cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Kualitas Fisik Pemain Gatra Semarang U15 Putera Tahun 2019 Suratman Suratman
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi rendah para pemain Gatra Semarang menimbulkan dugaan ada masalah pada kualitas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriftif untuk mendeskrifsikan kualitas fisik para pemain Gatra Semarang tahun 2019. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumah 9 pemain putra usia dibawah 15 tahun. Variabel penelitian ini adalah kualitas Fisik pemian Gatra Semarang tahun 2019. Pengambilan data mengunakan instrument fisik (tes Vertical jump, 2) Courtyard agility, 3) Skipping rope, 4) Sit up, 5) Push up, 6) Beep test). Hasil penelitian menunjukkan, kualitas fisik sangat baik 0, baik 3, sedang 3, kurang 2 dan sangat kurang 1 pemain. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa rata rata kualitas fisik para pemain Gatra Semarang U15 putra pada taraf sedang. Kepada para pemain disarankan untuk latihan fisik yang cukup agar kualitas sebagai peman bulutangkis dapat meningkat menjadi sangat baik.
Hubungan antara Persepsi tentang Kepemimpinan Kepala Madrasah dengan Etos Kerja pada Guru Madrasah Aliyah Suratno Suratno; Ida Zulaeha
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etos kerja merupakan kondisi yang tidak tetap yang dapat diperkuat atau diperlemah oleh pasang surutnya cara pandang dan pengaruh nilai-nilai yang dianut seseorang. Etos kerja guru Madrasah Aliyah berhubungan dengan persepsinya terhadap kepemimpinan kepala madrasah. Dalam hal ini, kepala madrasah memiliki peranan strategis dalam mencapai tujuan institusional. Tinggi rendah etos kerja dipengaruhi oleh berbagai variabel internal dan eksternal. Kualitas pembelajaran juga dapat didekati dari kondisi etos kerja dengan variabel-variabel yang mempengaruhinya. Artikel ini mengungkap hasil analisis hubungan antara persepsi guru tentang kepemimpinan kepala madrasah (x) dengan etos kerja guru Madrasah Aliyah di Kota Semarang (y). Populasi penelitian adalah tiga ratus tiga orang guru Madarsah Aliyah Kota Semarang yang berada di 12 madrasah. Sampel penelitian ini adalah sembilan puluh delapan orang guru dari 5 madrasah dengan menggunakan Tabel Flanagan. Persepsi guru Madrasah Aliyah Kota Semarang terhadap kepemimpinan kepala madrasah menunjukkan kategori tinggi (68,37%), sedangkan etos kerja guru kategori cukup/sedang (53,06%). Persepsi terhadap kepemimpinan kepala madrasah dengan etos kerja guru menunjukkan hubungan yang positif signifikan dengan korelasi sebesar r = 0,497.
Politik Identitas Keislaman dalam Novel Ayat-Ayat Cinta: Sebuah Pengantar Awal Teguh Prakoso
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini penulis bertujuan mendeskripsikan munculnya pandangan tentang politik identitas keislaman dalam Ayat-Ayat Cinta 1 dan Ayat-Ayat Cinta 2 (selanjutjya AAC 1 dan 2). Tema ini oleh peneliti dianalisis secara struktural dengan pendekatan kaidah sastra profetik Kuntowijoyo. Pembahasan ini penting karena gejala munculnya tema ini sejalan dengan hadirnya novel-novel religi yang ternyata mendapat sambutan luar biasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis, yakni mendeskripsikan fakta-fakta yang ada dalam novel tersebut dan kemudian dianalisis dengan nilai-nilai profetik yang ada di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kaidah sastra profetik yang terdapat dalam novel AyatAyat Cinta 1 dan 2, menunjukkan ada amanat mendasar yang ingin disampaikan pengarang, melalui tokoh Fahri bahwa Alquran dan Islam adalah sebuah struktur yang utuh dan itulah pegangan hidup mendasar setiap muslim. Melalui cerita ini, pengarang berhasil menyampaikan pandangannya tentang Islam sebagai rahmatan lil alaamiin.
Pantun sebagai Akar Literasi dan Pembentukan Moral Anak di Era Disrupsi Tessa Dwi Leoni
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan pantun sebagai akar literasi dan penguatan dalam pembentukan karakter anak dalam menghadapi era disrupsi atau revolusi 4.0. Pantun sebagai sastra Melayu lama merupakan bagian dari sastra lisan yang telah lama berkembang dan bertahan di dalam kehidupan masyarakat Kepulauan Riau. Hingga kini, pantun masih bertahan sebagai pemanis pidato, percakapan dalam kehidupan seharihari, maupun sebagai hiburan. Pantun dijadikan sebagai objek penelitian diasumsikan dapat digunakan sebagai alternatif untuk menguatkan nilai-nilai moral serta pemertahanan terhadap kearifan budaya lokal dalam lingkungan kehidupan anak di era yang serba digital dan hedonis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yakni dengan teknik analisis isi. Teori yang digunakan dalam penulisan artikel ini berkaitan dengan pantun. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian ini.
