cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
UJI PERFORMA DESAIN TABUNG DAN RESENATOR PADA KNALPOT SEPEDA MOTOR Elfan Prayoga, Muhamad; Setiyawan, Khanif; Try Waloyo, Heri; Nugroho, Andi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimasi yang dilakukan untuk motor penggeraknya, optimasi dapat dilakukan mulai dari proses pemasukan muatan baru, kompresi, pemasukan energi melalui pembakarannya, proses ekspansi maupun pada proses pembuangan gas pembakaran. Optimasi pada pendukungnya salah satu dapat dilakukan adalah pada perbaikan desain knalpot maupun pada pemilihan materialnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh performa torsi dan daya pada desain resenator knalpot sepeda motor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental. Hasil dari penelitian ini adalah torsi tertinggi dihasilkan saat menggunakan desain tabung resonator knalpot dengan ukuran pipa saringan saluran gas buang diameter 25 mm, menunjukan torsi sebesar 12,62 N.m di putaran 6500 rpm dan daya terbesar menggunakan desain tabung resonator knalpot dengan ukuran pipa saringan saluran gas buang diameter 25 mm menunjukan daya sebesar 10,89 hp di putaran 8000 rpm
PENGARUH VARIASI BERAT ROLLER SENTRIFUGAL TER-HADAP DAYA DAN TORSI PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH TRANSMISI OTOMATIS Ramadhani, Reza; Nugroho, Andi; Tri Waloyo, Hery; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang terbentuk dari beberapa komponen serta sistem salah satunya adalah Roller, Roller adalah komponen yang berada dalam pulley yang memiliki ukuran berbeda pada tiap merek, perputaran Roller mengasilkan daya dan torsi, Roller menggunakan system Continuous Variable Transmission (CVT). Sistem CVT adalah sistem transmisi daya dari mesin menuju roda belakang melalui sabuk (V-belt) yang menghubungkan antara pulley primer untuk menggerakkan pulley sekunder menggunakan gaya sentrifugal yang terjadi pada komponen-komponennya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi berat Roller pada daya dan torsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen langsung. Hasil pengamatan yang diperoleh yaitu Roller 12 gr menghasilkan daya 7,3 Hp dengan torsi 21,07 Nm, Roller 10 gr menghasilkan daya 7,7 Hp dengan torsi 21,81 Nm, Roller 9 gr menghasilkan daya 7,5 Hp dengan torsi 74,31 Nm sedangkan pada torsi, Roller 12 gr torsi maksimal 21,07 Nm pada putaran 2066 rpm, Roller 10 gr torsi maksimal 21,81 Nm pada putaran 2135 rpm, Roller 9 gr torsi maksimal 74,31 Nm pada putaran 628 rmp. . Kesimpulan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan akselerasi torsi tercepat dapat menggunakan Roller 12 gram sedangkan untuk mencapai akselerasi daya maksimum dapat menggunakan Roller 9 gram
PENGARUH VARIASI PUTARAN PADA PROSES FRICTION WELDING TERHADAPSIFAT MEKANIS PADA BAJA AISI 1040 Yoland Stanis Witak, Yosef; Setiyawan, Khanif; Nugroho, Andi; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan gesekan termasuk pengelasan solid-state, yaitu pengelasan tanpa melelehkan logam dasar dan tanpa menggunakan bahan tambahan. Proses pengelasan gesekan menggunakan panas yang dihasilkan oleh gesekan dua permukaan yang disambung. Metode pengelasan gesek yang digunakan adalah direct drive friction welding. Direct drive welding sering disebut sebagai konvensional friction welding, menggunakan motor yang memiliki kecepatan konstan untuk energi masukannya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan parameter proses pengelasan (kecepatan putaran) terhadap kualitas sambungan (kekuatan tarik, dan hasil patahan). Rancangan penelitian dengan variabel bebas yaitu 1600 rpm, 1800 rpm dan 2000 rpm, dengan waktu pengelasan 3 menit, benda kerja yang digunakan baja AISI 1040. Dari hasil penelitian diperoleh kuat tarik tertinggi mencapai 430,38 MPa pada kecepatan putaran 2000 rpm yaitu titik putus bahan dasar.Kekuatan tarik terendah dicapai pada kecepatan putar 1600 rpm atau 282,35 MPa. Terlihat bahwa titik patah terletak pada lasan, dan kekuatan sambungan meningkat seiring dengan bertambahnya kecepatan putaran.
