cover
Contact Name
Loviga Denny Pratama
Contact Email
loviga.pratama@gmail.com
Phone
+6281334135256
Journal Mail Official
bahtsunaunzah@gmail.com
Editorial Address
Jl. PB. Sudirman No. 360 Kraksaan Probolinggo Jawa Timur 67282 Email: jbahtsuna9@gmail.com Phone: +62-0335-842-178 / +62-85257274466
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 28075676     DOI : https://doi.org/10.55210/bahtsuna
Core Subject : Education,
BAHTSUNA is an Journal of Islamic Education Reserch Service belonging to the Zainul Hasan Islamic University Genggong Kraksaan Probolinggo. BAHTSUNA is a journal that contains scientific works related to thoughts or research about Islamic Dedication. The existence of the journal BAHTSUNA is certainly very important in exploring, enriching, and developing thoughts and theories and research on Islamic Education Section. Thus, BAHTSUNA journal will make a positive contribution in enriching the treasures of thought in the Islamic Education.
Articles 107 Documents
Konsep dasar evaluasi, penilaian, pengukuran, dan tes dalam pembelajaran: studi kasus di SMPIT Al Marwat Lemahabang Kuswara, Mochamad Asep; Hudzaifa, Muhammad Shubhan; Fuadah, Fuadah; Kartimi, Kartimi
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 2024
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v6i2.463

Abstract

Masalah yang dihadapi di SMPIT Al Marwat Lemahabang adalah kurangnya pemahaman mengenai perbedaan dan penerapan konsep evaluasi, penilaian, pengukuran, dan tes dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran masing-masing konsep dalam pembelajaran dan bagaimana penerapannya dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di SMPIT Al Marwat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pendidik untuk menganalisis implementasi konsep-konsep tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi memberikan gambaran menyeluruh mengenai keberhasilan pembelajaran, penilaian menyajikan data terstruktur tentang perkembangan siswa, pengukuran menghasilkan data objektif mengenai pencapaian siswa, dan tes mengukur kemampuan siswa secara langsung. Keempat konsep ini, jika diterapkan secara terpadu dan saling mendukung, dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara signifikan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar pendidik di SMPIT Al Marwat mengintegrasikan evaluasi, penilaian, pengukuran, dan tes dalam setiap tahap pembelajaran untuk mencapai hasil yang lebih efektif dan optimal.
Penerapan pengkonstruksian dan pengolahan hasil non tes di SMK Negeri 1Terisi Indramayu Kasudin, Kasudin; Baqih, Muhamad Iqbal Al; Kartimi, Kartimi
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 2024
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v6i2.465

Abstract

Penilaian non-tes merupakan bagian integral dari evaluasi pembelajaran di SMK Negeri 1 Terisi, yang dilaksanakan untuk mengukur aspek-aspek kompetensi non-kognitif siswa, seperti sikap, keterampilan sosial, dan karakter. Penilaian ini melibatkan berbagai teknik, termasuk observasi, wawancara, angket, serta dokumentasi kegiatan. Di sekolah ini, penilaian non-tes diterapkan pada beberapa objek penilaian, antara lain Profil Pelajar Pancasila, Praktek Kerja Industri (Prakerin), sikap/afektif siswa, dan kegiatan ekstrakurikuler wajib Kepramukaan. Masing-masing objek penilaian tersebut dievaluasi dengan menggunakan metode yang sistematis dan terstruktur, dimana hasilnya dimasukkan dalam format rapor siswa. Meskipun demikian, implementasi penilaian non-tes di SMK Negeri 1 Terisi menghadapi berbagai tantangan, antara lain kurangnya pemahaman guru tentang teknik penilaian non-tes, keterbatasan waktu untuk melakukan observasi dan pengumpulan data, serta kesulitan dalam merumuskan kriteria penilaian yang jelas dan konsisten. Selain itu, komunikasi yang terbatas dengan orang tua dan kurangnya pelatihan bagi guru menjadi hambatan dalam penerapan penilaian non-tes yang efektif. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pemahaman dan pelatihan yang lebih intensif bagi para pendidik serta dukungan yang lebih baik dari orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan kualitas penilaian non-tes di SMK Negeri 1 Terisi.
Pesan pendidikan kisah Qabil dan Habil: Mengungkap makna ikhlas perspektif Al-Qur’an Arisanti, Kustiana
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 2024
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v6i2.466

