cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
jurnaltaujih@iaiqi.ac.id
Phone
+6285326789745
Journal Mail Official
jurnaltaujih@iaiqi.ac.id
Editorial Address
Jl. Indralaya Mulia, Kec. Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30862
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20857934     EISSN : 27747379     DOI : https://doi.org/10.53649/taujih.v4i2.153
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam adalah jurnal Ilmiah yang menyajikan naskah-naskah yang berkaitan dengan studi pendidikan Islam, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dan proses pembelajaran dalam pendidikan Islam.
Articles 102 Documents
Akulturasi Islam dalam Peradaban dan Budaya Ani Nafisah; Ris’an Rusli; Anisatul Mardiah; Ahyar; Ahmad Abdul Qiso
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2021): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.285 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v3i2.101

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami akulturasi Islam dalam peradaban dan budaya, jenis penelitian ini adalah penelitian studi pustaka (library research), dengan pendekatan penelitiannya adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian bahwa akulturasi Islam dinusantara begitu unik diawali dengan sejarah Islam masuk Indonesia melalui proses sejarah yang panjang, Pada awalnya, Indonesia/ Nusantara misalnya pulau Jawa telah dimasuki kebudayaan Hindu yang lebih dahulu berkembang di masyarakat dengan memiliki tradisi tatanan hidup pada masa itu, aksi damai sebagai strategi dakwah dalam penyebaran Islam sehingga ada yang respon memeluk ajaran Islam, berbagai macam yang disunting/disaring dari agama non Islam sebagai strategi menyebarkan agama Islam, misalnya melalui seni tari, musik dan lain-lain. Dalam upacara-upacara keagamaan seperti mauludan atau rajaban sering dipertunjukkan seni tari dan musik tradisional misalnya sekatenan di Jogjakarta dan wayang. Strategi dakwah tersebut menunjukkan adanya hubungan antara agama dan kebudayaan, dengan adanya korelasi tersebut menyebabkan adanya perbedaan kultur keagamaan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Kehidupan sosial budaya selalu dinamis, terus mengalami adanya perubahan, hubungan antara agama dan kebudayaan inilah yang menyebabkan adanya atau terjadinya proses akulturasi. Akulturasi merupakan culture contact yang memiliki proses dua arah (two way process), saling mempengaruhi antara dua kelompok yang mengadakan hubungan, atau oleh Ortiz disebut transculturation untuk menunjuk suatu hubungan timbal balik (reciprocal) antar aspek kebudayaan. Maka, Perlu ada dialog kreatif dan dinamis antara keduanya hingga akhirnya Islam dapat diterima sebagai agama baru tanpa harus menggantikan budaya lokal yang ada. Dalam hal ini, budaya lokal yang terkandung dalam tradisi dan adat istiadat masyarakat setempat tetap dapat dijalankan tanpa merusak ajaran Islam. Maka, diperlukan dialektika antara Islam dan budaya, Islam memberikan warna dan semangat pada budaya dan peradaban, dan budaya serta peradaban memberikan kekayaan pada Islam. Inilah yang terjadi dalam dinamika Islam di Indonesia, yang kaya akan tradisi dan budaya.
Keteladanan Orang Tua dan Disiplin Belajar Peserta Didik dan Pengaruhnya terhadap Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTS Nurul Hilal Senuro Kec.Tanjung Batu Kab. Ogan Ilir Rozikin; Wiwin Nikma
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2021): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.998 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v3i2.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keteladanan orang tua dan disiplin belajar peserta didik terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Nurul Hilal Senuro. Penelitian ini bermula saat peneliti melihat berbagai macam problem keteladanan orang tua dan disiplin belajar peserta didik yang berada di MTs Nurul Hilal Senuro. Adapun penelitian ini adalah penelitian jenis lapangan pendekatannya kuantitatif yang bersifat korelasi. Responden dalam penelitian ini adalah Sampel yang berjumlah 40 peserta didik kelas VIII yang dipilih secara teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan analisa data yang digunakan merupakan teknik Tinggi, Sedang, Rendah atau TSR dan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian ini menghasilkan, pertama, tingkat keteladanan orang tua peserta didik MTs Nurul Hilal Senuro termasuk dalam kategori sedang, dengan skor sebesar 47,5% dan rata-rata nilai sebesar 38. Kedua, Tingkat disiplin belajar pesrta didik MTs Nurul Hilal Senuro termasuk dalam kategori sedang, dengan skor sebesar 65 % dan rata-rata nilai sebesar 35. Ketiga, Tingkat prestasi belajar pesrta didik pada mata pelajaran akidah di MTs Nurul Hilal Senuro termasuk dalam kategori sedang, dengan skor sebesar 82,5 % dan rata-rata nilai sebesar 35. Keempat, Pengaruh keteladanan orang tua dan disiplin belajar peserta didik dengan prestasi belajar pada mata pelajaran akidah akhlak terdapat pengaruh. Hal ini dilihat dari Fh ≥ Ft atau 4,685 ≥ 3,25. Hasil penelitian ini membuktikan hipotesis Alternatif (Ha) yang diajukan peneliti bahwa “terdapat pengaruh positif antara keteladanan orang tua dan disiplin belajar peserta didik dengan prestasi belajar pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Nurul Hilal Senuro” diterima. Sedangkan hipotesis nihil (Ho) “tidak terdapat hubungan positif antara keteladanan orang tua dan disiplin belajar peserta didik dengan prestasi belajar pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs Nurul Hilal Senuro” ditolak.
Pengembangan Madrasah Unggul Berbasis Pesantren Di MA Unggulan Darul Ulum Jombang Muhammad Latif Nawawi
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.325 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.103

