cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Islam Di SMP Muhammadiyah 6 Wuluhan Rizal Matofani, Alfa
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi pedagogik sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki oleh guru. Siswa sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran dan guru sebagai fasilitator kompetensi pedagogik dapat menjadi sarana dalam meyukseskan proses kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap kompetensi guru pendidikan agama islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan instrumen kuisoner pada skala lickert. Responden penelitian sebanyak 126 siswa di SMP Muhammadiyah 6 Wuluhan. Berdasarakan data penelitian diperoleh respon pilihan siswa terhadap kategori kepuasan, kategori sangat puas memiliki presentase 8%, kategori puas memiliki presentase 32%, kategori cukup puas memiliki presentase 31%, kategori tidak puas memiliki presentase 25% dan kategori sangat tidak puas memiliki presentase 5%. Namun apabila hanya dipisahkan dalam tiga kategori, yaitu kategori puas, cukup puas dan tidak puas, maka presetase kategori puas adalah 40%, kategori cukup puas 31% dan kategori tidak puas 30%. Hasil penelitian menegaskan bahwa tingkat kepuasan siswa terhadap kompetensi pedagogik guru pendidikan agama islam dapat dikatan pada kategori tidak puas. Hal ini disebabkan belum tersedianya secara maksimal media pembelajaran baik offline maupun online.
Eco Friendly Magnumcrete Innovation With Rice Husk Waste And Clam Shell Waste For Right Quality Structure Concrete Indriyani, Niken; Muhtar, Muhtar
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proporsi yang tepat untuk menghasilkan beton tepat mutu dengan menjadikan limbah abu sekam padi dan limbah cangkang kerang sebagai pengganti sebagian semen pada beton. Pada penelitian ini limbah abu sekam padi dan cangkang kerang diberikan perlakuan sebagai pengganti semen. Terdapat 4 variasi yang digunakan yaitu V1 (10% ASP dan 2,5% CK), V2 (12,5% ASP dan 2,5% CK), V3 (10% ASP, 2,5% CK dan 0,25% Sika VZ), dan V4 (12,5%, 2,5% CK dan 0,25% Sika VZ). Dari penelitian yang dilakukan diperoleh variasi 1 (10% ASP dan 2,5% CK) dapat menghasilkan beton tepat mutu dengan kuat tekan sebesar 35,141 MPa dan slump yang dihasilkan sebesar 12 cm.
Strategi Komunikasi Antar Budaya Dalam Upaya Revitalisasi Kebudayaan Jawa Timur Dalam Event Sattva Aksara Budaya Muhammadi Akbar , Athara; B Cahyono , Hery
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 2 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya adalah sebuah hal yang tidak pernah terpisahkan dari kehidupan kita. Budaya sendiri adalah sebuah cara atau kebiasaan kita dalam menjalani kehidupan. Budaya sendiri terdiri dari semua aktivitas kita. Budaya sangatlah lekat dengan aspek kehidupan masyarakat luas terutama masyarakat Indonesia. Namun, dengan seiring berkembangnya zaman, kebudayaan mulai luntur di generasi muda, salah satu penyebabnya yakni masuknya budaya asing dengan mudah ke Indonesia. Maka dari itu, sebagai jalan keluar dalam menangani hal tersebut, perlu adanya upaya pelestarian budaya lokal. Karena hal ini lah, penulis yang tergabung dalam tim Niskala membuat sebuah event yang mana dalam event tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya - budaya lokal yang mulai terkikis saat ini terutama budaya Jawa Timur. Event ini berjudul Sattva Aksara Budaya, yang memiliki arti berani menulis kembali budaya didalam diri kita. Dalam laporan ini penulis akan membahas bagaimana peranan dari komunikasi antar budaya dalam upaya pelestarian yang akan dilakukan dalam event Sattva Aksara Budaya ini. Penulis menggunakan metode penulisan laporan kualitatif deskriptif. Penulis menggunakan metode wawancara, observasi, serta dokumentasi untuk memperoleh data dalam penyusunan laporan. Dalam hasil laporan ini bisa diambil kesimpulan bahwa komunikasi antar budaya memiliki peranan yang sangat penting dalam proses revitalisasi budaya lokal. Sebab, dalam prosesnya kita perlu pengenalan serta pendekatan dengan kebudayaan tersebut agar pesan yang disampaikan tidak disalah artikan oleh berbagai pihak baik masyarakat umum maupun generasi muda.Namun, dalam pelaksanaan event tersebut tak lepas dari beberapa hambatan mulai dari konsep yang sering berubah – ubah, pendanaan yang tidak memadai, serta sering terjadinya misskomunikasi dalam tim sendiri.
Perencanaan Dan Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Tahu Pada UMKM Berkah Tahu Di Pakusari Kabupaten Jember Ayu Lestari, Shafira; Indra Wardana, Danu; Kumara Hadi, Danang
