cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6281377008616
Journal Mail Official
jurnaljishs@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29635802     DOI : https://doi.org/10.47233/jishs
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni ( E-ISSN 2963-5802) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design
Articles 424 Documents
Relasi Dan Makna Cerita Fantastik Dalam Novel “Kisah Tanah Jawa ”Karya Mada Zidan. Yazid, Muhammad Hikmal; Atikurrahman, Moh
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1194

Abstract

This study describes several stories in the mystical land of Java and are still a distinctive culture of people's lives during the colonial period in the Story of the Land of Java. The land of Java has many mystery stories that will not be finished overnight. Mysterious figures, mystical rituals and haunted places, always make us curious. This research uses the fantastic theory of Tzvetan Todorov and the important thing from what Todorov says is that the readers' doubts in the two camps of doubt are before the first condition in fantastical. This phenomenon can be felt by the reader in the two estuaries of imagination and reality.According to Djokosujatmo (2005) fantastic is a doubt that is felt by humans who only know natural law, when facing a phenomenon that looks supernatural in life. we can draw the conclusion that the work is able to show the existence of dominant fantastical stories from motifs, plots, themes, characters, space, time and realistic decor. All of these elements move towards a single element that unites a fantastic story that manifests its phenomena illogically and under the expectations of its readers.  
Legal Reasoning Hakim Dalam Proses Menetapkan Asal Usul Anak Dari Perkawinan Siri Di Pengadilan Agama Gorontalo Yusuf, Asriwati I; Kasim, Nur Mohamad; Kamba, Sri Nanang Meiske
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1214

Abstract

Abstract The purpose of this research is to examine the legal reasoning by judges in determining the legitimacy of a child's origin from a clandestine marriage. This study employs empirical legal research with a qualitative research approach. The research findings indicate that in performing legal reasoning, judges must carefully make decisions regarding the status of a child for the best interests of the child. This process involves legal and social considerations, and requires the examination of evidence, petitioner's arguments, and relevant legal foundations with three main factors: evidence, witness testimonies, and legal provisions. When deciding cases of determining a child's origin and legal status, judges rely on the trial facts and evidence presented by the petitioners and assess whether the petitioner's marriage complies with Islamic law and Law Number 1 of 1974 on Marriage. The judges adhere to legal principles and concrete evidence in the decision-making process.
Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Home Work Assigment Untuk Meningkatkan Self Efficacy Anak Di Panti Asuhan Cahaya Kemuning Palembang Lestari, Edya Dwi; Razzaq, Abdur; Noviza, Neni
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 1 No. 4 (2023): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v1i4.763

Abstract

The purpose of this study was to determine the self-efficacy description of children before being given group counseling using the home work assignment technique and to determine the effectiveness of group counseling using the home work assignment technique to increase self-efficacy in children. The approach used is qualitative with quantitative research methods. The study population is 14 people. The sampling technique used is purposive sampling, namely the method of determining respondents based on certain criteria so that the research sample is 10 people. Data collection techniques using observation, documentation and questionnaires. The results showed that the self-efficacy of the orphans before being given group counseling with the home work assignment technique was 36.9 in the medium category and after being given group counseling with the home work assignment technique 67.2 in the medium category. Then the results of the Wilcoxon signed rank test obtained Zcount of 2.803 and Ztable of 1.96 with a significant level of 5% so Zcount ≥ Ztable. Thus Ha is accepted and Ho is rejected. These results indicate that the self-efficacy of children at the Cahaya Kemuning Orphanage can be increased through group counseling with the home work assignment technique. The purpose of this study was to determine the self-efficacy description of children before being given group counseling using the home work assignment technique and to determine the effectiveness of group counseling using the home work assignment technique to increase self-efficacy in children. The approach used is qualitative with quantitative research methods. The study population is 14 people. The sampling technique used is purposive sampling, namely the method of determining respondents based on certain criteria so that the research sample is 10 people. Data collection techniques using observation, documentation and questionnaires. The results showed that the self-efficacy of the orphans before being given group counseling with the home work assignment technique was 36.9 in the medium category and after being given group counseling with the home work assignment technique 67.2 in the medium category. Then the results of the Wilcoxon signed rank test obtained Zcount of 2.803 and Ztable of 1.96 with a significant level of 5% so Zcount ≥ Ztable. Thus Ha is accepted and Ho is rejected. These results indicate that the self-efficacy of children at the Cahaya Kemuning Orphanage can be increased through group counseling with the home work assignment technique.
Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Eksistensi Bahasa Indonesia Dikalangan Mahasiswa Permata, Okma
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 1 (2023): Juli - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i1.944

