cover
Contact Name
Heppy Atmapratiwi
Contact Email
jurnalpbi.unindra@gmail.com
Phone
+628568009794
Journal Mail Official
jurnalpbi.unindra@gmail.com
Editorial Address
https://jim.unindra.ac.id/index.php/alegori/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : 27988937     EISSN : 28082273     DOI : https://doi.org/10.30998/.v2i02.8261
Core Subject : Education,
Alegori: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia is a scientific journal that contains articles compiled by Indonesian Language Education students and reviewed by reviewers. Presented using a balanced qualitative and quantitative approach. This journal focuses on various important issues in Indonesian Language Education, namely Learning Indonesian Language and Literature.
Articles 130 Documents
DESKRIPSI TOKOH PADA NOVEL DI TANAH LADA KARYA ZIGGY ZEZSYAZEOVIENNAZABRIZKIE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Diniasih Habibah; Endang Sulistijani; Chadis Chadis
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Alegori : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.675 KB) | DOI: 10.30998/.v2i02.8306

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Deskripsi Tokoh pada novel di Tanah Lada karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan objektif. Teknik penelitian yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ditemukan penggunaan teknik ekspositori dan dramatik pada novel di Tanah Lada karya Ziggy Zezsuyazeoviennazabrizkie. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat menyimpulkan bahwa deskripsi tokoh pada novel di Tanah Lada karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie terdapat teori pelukisan tokoh ekspositori dan dramatik yang digunakan Burhan Nurgiyantoro. Tokoh yang diambil untuk dilakukanpenelitian berjumlah 6 yaitu, Ava, Papa Ava, Mama Ava, P/Pepper, Mal Alri, danKak Suri. Teknik ekspositori digunakan sebanyak 37,80% dan teknik dramatik digunakan sebanyak 62,20%. Teknik ekspositori yang digunakan sebanyak 31, sedangkan teknik dramatik yang digunakan sebanyak 51 yang meliputi 13 cakapan, 7 tingkah laku, 8 pikiran dan perasaan, 4 arus kesadaran, 6 reaksi tokoh, 8 reaksi tokoh lain, 3 pelukisan latar dan 2 pelukisan fisik. Simpulannya pada novel ini, penulis lebih banyak menggunakan teknik dramatik dibandingkan ekspositori. Kata Kunci: Novel, Deskripsi tokoh, Teknik pelukisan tokoh, Teknik ekspositori, Teknik dramatik
PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI Andrisha Trie Noviantie; Adi Permana; Sumarti Sumarti
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2021): Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.473 KB) | DOI: 10.30998/.v1i1.3838

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media audivisual terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Yasmine Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan analisis uji beda rata-rata. Pengumpulan data dilakukan dengan menyusun intrumen penelitian. Intrumen adalah tes khusus yang diberikan kepada sampel berupa instrumen menulis teks deskripsi. Populasi terjangkau sebanyak 95 siswa dengan sampel sebanyak 25 siswa. Hasil analisis data menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran audivisual terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah (MTS) Depok. Hal ini didasarkan pada pengujian hipotesis dengan taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel (6,39 > 2,03). Rata-rata keterampilan menulis cerita pendek yang menggunakan media audiovisual sebesar 79,65 lebih tinggi daripada yang menggunakan metode konvensional sebesar 71,56.
PESAN MORAL DALAM NOVEL KISAH UNTUK GERI KARYA ERISCA FEBRIANI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Anggi Apriliana; Erna Megawati; Tio Zulfan Amri
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Alegori : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.862 KB) | DOI: 10.30998/.v2i02.8262

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis pesan moral dalam novel Kisah Untuk Geri karya Erisca Febriani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yang bertumpu pada konsep jenis moral. Hasil penelitian pada novel Kisah Untuk Geri karya Erisca Febriani adalah pesan moral. Jenis-jenis pesan moral tersebut yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dan hubungan manusia dengan Tuhan dengan total sebanyak 166 temuan data. Dari data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa jenis pesan moral dalam novel Kisah Untuk Geri karya Erisca Febriani adalah hubungan manusia dengan manusia lain saling memiliki hubungan ataupun segala hal pasti melibatkan antara manusia yang satu dengan manusia lainnya sebagai manusia yang mengetahui norma-norma yang berlaku di masyarakat. Serta hasil dan pembahasan ini terdapat implikasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang menyangkut aspek peserta didik dalam mewujudukan jenis pesan moral di dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.Kata Kunci: Pesan Moral, Novel, Pembelajaran Bahasa Indonesia
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA PERCAKAPAN FILM NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI KARYA ANGGA DWIMAS SASONGKO DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Satrio Adi Hanggoro; Hilda Hilaliyah; Ifran Nurtriputra
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2021): Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.016 KB) | DOI: 10.30998/.v1i2.6288

