cover
Contact Name
Suwanto
Contact Email
info@nafatimahpustaka.org
Phone
+6281235775561
Journal Mail Official
info@nafatimahpustaka.org
Editorial Address
Pt Nafatimah Gresik Pustaka, DESA PALEBON RT 04 RW 02, Kab. Gresik, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
ISSN : 30250145     EISSN : 29863163     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pemberdayaan masyarakat nusantara merupakan jurnal nasional yang mempublikasikan hasil kegiatan pemberdayaan masayarakat nusantara yang telah dilakukan oleh dosen, peneliti, dan pemerhati pendidikan sehingga dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat nusantara. Jurnal pemberdayaan masyarakat nusantara dikelolah oleh PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA diterbitkan 4 kali setiap tahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember Artikel yang dipublikasikan pada jurnal tersebut meliputi bidang ilmu antara lain : kesehatan, ekonomi dan bisnis, pendidikan, sains, teknik, sosial humaniora, dan pertanian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
PENINGKATAN SEMANGAT IBADAH DI MASJID BAITUL MUTAALIM KEBRAON KECAMATAN KARAGPILANG Suharto; Ilham, Rachmad; Chasan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | September - November 2025
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terdapat pada tempat ibadah di lokasi Griya Kebraon Karangpilang, mencari kemungkinan solusinya dan menindaklanjuti solusi tersebut sehingga masyarakat muslim setempat meningkat semangat ibadahnya. Berdasarkan data dan informasi dari masyarakat dilakukan analisis SWOT untuk menemukan solusi dan mengimplementasikannya. Dari hasil analisis ditetapkan bahwa tempat ibadah tetap hidup dan meningkatkan semangat beribadah bila dibentuk pengurus ketakmiran yang mengelola. Setelah terbentuknya pengurus ketakmiran tempat ibadah di lokasi Griya Kebraon Karangpilang, masyarakat merasa tenang dan senang untuk dapat beribadah di tempat ibadah yang disediakan. Program pengabdian kepada masyarakat ditempat tersebut dilaksanakan karena belum ada lembaga atau masyarakat yang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di lokasi tersebut dan melaksanakan program solusi atas permasalahan yang ada di lokasi tersebut.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENDAMPINGAN “GERAKAN REMAJA SADAR ANEMIA: EDUKASI DAN SKRINING KESEHATAN” Tauriana, S.; Inayah, Ziyadatul; Dwi Rahmadiva, Virlyna; Viratus Zakia, Sylmaza
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | September - November 2025
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan remaja tentang anemia. Simanungkalit dan Simarmata (2019) menyatakan bahwa remaja putri yang kurang pengetahuan tentang anemia berisiko 3,3 kali lebih besar mengalami anemia. Anemia pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya di atas 20%. Remaja yang anemia akan mengalami penurunan kemampuan berkonsentrasi dan belajar. Remaja putri lebih rentan terkena anemia dibandingkan remaja putra karena adanya siklus menstruasi. Prevalensi anemia pada remaja sebesar 32%, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi yaitu penyuluhan tentang Anemia Defisiensi Besi dan skrining Anemia Defisiensi Besi yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Nurul Jadid. Jumlah remaja yang mengikuti kegiatan: 30 orang Usia: 13-18 tahun, Jenis Kelamin: Perempuan. Hasil Pendidikan Pra-tes Pengetahuan Anemia: Skor rata-rata: 55 Pasca-tes Pengetahuan Anemia: Skor rata-rata: 85 Peningkatan pengetahuan rata-rata: 30 poin. Dari hasil skrining, 9 orang mengalami anemia ringan, 21 orang mengalami anemia normal, 6 orang memiliki IMT kurang dari normal, dan 8 orang memiliki riwayat menstruasi lebih dari 7 hari.
