cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 164 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GIMKIT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SDN 3 KILENSARI TAHUN 2024-2025 Nisak, Kholifatun; Amroellah, Afif; Rofek, Aenor
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8083

Abstract

Penelitian yang berjudul pengaruh penggunaan media gimkit terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDN 3 Kilensari dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap pembelajaran matematika khususnya terkait perkalian dan pembagian bilangan sehingga hasil belajar siswa menurun karena hanya mengandalkan buku dan papan tulis atau model pembelajaran konversional serta metode ceramah sehingga kurangnya media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gimkit terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran matematika di SDN 3 Kilensari. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metode desain penelitian kuantitatif yaitu quasi experiment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel media gimkit berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media gimkit mempengaruhi hasil belajar siswa kelas eksperimen atau kelas IV A.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 3 DI GUGUS 7 KECAMATAN PANJI TAHUN AJARAN 2024/2025 Fajarwati, Arin; Lidyawati, Reky; Febrianto, Mory Victor
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8081

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Model Cooperative Learning Type Snowball Throwing terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas 3 di Gugus 7 Kecamatan Panji Tahun Ajaran 2024/2025”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Cooperative Learning tipe Snowball Throwing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas III. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasi experimental design tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas III SDN 2 Battal sebagai kelas eksperimen dan SDN 1 Battal sebagai kelas kontrol. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dengan nilai signifikansi kelas kontrol 0,198 dan kelas eksperimen 0,233 ≥ 0,05. Hasil uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi 0,172 ≥ 0,05, sehingga varians kedua kelas dinyatakan homogen. Selanjutnya hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,024 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan model Cooperative Learning tipe Snowball Throwing terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas III di Gugus 7 Kecamatan Panji Tahun Ajaran 2024/2025
INTEGRASI KONSEP BERPIKIR REFLEKTIF: SEBUAH KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS PRAKTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Syarifah, Mufarrahatus; Suarmika, Putu Eka; Hidayat, Nuris
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi konsep berpikir reflektif dalam praktik pembelajaran matematika pada pendidikan dasar dan menengah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan mengikuti kerangka kerja PRISMA yang meliputi tahap identifikasi, screening, eligibility, dan included. Sumber data diperoleh dari artikel penelitian yang terindeks Scopus dalam rentang tahun 2016–2026 dengan kata kunci “reflective thinking” dan “mathematics”. Dari hasil proses seleksi, diperoleh lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa integrasi berpikir reflektif dalam pembelajaran matematika dilakukan melalui berbagai pendekatan, yaitu penggunaan rich mathematical tasks, scaffolding, pemanfaatan teknologi seperti Scratch programming, serta pengembangan bahan ajar berbasis reflektif seperti LKS. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa berpikir reflektif berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, namun sebagian besar siswa masih berada pada tingkat reflektif yang rendah dan sangat dipengaruhi oleh kemampuan awal serta dukungan pembelajaran. Selain itu, kajian ini mengidentifikasi bahwa penelitian terkait integrasi berpikir reflektif pada pendidikan dasar dan menengah masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model pembelajaran integratif yang mampu menggabungkan berbagai pendekatan tersebut untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir reflektif siswa
Pengembangan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SD Lisbet Novianti Sihombing; Rio Parsaoran Napitupulu; Astri Pardosi
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8369

Abstract

Pendidikan abad ke-21 merupakan sistem pendidikan yang berusaha untuk memenuhi semua kebutuhan manusia yang hidup pada abad tersebut. Pendidikan abad ke-21 bertujuan untuk menciptakan insan yang kritis dalam intelektual, kreatif dalam pemikiran, etis dalam pergaulan, dan berkarakter dalam kehidupan. Pendidikan abad ke-21 harus memenuhi empat komponen, yaitu pengetahuan, keterampilan, karakter, serta metakognisi. Pembelajaran abad ke-21 membutuhkan keterampilan penguasaan teknologi melalui literasi informasi, media dan literasi teknologi. Salah satu tujuan pendidikan nasional adalah mewujudkan peserta didik yang kreatif. Hal ini juga sesuai dengan tuntutan pembelajaran di abad 21.. Sifat kreatif akan tumbuh dalam diri anak bila ia dilatih, dibiasakan sejak kecil untuk melakukan eksplorasi, inkuiri, penemuan dan memecahkan masalah. Pembelajaran kontekstual merupakan salah satu metode pembelajaran yang layak dikembangkan seiring dengan tuntutan pembelajaran dalam penerapan Kurikulum 2013. Hal ini selaras dengan karakteristik Pembelajaran kontekstual sebagai suatu metode pembelajaran konstruktivistik berorientasi pada siswa yang mampu menumbuhkan jiwa kreatif, kolaboratif, berpikir metakognisi, mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, meningkatkan pemahaman akan makna, meningkatkan kemandirian, memfasilitasi pemecahan masalah, dan membangun kelompok kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk model pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan menggunakan pendekatan Plomp.
Penerapan Model Pembelajaran Case Method Berbasis Gamifikasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV dI UPT SPF SD I npres Kassi-Kassi Yulianti Lambi; Hotimah Hotimah; Muh. Riza Putrawan
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8267