ANALISA PENGARUH VARIASI CELAH ELEKTRODA BUSI TERHADAP PERFORMA PADA SEPEDA MOTOR MESIN 4 LANGKAH Dwi Antono, Aji; Setiyawan, Khanif; Nugroho, Andi; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang meningkatkan performa mesin motor dapat dicapai dengan memaksimalkan pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar. Hal ini dapat dicapai dengan memaksimalkan kekuatan percikan busi dan memastikan pembakaran campuran udara-bahan bakar yang sempurnaPeningkatan performa sepeda motor dipengaruhi oleh celah elektroda busi. Busi merupakan bagian penting dari sistem pengapian motor dan bertugas menciptakan percikan api untuk membakar sempurna campuran udara-bahan bakar di dalam silinder. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya percikan api tentunya menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Salah satu faktor tersebut adalah jarak celah antar busi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran celah busi terhadap unjuk kerja mesin empat langkah. Berdasarkan analisis parameter unjuk kerja mesin sepeda motor Honda BEAT PGM-FI yaitu torsi dan daya dapat disimpulkan bahwa penggunaan busi dengan celah elektroda busi berpengaruh terhadap unjuk kerja mesin.Hal ini terlihat pada variasi celah elektroda busi sebesar 0,70mm yang memiliki performa mesin terbaik dibandingkan variasi lainnya. Pada celah elektroda busi 0,70 mm maka torsi maksimumnya adalah 9,75 Nm (5500 rpm) dan Daya 6,6 HP (7500 rpm).Dengan berkurangnya celah busi, tenaga mesin meningkat dari 3000 rpm sampai 4000 rpm, namun tenaga mesin berkurang ketika putaran mesin mencapai 7500 rpm.Sebab, jika celah elektroda busi berubah sebesar 0,40 mm, maka percikan api dari busi tidak akan mampu membakar seluruh bahan bakar.
Inovasi Biobriket Berbasis Limbah Tongkol Jagung dan Tempurung Kelapa dengan Penambahan Limbah Masker Sebagai Peningkat Kualitas dan Daun Bunga Sepatu Sebagai Perekat Fissa’adah, Nadia; Rohmadini, Fira; Kharisma Rezkie Pamungkas, Dimas; Ulma, Zeni
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia menjadi penyebab semakin bertambahnya limbah yang ada, yakni limbah masker. Limbah tongkol jagung dan tempurng kelapa masih menjadi penyumbang limbah biomassa yang dapat berdampak pada lingkungan sekitar. Salah satu upaya dalam mengurangi limbah tersebut maka diperlukan konversi dari limbah menjadi bahan utama pembuatan bahan bakar. Oleh karena itu, penilitian ini dilakukan dengan tujuan mengurangi limbah masker medis, tempurung kelapa dan tongkol jagung untuk dijadikan sebagai bahan baku dari biobriket. Inovasi tersebut diharapkan dapat mengatasi limbah masker dimasa dan pasca pandemi serta, mengurangi limbah biomassa dengan output yang dihasilkan berupa produk ramah lingkungan. Variabel penelitian yang digunakan yaitu rasio bahan baku arang tongkol jagung, arang tempurung kelapa, dan perekat daun bunga sepatu dengan 3 variasi sampel. Data yang diambil meliputi data parameter karakteristik biobriket (kadar air, kadar abu, volatile metter, fixed carbon, densitas, dan nilai kalor). Hasil pengujian kadar air nilai tertinggi pada komposisi BB3, kadar abu tertinggi terdapat pada komposisi BB3, volatile metter tertinggi pada komposisi BB1, fixed carbon tertinggi terdapat pada BB2, densitas nilai tertinggi terdapat pada BB3, dan nilai kalor tertinggi terdapat pada BB1 dengan nilai kalor sebesar 9000 kal/gr. Berdasarkan penelitian biobriket berbahan tongkol jagung, tempurung kelapa, dan limbah masker diperoleh komposisi terbaik pada variasi BB1 dengan 27,5% arang tempurung kelapa dan 27,5% arang tongkol jagung serta, 40% perekat. Selain itu, dengan adanya penambahan limbah masker dapat meningkatkan nilai kalor pada biobriket dimana, nilai kalor yang didapatkan adalah 9.000 kal/gr, kadar air 0,9%, kadar abu 0,14%, dan fixed carbon 76,87%.
