cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 164 Documents
Persepsi Guru Sekolah Dasar Tentang Integrasi Steam Dan Educulture Dalam Pembelajaran Terpadu Siti Raihan; Reza Ma’ruf; Amir Pada; Teguh Putra Gusal; Saprizal Saprizal
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8272

Abstract

This study aims to analyze elementary school teachers' perceptions of integrating the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach and Educulture (culture-based education) in integrated learning. The research employed a mixed-methods approach with an explanatory sequential design, involving 30 teachers and 5 principals from 7 elementary schools in Makassar City. Quantitative data were collected through a questionnaire measuring three dimensions of perception (knowledge, attitudes, and expectations/concerns), while qualitative data were obtained through semi-structured interviews with principals. The results showed that teachers' knowledge of local wisdom was excellent (93-97%), but their understanding of STEAM (73%) and Educulture (53%) still needs improvement. Teachers' attitudes toward integrating STEAM and Educulture were highly positive (average above 90%), with all teachers agreeing that local culture is important to be introduced in schools. The main needs of teachers were integrated module examples (48%), structured training (32%), and learning communities (20%), while the main concerns included administrative burdens (90%), time constraints (87%), and incomplete curriculum material (83%). The gap between appreciation for local wisdom and the ability to systematically integrate it into STEAM was the most significant finding. This study concludes that teachers have strong social capital in the form of positive attitudes and good cultural knowledge but require concrete support in the form of teaching modules, applicable training, and supportive policies to achieve optimal integration of STEAM and Educulture in elementary schools.
EKSPLORASI PENDEKATAN KOOPERATIF DAN KOLABORATIF TIPE TGT MELALUI PERMAINAN TAPAK GUNUNG DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS III SD Yulia Indra Rahayu; Ryan Dwi Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8236

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penguatan pendidikan karakter serta kurangnya pemanfaatan permainan tradisional sebagai kearifan lokal dalam pembelajaran di Sekolah Dasar, yang menyebabkan proses belajar cenderung kurang variatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan kooperatif dan kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT) melalui permainan Tapak Gunung dalam mengembangkan karakter peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas III. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi model TGT dengan permainan Tapak Gunung secara signifikan mampu memunculkan nilai-nilai karakter esensial seperti kerja sama, tanggung jawab, disiplin, kejujuran, dan sportivitas. Peserta didik menunjukkan antusiasme serta keaktifan yang sangat tinggi, yang berimplikasi pada peningkatan keterampilan sosial, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri dalam berinteraksi di dalam kelompok. Proses pembelajaran menjadi jauh lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif dalam menanamkan karakter positif melalui pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual bagi peserta didik. Dengan demikian, pendekatan ini terbukti menjadi alternatif inovatif yang mampu mentransformasi nilai-nilai kearifan lokal menjadi sarana pengembangan karakter yang komprehensif di lingkungan sekolah dasar.
ANALISIS PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD Haryanti Rukmana Saharuddin; Idam Khalid; Ismail Ismail
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8169

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk meningkatnya penggunaan pembelajaran online pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Transformasi ini semakin kuat sejak penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yang hingga kini menjadi bagian dari inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran online terhadap motivasi belajar siswa SD yang masih berada pada tahap perkembangan operasional konkret dan membutuhkan stimulasi langsung, interaksi sosial, serta pendampingan intensif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembelajaran online melalui platform digital, wawancara bersama guru dan orang tua, serta dokumentasi berupa hasil tugas siswa, rekaman pembelajaran, dan aktivitas belajar lainnya. Analisis dilakukan untuk memahami secara mendalam dinamika motivasi siswa selama mengikuti pembelajaran online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran online memiliki dampak positif dan negatif terhadap motivasi belajar siswa. Dampak positif terlihat melalui meningkatnya minat belajar akibat penggunaan media digital yang variatif seperti video animasi, kuis interaktif, dan aplikasi pembelajaran. Fleksibilitas akses belajar juga memberikan ruang bagi siswa untuk belajar sesuai ritme mereka. Namun, pembelajaran online juga berdampak negatif, terutama karena keterbatasan interaksi tatap muka, kejenuhan akibat durasi layar yang panjang, kendala teknis, serta kurangnya pendampingan orang tua yang berpengaruh pada konsistensi motivasi siswa. Minimnya interaksi dengan teman sebaya turut menurunkan keterlibatan emosional siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran online terhadap motivasi siswa SD sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran digital, peran orang tua sebagai pendamping, kualitas media pembelajaran, serta kondisi lingkungan belajar di rumah. Upaya kolaboratif antar pihak diperlukan untuk menciptakan pembelajaran online yang lebih efektif dan mampu mempertahankan motivasi belajar siswa.
Penerapan Karakter Religius Untuk Siswa Kelas 6 Melalui Mabit (Malam Bina Iman Dan Taqwa) Di Sd Islam Muhammadiyah 1 Panji Situbondo Mory Victor Febrianto; Kamilaten Kamilaten; Dodik Eko Yulianto
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8288