Abstract

Di bawah latar belakang dinamika perubahan sosial, pesantren dapat dikatakan sebagai salah satu alternatif dan lembaga pendidikan Islam yang maju, khususnya pesantren di pesantren. Meski begitu, Pendidikan formal di kalangan pondok pesantren masih dianggap lembaga yang terpinggirkan. Dari sinilah revitalisasi Pendidikan formal di pesantren harus diwujudkan dengan mengembangkan madrasah yang bermutu di kalangan Pondok Pesantren, sehingga mampu menciptakan pendidikan formal yang unggul, sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang bernilai agama tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengembangan pesantren lanjutan berbasis Madrasah Aliyah Unggulan Darul 'Ulum Jombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Sekolah Tinggi Islam Negeri Islam Negeri untuk mengembangkan pesantren berbasis pengembangan meliputi aspek-aspek sebagai berikut: pengembangan mata kuliah yang komprehensif, pengembangan bakat dan minat, pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia, pembinaan dan administrasi, dan terakhir pembinaan perwakilan Sarana dan prasarana representatif.
Intensitas Menghafal Al-Quran dan Hubungannya dengan Kecerdasan Spiritual di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Rozikin; Rizki Noprianti
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.435 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.104

Abstract

Metode penelitian pada penelitian ini yaitu jenis penelitiannya berjenis penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertempat di Madrasah Aliyah al-Ittifaqiah Indralaya dengan waktu penelitian mulai April sampai Agustus 2021. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer dan data sekunder. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh santri kelas XI Madrasah Aliyah al-Ittifaqiah yang berjumlah 319 santri, dengan mengambil sampel kelas XI IPK 1 (al-Qur’an) yang berjumlah 29 santri. Dalam teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kuantitatif dan menggunakan metode statistik dengan mengambil rumus korelasi product moment Dari hasil penelitian ini dapat diperoleh sebagai berikut: intensitas menghafal santri kelas XI IPK 1 (al-Qur’an) pada mata pelajaran Tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir masuk kategori sedang dengan persentase sebanyak 72,44%, kemudian kecerdasan spiritual santri kelas XI IPK 1 (al-Qur’an) pada mata pelajaran Tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir juga terkategori sedang dengan nilai persentase sebesar 79,31% dan hubungan intensitas menghafal al-Qur’an terhadap kecerdasan spiritual santri kelas XI IPK 1 (al-Qur’an) pada mata pelajaran Tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir ini memiliki korelasi yang sangat signifikan, dengan hasil rxy sebesar 0,983 yang mana rxy nya lebih besar dari r tabel pada signifikan 5% ataupun 1% yaitu (0,3673 <0,983>0,4705).
Pendidikan Antikorupsi Berbasis Pendidikan Agama Islam dalam Lingkungan Keluarga Husnul Amin; Ahmad Arifai; Ahmad Sopian
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.975 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.105