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan tindak tutur direktif pada percakapan film “Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini” karya Angga Dwimas Sasongko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak bebas libat cakap. Sumber data penelitian ini adalah percakapan film “Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini” karya Angga Dwimas Sasongko. Data penelitiannya adalah data lisan yang mengandung tindak tutur direktif yang meliputi bentuk tindak tutur direktif dalam dialog. Bentuk tindak tutur direktif terbagi menjadi enam bentuk tindak tutur, yaitu tindak permintaan, tindak pertanyaan, tindak perintah, tindak larangan, tindak pemberian izin, dan tindak nasihat. Hasil penelitian dari tindak tutur direktif dalam percakapan film tersebut ditemukan tujuh puluh sembilan temuan dan tindak tutur direktif yang mendominasi adalah tindak pertanyaan. Simpulan, dapat diketahui bahwa penggunaan tindak tutur direktif pada film tersebut sangat berperan penting dalam sebuah interaksi yang dilakukan oleh penutur dengan mitra tuturnya, khususnya pada percakapan sebuah film. Kata Kunci: Tindak Tutur Dirtektif, Percakapan, Film 
KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL PADA NOVEL DEAR NATHAN KARYA ERISCA FEBRIANI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Rabiatul Adawiyah; Hilda Hilaliyah; Ahmad Muzaki
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2021): Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.825 KB) | DOI: 10.30998/.v1i1.3830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan huruf kapital pada novel Dear Nathan karya Erisca Febriani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik penelitian analisis isi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui terdapat kesalahan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat sebanyak 113 temuan dengan persentase 34,5%, pada huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan terdapat 3 temuan dengan persentase 0,9%, pada awal kalimat petikan langsung sebanyak 18 temuan dengan persentase 5,5%, pada huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan sebanyak 1 temuan dengan persentase 0,3%, pada huruf pertama unsur jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat sebanyak 2 temuan dengan persentase 0,6%, pada huruf pertama nama geografi sebanyak 1 temuan dengan persentase 0,3%, pada huruf pertama semua kata dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas sebanyak 1 temuan dengan persentase 0,3%, dan pada huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan sebanyak 189 temuan dengan persentase 57,6%.
ASPEK PROTAGONIS DAN ANTAGONIS DALAM NOVEL KROCO KARYA PUTU WIJAYA DAN IMPIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Fandrias Anggoro Wicaksono; Syarifudin Yunus; Eko Yulianto
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.599 KB) | DOI: 10.30998/.v2i01.6608

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek protagonis dan aspek antagonis pada novel Kroco karya Putu Wijaya dan Implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengutamakan dalam aspek protagonis dan aspek antagonis yang terdapat pada penokohan dalam cerita. Bahwa hasil penelitian novel Kroco memiliki temuan sebanyak 83 data, terdapat tindakan 45% atau 37 data, ujuran sebanyak 40% atau 33 data, dan pikiran sebanyak 15% atau 13 data. Aspek protagonis yang memiliki dominan di dalam novel Kroco yaitu karena tindakan dalam novel ini lebih menjuru atau dominan pada tindakan yang mampu memeperlihatkan sebuah aspek protagonis terutama pada tokoh utama. Aspek protagonis dan aspek antagonis dapat dalam novel Kroco karya Putu Wijaya ini adalah sebagai bahan keabsahan dalam mengkaji. Karya sastra ini tidak hanya dikaji dalam bentuk sebuah kajian sastra saja yang bersifat fiksi dan imajinasi semata, tetapi mencerminkan dalan kehidupan nyata dan berguna sebagai bahan pembelajaran bagi kehidupan.Kata Kunci: Aspek Protagonis Dan Aspek Antagonis, Novel Kroco, Impikasinya Dalam PembelajaranBahasa Indonesia
NILAI ESTETIKA PADA KUMPULAN PUISI KEPAK CAHAYA KARYA RAFIF AMIR MELALUI MAJAS PERBANDINGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Muhamad Jurdianto; Endang Sulistijani; Yolanda Yolanda
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2021): Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.362 KB) | DOI: 10.30998/.v1i2.6283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai estetika melalui data majas perbandingan dengan objek buku kumpulan puisi kepak cahaya karya Rafif Amir dengan menitik beratkan pada pengembangan mengenai majas perbandingan dan nilai estetika puisi yang terdapat pada materi puisi kelas X SMA/MA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kulitatif sastra. Metode yang dipakai pada penelitian ini dokumentasi. Instrument dalam penelitian ini menggunakan human instrument yang akan menggambarkan serta memahami nilai estetika pada kumpulan puisi kepak cahaya karya Rafif Amir. Berdasrkan hasil penelitian dapat diketahui data nilai estetika pada kumpulan puisi karya Rafif Amir ini  yang dominan pada nilai estetika, keindahan moral sebanyak 64 (40,2%) dan majas perbandingan yang dominan adalah majas perumpamaan sebanyak 63 (39,6%). Implikasi dari hasil penelitian mengenai Nilai Estetika pada Kumpulan Puisi Kepak Cahaya Karya Rafif Amir Melalui Majas Perbandingan dan Implikasi terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia, yaitu sebagai media pembelajaran mengenai majas perbandingan dan nilai estetika pada puisi. Kata Kunci: Puisi, Nilai Estetika, Majas Perbandingan
GAYA BAHASA PERSONIFIKASI PADA KUMPULAN PUISI PERJAMUAN KHONG GUAN KARYA JOKO PINURBO DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X Ananda Putra Pramudya; Memmy Dwi Jayanti; Mirza Ghulam Ahmad
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 2 (2022): Alegori : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.485 KB) | DOI: 10.30998/.v2i02.8312