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program MABIT (Malam Bina Iman Dan Taqwa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan karakter religius untuk siswa kelas 6 melalui program MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) di SD Islam Muhammadiyah 1 Panji Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitiannya kepala sekolah, guru, siswa kelas 6 SD Islam Muhammadiyah 1 Panji Situbondo. Metode pengambilan sample non-probabilitas yang digunakan penelitian untuk menentukan subjek penelitian, observasi, wawancara, dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis digunakan untuk menganalisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SD kelas 6 sudah melaksanakan program MABIT di SD Islam Muhammadiyah 1 Panji Situbondo.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS MEDIA PAPAN PINTAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD NEGERI MANNURUKI KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR Nur Maghfira. B; Andi Makkasau; Hotimah Hotimah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8277

Abstract

Abstrak: Penelitian ini untuk menguji pengaruh penerapan model PBL berbasis media papan pintar terhadap hasil belajar siswa materi IPAS di kelas V SDN Mannuruki. Survei PISA 2022, menunjukkan bahwa penurunan hasil belajar sains di Indonesia, menunjukkan perlunya pembelajaran yang lebih inovatif. Nonequivalent control group design, yakni desain penelitian yang digunakan. Model PBL berbasis media papan pintar adalah variabel independen serta hasil belajar IPAS siswa adalah variabel dependen. Semua siswa SD Negeri Mannuruki menjadi populasi dan sampelnya adalah semua kelas V, mencakup kelas VA (32) kelas eksperimen dan VB (31) kelas kontrol, purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Tes, lembar observasi serta dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes berupa pretest serta posttest. Analisis statistik deskriptif dan inferensial (independent sample t-test) dengan IBM SPSS Statistics adalah teknik analisis yang digunakan. Temuan penelitian membuktikan bahwasanya penggunaan model PBL berbasis media papan pintar bisa meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dengan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat 49,38 di pretest jadi 80,78.
Implementasi Teori Kecerdasan Majemuk Pada Pembelajaran Matematika Untuk Penguatan Kolaborasi Siswa SD Jumsinah Jumsinah; Sri Dewi Nirmala
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8261

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi teori kecerdasan majemuk (multiple intelligences) pada pembelajaran matematika materi akar kuadrat dalam memperkuat kemampuan kolaborasi siswa kelas IV di UPTD SDN 2 Padan, Kabupaten Lampung Selatan. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian adalah dominasi guru dalam proses pembelajaran dan rendahnya partisipasi aktif siswa dalam diskusi kelompok. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi dua pertemuan dengan instrumen 20 indikator pengamatan individu (skor maks 80) dan 11 indikator kerja kelompok (skor maks 44). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai observasi dari 83,3 menjadi 91,0, dengan aspek kolaborasi meningkat dari rata-rata 11,4 menjadi 14,1 dari skor maksimal 16. Diferensiasi peran berdasarkan delapan kecerdasan dominan terbukti mengikis pasivitas siswa, membangun sinergi kolektif, dan menciptakan iklim belajar yang inklusif selaras dengan dimensi bergotong royong Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.
Penerapan Metode Murojaah Dan Ziyadah Untuk Meningkatkan Kualitas Hafalan Al – Qur’an Juz 30 Di Mi Raisul Anwar Shohibul Ifdholnur Fadilah; Muhammad Kholil
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8251

Abstract

Al-Qur'an adalah petunjuk yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW untuk menjadi panduan atau petunjuk bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan.. Selain berperan sebagai petunjuk, Al-Qur’an memiliki keistimewaan karena dapat dihafal secara rinci oleh manusia, baik dari segi lafaz, susunan kata, maupun tanda baca. Namun, bukanlah perihal yang mudah dalam proses menghafalkan al-Quran, khususnya bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah, Terutama dalam mempertahankan ingatan agar selalu kuat dan tidak cepat hilang.. Kondisi ini menuntut adanya metode pembelajaran yang efektif, seperti metode ziyadah dan muroja’ah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan integrasi metode muraja'ah dan ziyadah dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an Juz 30 di MI Raisul Anwar. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Adapun Subjek penelitian ini yaitu meliputi guru dan orang tua siswa, sedangkan objek penelitian yaitu siswa kelas I hingga VI yang berjumlah 165 siswa dengan 17 tenaga pengajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami implementasi penggabungan metode murojaah dan ziyadah dalam memperbaiki mutu kualitas hafalan Al-Qur’an Juz 30 di MI Raisul Anwar. penelitian ini membuahkan hasil bahwa integrasi metode muroja’ah dan ziyadah diyatakan efektif dalam meningkatkan kualitas hafalan siswa. Metode muroja’ah berfungsi untuk memperkuat dan menjaga hafalan yang telah dimiliki, sedangkan metode ziadah digunakan untuk menambah hafalan baru secara bertahap dan sistematis.
INOVASI KURIKULUM OBE MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS DESIGN THINKING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA Siti Raihan; Ratih Utami Ramadhaniati; Faisal Salim; Saprizal Saprizal
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8284