Abstract

Bahasa Indonesia adalah bahasa Nasional bangsa Indonesia, bahasa sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari karena dengan bahasa kita dapat berkomunikasi dan berinteraksi secara baik. Bahasa gaul itu sendiri merupakan bahasa khas dari sekelompok remaja baik itu dikalangan mahasiswa, karena kata yang diucapkan diubah sedemikian rupa sehingga hanya mereka saja yang mengerti dengan maksud dan tujuannya. Bahasa gaul yang diucapkannya tersebut dipengaruhi dari media sosial, hampir di seluruh kalangan mahasiswa yang menggunakannya. Pengaruh dari bahasa gaul ini dapat merusak kosa kata baku dari bahasa Indonesia itu sendiri, karena kosa kata yang di singkat dan terjadinya penyerapan dari bahasa asing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh bahasa gaul yang digunakan oleh mahasiswa terhadap eksistensi bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun pengolahan dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan catatan. Subjek dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa Universitas Sumatera Barat, Pariaman. Lokasi penelitian ini yaitu di kampus Universitas Sumatera Barat, Pariaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak mahaiswa yang menggunakan bahasa gaul, terlalu sering menggunakan bahasa gaul dapat berdampak pada cara mereka berbicara. Sebab, di setiap percakapan mereka masih terdengar kosa kata yang sulit di mengerti oleh orang lain sehingga keberadaan maupun perkembangan bahasa Indonesia terhambat. Padahal, saat berada di lingkungan formal seperti diskusi, ceramah, dan wawancara sangat mengutamakan berbahasa Indonesia baku yang baik dan benar. Jadi, kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga menggunakan bahasa Indonesia serta membiasakan diri untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari agar bahasa Indonesia tidak punah dan tidak terhambat perkembangannya.
Analisis Semiotika Nilai Moral Pada Film Mariposa Lestari, Devi; Duku, Sumaina; Yahya, Ahmad Harun
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1249

Abstract

Devi Lestari 2023. Analisis Nilai Moral Dalam Film Mariposa, Skripsi. Program studi Jurnalistik Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Pembimbing I : Dr. Sumaina Duku, M.Si, Pembimbing II :Ahmad Harun Yahya, M.Si, Penelitian ini berjudul "Analisis Nilai Moral Dalam Film Mariposa" yang disutradarai oleh Fajar Bustomi. Film ini mengisahkan tentang seorang gadis remaja yang bernama Natasha Kai Loovi yang biasa dipanggil Acha dan acha yang berusaha mendekati murid sekolahnya yang bernama iqbal. Penelitian ini bertujuan untuk mencari Nilai Moral dan cara penerapan pembelajaran yang mudah melalui Film Mariposa. Karena banyak anak zaman sekarang yang kurang akan pendidikan moral dan agar mudah untuk memberikan pengajaran menangani moral yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumen hasil tangkapan layar dari film Mariposa. Hasil dari penelitian ini mendapatkan 4 Nilai Moral yaitu : (1) Cinta Kasih Orangtua, (2) Kejujuran, (3) Menolong Sesama, (4) Rasa Syukur. Dengan memberikan pembelajaran melalui Film ini diharapkan bisa memberikan pengajaran dan juga sekaligus hiburan yang akan bermanfaat.
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor Dalam Proses Penyidikan Di Wilayah POLRESTA Padang Salsabilaa, Kirana; Wahyuni, Sry; Marwenny, Elwidarifa
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1250

Abstract

Meningkatnya kejahatan di Indonesia berakibat timbulnya berbagai macam modus dalam terjadinya tindak pidana. Salah satu bentuk tindak pidana yakni tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Dalam penyelesaian perkara pidana sering kali hukum mengedepankan hak-hak tersangka dan terdakwa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Pasal 50. Namun pada kenyataannya hak-hak korban terbaikan. Banyak ditemukan korban kejahatan kurang memperoleh perlindungan hukum yang memadai baik perlindungan yang sifatnya imateril maupun materil. Padahal telah ada aturan-aturan yang mengatur tentang perlindungan saksi dan korban, seperti di dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Melihat pentingnya peranan saksi dan/atau korban dalam membuat terang suatu perkara pidana maka penting untuk pemberian perlindungan terhadap saksi dan korban tersebut. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan yakni yuridis empiris. Adapun kesimpulan yang penulis bisa dari penelitian ini yakni Bentuk perlindungan hukum ada 2 (dua) yaitu perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif. Adapun perlindungan hukum yang diberikan Polresta Padang dengan memproses kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor lebih berfokus pada penegakan hukum terhadap pelaku, efeknya secara tidak langsung memberikan perlindungan hukum terhadap korban. Kendala penyidik ada internal dan eksternal. Upaya yang dilakukan penyidik yaitu upaya preventif dan upaya represif. Dalam kaitannya dengan melindungi hak-hak korban tindak pidana pencurian kendaraan bermotor Polresta Padang telah berupaya dengan baik dalam melindungi hak-hak korban dan memastikan bahwasanya korban mendapatkan akses keadilan. Meskipun demikian, ada masih ada beberapa kasus yang tidak bisa ditangani dan diselesaikan oleh Polresta Padang. Hal ini termasuk hal yang wajar dalam sistem hukum, karena setiap kasus memiliki karakteristik tindak pidana yang berbeda.
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Atas Pencurian Data Pribadi dalam Transaksi Elektronik Rafasya, Raudhatul; Citra, Helfira; Fauzi, Engrina
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1251

