cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
jurnaltaujih@iaiqi.ac.id
Phone
+6285326789745
Journal Mail Official
jurnaltaujih@iaiqi.ac.id
Editorial Address
Jl. Indralaya Mulia, Kec. Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30862
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20857934     EISSN : 27747379     DOI : https://doi.org/10.53649/taujih.v4i2.153
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam adalah jurnal Ilmiah yang menyajikan naskah-naskah yang berkaitan dengan studi pendidikan Islam, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dan proses pembelajaran dalam pendidikan Islam.
Articles 95 Documents
Pola Asuh Orang Tua dalam Mendidik Agama Anak pada Keluarga Tukang Bentor di Kelurahan Indralaya Mulya Ogan Ilir Zaimuddin
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i1.79

Abstract

Keluarga merupakan kelompok sosial pertama di mana individu berada dan akan mempelajari banyak hal penting dan mendasar melalui pola asuh dan binaan orangtua atau anggota keluarga lainnya. Keluarga mempunyai peran penting bagi pertumbuhan jiwa anak agar seorang anak tersebut dapat sukses di dunia dan di akhirat. Namun disisi lain, keluarga juga bisa menjadi killing field (ladang pembunuh) bagi perkembangan jiwa anak jika orangtua salah mengasuhnya. Kenyataan ini menunjukkan bahwa keluarga memegang tanggungjawab dan peran penting dalam perjalanan hidup seseorang di masa yang akan datang. Keluarga juga menjadi pusat pendidikan pertama dan utama yang mempunyai tugas fundamental dalam mempersiapkan anak bagi kehidupannya di masa depan. Hal itu dikarenakan dasar-dasar perilaku, sikap hidup, dan berbagai kebiasaan ditanamkan kepada anak dimulai sejak lingkungan keluarga. Oleh karena itu peneliti tertarik meneliti tentang pola asuh orang tua dalam mendidik agama anaknya khususnya pada keluarga tukang bentor yang menjadikan profesi sebagai tukang bentor sebagai pekerjaan tetapnya. Peneliti memilih lokasi penelitian di Kelurahan Indralaya Mulya karena masyarakat Kelurahan Indralaya Mulya memiliki kesibukan dalam bekerja relatif tinggi khususnya tukang bentor yang bekerja mulai dari pagi hari sampai sore hari, semua itu dilakukan hanya untuk menghidupi keluarganya. Selain itu Peneliti juga sudah berdomisili di Kelurahan Indralaya Mulya sejak lahir sehingga diharapkan dalam penelitian ini dapat lebih intensif.
Motivasi Belajar Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam pada Situasi Pandemi Covid-19 Adhika Alvianto
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.80

Abstract

Pandemi Covid-19 telah membawa banyak perubahan di berbagai sektor, seperti pada sektor pendidikan di perguruan tinggi yang menekankan supaya pembelajaran dilaksanakan secara daring. Pembelajaran daring dan langsung di kelas memiliki perbedaan, termasuk pada dorongan semangat belajar (motivasi). Kajian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring mata kuliah Pendidikan Agama Islam pada situasi pandemi Covid-19 di Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (FE-UST) Yogyakarta. Penelitian ini juga bertujuan sebagai bahan evaluasi terkait kualitas pelaksanaan pembelajaran daring dan persiapan pembelajaran daring di era new normal. Adapun permasalahan penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring mata kuliah Pendidikan Agama Islam pada situasi pandemi Covid-19 di FE-UST Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 251 mahasiswa. Pengambilan data menggunakan metode survei dengan skala likert. Analisis data dengan menghitung prosentase data pada setiap indikator, kemudian diinterpretasikan skor prosentase datanya dan dianalisis secara deskriptif pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring mata kuliah Pendidikan Agama Islam di FE-UST Yogyakarta pada situasi pandemi Covid-19 mencapai 81%, atau masuk dalam kategori sangat baik. Hasil kajian ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai bahan atau dasar untuk melakukan penelitian-penelitian yang lebih mendalam terkait dengan motivasi belajar dan pembelajaran daring.
Upaya Kreatif dan Mandiri Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MA Bahrul Ulum Muliasari Anis Susanti; Zainuddin
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.81