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa (unusual crime), karena korupsi terjadi di segala bidang kehidupan, dan dilakukan secara sistematis sehingga sulit untuk diberantas. Korupsi merupakan perbuatan tercela yang diawali dengan perbuatan buruk yang memerlukan kemampuan berpikir, dan dengan bentuk perbuatan tersebut mudah untuk merangsang peniruan dan menyebarkannya di masyarakat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika korupsi terjadi di semua bidang kehidupan, dan dilakukan oleh semua lapisan masyarakat, baik pemerintah maupun swasta, baik pejabat maupun pegawai berpangkat rendah. Terkait KPK, pihaknya mencanangkan program kerja, termasuk melakukan upaya preventif dengan melibatkan seluruh elemen. Upaya preventif ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi pada semua pihak, sehingga KPK mewajibkan sekolah dan perguruan tinggi dalam mata pelajaran dan kursus untuk mengikutsertakan mereka dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi, sehingga diharapkan generasi penerus bangsa dapat melakukannya. Jadilah pejuang korupsi. Hal yang sama dapat berakar pada nilai-nilai antikorupsi yang dapat diimplementasikan di lingkungan keluarga melalui nilai-nilai Pendidikan agama dalam keluarga.
Konstrbusi Pendidikan Islam terhadap Kebangkitan Cendikiawan Muslim di Indonesia Muslih Hidayat; Moh Fuadi; M Roihan Alhaddad
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.446 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.106

Abstract

Tulisan ini akan melihat bagaiamana kebangkitan cendikiawan muslim di Indonesia. Dalam jangka panjang, bagaimanapun, perdebatan antara berbagai jenis pemimpin Muslim dan berbagai visi Islam akan dibentuk oleh kemampuan kepemimpinan Muslim saat ini untuk memenuhi janji mereka untuk membawa bagian yang terus tumbuh dari populasi Muslim ke dalam kehidupan nasional. Tentu saja ada kepercayaan yang tersebar luas, bahkan didukung oleh kementerian pemerintah tertentu, bahwa sampai sekarang umat Islam belum diberi bagian pembangunan yang adil. Kekuatan gagasan ini di kalangan kelas menengah Muslim sangat terkait dengan dukungan mereka terhadap ICMI dan Menteri Habibie (pada masa itu). Apa pun nasib ICMI atau Habibie (baca: cendikiawan muslim), persepsi ini kemungkinan akan tetap menjadi kekuatan yang kuat di kancah Indonesia. Ini akan memberikan urgensi praktis untuk perdebatan tentang berbagai visi Islam dan cita-cita yang berbeda tentang apa yang seharusnya terjadi.
Pembelajaran PAI pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 07 Indralaya Selatan Siti Murtosiah; Rahmi Fitriyanti
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.751 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.107

Abstract

Model pembelajaran yang bersifat konvensional menjadi berbasis teknologi. Dalam hal ini Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dapat memanfaatkan media ini untuk kegiatan belajar mengajar pada anak SD/MI secara daring atau online sebagai media pembelajaran di era pandemi covid-19. Namun hal ini memiliki sisi baik atau keuntungan dan ada pula sisi buruk atau kerugiannya. Penulis bertujuan mencari dampak bagi guru dan siswa saat pembelajaran PAI masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, menggunakan pendekatan historis. Pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dampak pandemi covid-19 bagi guru PAI yakni: a. guru dituntut untuk lebih kreatif saat menyampaikan materi. b. Dua sistem pembelajaran daring dan luring menciptakan umpan balik yang baik bagi guru dan siswa. c. guru memberikan kebebasan bagi siswa untuk belajar dan mengeksplorasi diri sebanyak-banyaknya melalui teknologi digital, d. Guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk mandiri dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Sedangkan bagi siswa: a. kurangnya pengetahuan siswa pada saat menggunakan media sosial b. siswa terkendala paket data, sebab rendahnya ekonomi wali murid. c. siswa masih harus mengumpulkan tugas ke sekolah. d. siswa bisa belajar mandiri melalui internet, dengan memanfaatkan teknologi handphone.
Asosiasi Antara Spiritualitas, Agama, dan Manajemen dalam Lembaga Pendidikan Islam Dedi Andrianto
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.924 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.108

