cover
Contact Name
TAUFIK RAHMAN
Contact Email
taufikrahmansutarman@gmail.com
Phone
+6282379824884
Journal Mail Official
jmie.sttnlampung@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung Jl. Pulau Damar Gg. Sapta Marga Kel. Waydadi Baru Kec. Sukarame Kota Bandar Lampung, Lampung, 35131 Indonesia Phone: (0721) 781177 E-mail: jmie.sttnlampung@gmail.com Homepage: https://sttnlampung.ac.id
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE)
ISSN : 29629144     EISSN : 29629152     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung berbentuk Open Journal System (OJS) yang terbit satu tahun sebanyak 2 (dua) kali yakni bulan September dan Maret tiap tahunnya. JMIE terbit sejak tahun 2022 hingga saat ini. Untuk saat JMIE merupakan jurnal berbahasa Indonesia. JMIE berisi artikel ilmiah dengan topik kajian meliputi Manajemen Logistik, Supply Chain Management, Operational Research, Ekonomi Teknik, Service Quality, Total Productive Maintenance, Halal Industry (halal supply chain), Marketing Management, Human Resources Management dan Statistic Quality Control.
Articles 38 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI TEKNIS RELIABILITY, AVAILABILITY, MAINTAINABILITY AND SAFETY (RAMS) PADA RESOR JALAN REL BERDASARKAN SNI IEC 62278-2002 BIDANG PERKERETAAPIAN DI STASIUN PURWAKARTA Rikzan Bachrul Ulum; Agung Widarman; Almaida Nuriz Mayumi; Hendi Iskandar
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 3 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT KAI is a land transport service company. The number of people who switch to this mode of transport makes PT KAI make efforts in improving services to maintain public trust in order to continue to choose train services as the main land transport. Purwakarta Station is a station within the Bandung 2 operating area that serves local and long-distance train travel. Purwakarta Station has a single line from Purwakarta to Ciganea and a doublie line between Purwakarta to Cibungur. To improve the performance and quality of the railway and continuous innovation in its maintenance, in this case RAMS as a performance indicator in a maintenance management and railway service indicator. RBD is used to analyse the reliabilitu and availability of a system, FTA is used to identify the factors that cause damage to arise. FMEA is used to determine and evaluate potential failures and identify which maintenance actions need to be taken to reduce the chamce of failure and also increse safety in the railway environment.
OPTIMASI DISTRIBUSI KONVEKSI PAKAIAN DENGAN PENDEKATAN SIMULASI (STUDI KASUS CV. XYZ) Anisa Pauziah; Diki Muchtar; Muhamad Ihsan; Tarman
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 3 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the biggest challenges faced by garment manufacturing companies is optimizing the distribution of products to improve operational efficiency and minimize costs. Timely and effective distribution is crucial to ensure customer satisfaction and maintain the company's competitiveness. Therefore, efforts need to be made to optimize the distribution system in garment manufacturing companies by utilizing the latest technology, one of which is through simulation approaches. The aim of this research is to apply simulation to optimize the clothing distribution at CV. XYZ and provide recommendations for improving efficiency and reducing distribution costs. To achieve the research objectives, a case related to the distribution system was selected and analyzed in depth, specifically at CV. XYZ. To analyze this case, this research employs a case study strategy focusing on data collection from relevant distribution systems. One of the tools used to describe the distribution process systematically is a flowchart, which provides a visual overview of the sequence and relationships between various stages in the distribution process. The simulation results indicate that the distribution system at CV. XYZ could be improved by increasing the schedule from once to twice, rather than by adding distribution units. In terms of costs, this approach reduces the expenses, with the additional schedule only adding a fuel cost of IDR 46,800,000, while adding units would incur a cost of IDR 615,600,000.
