh, tetapi juga harus di dukung dengan tersedianya fasilitas sanitasi seperti wastafel atau bentuk lainnya yang layak untuk dipakai di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan dan menambah pemahaman siswa terkait pentingnya menjaga kebersihan baik di rumah maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi yang dilakukan dalam ruangan dan dilanjutkan dengan praktik di lapangan dengan berpedoman pada 7 langkah cuci tangan. Kegiatan ini sangat diterima dengan antusias oleh siswa dan juga para pengajar, ini terlihat dari banyaknya siswa yang ingin menjawab pertanyaan dan ingin secara langsung mempraktikan langkah-langkah CTPS tersebut dengan baik dan benar.
Kampus Mengajar Angkatan 2 dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Dimasa Pandemi Hasyim, Ruslan; Umasugi, Putri Jalila; Sahid, Suardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.724

Abstract

Program kampus mengajar merupakan salah satu program pemerintah untuk mewujudkan kegiatan MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka). Program ini didasari atas kurang efektifnya pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut terlihat dari menurunnya minat belajar peserta didik, tingkat pemahaman peserta didik ketika pembelajaran, dan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.Program ini diperuntukan mahasiswa dari seluruh program studi di perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan dasar terutama di daerah 3T. Adapun kegiatan kampus mengajar ini meliputi : kegiatan literasi dan numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi yang dilaksanakan di salah satu sekolah dasar yakni SD YPPK WILLIBRODUS 1. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah melihat perkembangan keterampilan literasinumerasi siswa di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Sorong Papua barat yang terdapat hambatan dan tantangan tersendiri dalam proses meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan peneliti bertindak sebagai observer. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas 2b sangat tertarik dengan pembelajaran yangmenggunakan media pembelajaran dan metode pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok membuat pembelajaran sangat efektif sehingga perkembangan keterampilan dan numerasi terdapat peningkatan pada kelompok siswa belum fasih membaca dan semakin baik pada kelompok siswa yang sudah fasih membaca".
Sosialisasi Dampak Negatif Perundungan Atau Bullying Bagi Anak Di SD Negeri 040443 Kabanjahe Sinaga, Elisabeth Ruthana Lasmaria; Tindaon, Juwita; Siregar, Dina Elvionica Br; Sinaga, Rian Julfian; Purba, Dhea Steviana Br
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.725

Abstract

Perundungan dapat menimbulkan dampak yang berbahaya dan jangka panjang bagi anak- anak. Selain efek fisik dari perundungan, anak-anak dapat mengalami masalah kesehatan mental dan emosional, termasuk depresi dan kecemasan, yang dapat menyebabkan penyalahgunaan narkoba dan penurunan prestasi di sekolah. Tidak seperti bullying secara langsung, cyberbullying dapat menjangkau korban di mana saja, kapan saja. Hal ini dapat menyebabkan bahaya besar, karena dapat dengan cepat menjangkau khalayak luas dan meninggalkan jejak permanen secara online untuk semua yang terlibat di dalamnya. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sejak tahun 2019 sampai dengan 2020, jumlah kasus perundungan sebanyak 369 kasus. Namun, pada tahun 2021, kasus perundungan naik menjadi 478 kasus. Pada tahun 2020, jumlah kasus perundungan berkurang menjadi 328 kasus. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menyebutkan bahwa 84% anak-anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan, namun sebanyak 70% anak-anak di Indonesia pernah menjadi pelaku kekerasan di sekolah. Seharusnya anak-anak memiliki hak atas lingkungan sekolah yang aman dan asri yang menghargai harkat martabat mereka. Konvensi Hak-Hak Anak menyatakan bahwa semua anak memiliki hak atas pendidikan, dan perlindungan dari semua bentuk kekerasan fisik, mental, kerusakan, atau perlakuan salah. Bullying harus dihentikan.

Page 54 of 251 | Total Record : 2506