Pengaruh Bentuk Permukaan Plat Terhadap Wettability Plat Vertikal Hayatullah, Wahyu; Mukhtar Ariyadi, Hifni; Waluyo, Joko; Ndaru Pratama, Nico; Allam K, Muhammad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelembapan udara sangat penting terhadap kenyamanan dan kesehatan manusia. Untuk mencapai itu, salah satunya adalah dengan mengurangi kadar air menggunakan sistem dehumidifikasi. Dehumidifkasi menggunakan desiccant dilakukan untuk menangkap kandungan air pada udara. Proses penangkapan air ini mengakibatkan terjadinya proses eksoterm dimana suhu desiccant akan meningkat. Maka, perlu dilakukan pendinginan terhadap cairan desiccant. Proses ini akan mengakibatkan terjadinya perpindahan kalor dan massa. Laju perpindahan kalor dan massa ini dipengaruhi oleh wettability yang merepresentasikan luasan area. Sehingga pada penelitian ini akan berfokus untuk mempelajari keterbasahan. Metode yang digunakan adalah eksperiman. Komponen penyusun alat eksperimen terdiri dari reservoir air, distributor, pompa, flow meter, substrat, plat aluminium dan kerangka. Distributor memiliki dimensi 20 cm × 10 cm dengan dimensi lubang 2 mm × 0,5 mm dan jumlah lubang 57. Sedangkan plat yang digunakan yaitu plat datar dan plat bergelombang, dengan ketentuan distributor akan diuji pada plat datar dan bergelombang, Untuk mendapatkan persentase pembasahan pada pelat vertikal, pengambilan data dilakukan melalui metode image processing. Hasilnya rasio keterbasahan meningkat seiiring dengan meningkatnya laju aliran massa, baik pada pelat datar maupun pelat bergelombang. Namun hasil rasio keterbasahan pada pelat datar memiliki nilai 40% lebih tinggi dibandingkan dengan rasio keterbasahan pada pelat bergelombang. Hal ini dikarenakan Re maksimal yang dapat diraih pada plat bergelombang hanya sebesar 1125 dengan ketebalan lapisan air sebesar 0,649 mm, dimana masih cukup jauh dari 2 mm yang ditetapkan sebagai kedalaman dari gelombang pada muka pelat. Oleh karena itu aliran air pada pelat bergelombang hanya terkonsentrasi pada lembah-lembah pada geometri gelombang.
PENGARUH VARIASI DIAMETER PISTON TERHADAP TORSI DAN DAYA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH Karya Saputra, Didy; Nugroho, Andi; Setiawan, Khanif; Mujianto, Agus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor merupakan alat transportasi terbanyak di Indonesia. Dimana sepeda motor dianggap lebih praktis dan lebih mudah menerjang kemacetan. Maka dari itu banyak masyarakat atau konsumen yang lebih memilih menggunakan sepeda motor dibanding menggunakan mobil atau alat transportasi lainnya. Saat ini banyak masyarakat menjadikan sepeda motor sebagai kendaraan utama, dikarenakan harganya terjangkau, perawatan serta pemakaiannya yang mudah. Dibandingkan dengan kendaraan lainya, sepeda motorlah yang mengalami peningkatan jumlah yang paling signifikan, setiap tahunnya bertambah 5-8 juta sepeda motor atau sekitar 15%. karena sepeda motor merupakan kendaraan yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan yang lain. Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang terbentuk dari beberapa komponen penyusun, salah satunya yaitu piston. Piston terdiri atas komponen penting pada bagian mesin sepeda motor 4 langkah, yang fungsinya untuk menerima tekanan hasil campuran bahan bakar dan udara lalu meneruskan tekanan untuk memutar poros engkol (crank shaft) melalui batang piston (connecting rod), atau sebagai alat penampang untuk menahan tekanan pada saat langah kompresi dan langkah tenaga.Piston bergerak naik turun terus menerus di dalam silinder untuk melakukan langkah hisap, kompresi, pembakaran, dan pembuangan.