Abstract

PENGGUNAAN BAHASA TIDAK BAKU PADA TEKS CERAMAH SISWA KELAS XI SMK KHARISMAWITA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Tia Setiawati; Jatut Yoga Prameswari; Yulia Agustin
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2021): Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.915 KB) | DOI: 10.30998/.v1i1.3817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui kesalahan dalam penggunaan bahasa tidak baku pada teks ceramah siswa kelas XI SMK Kharismawita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Adapun teknik penelitian yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan menyelidiki kemampuan menulis teks ceramah siswa kelas XI SMK Kharismawita kemudian melakukan analisis penggunaan bahasa tidak baku pada teks ceramah siswa tersebut. Peneliti menemukan kesalahan penggunaan bahasa tidak baku pada teks ceramah siswa kelas XI sebanyak 271 temuan. Kesalahan penggunaan bahasa tersebut dipengaruhi oleh bahasa asing sebanyak 116 temuan atau 42,8%, ragam bahasa percakapan sebanyak 5 temuan atau 1,9%, imbuhan tidak eksplisit sebanyak 12 temuan atau 4,4%, bahasa yang tidak sesuai konteks kalimat sebanyak 6 temuan atau 2,2%, bahasa mengandung makna ganda sebanyak 34 temuan atau 12,5%, bahasa mengandung arti pleonasma sebanyak 23 temuan atau 8,5%, bahasa mengandung hiperkorek sebanyak 75 temuan atau 27,7%. Dengan demikian, kesalahan penggunaan bahasa tidak baku yang paling dominan dan banyak dilakukan oleh siswa adalah kesalahan bahasa yang dipengaruhi oleh bahasa asing.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM KAJIAN CERAMAH AKUN INSTAGRAM USTAZ SUBHAN BAWAZIER DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Devi Nopi Yanti; Hilda Hilaliyah; Ifran Nurtriputra
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.328 KB) | DOI: 10.30998/.v2i01.6603

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penggunaan tindak tutur direktif Ustaz Subhan Bawazierzdalam ceramah pada akun instagramnya. Metode atau teknik penelitian yang digunakan adalah teknikanalisis simak dan catat. Selain itu, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalammenyusun langkah kerja. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat204 kalimat tindak tutur direktif dari tujuh video ceramah dalam akun Instagram Ustaz Subhan Bawazier.Temuan penggunaan tindak tutur direktif Ustaz Subhan Bawazier terbanyak yaitu tuturan menasihatiterdapat 67 tuturan (32,84%), kemudian tuturan memohon terdapat 35 tuturan (17,16%), dan tuturanmengajak terdapat 33 tuturan (16,18%). Dengan demikian penggunaan tindak tutur direktif pada akunInstagram Ustaz Subhan Bawazier lebih dominan menggunakan tuturan menasihati.Kata Kunci: Tindak Tutur Direktif, Akun Instagram, Ustaz Subhan Bawazier.

Page 4 of 13 | Total Record : 130