Abstract

This study aimed to: (1) describe the implementation of the Design Thinking-based Project Based Learning (PjBL) model; (2) describe students' scientific writing skills before and after the implementation; and (3) determine the effect of OBE curriculum innovation through this model on scientific writing skills. The research employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. Subjects were elementary school teacher education students at Universitas Negeri Makassar enrolled in a Scientific Writing course, selected through purposive sampling. The instrument was a validated scientific writing skills rubric with high reliability. Data were analyzed using descriptive statistics, paired sample t-test, and N-Gain. The results showed: (1) model implementation through five phases (empathy, define, ideate, prototype, test) achieved an excellent implementation rate; (2) students' scientific writing skills improved from the low category with no students passing to the high category with all students passing; (3) there was a significant effect with improvement in the medium category. The highest improvement occurred in writing mechanics, approaching the high category, while the lowest improvement was in language skills. This study concludes that OBE curriculum innovation through the Design Thinking-based PjBL model has a significant and moderately effective impact on improving students' scientific writing skills.
OPTIMALISASI LITERASI MEMBACA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF-KOLABORATIF PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Siti Fahriyah; Ryan Dwi Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8243

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif-kolaboratif untuk meningkatkan literasi membaca siswa kelas V SD. Kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan menentukan ide pokok serta menyampaikan kembali informasi dari sebuah teks masih kurang sehingga menjadi latar belakang penelitian tersebut. Pendekatan deskriptif kualitatif diimplementasikan dalam penelitian ini dengan melibatkan 30 puluh siswa kelas VA SDN Gelamjaya II Kabupaten Tangerang-Banten, sebagai subjek penelitian sedangkan teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi yang berfungsi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Penerapan model pembelajaran kooperatif–kolaboratif berdasarkan temuan dari observasi sebanyak tiga kali pertemuan pembelajaran berhasil meningkatkan kemampuan literasi membaca pada siswa kelas V SD. Peningkatan aktivitas siswa tercatat dari 62,5 % naik menjadi 95%. Model pembelajaran yang digunakan ini terbukti efektif untuk meningkatkan literasi membaca siswa di tingkat sekolah dasar. Suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan juga telah berhasil diwujudkan. Peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar dapat dicapai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif-kolaboratif sebagai alternatif yang efektif. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif-Kolaboratif, Literasi Membaca, Kelas V Sekolah Dasar. Abstract: The purpose of this study is to describe the implementation of a cooperative-collaborative learning model to enhance the reading literacy of fifth-grade elementary school students. The students' ability to understand the content of reading materials, identify main ideas, and restate information from a text was still lacking, which served as the background for this research. A descriptive qualitative approach was employed in this study, involving 30 fifth-grade students from Class VA at SDN Gelamjaya II, Tangerang-Banten Regency, as research subjects. Data collection techniques included observation and documentation, which served as supporting data. Data analysis was conducted using an interactive analysis model, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on findings from three observation sessions, the implementation of the cooperative-collaborative learning model successfully improved the reading literacy skills of fifth-grade elementary school students. Student activity increased from 62.5% to 95%. This learning model proved effective in enhancing students' reading literacy at the elementary school level. A more interactive and enjoyable learning atmosphere was also successfully created. The improvement in elementary school students' reading literacy can be achieved through the application of the cooperative-collaborative learning model as an effective alternative. Keywords: Cooperative-Collaborative Learning, Reading Literacy, Fifth Grade Elementary School
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BAHASA INDONESIA BERBANTUAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (GenAI) UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS IV DI SD NEGERI WINONGO Saputra Saputra; Deri Anggraini
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8225

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan instrumen penilaian Bahasa Indonesia berbantuan Generative Artificial Intelligence (GenAI) yang layak dan praktis digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi peserta didik kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) mengacu pada model 4D dari Thiagarajan, dengan 4 tahap yaitu: Define; Design; Develop; dan Disseminate. Produk yang dikembangkan berupa instrumen penilaian nontes dalam bentuk rubrik kemampuan komunikasi yang disajikan dalam format buku, dilengkapi dengan soal nontes berbantuan GenAI melalui platform Wordwall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) instrumen penilaian dinyatakan sangat layak dengan persentase skor ahli materi sebesar 97,5% dan ahli evaluasi sebesar 98,75%, serta rata-rata kelayakan sebesar 98,125%; 2) instrumen penilaian dinyatakan sangat praktis dengan persentase skor kepraktisan guru sebesar 87,5%. Uji validitas menunjukkan seluruh 18 butir instrumen dinyatakan valid (r hitung tertinggi 0,876, terendah 0,483 > r tabel 0,422). Uji reliabilitas memperlihatkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,937 dengan kategori sangat reliabel. Dengan demikian, instrumen penilaian Bahasa Indonesia berbantuan GenAI terbukti sangat layak dan sangat praktis digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi pada peserta didik kelas IV SD Negeri Winongo.