Abstract

Pendidikan telah memajukan pembangunan bangsa dan merupakan sarana penerjemahan informasi dan pembangunan karakter bangsa (pembinaan karakter bangsa). Masyarakat yang cerdas akan berkontribusi besar dalam kehidupan berbangsa dan secara bertahap akan membangun kemandirian. Berbagai upaya sudah dilakukan, diantaranya mengembangkan kurikulum nasional dan lokal, peningkatan kemampuan guru dengan diadakan pelatihan, pembelian referensi dan perangkat pembelajaran, pembelian dan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta pembenahan sekolah / madrasah melalui peningkatan manajemen mutu. Berangkat dari pandangan tersebut, ada tiga factor penting yang dapat mempengaruhi mutu pendidikan, pertama; kebijakan pemerintah. Kedua, manajemen sekolah, dan ketiga, peran serta stakeholder dan masyarakat. Pada penelitian ini, kepala madrasah menjadikan visi sebagai alat mencapai tujuan madrasah. Disamping itu, kepala madrasah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, terlebih dahulu merancang berbagai program dan analisis situasi serta melakukan analisis SWOT. Selain itu, dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, dibutuhkan kerjasama yang harmonis, serta semangat juang yang tinggi dari seluruh warga madrasah disertai dengan sarana-prasarana yang memadai. Meskipun seringkali smuncul hambatan-hambatan dalam mewujudkannya. Misalkan, belum semua guru dapat menjalankan kebijakan-kebijakan program madrasah, kurangnya dana, serta belum adanya kerjasama yang baik dari wali siswa dan masyarakat.
Kuttab dan Institusi Pendidikan Islam Pra-Lahirnya Sistem Madrasah M. Arief Affandi
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.82

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap lembaga apa saja yang eksis pra-madrasah, bagaimana model pendidikan yang diterapkan dan apa saja faktor kemajuan lembaga pendidikan Islam periode klasik dan bagaimana kontribusi terhadap lembaga pendidikan Islam era modern dengan cara mengumpulkan sumber-sumber pengetahuan tentang sejarah perkembangan lembaga pendidikan Islam, mengintegrasikan temuan tersebut menjadi sebuah penjelasan deskriftif yang sistematis perihal lembaga pendidikan Islam klasik, dan terakhir menarik kesimpulan. Temuan artikel ini adalah, institusi pendidikan Islam eksis sebelum madrasah dengan berbagai modelnya, diantaranya: institusi rumah (Dar al-Arqam dan kediaman ulama), masjid, Kuttab, Saloon sastra, sekolah istana, Shuffah, Halaqah, Khan, Bamaristan, Ribath, perpustakaan dan toko buku, serta madrasah. Metode yang digunakan sangat variatif, mulai dari ceramah, halaqah, diskusi, hafalan, dan faktor yang melandasi keberhasilan pendidikan klasik ialah faktor rosulullah, orientasi pendidikan jelas, dan memahami tugas guru dan murid. Kunci keberhasilan pendidikan Islam klasik yakni, masyarakat terbuka terhadap perbedaan, apresiasi terhadap prestasi, al-Qur’an dan Hadits menjadi sumber rujukan utama, Arabisasi untuk mempermudah kajian literatur Islam. kontribusi terhadap lembaga pendidikan modern tampak dari metode seperti ceramah, hafalan, model belajar lingkaran (halaqah),serta manajemen pendidikan komprehensif seperti yang diterapkan madrasah Nizhamiyah masih diaplikasikan di lembaga modern.
Pengaruh Kegiatan Ekstra Kurikuler Rohani Islam (Rohis) terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) Di SMAN 1 Bangun Rejo Kabupaten Lampung Tengah Muhammad Latif Nawawi
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.83