Abstract

Interpretasi yang diberikan oleh penelitian terdahulu mengajak untuk menemukan kesatuan antara spiritual, agama dan manajemen. Penelitian saat ini mengasosiasikan antara spiritualitas, agama, dan manajemen dalam lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini mendukung untuk mengenalkan ulang tema spiritualitas pada manajemen sekolah berbasis Islam. Hasil penelitian ini menambah kazanah tentang spiritualitas di tempat kerja pada bidang ilmu perilaku organisasi dengan menawarkan hubungan empiris baru dari perspektif Islam. Studi ini mengembangkan dimensi spiritualitas yang dapat diterapkan di tempat kerja (spirituality into the workplace). Kehadiran spiritualitas ditinjau dari variasi personal dan objektivitas organisasi berdasarkan agama. Studi puncak adalah menilai bahwa spiritualitas dapat menjadi salah satu langkah keberlangsungan organisasi (sustainability) dalam lembaga pendidikan agama Islam.
Penguatan Pendidikan Akhlak dengan Konsep Mahabbah Robi’ah Al-Adawiyah Rojiah; Ahmad Abdul Qiso; Zainudin; Ani Nafisah; Uri Safitri
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIQI Al-Qur'an Al-Ittifaqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.226 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i1.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif pemikiran dan konsep tentang peningkatan Pendidikan Akhlak dengan konsep Mahabbah Robi’ah Al-Adawiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Research, dengan menggunakan teknik dokumentasi yaitu sumber primer dan sekunder. Untuk mengecek kebasahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber. Sedangkan untuk analisis data penelitian ini menggunakan Content Analysis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Konsep Mahabbah Rabi’ah Al-Adawiyah mengandung makna sebuah rasa tunduk dan patuh kepada Allah. Dan membenci apa yang telah dilarang oleh Allah, cinta yang hanya berfokus kepada Allah serta tidak lagi menyisakan ruang hati untuk makhluk lainnya; dan 2) Penguatan Pendidikan akhlak dengan konsep Mahabbah Rabi’ah Al- Adawiyah dapat dilakan dengan meningkatkan beberapa hal berikut: (1) Akhlak kepada Allah SWT; (2) Akhlak kepada sesama manusia; (3) Akhlak yang mencakup semua sisi kehidupan (Universal); dan (4) Akhlak yang berkeseimbangan.
Sistem Pendidikan Nasional Mengeksplorasi Madrasah Ahmad Taufik; Maemunah; Muhamad Basyrul Muvid
TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2022): TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Al-quran Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.154 KB) | DOI: 10.53649/taujih.v4i2.153

Abstract

Tidak diragukan lagi bahwa variasi nilai komparatif antara sekolah umum dan pendidikan madrasah telah berkontribusi pada konsensus tentang kepuasan terhadap nilai ajaran Islam. Dualisme antagonis dari model pendidikan telah menimbulkan spekulasi tentang aspek-aspek tertentu dari pendidikan Islam. Sejak pergantian abad, kemajuan pendidikan telah melampaui norma. Sekolah Islam (madrasah) didirikan atas prakarsa dan implementasi reformasi sistem pendidikan Islam yang ada. Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam kini masuk dalam sistem pendidikan nasional sebagai pendidikan sekolah. Dalam membangun paradigma keilmuan yang lebih tinggi harus dipahami dengan jelas bahwa kualitas pendidikan Islam atau madrasah impian semakin tinggi.

Page 5 of 11 | Total Record : 102