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 5 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Landasan utama dalam dunia industri adalah tata letak atau peraturan dari fasilitas produksi dan area kerja yang ada. Industri Berkah Tahu merupakan industri rumah tangga berskala kecil yang memproduksi tahu. Proses pembuatan tahu pada industri tersebut masih tergolong sederhana dan belum memperhatikan tata letak fasilitas yang baik sehingga kurang efektif dan efisien. perancangan ulang tata letak fasilitas produksi untuk mempercepat waktu produksi dan mateial handling bisa berjalan dengan efektif dan efisien Pada dasarnya tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menciptakan tata letak peralatan produksi yang optimal, termasuk mengevaluasi tata letak yang ada. Oleh karena itu, perlu dirancang tata letak pabrik yang optimal sesuai dengan pola aliran material yang sesuai, terutama dengan memperhatikan urutan proses. Pengamatan langsung di UMKM Berkah Tahu di wilayah Jember menunjukkan bahwa keakuratan tata letak peralatan produksi dan aliran material rendah, sehingga mengakibatkan jarak penanganan material menjadi lebih jauh dan pada akhirnya mempengaruhi pergerakan yang didapat secara keseluruhan. Metode studi waktu digunakan untuk menentukan secara efisien perancangan peralatan produksi setiap departemen. Hasil verifikasi tata letak digunakan sebagai parameter kejadian untuk dibandingkan dengan tata letak yang ada dan digunakan untuk perencanaan tata letak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak perpindahan awal dari total pergerakan dari 38,9 meter menjadi 18,5 meter dapat menghasilkan tata letak yang lebih efisien untuk validasi atau mengurangi jarak sebesar 52,4%. Waktu transfer asli dikurangi dari 322,5 detik menjadi 108,8 detik, menghasilkan penghematan 66.26%
PENGARUH JUMLAH RAGI (Saccharomyces cerevisiae) DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP TINGKAT KEASAMAN DAN KADAR KAFEIN KOPI ORGANIK JENIS ROBUSTA (Coffea canephora) RAHMA YANTI, IKA; munandar, kukuh; priantari, ika
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 5 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah ragi (Saccharomyces cerevisiae) dan lama fermentasi pada kopi organik jenis robusta (Coffea canepora) yang di kembangkan sebagai bahan pembelajaran berupa e-book. Penelitian ini termasuk penelitian murni yang mengacu pada hasil penelitian berupa tingkat keasaman dan kadar kafein pada kopi organik jenis robusta.Penelitian terdahulu yang hampir serupa mengacu pada kadar kafein, tingkat keasaman serta mutu dari biji kopi kering. Akan tetapi penelitian ini terbatas pada tingkat keasaman dan kadar kafein. Pada tingkat keasaman dilakukan pengujian menggunakan ph meter sedangkan pada kadar kafein menggunakan spektrofotometer uv-Vis. Jumlah ragi yang digunakan 2% dan 3% pada setiap sampel, dimana perlakuan sebanyak 6 dan di ulang sebanyak 4 kali. Proses fermentasi yang berupa perlakuan 2% 2 hari, 2% 4 hari, 2% 6 hari,3% 2 hari, 3% 4 hari,3% 6 hari yang dilakukan pengulangan 4 kali ini di peroleh sampel sebanyak 24. Pada tingkat keasaman setalah pengujian diperoleh hasil tertinggi pada perlakuan 2% 2 hari dan diperoleh bahwa setiap perlakuan memiliki perbedaan dan pada kadar kafein juga memiliki perbedaan dimana hasil terendah pada perlakuan 3% 3 hari.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui Pendekatan TaRL dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Kelas 7 Azzahraail Batul, Fathimah; Imamah Ah, Nurul; Indah Mursyida, Yanti
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 5 (2024): SIGMA 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 7 B SMP Negeri 5 Jember dengan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi melalui pendekatan pembelajaran Teaching at The Right Level (TaRL). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya persentase ketuntasan hasil belajar siswa dan hasil observasi yang menunjukkan bahwa banyak siswa yang merasa kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 7 B SMPN 5 Jember tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 31 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis & Mc Taggart yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi perangkat dan pelaksanaan pembelajaran serta lembar refleksi respon siswa terhadap pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 sebesar 52% siswa dinyatakan tuntas dan pada siklus 2 banyak siswa yang dinyatakan tuntas meningkat menjadi 71%. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi melalui pendekatan TaRL menjadi prediktor positif dari hasil belajar yaitu dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Diferensiasi Fungsional Kejaksaan dan Kepolisian dalam Integrated Criminal Justice System (ICJS) Chandranegara, Ibnu Sina
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Proceeding MILENIUM 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i3.740