Analisis Preventive Maintenance Mesin Compressor dengan Mean Time Beetween Failure dan Mean Time to Repair di PT Suzuki Indomobil Motor Yayan Heru Haerudin; Wisnu Dwi Wibowo
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 3 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The manufacturing industry is experiencing rapid growth in technology and machine maintenance methods to improve operational efficiency and corporate competitiveness. PT Suzuki Indomobil Motor, as a motor vehicle manufacturer, utilizes various machines and equipment in its production processes, one of which is the compressor that serves as the primary air supply source. Failures or malfunctions in the compressor can lead to increased operational costs and significant production downtime. Therefore, an optimal preventive maintenance strategy is required. This study aims to analyze the effectiveness of preventive maintenance using the Mean Time Between Failure (MTBF) and Mean Time to Repair (MTTR) methods to enhance machine reliability and production efficiency. The results indicate that the compressor's availability value is above 95%, signifying that the machines are in good condition. With a more optimized preventive maintenance plan, companies can reduce repair costs, minimize downtime, and enhance machine reliability in the long term.
Fleksibilitas Kerja dan Turnover Intention Karyawan Perbankan: Peran Kepuasan Kerja dan Keadilan Organisasi Lidia Olga; Feti Arman
Journal of Management and Industrial Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi hubungan fleksibilitas kerja dengan turnover intention serta peran kepuasan kerja dan tiga dimensi keadilan organisasi pada data survei perbankan. Analisis sekunder menggunakan 204 respons dan 29 item berkode 1–5. Skor komposit dianalisis melalui regresi bertahap dengan galat baku HC3, 10.000 bootstrap, dan pemeriksaan sensitivitas. Koefisien fleksibilitas berubah dari −0,814 pada model bivariat menjadi −0,184 setelah pengendalian keadilan dan kepuasan (interval kepercayaan 95% [−0,364; −0,004]). Model lengkap menjelaskan 50,9% variasi skor niat keluar dalam sampel. Kepuasan kerja dan keadilan distributif berhubungan negatif dengan niat keluar, sedangkan koefisien unik keadilan prosedural dan interaksional tidak presisi. Asosiasi tidak langsung fleksibilitas melalui kepuasan sebesar −0,113 dengan interval bootstrap [−0,238; −0,011], tetapi interval melintasi nol setelah 12 respons berpengaruh dikeluarkan. HTMT keadilan distributif–kepuasan mencapai 0,942, menandakan persoalan keterpisahan konstruk. Interaksi fleksibilitas dan kepuasan tidak menunjukkan bukti yang presisi. Temuan mendukung evaluasi bersama kebijakan fleksibilitas dan keadilan, dengan pembatasan klaim mekanisme karena desain potong lintang, keterbatasan dokumentasi instrumen, dan sensitivitas hasil.
Evaluasi Kinerja Distribusi Pergudangan Berdasarkan Waktu Penyimpanan dan Proses Cross-Docking Idris; Pipiet Mutiara Tri Sentian
Journal of Management and Industrial Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cross-docking mengubah aliran distribusi dengan mengurangi kebutuhan penyimpanan, tetapi evaluasi manfaatnya memerlukan kesesuaian antara indikator, satuan kapasitas, dan data waktu. Penelitian ini mengevaluasi sistem pergudangan dan rancangan cross-docking melalui analisis sekunder Warehouse Distribution System Dataset, Mendeley Data versi 1. Dua lembar kerja memuat masing-masing 97 baris jumlah barang di meja sortir dan kuantitas pengemasan; dua dokumen menjelaskan aliran proses serta kapasitas nominal. Metode menggabungkan audit data, statistik deskriptif, rekonsiliasi satuan, dan analisis sensitivitas kapasitas. Rerata jumlah barang di meja sortir pada kelompok berlabel cross-docking 45,01% lebih rendah, sedangkan rerata kuantitas pengemasan 274,09% lebih tinggi daripada sistem lama. Perbedaan tersebut belum mengukur produktivitas per jam maupun efek kausal karena durasi dan kesetaraan unit observasi tidak didokumentasikan. Dengan asumsi kapasitas sortir 15.000 kg per meja per gelombang, enam meja dan dua puluh truk berkapasitas 3.900 kg dapat melayani 77.000 kg per gelombang secara nominal, dengan cadangan angkut hanya 1.000 kg atau 1,30%. Apabila kapasitas meja ditafsirkan per hari sebagaimana salah satu pernyataan sumber, enam meja menyisakan kekurangan kapasitas 64.000 kg per hari pada dua gelombang kedatangan. Dataset tidak menyediakan timestamp sehingga penurunan waktu penyimpanan tidak dapat diestimasi. Penelitian menghasilkan evaluasi kelayakan bersyarat dan menunjukkan bahwa konfirmasi satuan, sinkronisasi keberangkatan, serta pencatatan waktu per batch diperlukan sebelum klaim eliminasi penyimpanan dapat diterima.
