cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29869935     EISSN : 29853818     DOI : https://doi.org/10.58812/jekws.v1i02
Core Subject : Economy,
Jurnal yang diterbitkan oleh West Science Press. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science diterbitkan oleh Westscience Press, yang bertujuan sebagai media pertukaran informasi dan karya ilmiah di bidang bisnis, ekonomi, manajemen dan kewirausahaan.
Articles 229 Documents
Analisis Manajemen Penanganan Stunting di Kabupaten Bone Bolango (Studi Kasus Kecamatan Tapa, Kecamatan Suwawa Selatan, dan Kecamatan Tilongkabila) Jein A. Bioto; Arifin Tahir; Sudarsono Sudarsono
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3817

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak secara jangka panjang, dan hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kabupaten Bone Bolango, khususnya Kecamatan Tapa, Kecamatan Suwawa Selatan, dan Kecamatan Tilongkabila, masih menghadapi kasus stunting yang tinggi dan bersifat persisten pada periode 2024–2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen penanganan stunting melalui pendekatan Planning, Organizing, Actuating, Controlling, dan Evaluating (POACE) pada tiga puskesmas tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilannya. Penelitian menggunakan desain kualitatif studi kasus multi holistik dengan melibatkan 28 informan dari lima tingkatan organisasi, meliputi Dinas Kesehatan Kabupaten, puskesmas, pemerintah desa, kader kesehatan/PKK, tokoh masyarakat, serta keluarga sasaran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program telah berbasis data stunting namun belum sepenuhnya melibatkan lintas sektor secara konsisten dan belum menetapkan target terukur; pelaksanaan program berjalan tidak merata antarpuskesmas, dengan Puskesmas Suwawa Selatan mengakui pelaksanaan intervensi belum optimal; pengawasan telah berjalan melalui monitoring rutin dan supervisi lapangan namun integrasi pelaporan digital dari posyandu ke puskesmas dan kabupaten masih terbatas; serta evaluasi dilakukan secara berkala tetapi hasilnya belum optimal dimanfaatkan sebagai dasar perbaikan program secara sistematis. Faktor penentu keberhasilan meliputi kesenjangan kondisi sumber daya antarpuskesmas, peran aktif tenaga kesehatan dan kader, partisipasi masyarakat yang belum sepenuhnya konsisten, serta kondisi sosial ekonomi dan budaya keluarga. Penguatan koordinasi lintas sektor, pemerataan sumber daya, integrasi sistem pelaporan digital, serta peningkatan kapasitas kader menjadi rekomendasi utama untuk meningkatkan efektivitas manajemen penanganan stunting di Kabupaten Bone Bolango.
Analisis Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo Alimin Umar; Akmal Umar; Azis Rachman
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3818

Abstract

Pengelolaan keuangan desa merupakan aspek krusial dalam tata kelola pemerintahan desa karena berkaitan langsung dengan penggunaan dana publik dan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Seiring meningkatnya alokasi Dana Desa di Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, tuntutan terhadap transparansi dan akuntabilitas semakin menguat, meskipun praktiknya masih sering bersifat formal-administratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan di Desa se-Kecamatan Batudaa Pantai. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap lima informan (Camat Batudaa Pantai, Kepala Desa Lopo, Sekretaris Desa Limoo’o, anggota BPD Biluhu Timur, dan Masyarakat Desa langgula), serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan telah menerapkan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas melalui Musyawarah Dusun, Musyawarah Desa, hingga penetapan APBDes yang difasilitasi kecamatan, meski partisipasi masyarakat belum merata di setiap desa. Pada tahap pelaksanaan, transparansi diwujudkan melalui papan informasi dan pelaporan berkala, sedangkan akuntabilitas tercermin dari verifikasi BPD dan kecamatan, walaupun penyebaran informasi belum menjangkau seluruh warga. Tahap pengawasan berjalan secara berjenjang melibatkan BPD, dan pemerintah kecamatan, namun masih terkendala keterbatasan kapasitas SDM aparatur desa dan kompetensi BPD. Disimpulkan bahwa pemerintah desa telah berupaya mewujudkan tata kelola dana desa yang baik, namun diperlukan penguatan kapasitas aparatur, diversifikasi media informasi, dan optimalisasi partisipasi masyarakat agar pengelolaan ADD lebih efektif dan akuntabel.
Kompetensi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Guru (Studi Kasus SMA Negeri Togean dan SMA Negeri 1 Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una) Syaharia Syaharia; Akmal Umar; Imam Mashudi
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3819