Persepsi Siswa dan Guru TK Bunga Cahaya terhadap Implementasi Literasi Sejak Dini Testiana Deni Wijayatiningsih; Riana Eka Budiastuti; Muhimatul Ifadah; Dodi Mulyadi; Siti Aimah
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi anak usia dini literasi lebih diarahkan pada pengenalan dan pemahaman anak melalui tahapan-tahapan bermain dan belajarnya tentang aksara dan angka hingga membentuk anak kreatif dan mandiri yang mampu berkarya sesuai dengan usia dan perkembangannya. Oleh karena itu, sebagai guru wajib memberikan dorongan dan stimulus dengan cara-cara tertentu agar anak berhasil mempelajari budaya literasi.Pada kenyataannya, guru dan siswa TK Bunga Cahaya Manyaran Semarang masihkurangmenerapkankegiatanliterasibersama khususnya mengenalkan anak dengan buku dan kegiatan membaca dalam arti memahami buku sebagai jendela informasi. Merujuk pada pernyataan tersebut, permasalahan penelitian ini yaitu tentang persepsi anak dan guru terhadap implementasi literasi anak usia dini di TK Bunga Cahaya. Adapun metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui persepsi siswa dan guru adalah observasi dan interview. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 78% guru telah mengimplementasikan budaya literasi dengan cara membiasakan mendengarkan dongeng sebelum pelajaran dimulai dan terbentuknya pojok aksara dimana anak-anak dapat mengenal lebih banyak buku-buku bacaan sederhana dan aksara-aksara yang digunakan untuk berkomunikasi. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi budaya literasi di TK Bunga Cahaya telah berjalan dengan baik sehingga persepsi anak tentang literasi sangat bagus dan antusias. Hasil ini diharapkan dapat mengajak para guru TK untuk lebih banyak memperkaya bahan dalam menggerakkan budaya literasi sejak dini.
Implikasi Profesionalisme Guru untuk Pembelajaran Berorientasi Berfikir Tingkat Tinggi (HOTS) dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Tri Ani Hastuti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri 4.0 memicu permintaan profesional sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi yang tidak sama dengan kompetensi yang dipersyaratkan pada mulanya. Pada profesi guru juga berdampak adanya perubahan konsep pekerjaan, struktur pekerjaan dan kompetensi yang diperlukan dalam pembelajaran. Guru profesional harus memiliki kompetensi dalam mengembangkan pembelajaran yang efektif sesuai dengan kebutuhan pada jamannya sehingga menghasilkan peserta didik yang cerdas dan berkualitas. Untuk itu sebagai guru dituntut mampu mempersiapkan peserta didik berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah sehari–hari melalui pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berfikir tingkat tinggi (HOTS).
Konsep Kecerdasan Interpersonal Berbasis Bahan Ajar pada Kurikulum 2013 untuk Siswa Sekolah Dasar Ujang Khiyarusoleh
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi konsep kecerdasan interpersonal dalam buku ajar kelas IV tema 1 Indahnya Kebersamaan pada kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau studi pustaka (library research). Objek penelitian ini adalah buku ajar kelas IV tema 1 Indahnya Kebersamaan cetakan pertama tahun 2013 setebal 106 halaman yang disusun dan diterbitkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan. Variabel dalam penelitian ini adalah konsep kecerdasan Interpersonal. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis isi atau dokumen (content or document analysis) dan teknik analisis deskriptif menggunakan teknik presentase untuk mengetahui jumlah dan presentase muatan konsep kecerdasan Interpersonal, baik secara keseluruhan maupun masing-masing kecerdasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat konsep kecerdasan interpersonal menurut Howard Gardner dalam buku ajar kelas IV tema 1 Indahnya Kebersamaan. Temuan data yang diperoleh adalah sebagai berikut. Terdapat konsep interpersonal yang terdiri 4 indikator kecerdasan interpersonal dengan masing-masing indicator sebagai berikut: pertama Terdapat kalimat yang menunjukkan aktivitas bersosialisasi dan bekerjasama dengan teman, orang lain maupun kelompok sebanyak 88 %, kedua Terdapat kalimat yang menunjukan rasa peka terhadap orang lain sebanyak 4 %, ketiga Terdapat kalimat yang berisi motivasi dan saran kepada teman atau orang lain sebanyak 0 %, keempat Terdapat kalimat atau materi yang menunjukkan manfaat bekerjasama sebanyak 0 %, Ke lima Terdapat cara-cara menjaga hubungan sosial yang baik sebanyak 8%.