Praktik MSDM Berkinerja Tinggi dan Perilaku Kerja Inovatif: Peran Kepuasan Kerja Pegawai Milenial Sektor Publik Feti Arman; Leny Rudihartati
Journal of Management and Industrial Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik manajemen sumber daya manusia berkinerja tinggi dipandang sebagai sumber daya organisasi yang mendukung inovasi pegawai, tetapi hubungan tersebut perlu dinilai bersama kualitas pengukuran kepuasan kerja. Penelitian ini menganalisis hubungan praktik tersebut dengan perilaku kerja inovatif serta asosiasi tidak langsung melalui kepuasan kerja pada dataset terbuka pegawai milenial sektor publik Indonesia. Analisis sekunder menggunakan 260 baris respons, dengan 20 item praktik manajemen sumber daya manusia, tiga item kepuasan kerja, dan sembilan item perilaku inovatif. Skor rata-rata item dianalisis melalui regresi dengan galat baku tahan heteroskedastisitas dan bootstrap sebanyak 10.000 pengambilan sampel ulang. Praktik manajemen sumber daya manusia berhubungan positif dengan perilaku inovatif setelah memasukkan kepuasan kerja ke dalam model (koefisien = 0,504; interval kepercayaan 95%: 0,350–0,657). Kepuasan kerja juga menunjukkan hubungan positif (koefisien = 0,375; interval kepercayaan 95%: 0,211–0,540). Model menjelaskan 42,5% variasi skor perilaku inovatif. Asosiasi tidak langsung bernilai 0,259 dengan interval kepercayaan bootstrap 95% sebesar 0,142–0,392. Arah hubungan bertahan pada analisis profil unik, pengukuran kepuasan dua item, dan penyaringan respons berpengaruh. Namun, reliabilitas kepuasan kerja tiga item rendah (alfa = 0,438), dan identitas responden tidak tersedia untuk memverifikasi profil jawaban identik. Temuan mendukung keterkaitan antarvariabel pada tingkat skor teramati, dengan interpretasi mekanisme mediasi yang bersifat sementara. Kontribusi penelitian terletak pada penggabungan analisis hubungan dengan pemeriksaan pengukuran dan sensitivitas yang transparan, tanpa menggeneralisasikan hasil sebagai hubungan sebab akibat atau karakteristik seluruh pegawai milenial.