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kompetensi kepala sekolah dalam meningkatkan produktivitas kerja guru pada dua satuan pendidikan di wilayah kepulauan, yaitu SMA Negeri Togean dan SMA Negeri 1 Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan tenaga tata usaha, yang dilaksanakan pada 8-9 Juli 2026. Analisis data menggunakan model tematik dengan enam tahap, yaitu familiarisasi data, pemberian kode, pencarian tema, review tema, pendefinisian tema, dan penulisan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian kepala sekolah, khususnya integritas dan keteladanan, secara umum dinilai baik oleh jajaran struktural, meskipun guru memberikan catatan kritis pada aspek konsistensi kedisiplinan kehadiran dan komunikasi kebijakan yang dipengaruhi kondisi geografis kepulauan. Kompetensi manajerial kepala sekolah dalam mengelola guru dan sarana prasarana terbukti menjadi fondasi utama produktivitas kerja guru, meskipun implementasinya masih dibayangi keterbatasan anggaran dan kendala aksesibilitas. Penelitian ini menegaskan pentingnya dimensi adaptabilitas kontekstual dalam penerapan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah di wilayah kepulauan dan merekomendasikan penguatan dukungan kebijakan yang mempertimbangkan kondisi geografis setempat.
Perilaku Belajar Siswa Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar: Studi Fenomenologi di SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango Yulhan Nento; Azis Rachman; Titin Dunggio
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3820

Abstract

Minat belajar siswa merupakan faktor penentu keberhasilan proses pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan menengah kejuruan yang berada di daerah dengan karakteristik geografis dan sosial ekonomi menantang. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku belajar siswa SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, ditinjau dari faktor internal, faktor eksternal, dan strategi sekolah dalam mendorong minat belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretif dengan wawancara mendalam terhadap 27 informan yang terdiri atas 10 siswa, 10 orang tua/wali siswa, 5 guru mata pelajaran, dan 1 Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Data dianalisis secara tematik berdasarkan tiga fokus penelitian dan diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal siswa—mindset, motivasi, dan kebiasaan belajar—bersifat heterogen, dengan teman sebaya sebagai sumber motivasi ekstrinsik paling dominan dan pola prokrastinasi akademik yang masih memerlukan perhatian. Faktor eksternal meliputi kondisi sosial ekonomi keluarga menengah ke bawah, pengaruh media sosial yang bersifat ambivalen, kondisi geografis berbukit dengan jarak tempuh hingga dua belas kilometer, serta pengaruh lingkungan teman sebaya yang bersifat dua arah. Sekolah telah mengembangkan berbagai strategi, seperti program praktik kerja lapangan, metode pembelajaran inovatif, dan layanan bimbingan konseling, namun konsistensi implementasi, kemitraan dengan orang tua, dan sistem penghargaan masih perlu diperkuat. Penelitian merekomendasikan intervensi multidimensional yang melibatkan sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan minat belajar siswa secara berkelanjutan.
Pengaruh Kompetensi SDM, Administrasi Pengelolaan Keuangan, Pengawasan Internal, dan Koordinasi Terhadap Realisasi Anggaran Pada LPKA Kelas II Gorontalo Nurmaslin Palilati; Basri Modding; Sudarsono Sudarsono
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3821

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM), administrasi pengelolaan keuangan, pengawasan internal, dan koordinasi terhadap realisasi anggaran pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perbedaan antara target dan pelaksanaan anggaran pada beberapa kegiatan, sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor internal organisasi yang memengaruhi efektivitas realisasi anggaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Populasi penelitian terdiri atas 44 aparatur yang terlibat dalam pengelolaan anggaran, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang didukung dokumentasi dan wawancara sebagai data pelengkap. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM (β = 0,338; p < 0,001), administrasi pengelolaan keuangan (β = 0,397; p < 0,001), pengawasan internal (β = 0,506; p < 0,001), dan koordinasi (β = 0,365; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap realisasi anggaran. Model penelitian mampu menjelaskan 72,2% variasi realisasi anggaran (R² = 0,722), dengan pengawasan internal sebagai faktor yang memberikan pengaruh paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan realisasi anggaran memerlukan penguatan kapasitas SDM, sistem administrasi keuangan, mekanisme pengawasan internal, dan koordinasi antarunit secara terpadu. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan manajemen sektor publik, khususnya dalam menjelaskan determinan realisasi anggaran pada lembaga pemasyarakatan khusus anak, serta menjadi dasar penyusunan kebijakan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran di lingkungan pemasyarakatan.
Efektivitas Program Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dalam Meningkatkan Kompetensi Digital Guru di Kabupaten Boalemo Daud Dukalang; Basri Modding; Ikram Muhammad
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3822