Abstract

The Qur'an is a source of inspiration for the life of Muslims. It contains several values and guidelines that can be used as references in the fields of religion, social life, economics and education. The teachings of the Qur'an are packaged in such a way and delivered variably. Some are in the form of information, government and prohibitions, some are modified in the form of descriptions of stories. One of the interesting stories to study is the story of Qabil and Habil, which not only tells the story of the first murder committed, but more than that. The story of Qabil and Habil leaves moral education values that are full of values and meanings. Among these values is the value of sincerity and surrender to the Creator. To describe these educational values, this research uses descriptive qualitative research, with a literature approach because the main data sources in this research are books, classical books and scientific articles. Based on the stories of Qabil and Habil, the value of sincerity found is “doing something lillah” or because of Allah. In addition, discussing the story of Qabil and Habil, this study also describes the munasabah between verses and also explains the meaning of sincerity based on the words described in the Qur'an, such as sincerity contains the meaning of pure, clean from dirt, specialization and many more descriptions of the meaning of sincerity interpreted from the word “sincerity” in the Qur'an.
Manajemen pengelolaan kelas dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Gading Khumaidi, Ahmad
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 2024
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v6i2.468

Abstract

Sistem desentralisasi pendidikan saat ini membuka peluang bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Salah satu implementasinya dilakukan di SMP Negeri 1 Gading, yang mendorong guru untuk mengelola kelas secara efektif dan efisien guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Manajemen Pengelolaan Kelas tidak hanya fokus pada penyampaian materi, tetapi juga meliputi aspek akademik seperti perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran, serta kegiatan administratif berupa prosedural dan organisasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen kelas dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Gading. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan langkah-langkah seperti reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen kelas yang tepat berperan signifikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Guru mampu mengorganisasi kelas dengan baik melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terarah, dan evaluasi yang sistematis. Pengelolaan administratif juga mendukung kelancaran proses belajar. Kesimpulannya, manajemen kelas yang diterapkan di SMP Negeri 1 Gading terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran PAI. Hal ini menunjukkan pentingnya strategi pengelolaan kelas yang komprehensif untuk menciptakan pembelajaran yang efisien dan berdampak positif pada hasil belajar siswa.
Dimensi edukatif peran keluarga dalam pengembangan integritas kepribadian anak menurut Al-Qur’an Inzah, M.
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Vol. 6 No. 2 2024
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v6i2.469

Abstract

In this research, it aims to create a strong and high-quality future generation for the nation; parents must make consistent and continuous efforts to look after their children both physically and mentally as well as nurturing, nurturing and nurturing them until they become parents. Child to reach adulthood and /or can be alone if this task is the parent's responsibility. The issue of parenting and education is about ensuring the welfare of children, which aims to improve the quality of children's growth and development and avoid oppression and unfair treatment, so that children become perfect, tough, intelligent and virtuous children. The human protection of a child is the parents. In society, the family is the smallest unit that plays a very important role. This enormous role cannot be separated from the fact that the family has a very important role in the survival of society. Knowledge about the rules and values adhered to is first obtained in the family.
Inovasi Penilaian Autentik Berbasis Project Digital Dalam Pendidikan Agama Islam Di SMP Muhammadiyah Plus Klaten Gunagraha, Shindid; Budi Pramono, Aji Joko
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v7i1.498

Abstract

Penilaian memiliki implementasi yang adaptif terhadap indikator yang direncanakan dalam proses pembelajaran, untuk meningkatkan kompetensi siswa. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara dilakukan transformasi penilaian dengan digitalisasi. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan siswa dalam mengintegrasikan ilmunya untuk mengaitkan kompetensinya dalam dunia digital. Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian di SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Diperoleh temuan bahwa penilaian berbasis proyek digital dilakukan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di kelas VII, VIII, dan IX di SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara. Bentuk proyek yang dilaksanakan sebagai penilaian seperti pembuatan poster digital dan film pendek. Peningkatan proyek melalui platform digital dengan memanfaatkan akun belajar.id siswa dalam proses pengerjaan. Simpulan penilaian berbasis proyek digital memberikan peningkatan kompetensi siswa sesuai dengan kebutuhan zaman dalam transformasi digital khususnya pada aspek pendidikan agama Islam. Menyumbangkan konten Islami ke media sosial sebagai sarana pendidikan dan menanamkan nilai-nilai Islam.
Manfaat Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Sains Sutiono, Riki
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v7i1.504