Variasi Ketepatan Pengiriman Antarwilayah dan Moda Layanan dalam Rantai Pasok Global Diki Muchtar; Indra Gumelar; Taufik Rahman
Journal of Management and Industrial Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbandingan ketepatan pengiriman antarwilayah dapat dipengaruhi komposisi kelas layanan dan perbedaan tenggat yang dijanjikan. Penelitian ini mengevaluasi variasi ketepatan pengiriman pada DataCo SMART Supply Chain versi 5 dengan membedakan kepatuhan tenggat dan durasi aktual tercatat. Sebanyak 180.519 baris produk diagregasi menjadi 65.752 pesanan; analisis utama mencakup 62.897 pesanan yang tidak dibatalkan pada Januari 2015–Januari 2018, meliputi 23 wilayah, empat kelas layanan, dan 20.261 pelanggan. Metode menggabungkan tabulasi pada tingkat pesanan, standardisasi langsung komposisi layanan, bootstrap berkelompok berdasarkan pelanggan sebanyak 2.000 replikasi, serta regresi logistik dengan kovarians berkelompok. Proporsi tidak terlambat adalah 42,69%, yang terdiri atas 24,05% pengiriman lebih awal dan 18,64% tepat pada tenggat. Standard Class mencapai kepatuhan 60,15%, Same Day 51,63%, Second Class 20,01%, dan First Class 0%. Seluruh First Class memiliki durasi dua hari terhadap tenggat satu hari, sehingga dikeluarkan dari estimasi logistik untuk menghindari pemisahan sempurna. Asosiasi deskriptif kelas layanan lebih besar daripada wilayah, dengan Cramér V masing-masing 0,4807 dan 0,0221. Rentang proporsi wilayah berubah dari 7,46 menjadi 8,40 poin persentase setelah standardisasi; peringkat Central Asia berubah dari ketujuh menjadi kedua puluh satu. Model pada 53.295 pesanan menunjukkan statistik Wald wilayah 20,84 dengan 22 derajat bebas dan p = 0,531. Hasil mendukung evaluasi layanan berdasarkan tenggat yang sebanding, tetapi belum menyediakan bukti kuat mengenai perbedaan regional setelah penyesuaian. Keterbatasan cakupan waktu, ukuran kelompok kecil, dan keteraturan durasi mengharuskan interpretasi sebagai karakteristik dataset historis, bukan penilaian kausal atas kualitas jaringan global.
Pemodelan Risiko Keterlambatan Pengiriman dalam Rantai Pasok Menggunakan Regresi Logistik Taufik Rahman; Faiq Nurraihan
Journal of Management and Industrial Engineering Vol. 4 No. 1 (2025): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan pengiriman memengaruhi keandalan layanan dan membutuhkan model risiko yang dapat ditafsirkan sebelum pengiriman dilaksanakan. Penelitian ini mengembangkan regresi logistik berbasis dataset terbuka DataCo dengan memperhatikan unit analisis, kebocoran informasi, serta evaluasi temporal. Sebanyak 180.519 baris produk diagregasi menjadi 65.752 pesanan; setelah 2.855 pesanan dibatalkan dikeluarkan, analisis mencakup 62.897 pesanan pada Januari 2015–Januari 2018. Data dibagi secara kronologis menjadi pelatihan 44.027, validasi 9.435, dan pengujian 9.435 pesanan. Regresi logistik berpenalti L2 digunakan karena seluruh pengiriman First Class yang memenuhi kriteria analisis tercatat terlambat. Model memperoleh ROC-AUC 0,7471, average precision 0,8385, dan Brier score 0,1879 pada data uji. Ambang 0,485 yang dipilih pada data validasi menghasilkan sensitivitas 53,95%, spesifisitas 90,49%, dan presisi 88,49%. Analisis sensitivitas tanpa First Class menunjukkan odds ratio Second Class sebesar 6,03 dan Same Day sebesar 1,30 terhadap Standard Class. Namun, model yang hanya menggunakan moda layanan mencapai ROC-AUC 0,7441 dan Brier score 0,1879; tambahan prediktor memberikan peningkatan diskriminasi yang kecil. Temuan menegaskan dominasi konfigurasi janji layanan dalam label keterlambatan DataCo, sekaligus membatasi interpretasi kausal terhadap moda pengiriman. Model layak sebagai dasar penyaringan risiko, tetapi memerlukan validasi eksternal dan informasi operasional yang lebih rinci sebelum implementasi.

Page 4 of 4 | Total Record : 38