Abstract

Penelitian ini didasari tingkat keterampilan proses sains siswa yang masih rendah pada kelas IV di pelajaran IPAS di UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi, yang dipengaruhi oleh penggunaan dari teacher-centered learning metode. Kajian ini dilakukan agar menguraikan penggunaan metode pembelajaran kasus berbasis gamifikasi untuk menambah kemampuan proses siswa dalam pelajaran IPAS. Kajian ini memakai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan dilakukan pada 2 siklus. Di setiap siklus terdapat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, tes dan teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil kajian diketahui bahwa metode kasus berbasis gamifikasi menunjukkan adanya kenaikan kemampuan proses sains siswa, ditandai dengan peningkatan partisipasi mereka dalam diskusi, kemampuan memecahkan masalah, dan pemahaman konsep keilmuan. Kelengkapan klasikal siswa pada siklus I sejumlah 41,67% dan pada siklus II sebesar 87,5%. Dapat dinyatakan bahwa metode kasus berbasis gamifikasi mampu mendorong berkembangnya keterampilan proses peserta didik dan berdampak positif terhadap kualitas proses pembelajaran secara keseluruhan. Kata kunci: Case Method, gamifikasi, keterampilan proses sains.
Pemanfaatan Interactive Flat Panel Berbantu Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Pada Siswa Kelas 6 Della Arumnita Sudrajat; Ryan Dwi Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8318

Abstract

Keterampilan menulis menjadi salah satu kemampuan dasar yang sangat penting dalam literasi di tingkat sekolah dasar tetapi kendala utama dalam proses pembelajaran sering kali muncul akibat lemahnya pemahaman terhadap struktur teks eksposisi serta kurangnya penggunaan teknologi yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan media Interactive Flat Panel (IFP) yang digabungkan dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi. Pendekatan kuantitatif eksperimental diterapkan dalam penelitian ini dengan mengadopsi desain One-Group Pretest-Posttest. Sebanyak 35 orang siswa kelas VI dari SD N Puspanegara 05 menjadi subjek yang terlibat di dalamnya. Data dikumpulkan melalui instrumen tes menulis yang mencakup pre-test dan post-test serta observasi terhadap aktivitas siswa dan wawancara. Peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis siswa berhasil diamati setelah perlakuan diberikan berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh. Rata-rata nilai yang dicapai kelas pada saat pre-test sebesar 62,5 berhasil ditingkatkan menjadi 84,2 setelah post-test dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFP efektif dipakai untuk memvisualisasikan struktur teks secara interaktif sedangkan model PBL terbukti mendorong siswa berpikir kritis ketika menyusun argumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggabungan antara teknologi digital berupa IFP dengan model pembelajaran inovatif seperti PBL mampu mendorong peningkatan mutu proses serta capaian belajar dalam menulis teks eksposisi secara nyata di jenjang sekolah dasar.
MEMBANGUN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PRAKTIK REFLEKTIF GURU DI SEKOLAH DASAR Nurhaedah Modi; Latri Latri; Muh. Rizah Putrawan
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8293

Abstract

This study aimed to analyze the effect of teachers’ reflective practices on learning quality through instructional follow-up in elementary schools. The study employed a quantitative approach using a survey method. The respondents consisted of 43 elementary school teachers selected through purposive sampling. Data were collected using a five-point Likert scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS. The findings revealed that teachers’ reflective practices had a positive effect on instructional follow-up and learning quality. Teachers who consistently engaged in reflective practices tended to evaluate the learning process more effectively, improve teaching strategies, and adapt instruction to students’ learning needs. In addition, instructional follow-up was found to positively influence learning quality and mediate the relationship between reflective practices and learning quality.The study indicates that continuous reflective practice can help teachers improve the quality of classroom learning, student engagement, and teacher professionalism. Therefore, reflective practice needs to be strengthened as part of teacher competency improvement and professional development in elementary schools.
Efektivitas Model Kooperatif Tipe Index Card Match Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Heni Widiya Pangesti; Aan Widiyono
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8285