ANALISIS DESAIN MESIN PARUT KELAPA SKALA RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK Akbar Ramadhan, Muhaimin; Siti Nurrohkayati, Anis; Tri Waloyo, Hery; Nugroho, Andi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa merupakan tanaman serbaguna yang memiliki potensi ekonomi melalui seluruh bagian tubuhnya. Daging buah kelapa, umumnya diolah dalam industri kecil seperti catering makanan, seringkali diproses secara manual dengan menggunakan papan parut sederhana. Untuk meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga, penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah mesin parut kelapa yang sederhana dan efisien. Mesin parut kelapa ini menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya, sehingga dapat meringankan pekerjaan dalam proses pemarutan kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang mesin parut kelapa yang optimal untuk skala rumah tangga dan menilai pengaruh putaran rol mata parut terhadap hasil parutan kelapa. Dari hasil penelitian, mesin parut kelapa ini membawa beberapa keunggulan, antara lain efisiensi waktu dan tenaga yang tinggi, keamanan pengguna yang terjamin, serta kemudahan penggunaan. Temuan ini mencerminkan kesuksesan desain mesin dalam memenuhi kebutuhan pemarutan kelapa secara efektif. Berdasarkan perhitungan, laju putaran poros mesin adalah 51 kg.f.mm, dengan kapasitas parutan kelapa mencapai 168,000 kg/menit untuk berat kelapa seberat 1 kg. Daya motor yang telah direncanakan sebesar 0,199 HP dengan putaran mesin 2800 rpm. Kesimpulannya, mesin parut kelapa ini berhasil mencapai efisiensi dan keamanan yang diinginkan, serta memenuhi kapasitas produksi yang direncanakan.
Rancang Bangun Mesin Parut Kelapa untuk Bahan Dasar Pembuatan Minyak Kelapa Sudirman, Sudirman; Siti Nurrohkayati, Anis; Tri waloyo, Hery; Mujianto, Agus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kelapa merupakan salah satu tumbuhan yang semua bagian nya hampir dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, salah satunya bagian buah yang dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan minyak kelapa, biasanya buah kelapa di hancurkan menjadi butiran-butiran kecil menggunakan alat parut, dalam proses pemarutan banyak orang masih menggunakan parutan tradisional yang sangat sederhana. Oleh sebab itu dalam penelitian ini dibuat rancang bangun mesin parut kelapa untuk mempermudah dalam proses pemarutan buah kelapa untuk pembuatan minyak kelapa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat sebuah prototype parut kelapa dan memvariasikan mata parut dan kecepatan untuk mengetahui jenis mata parut dan kecepatan yang optimal serta meningkatkan produktivitas parut kelapa sehingga masyarakat dapat dapat membuat minyak kelapa lebih efektif dan efisien. Berdasarka desain rancang bangun mesin dan pengolahan data, mesin yang di buat dapat bekerja dengan optimal dan dapat menghasilkan kelapa parut sebanyak 257 gr/menit dan tingkat efisiensi mesin sebesar 85,8% dengan variasi mata parut halus dan kecepatan 2800 rpm.
Cara Kerja Pengoperasian Mesin Diesel MaK 8M453B Febriansyah, Kholiq; Siti Nurrohkayati1, Anis
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik tenaga diesel UL PLTD-MG adalah salah satu unit pem- bangkit listrik PT. PLN. UL PLTD-MG menggunakan mesin MaK 8M453B yang terdiri dari 4 unit untuk membangkitkan daya. Mesin MaK 8M453B yang berjumlah 4 unit tersebut yang aktif berproduksi hanya Unit MaK 1,2, dan 3 untuk unit MaK 4 rusak, Tujuan dari pembuatan laporan ini untuk mengetahui cara kerja pengoperasian mesin MaK dan sistem-sistem yang ada pada mesin MaK 8M435B. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan mesin gas (PLTD-MG). Sistem pengoperasiannya cukup sederhana namun banyak memiliki rambu-rambu atau prosedur Langkah-langkah yang harus dijalankan untuk memenuhi mutu keandalan dari sistem yang digunakan pada mesin. Dengan mengikuti prosedur pengoperasian akan bisa membuat mesin awet dan juga mengetahui apa saja kendala yang ada pada mesin tersebut. Pertama persiapan start, Proses start, lepas pararel dan stop. Ada pun sistem-sistem pada mesin MaK 8M453B ini yang pertama sistem pelumasan (lube oil system), yang kedua sistem pendinginan (cooling system), yang ke tiga sistem bahan bakar (fuel oil system), yang keempat sistem limbah (chemichal system), yag kelima sistem pemadam kebakaran (fire hydrant system) dan yang terakhir adalah sistem udara start (starting air system).