Abstract

Reformasi sistem peradilan di Indonesia merupakan langkah krusial dalam memperkuat negara hukum yang demokratis, terutama pasca-Orde Baru yang ditandai dengan ketidakmandirian lembaga peradilan, korupsi, dan rendahnya akses keadilan. Meski sudah berlangsung lebih dari dua dekade, reformasi ini masih menghadapi tantangan besar seperti lemahnya kemauan politik, dominasi kepentingan kekuasaan, serta belum tuntasnya pembaruan hukum acara pidana yang masih mewarisi sistem kolonial. Upaya pembentukan lembaga seperti Komisi Yudisial dan Mahkamah Konstitusi menjadi capaian penting, namun belum cukup menanggulangi budaya hukum yang transaksional. Dalam konteks pembahasan RUU KUHAP terbaru, muncul kekhawatiran atas dominasi jaksa penuntut umum yang mengaburkan batas fungsi antar lembaga penegak hukum, mengancam prinsip checks and balances. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif yang juga dikenal sebagai penelitian hukum kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah Revitalisasi diferensiasi fungsional dalam sistem peradilan pidana merupakan suatu kebutuhan mendesak guna memastikan kejelasan, keseimbangan, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas antar lembaga penegak hukum. Tumpang tindih kewenangan yang terjadi antara penyidik, penuntut umum, dan lembaga peradilan tidak hanya menghambat efektivitas penegakan hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta penyalahgunaan kewenangan. Oleh karena itu, diperlukan penataan secara normatif dan institusional yang tegas terhadap batas dan koordinasi antar fungsi tersebut. Langkah ini juga penting dalam rangka memperkuat prinsip due process of law dan equality before the law, di mana setiap aktor dalam sistem peradilan pidana menjalankan peran masing-masing secara independen namun tetap sinergis dalam kerangka hukum yang berkeadilan. Tanpa pembenahan ini, sistem peradilan pidana akan tetap rentan terhadap dominasi kekuasaan dan jauh dari tercapainya keadilan prosedural yang menjamin perlindungan hak semua pihak dalam proses hukum.
Judicial Activism Kewenangan Kepolisian di Mahkamah Konstitusi dan Visi Rancangan KUHAP Suryono, Ahmad; Amiluddin, Irfan
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Proceeding MILENIUM 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i3.741