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk Mengidentifikasi manfaat dari integrasi Pendidikan agama Islam dan Sains dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terkait ilmu agama dengan dukungan fakta sains, sehingga materi pendidikan agama lebih kritis dan relevan dengan kehidupan modern. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Artikel ini mengkaji berbagai sumber dan referensi mengenai konsep integrasi sains dan agama, termasuk analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang mendukung pandangan ini dan pandangan para ulama serta ilmuwan Muslim terkait integrasi ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat integrasi pendidikan agama Islam dengan Sains bukan dipahami sebagai pemberian materi pendidikan agama Islam yang diselingi dengan materi sains dan teknologi. Akan tetapi yang dimaksudkan adalah adanya integrasi yang sebenarnya, di mana ketika kita menjelaskan tentang suatu materi pendidikan agama Islam dapat didukung oleh fakta sains dan teknologi. Sebab, di dunia yang demikian modern ini, peserta didik tidak mau hanya sekedar menerima secara dogmatis saja setiap materi pelajaran agama yang mereka terima. Secara kritis mereka juga mempertanyakan tentang materi pendidikan agama yang kita sampaikan sesuai dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari penelitian ini adalah terbentuknya sistem pendidikan yang holistik, di mana siswa tidak hanya memahami ilmu pengetahuan secara teknis tetapi juga memahami nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Dengan integrasi ini, diharapkan muncul generasi ilmuwan Muslim yang berakhlak mulia, memiliki dasar agama yang kuat, serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kebaikan umat dan lingkungan. Keywords: Integrasi, Pendidikan Agama Islam, Sains
Strategi Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab untuk Penguatan Keterampilan Mendengar dan Berbicara Siswa Madrasah Ibtidaiyah Mufti Rahman, Muh.; Abdul Hamzah, Andi
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v7i1.534

Abstract

This study aims to create audiovisual teaching resources to help students at Madrasah Ibtidaiyah improve their Arabic listening skills (mahārah al-istimā'). One of the four fundamental language skills for learning any foreign language, including Arabic, is listening. However, this ability frequently receives less emphasis during foundational learning. The literature study approach (literature review) used in this study attempts to gather information and examine various written sources pertinent to the studied subjects. According to the development results, students' comprehension of Arabic vocabulary, intonation, and sentence structure is greatly enhanced when audio-visual-based teaching materials are used. Furthermore, auditory media offers a more engaging and diversified educational experience. In order to effectively improve students' listening skills, audio-based teaching materials can be a creative approach to Arabic language instruction at Madrasah Ibtidaiyah.
Comparative Study of Traditional and Contemporary Arabic Teaching Materials Mukhlis Rahman, Muh.; Abdul Hamzah, Andi
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v7i1.535

Abstract

This study aims to comparatively examine the characteristics, approaches, and effectiveness of traditional and contemporary Arabic teaching materials in learning. Traditional teaching materials generally focus on classical texts, grammatical-translation approaches, and the use of the yellow book, while contemporary teaching materials tend to be interactive, technology-based, and prioritize a communicative approach. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques in document studies, interviews with Arabic language educators, and classroom observation in several formal and non-formal educational institutions. The study results show that traditional teaching materials have advantages in preserving classical scientific values and strengthening language structure but are less responsive to modern learning needs. On the other hand, contemporary teaching materials are more adaptive to the times and students' communicative needs but often lack depth in terms of nahwu and Sharaf rules. This study recommends an integrative approach between the two types of teaching materials to create more effective, contextual and balanced Arabic learning.
Implementation of the Project Based Learning (PjBL) Model in Improving the Ability to Understand the Qur'an in the Independent Curriculum at MTsN 4 Tanah Datar Sari, Nelfa; Tanjung, Alwin
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v7i1.536

Abstract

This study aims to analyze and describe the application of the Project Based Learning (PjBL) model to improve the ability to understand the Qur'an in the Merdeka curriculum. This study uses a qualitative approach with a case study type and a single case study type. This study was located at MTsN 4 Tanah Datar. Data were collected through participatory observation techniques, in-depth interviews and documentation studies. Data were analyzed using an analysis model developed by Miles, Huberman and Saldana. The implementation of project-based learning models can improve students' reading skills, especially in terms of tajwid and reading fluency. Project-based learning models are implemented by directing students to construct their own knowledge and understanding in understanding the Qur'an. Students' abilities in understanding the Qur'an, starting from understanding verse by verse, word by word, to the ability to understand the content of the interpretation of a verse and letter, can be improved because students implement it directly in a project. So that in the end, project-based learning models can be used to improve students' abilities in understanding the Qur'an, as evidenced by the increasing understanding of students regarding several verses taught in the Qur'an and Hadith subjects in the independent curriculum. The ability of students to understand the Qur'an, starting from understanding verse by verse, word by word, to the ability to understand lessons that can be absorbed can be improved by implementing a project-based learning model, but still under the supervision and direction of the facilitator.

Page 10 of 11 | Total Record : 107