Abstract

Rohani Islam (Rohis) merupakan sebuah lembaga organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler siswa dibidang keagamaan, yang menyelenggarakan sejumlah program kegiatan yang ditujukan untuk menggali potensi-potensi keagamaan yang dimiliki siswa. Serta menjadi wadah atau sarana bagi siswa- siswi yang beragama Islam untuk pembinaan keagamaan secara mendalam dalam rangka menumbuh kembangkan bakat, kemampuan serta memperluas pengetahuan tentang ajaran-ajaran Islam, dan senantiasa menanamkan, membudayakan, mengakrabkan, serta mengaktualisasikan nilai-nilai Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi para pelajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “adakah pengaruh yang positif dan signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar pendidikan agama Islam (PAI) di SMAN 1 Bangunrejo Lampung Tengah? Tujuan dari penelitian ini adalah, Untuk mengetahui pengaruh yang positif dan signifikan antara kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar pendidikan agama Islam (PAI) di SMAN 1 Bangunrejo Lampung Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang mengambil objek penelitian yaitu sebanyak 45 siswa, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Setelah data terkumpul maka data diolah berdasarkan perhitungan statistik dengan menggunakan rumus korelasi Koefisien Kontingensi, untuk mengetahui hasil r hitung, hasil KK dirubah menjadi phi (Ø). Dari hasil perhitungan tersebut, peneliti memperoleh hasil nilai “r” hitung sebesar 0,633 dan setelah di konsultasikan dengan Tabel “r” baik pada taraf signifikasi 5% = 0,304 maupun pada taraf signifikasi 1% = 0,393 r hitung lebih besar daripada r tabel, berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternative diterima. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar pendidikan agama Islam (PAI) di SMAN 1 Bangunrejo Lampung Tengah. Selanjutnya, besarnya prosentase kegiatan ekstrakurikuler rohani Islam terhadap peningkatan motivasi belajar PAI = x 100% = = 0,401 x 100% = 40,1, %. Dalam arti, kegiatan ekskul rohis memiliki prosentase pengaruh sebesar 40,1% dalam meningkatkan motivasi belajar PAI di SMAN I Bangunrejo, sementara 59,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lainnya.
Konsep Pendidikan Islam dalam Keluarga Menurut Zakiah Daradjat Muhammad Muttaqin
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.84

Abstract

Keluarga adalah merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan utama dalam masyarakat, karena dalam keluargalah manusia dilahirkan, berkembang menjadi dewasa. Bentuk dan isi serta cara-cara pendidikan di dalam keluarga akan selalu mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya watak, budi pekerti dan kepribadian tiap-tiap manusia. Penelitian ini membahas “Konsep Pendidikan Islam Dalam Keluarga Menurut Zakiah Daradjat”, Rumusan masalah penelitian Bagimana konsep pendidikan islam dalam keluarga menurut Zakiah Daradjat”, Penelitian ini bersifat Kualitatif Riset, pendekatan kualitatif penulis gunakan untuk menganalisis tentang Konsep Pendidikan Agama Islam untuk Anak dalam Keluarga, penganalisaan data ini lebih difokuskan pada Penelitian Kepustakaan (Library Research), yakni dengan membaca, menelaah dan mengkaji buku-buku dan sumber tulisan yang erat kaitannya dengan masalah yang dibahas. Gagasan pemikiran pendidikan agama Islam menurut Zakiah Daradjat diantaranya yaitu: pengertian pendidikan, landasan pendidikan Islam, tujuan pendidikan Islam dan lingkungan dan tanggung jawab pendidikan. Konsep pendidikan Islam diantaranya yaitu: pendidikan tauhid dan pendidikan akhlak. Sedangkan komponen pendidikan Islam terdiri dari materi pendidikan yang terdiri dari pendidikan tauhid, ibadah, akhlak dan muamalah. Kemudian metode pendidikan menurut Zakiah Daradjat diantaranya yaitu: metode keteladanan, metode pembiasaan dan metode cerita. Tujuan pendidikan anak untuk mengembangkan potensi bawaan manusia agar dapat berkembang secara optimal dan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai khalifah di bumi dan secara lebih spesifik sebagai subjek pembangunan guna mencapai kebahagiaan hidup sekarang dan masa mendatang.
Studi Discovery Inquiry Dampak New Normal Pandemi Covid 19 terhadap Kegiatan Belajar Mengajar di SD IT Syajarul Qur’an Gelumbang Mustafiyanti
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.85