Abstract

Banyaknya terdapat pencurian data pribadi dalam melakukan transaksi elektronik. Hal ini disebakan karena kurangnya keamanan dari aplikasi E-commerce yang menggunakan data pribadi sebagai syarat pembuatan akun dari aplikasi tersebut Namun, semakin banyaknya kejahatan pencurian alamat pribadi yang dilaksanakan dari orang yang tidak diberi izin untuk mengakses alamat pemakai dan keamanan dari sebuah platform (aplikasi) yang kurang kuat. Oleh karena itu banyak dari para konsumen pengguna E-commerce yang menjadi korban dari kejahatan pecurian data ini. Akibat dari kejahatan ini, para konsumen pengguna aplikasi E-commerce ini mengalami kerugian terhadap tindakan pencurian tersebut. Penelitian ini meggunakan metode yuridis normatif. Dan sifat penelitian mengacu pada penelitian kualitatif-deskriptif. Jenis penelitian kualitatif-deskriptif ini dipilih karena lebih tepat untuk menjelaskan tentang bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen dan pertanggungjawaban E-commerce atas pencurian data pribadi. Kesimpulan yang dapat penulis simpulkan adalah bentuk pertahanan hukum terhadap konsumen yang mengalami pemberatan adalah dengan bentuk pertahanan hukum preventif dan represif. Dan pertanggungjawaban E-commerce terhadap konsumen dapat dilakukan dengan cara litigasi yang fungsi dan kewenangannya meliputi menangani dan menyelesaikan perselisihan konsumen melalui jalur hukum.
Diversi Ditinjau Dari Teori Penegakan Hukum Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Pencurian Pada Tahap Penyidikan di Polresta Padang Febby, Shintia; Wahyuni, Sry; Marwenny, Elwidarifa
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1252

Abstract

Kejahatan bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa saja tetapi sebagian juga dilakukan oleh anak. Sebagaimana diketahui bahwasanya penyelesaian kasus apa pun terhadap pelanggar hukum yang berusia di bawah 18 tahun akan mempengaruhi perkembangan kepribadian anak, maka menarik untuk melihat lebih jauh permasalahan anak di bawah umur yang terlibat pada kegiatan kriminal. Hak dan martabat anak harus dilindungi ketika mereka dihukum karena perannya dalam melakukan kejahatan. Maka, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak mengamanatkan alternatif pendekatan saat menangani perkara pidana anak: diversi melalui restorative justice. Penulis menggunakan teori hukum campuran dan metodologi penelitian empiris. Temuan penelitian ini, jika dibandingkan dengan hukum yang digunakan sebagai indikasi, mendukung Teori Penegakan Hukum yang ada saat ini. Penerapan hukum terhadap pelaku remaja mencerminkan keharmonisan ini dengan menjunjung tinggi nilai-nilai seperti keadilan, kejelasan hukum, dan kemaslahatan masyarakat. Mengingat tidak semua kasus anak di bawah umur ditangani oleh unit PPA di Polres Kota Padang, maka unit reserse kriminal yang juga menangani kasus yang melibatkan orang dewasa bertugas melaksanakan diversi bagi anak pelaku pencurian.
Amputasi Korupsi Dana Desa Amputation Of Village Fund Corruption Jamila, Jamila
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1256

Abstract

Tindakan korupsi harus segera di amputasi karena sudah sangat meresahkan bagi keuangan negara saat ini baik dari pusat maupun daerah pasti dapat terdeteksi adanya tindakan korupsi salah satunya adalah korupsi dana desa. Karena semakin maraknya korupsi penulis mengangkat terkait rumusan masalah yakni: Bagaimana Modus Operandi Korupsi Dana Desa ?, Apa Faktor Penyebab Korupsi Dana Desa?, Bagaiman Strategi Pencegahan Korupsi Dana Desa?. Dengan menggunakan metode penelitian Normatif dan pendekatan Kuantitatif. Penegakan hukum tindak pidana korupsi dana desa belum berjalan maksimal. Tindak Pidana Korupsi Semarang mengatakan bahwa dalam melihat modus operandi pelaku tindak pidana korupsi tidak terlepas dari 3 (tiga) faktor penting yaitu : legal justice, moral justice, dan sosial justice. Dengan berbagai faktor penyebab oknum tidak bertanggujawab melakukan tindakan korupsi.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Maharani, Diandra Shafira; Nasichah, Nasichah; Hanifa, Amalia; Hilalludin, M Hizkil
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 2 (2023): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i2.1260

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel X yakni Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan variabel Y yakni Penyesuaian Diri Remaja di Jabodetabek. Subjek penelitian ini yaitu Remaja dengan kriteria usia 18 – 21 tahun. Populasi penelitian ini berjumlah 70 orang dengan pengumpulan data lewat penyebaran kuesioner secara online melalui Google Form. Setelah data terkumpul, analisa penelitian ini menggunakan korelasi rank spearman dengan penarikan kesimpulan menggunakan pola pikir deduktif dengan SPSS 27 for Windows. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya memiliki korelasi positif yang kuat dan signifikan terhadap penyesuaian diri remaja.