PERAN IBU DALAM PDKTBANG DENGAN SIAP BERAKSI (Pemeriksaan Deteksi dini Tumbuh Kembang dengan Sistem Aplikasi BERAKSI) Fatonah, Sofa; Susanti, Dyeri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | Desember 2025 - Februari 2026
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses perkembangan anak terdapat masa-masa kritis, dimana masa tersebut diperlukan suatu stimulasi yang berfungsi agar potensi anak berkembang. Perkembangan anak akan optimal jika terdapat interaksi sosial yang sesuai dengan   kebutuhan   anak   diberbagai   tahap   perkembanganya. Proses pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal tidak hanya didasari oleh aspek-aspek pertumbuhan, tapi juga harus memperhatikan aspek perkembangan seperti perkembangan motorik, komunikasi, emosi, sosial, dan tingkah laku. Pemantauan terhadap aspek perkembangan   belum   terlalu   dikenal di masyarakat umum, padahal aspek-aspek perkembangan juga sama pentingnya dengan aspek pertumbuhan pada seorang anak. System aplikasi BERAKSI dengan sasaran ibu anak pra sekolah TK Islam Plus Al Muhaajir, tujuan pengabdian masyarakat untuk mengetahui peran ibu dalam pemeriksaan Deteksi Dini tumbuh Kembang dengan aplikasi BERAKSI dan kesadaran ibu sehingga ibu dapat berperan aktif dalam pemantauan deteksi dini tumbuh kembang anak. Peran ibu dalam pemeriksaan deteksi dini Sebagian besar Cukup 22 orang (40,3%) dan perkembangan dengan Aplikasi BERAKSI Sebagian besar Sesuai 55 orang (88,71%).
PEMBERDAYAAN TENAGA KESEHATAN DALAM PENERAPAN CARING MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI RSIA SITI KHADIJAH GORONTALO Huda, Kholis Khoirul; Katili, Dwi Nur Octaviani; Anggorowati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | Desember 2025 - Februari 2026
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan keperawatan dan kebidanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh perilaku caring tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan instrumen Caring Behavior Inventory (CBI) untuk menilai perilaku caring perawat dan bidan di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo serta menyediakan data dasar bagi peningkatan mutu pelayanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui pengisian kuesioner CBI oleh 47 tenaga kesehatan yang mencakup empat dimensi: assurance, knowledge and skill, respectful, dan connectedness. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh profil skor caring. Hasil menunjukkan bahwa 97,9% responden berada pada kategori caring tinggi dan 2,1% kategori sedang. Temuan ini menegaskan bahwa empati, komunikasi terapeutik, dan kehadiran autentik telah terinternalisasi dengan baik, meskipun beberapa indikator seperti pengkajian gaya hidup, edukasi keluarga, dan dokumentasi masih memerlukan penguatan. Implementasi CBI terbukti efektif sebagai alat evaluasi dan dapat digunakan sebagai dasar pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat budaya caring dan mutu pelayanan di rumah sakit.
OPTIMALISASI KESEHATAN LANSIA DENGAN EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA MASA MENOPAUSE DI WILAYAH RW 03 KELURAHAN PULOGEBANG KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR Syaripah, Rosita; Fauziah Amizuar, Yulia; Chasanah, Uswatul; Kurnia Sari, Laila; Dian Marlina, Endah; Munawarah, Raudhatul
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | Desember 2025 - Februari 2026
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan fase fisiologis alami dalam siklus reproduksi wanita yang umumnya terjadi pada usia 45–55 tahun. Penurunan hormon estrogen dan progesteron pada masa ini berdampak pada perubahan fisik, psikologis, serta metabolisme tubuh. Salah satu konsekuensi penting dari berkurangnya estrogen adalah meningkatnya risiko osteoporosis, yang dapat menimbulkan kecacatan, kematian, serta beban biaya kesehatan yang tinggi. Minimnya akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan media edukasi yang mudah dipahami menjadi tantangan dalam penanganan masalah kesehatan pascamenopause. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita usia 40–55 tahun, khususnya kelompok lansia 45–50 tahun, mengenai kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi seimbang pada masa menopause. Metode yang digunakan meliputi penjajakan dan koordinasi dengan mitra, skrining pengetahuan awal (pre-test), penyuluhan interaktif, diskusi aktif, serta pelatihan penyusunan menu gizi seimbang. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan pre-eksperimental. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan pengetahuan pada tahap awal, dengan 57,5% peserta berada pada kategori kurang. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan signifikan, di mana 90% peserta memiliki pengetahuan baik dan tidak ada lagi yang termasuk kategori kurang. Hal ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pemahaman terkait kesehatan menopause. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat juga dilakukan pengembangan modul digital interaktif, pelatihan kader kesehatan sebagai pendamping lokal, serta perluasan jejaring kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dan organisasi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan program edukasi kesehatan reproduksi bagi wanita pascamenopause.