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan guna mengkaji sejauh mana penerapan pembelajaran kooperatif melalui teknik Index Card Match mampu mendukung perkembangan kemampuan literasi sains peserta didik di tingkat sekolah dasar pada pokok bahasan proses fotosintesis. Studi ini menerapkan desain praeksperimental satu kelompok pretest–posttest. Partisipan dalam penelitian terdiri atas 31 peserta didik kelas IV di SD Negeri 2 Tahunan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik tes, observasi, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui analisis deskriptif, pengujian normalitas, paired sample t-test, dan perhitungan N-gain. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata nilai siswa mengalami peningkatan dari 54,35 menjadi 70,16. Hasil uji analisis statistik juga menunjukkan perbedaan yang nyata dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Di samping itu, perhitungan N-gain menghasilkan nilai 0,3806 yang berada pada kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Index Card Match efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Abstract: This study was conducted to examine the extent to which the implementation of cooperative learning through the Index Card Match technique can support the development of scientific literacy skills among elementary school students in the topic of photosynthesis. The research employed a pre-experimental method using a one-group pretest–posttest design. The participants consisted of 31 fourth-grade students at SD Negeri 2 Tahunan. Data were collected through tests, observations, and documentation. Furthermore, the obtained data were analyzed using descriptive analysis, normality testing, paired sample t-test, and N-gain analysis. An improvement in students’ average performance was observed, from 54.35 to 70.16. The statistical results also showed a significant difference with a significance level of 0.000, which is less than 0.05. Furthermore, the N-gain score obtained was 0.3806, classified as moderate. This suggests that the application of the Index Card Match model effectively improves students’ scientific literacy skills.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA MELALUI INTEGRASI KEARIFAN LOKAL PADA MATERI PANCAINDRA MATA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Julianti Julianti; Ryan Dwi Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8235

Abstract

Pendidikan di sekolah dasar berperan sangat penting dalam membangun pengetahuan dan kemampuan berpikir siswa. Salah satunya adalah aspek kemampuan kogntif. Kemampuan kognitif merupakan proses pembelajaran yang berkaitan dengan aktivitas siswa dalam memperoleh, mengolah, dan menggunakan pengetahuan. IPAS merupakan salah satu mata pelajaran yang seharusnya menarik dan menyenangkan, karena membahas fenomena alam serta kehidupan sehari-hari yang dekat dengan pengalaman siswa. Salah satu materi dalam mata pelajaran IPAS kelas V adalah pancaindra manusia yaitu mata. Pemahaman tentang pancaindra sangat penting karena berkaitan erat dengan aktvitas sehari-hari siswa, sekaligus memberikan dasar pengetahuan bagi mereka untuk menjaga kesehatan organ tubuhnya. Namun, dalam praktiknya, materi ini masih sering didominasi oleh metode ceramah dan penugasan, sehingga membuat siswa kurang aktif dan antusias, dan dirasa abstrak oleh siswa apabila hanya dijelaskan secara lisan tanpa dukungan media visual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kognitif siswa dengan menggunakan media berbasis multimedia digital yang terintegrasi dengan kearifan lokal pada materi pancaindra mata pada siswa kelas V SDN Ciloa Kecamatan Sumedang Selatan. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 14 siswa, bahwa kemampuan kogntif siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan media berbasis multimedia yang terintegrasi dengan kearifan lokal. Hal ini terlihat dari perolehan hasil belajar siswa, obeservasi siswa, dan observasi guru selama tiga kali pertemuan. Hasil belajar siswa mencapai 93%, observasi siswa mencapai 95%, dan observasi mencapai guru 98%.
Penerapan Model Project Based Learning (Pjbl) Dalam Meningkatkan Afektif Pembelajaran Ppkn Pada Siswa Kelas V Di UPTD SDN 015913 Sei Kepayang Kanan Isna Panjaitan; Fisca Aulia Nanda
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8287

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL) serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan ranah afektif peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di kelas V UPTD SD Negeri 015913 Sei Kepayang Kanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 34 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan penentuan pertanyaan mendasar, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan dan monitoring proyek, presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Penerapan model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan ranah afektif siswa pada aspek sikap sebesar 100%, aspek nilai sebesar 100%, aspek minat sebesar 100%, dan aspek emosi sebesar 91% dengan kategori sangat baik. Peningkatan tersebut terlihat melalui berkembangnya sikap tanggung jawab, disiplin, kerja sama, rasa percaya diri, kemampuan menghargai pendapat orang lain, serta antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, model Project Based Learning (PjBL) dinilai relevan dan efektif digunakan sebagai pendekatan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan ranah afektif peserta didik pada pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Kata kunci : Project Based Learning, afektif, PPKn.