Abstract

Judicial Activism di Mahkamah Konstitusi sebagai adaptasi hukum yang dilakukan oleh hakim Mahkamah Konstitusi terhadap perubahan sosial dalam masyarakat melalui interpretasi dan penerapan prinsip-prinsip dalam putusan dimana Mahkamah Konstitusi seringkali menginterpretasikan konstitusi dengan cara yang tidak hanya berpegang pada teks konstitusi secara literal, tetapi juga mempertimbangkan konteks sosial, politik, dan ekonomi. Beberapa putusan Mahkamah Konstitusi berkaitan dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) telah melahirkan landmark decision yang berpengaruh terhadap lanskap hukum acara pidana, misalnya perihal kewajiban pengiriman Surat Perintah Dimulainya Penyidikan dan perihal tafsir bukti permulaan yang cukup dalam proses penyidikan. Perubahan persepsi tersebut dilatarbelakangi oleh situasi sosial masyarakat yang membutuhkan tafsir progresif, selain dikarenakan KUHAP telah berumur lama dan tidak lagi dipandang responsif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini adalah penelitian normatif dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah landmark decision putusan Mahkamah Konstitusi berkaitan dengan KUHAP harus menjadi pondasi dalam pembahasan dan pembuatan KUHAP yang baru.
Restorative Justice sebagai Manifestasi Perlindungan Hak Asasi dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia Khasanofa , Auliya; Hermawan, Muhammad Ilham; Harmoko, Harmoko
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Proceeding MILENIUM 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i3.742

Abstract

Restorative justice merupakan pendekatan alternatif dalam sistem peradilan pidana yang berfokus pada pemulihan kerugian akibat tindak pidana melalui partisipasi aktif antara pelaku, korban, dan masyarakat. Dalam konteks ketatanegaraan Indonesia, penerapan restorative justice memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia (HAM) sebagaimana diatur dalam UUD NRI Tahun 1945. Pendekatan ini mencerminkan pergeseran paradigma dari keadilan retributif menuju keadilan substantif yang lebih humanis dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana restorative justice berperan sebagai wujud perlindungan HAM dalam sistem ketatanegaraan, serta bagaimana prinsip negara hukum turut memfasilitasi implementasinya. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan telaah konstitusional, ditemukan bahwa restorative justice dapat memperkuat posisi korban, mencegah overkriminalisasi, dan mendukung prinsip due process of law. Lebih jauh, keberadaan restorative justice mendukung pelaksanaan tanggung jawab negara dalam melindungi hak-hak konstitusional warga negara, khususnya hak atas keadilan, kesetaraan di hadapan hukum, dan pemulihan. Namun, implementasinya memerlukan penguatan regulasi, sinergi kelembagaan, serta perubahan paradigma aparat penegak hukum. Kesimpulannya, restorative justice bukan hanya mekanisme penyelesaian sengketa pidana, tetapi juga representasi nilai-nilai HAM dalam sistem hukum nasional, serta manifestasi nyata dari prinsip negara hukum yang demokratis dan berkeadilan
Perlindungan Hukum Terhadap Tersangka Untuk Memperoleh Bantuan Hukum Suyatna, Suyatna; Najah, Nadia Putri Qurrotu; Ramadhani, Bella Ayu
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Proceeding MILENIUM 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v4i3.743

Abstract

indonesia yang dikenal sebagai negara hukum menegaskan pentingnya penghormatan atas hak asasi manusia, termasuk hak tersangka untuk memperoleh bantuan hukum. namun, implementasi di lapangan masih menunjukkan adanya ketimpangan, khususnya bagi tersangka perkara pidana dengan ancaman di bawah lima tahun penjara, sehingga menimbulkan ketidakadilan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah sejauh mana perlindungan hak asasi manusia bagi para tersangka yang secara ekonomi kurang mampu dalam mengakses bantuan hukum pada kasus pidana ringan. penelitian hukum normatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan, menggunakan sumber hukum primer dan sekunder. hasil penelitian menunjukkan bahwa pasal 56 ayat (1) kuhap membatasi hak pendampingan hukum hanya pada ancaman pidananya, sehingga berpotensi diskriminatif dan tidak sejalan dengan prinsip hak asasi manusia serta undang-undang nomor 16 tahun 2011 tentang bantuan hukum. studi perbandingan terhadap sistem hukum amerika serikat melalui miranda rule menunjukkan jaminan bantuan hukum yang lebih inklusif dan tanpa diskriminasi. oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan agar bantuan hukum dapat diakses oleh seluruh tersangka tanpa memandang berat ringannya ancaman pidana, guna mewujudkan kesetaraan dan keadilan dimuka hukum serta meningkatkan kesadaran aparat penegak hukum mengenai keharusan adanya bantuan hukum dalam menjaga keadilan.