Abstract

Dalam dunia pendidikan khususnya di Indonesia, sedang mengalami fenomena dalam menghadapi masa Pandemi covid 19, hal ini dapat memberikan perubahan yang sangat signifikan serta tantangan di dunia pendidikan. Sampai pada masa pasca pandemic covid 19 pun, masih di lakukan, seperti yang di kemukakan menteri pendidikan Nadiem karim, informasi sebagian guru kegiatan belajar mengajar terpaksa di lakukan jarak jauh dengan metode daring selama pandemic corona. Interaksi belajar mengajar di kelas tidak bias menjamin kesehatn siswa dan guru, dikarenakan wabah pandemic ini tidak mengenal dan pandang bulu. Serta di khawatirkan bias menjadi media penularan virus corona di ruang kelas yang sedang belajar. Adapun kebijakan KBM online ini pun menuai protes di kalangan banyak siswa, guru, orang tua dan instansi lembaga pendidikan yang menyuarakan keluhan mereka karena tak biasa menyerap pembelajaran dengan baik bila tetap belajar secara daring. Adapaun tujuan penelitian ini adalah menggunakan pendekatan discovery inquiry yang mana menggali dan mengidintifikasi kasus kemudian dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan secara kwalitatif. Sehingga mendapatkan informasi kendala KBM secara online di rumah akibat pandemic covid 19. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus discovery inquiry dan pendekatan penelitiannya menggunakan metode studi kasus kualitatif discovery Inquiry yang di gunakan untuk mendapatkan informasi informasi kendala dan akibat dari New normal pandemic covid 19 terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar Islam Terpadu syajarul qur’an gelumbang. Untuk tujuan kerahasiaan, responden di beri inisial R1,R2,R3,R4,R5, dan R6. Wawancara semi-terstruktur di lakukan dan daftar pertanyaan di susun untuk wawancara di kembangkan berdasarkan literature terkait. Responden untuk penelitian ini adalah para guru dan orang tua peserta didik di SD IT SYAQU gelumbang. Hasil dari penelitan ini yaitu terdapat kendala yang dialami murid, orang tua dan guru dalam KBM online yaitu penguasaan teknologi masih minim, penambahan biaya kuota internet dan lain lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat beberapa kendala dan factor dari fihak guru, orang tua ataupun siswa. Adapun dana pembelanjaan membengkak seperti quota internet serta kerjaan tambahan bagi orang ua menjadi berkurang, siswa yang kelas tingkat kelas rendah yaitu kelas 1-3 , masih butuh bimbingan sekali dari wali kelas apalagi kelas 1, yang sedang mengalami masa transisi dari TK ke pendidikan Dasar, sangat sekali membutuhkan bimbingan dari guru kelas, dan jam kerja yang menjadi tidak terbatas bagi guru karena harus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan orang tua, guru dan kepala sekolah.
Metode Iqro’ dan Yanbu’a dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an: (Studi Komparasi TK/TPA Riyadlus Sholihin dan TK/TPA Manbaul Qur’an Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir) Muyassaroh; Ani Nafisah
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/taujih.v2i2.87