Membangun Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dengan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan Strategi Scaffolding Umi Muti’ah; St. Budi Waluya; Mulyono Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif menjadi tuntutan Pendidikan Matematika untuk memunculkan penyelesaian baru. Kemampuan berpikir kreatif matematis adalah kemampuan menemukan solusi bervariasi yang bersifat baru terhadap masalah matematika yang bersifat terbuka secara mudah dan fleksibel, namun dapat diterima kebenarannya. Hal ini selaras dengan karakteristik pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan strategi Scaffolding yang merupakan model pembelajaran yang mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Model CPS adalah model pembelajaran yang melakukan pemusatan pada pengajaran dan keterampilan pemecahan masalah, yang diikuti dengan penguatan kreativitas. Scaffolding merupakan bantuan yang diberikan kepada peserta didik untuk belajar dan memecahkan masalah. Bantuan tersebut dapat berupa petunjuk, dorongan, peringatan, menguraikan masalah ke dalam langkah-langkah pemecahan, memberikan contoh, dan tindakan-tindakan lain yang memungkinkan peserta didik itu belajar mandiri. Sehingga pada artikel ini akan dipaparkan bagaimana membangun kemampuan berpikir kreatif matematis dengan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan Strategi Scaffolding.
Proses Berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Persepektif Gender Wahyu Ridlo Purwanto; Y L Sukestiyarno; Iwan Junaedi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir merupakan proses dinamis yang terjadi dalam setiap aktivitas mental seseorang yang berfungsi untuk memformulasikan atau memecahkan masalah, membuat keputusan, serta mencari pemahaman terhadap sesuatu. Proses berfikir sangat dibutuhkan dalam memecahkan masalah, karena dalam proses pembelajaran maupun penyelesaian materi persamaan linier dua variabel siswa dimungkinkan memperoleh pengalaman yang berbeda-beda. Pola pikir yang menandai dalam memecahkan masalah adalah pola pikir yang melibatkan pemikiran kritis, sistematis, logis dan kreatif. Masing-masing siswa mempunyai pola pikir yang berbeda dalam menyusun dan mengolah informasi pada materi persamaan linier dua variabel bisa dikarenakan perbedaan gender pada siswa. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis beberapa hasil penelitian tentang proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari perspektif gender. Metodologi yang digunakan adalah studi kepustakaan. Penelitian ini menemukan bukti perbedaan strategi yang digunakan anak laki-laki dan anak perempuan, bahkan untuk menyelesaikan soal masalah.
Pengembangan Media Pembelajaran Schoology Berbantuan Software Geogebra Materi Transformasi Geometri Kelas XI di Era Industri 4.0 Wahyu Ning Dewi Kumalaretna; Kartono Kartono; Iwan Junaedi; Scolastika Mariani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0, kegiatan pembelajaran dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan lulusan berkualitas bagi generasi masa depan. Kegiatan pembelajaran dapat dilaksanakan dimana saja, seperti dengan memanfaatkan teknologi digital, big data, dimana bahan pembelajaran telah masuk ke dalam big data. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan proses dan mengetahui pengembangan media pembelajaran produk perangkat lunak Schoology interaktif matematika berbasis Geogebra di era industri 4.0 tentang transformasi geometri di kelas XI SMK Tunas Harapan Pati. Penelitian ini adalah penelitian yang berbasis pengembangan pada pengembangan model 4D yang dijelaskan oleh Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap, yaitu define, design, mengembangkan dan menyebarluaskan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMK Tunas Harapan Pati jurusan Teknik Komputer Jaringan dengan jumlah siswa 1 kelas adalah 40 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan validasi model lembar dari 3 validator, wawancara guru, quetioner pengguna dan tes skor siswa. Hasilnya adalah dianalisis dalam bentuk deskriptif hasil penelitian, hasil tingkat validitas media adalah 93% atau dalam dengan kata lain tingkat prevalensi berada dalam kategori "Tinggi", tingkat praktis dilihat dari siswa kuisioner aktivitas meneliti 84,2% atau dapat dikategorikan “Baik” dan tingkat efektifitas 81,25% termasuk dalam kriteria “Praktis”, sehingga dapat dikatakan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak untuk itu diuji.