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kesulitan guru di TK/TPA dalam memberikan pengajaran membaca dan menulis Al-Qur’an secara langsung kepada peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode Iqro di TK/TPA Riyadlus Sholihin Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir, untuk mengetahui metode Yanbu’a di TK/TPA Manbaul Qur’an Kayuagung Ogan Komering Ilir, dan untuk mengetahui perbedaan antara metode Iqro dan Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research, dengan pendekatan kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah anak TK/TPA Riyadlus Sholihin dan TK/TPA Manbaul Qur’an dengan sampel 90 responden, 45 anak TK/TPA Riyadlus Sholihin dan 45 anak TK/TPA Manbaul Qur’an. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif dan uji hipotesis dengan menggunakan rumus t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan pengujian t tes yang diperoleh dalam perhitungan ( yaitu= - 0,8435) adalah lebih kecil daripada (baik pada taraf signifikansi 5% maupun taraf signifikansi 1%) maka Hipotesis nihil () diterima. Berarti antara variabel I dan Variabel II tidak dapat perbedaan yang signifikan.Skor rata-rata yang diperoleh TK/TPA Riyadlus Sholihin sebesar 31,86 dari 45 responden. Sedangkan skor rata-rata yang diperoleh TK/TPA Manbaul Qur’an sebesar 32,97 dari 45 responden. Dilihat dari rata-rata skor dihasilkan TK/TPA Manbaul Qur’an lebih baik dari TK/TPA Riyadlus Sholihin. Sekalipun terdapat perbedaan Mean hasil tes diantar kedua variabel tersebut, namun perbedaan mean itu bukanlah perbedaan yang siginifikan, karena itu penulis dapat menyimpulkan tidak ada perbedaan antara metode Iqro dan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an.
Konsep Kurikulum Pendidikan Islam: (Perbandingan antar Tokoh / Aliran) Muhammad Muttaqin
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2021): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.206 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v3i1.88

Abstract

Manusia diciptakan sebagai makhluk yang sempurna yang berbeda dengan makhluk lainnya, yang dikaruniai akal dan pikiran oleh Tuhan. Sehingga dapat mengaktualisasikan dirinya sebagai khalifah dimuka bumi. Untuk meraih kesempurnaan tersebut, manusia harus melalui berbagai proses. Salah satunya pendidikan. Pendidikan Islam yang berfalsafahkan Al Quran dan Al Hadis. Dalam setiap perkara atau pencapaian tujuan tentunya membutuhkan suatu perencanaan yang matang, begitu pula dalam dunia pendidikan. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila terjadi perencanaan proses untuk mencapainya. Dalam dunia pendidikan, program yang telah terencana tersebut di sebut dengan kurikulum pendidikan.
Kebijakan MI Sunan Pandanaran dalam Merespon Pengembangan Metode Pembelajaran Ala Nadiem Makarim Zikry Septoyadi; Vita Lastriana candrawati
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2021): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.345 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v3i1.89

Abstract

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemndikbud) Nadiem Makarim telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Konsep Merdeka Belajar dalam penentuan kelulusan peserta didik dan penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2020/2021. konsep tersebut menerangkan bagaimana proses pembelajaran dikelas agar anak lebih kreatif lalu guru tidak dibebani dengan administratif yang begitu banyak, kebijakan-kebijakan lainnya seperti penerimaan peserta didik baru dan zonasi juga tertera dalam konsep “Merdeka Belajar” tersebut. Maka dari itu peneliti ini ingin mengetahui bagaimana konsep kebijakan Nadiem Makarim dan bagaimana respon Madrasah MI Sunan Pandanaran terhadap konsep “Merdeka Belajar”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian yang bersifat deskriptif analisis, yaitu penelitian yang menganalisa secara kritis kebijakan MI Sunan Pandanaran dalam merespon pengembangan metode pemebalajaran Nadiem Makarim. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru MI Sunan Pandanaran. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa MI Sunan Pandanaran merespon dengan baik kebijakan Menteri pendidikan dan kebudayaan (Kemndikbud) Nadiem Makarim tentang konsep “Merdeka Belajar” hal itu bisa dilihat dari pengembangan metode pembelajaran dan penerapan RPP satu halaman yang sudah dilakukan MI Sunan Pandanaran, selain itu MI Sunan Pandanaran juga memiliki langkah-langkah untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas diantaranya, guru menggunakan media pembelajaran yang sesuai konsep yang diajarkan, menggunakan pendekatan yang berfokus pada peserta didik dan setiap kelas memajang media pembelajran seperti poster, alat peraga, peta atau sumber belajar lainnya.

Page 3 of 10 | Total Record : 95