Abstract

Kualitas pembelajaran abad ke-21 sangat bergantung pada kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ke dalam proses pembelajaran. Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo telah menyelenggarakan program pelatihan TIK bagi guru, namun efektivitasnya belum dievaluasi secara komprehensif dan terukur. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program pelatihan TIK dalam meningkatkan kompetensi digital guru pada tiga indikator, yaitu Pengetahuan, Keterampilan, dan Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest terhadap 120 guru jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kecamatan Tilamuta, Botumoito, dan Dulupi, Kabupaten Boalemo, yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert 5 poin (15 butir) yang telah teruji reliabel (Cronbach's Alpha 0,958-0,984). Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data selisih (gain score) tidak berdistribusi normal pada ketiga indikator, sehingga uji beda dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan Derajat Pencapaian (DP) yang signifikan pada ketiga indikator: Pengetahuan dari 70,1% menjadi 81,5% (p = 0,000), Keterampilan dari 69,9% menjadi 81,0% (p = 0,000), dan Pemanfaatan Teknologi dari 70,8% menjadi 81,5% (p = 0,000). Ketiga hipotesis penelitian (H1, H2, H3) diterima, yang membuktikan bahwa program pelatihan TIK efektif meningkatkan kompetensi digital guru secara menyeluruh, meskipun capaian akhir masih berada pada kategori Baik dan belum mencapai kategori Sangat Baik sehingga diperlukan pendampingan pascapelatihan yang berkelanjutan.
Pengaruh Pengawasan Internal, dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Rencana Kerja dan Anggaran Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo Dewi Prisantya Kiay; Basri Modding; Ayu Anastasya Rachman
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3838

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menguji secara empiris pengaruh pengawasan internal dan akuntabilitas terhadap kualitas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Gorontalo. Kajian ini berangkat dari kebutuhan memperkuat fungsi pengawasan dan pertanggungjawaban agar perencanaan serta penganggaran tersusun secara tepat, terukur, selaras dengan dokumen perencanaan strategis, dan mendukung pencapaian kinerja. Pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif dengan desain eksplanatori. Dari 84 pegawai dalam populasi, diperoleh 69 responden sebagai sampel melalui rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data primer dihimpun melalui kuesioner berskala Likert lima tingkat, sedangkan data sekunder bersumber dari dokumen RKA, laporan kinerja, laporan keuangan, regulasi pengelolaan keuangan negara, serta laporan hasil pemeriksaan. Pengawasan internal dioperasionalkan berdasarkan unsur Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, sementara akuntabilitas diarahkan pada pertanggungjawaban aparatur dalam tahapan perencanaan dan penganggaran. Kualitas RKA dinilai melalui ketepatan perencanaan, keselarasan dengan dokumen strategis, kejelasan tujuan dan indikator kinerja, ketepatan distribusi anggaran, serta keterukuran output dan outcome. Pengolahan data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi pada taraf signifikansi 5%. Analisis tersebut digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh masing-masing variabel independen maupun pengaruh keduanya secara bersama-sama terhadap kualitas RKA berdasarkan data empiris. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat praktis dalam memperkuat pengawasan internal dan akuntabilitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu perencanaan dan penganggaran sektor publik.
Analisis Pelaksanaan Program Pemagangan Dalam Negeri Dalam Mendukung Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Gorontalo Ferdinand Limonu; Darman Darman; Azis Rachman
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3839

Abstract

Program Pemagangan Dalam Negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi, pengalaman kerja, dan kesiapan tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Pemagangan Dalam Negeri dalam mendukung penyerapan tenaga kerja di Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap unsur Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, perusahaan mitra, Balai Latihan Kerja, peserta dan alumni pemagangan, serta unsur masyarakat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis implementasi menggunakan perspektif Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pemagangan Dalam Negeri di Provinsi Gorontalo telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, penetapan peserta dan perusahaan mitra, pelaksanaan pemagangan, pembinaan, serta evaluasi. Program memberikan kontribusi terhadap peningkatan keterampilan teknis, pengalaman kerja, disiplin, dan kesiapan peserta memasuki pasar kerja. Tingkat penyerapan peserta menunjukkan perkembangan positif, yaitu 41% pada tahun 2023, 70% pada tahun 2024, dan 72% pada tahun 2025. Namun, pelaksanaan program belum sepenuhnya optimal karena masih menghadapi keterbatasan anggaran, kuota dan jumlah perusahaan mitra, monitoring dan pengawasan yang terbatas, integrasi dengan lembaga pelatihan yang belum optimal, serta perbedaan kesiapan peserta. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan dunia industri, peningkatan dukungan anggaran, penguatan monitoring, serta strategi tindak lanjut penempatan alumni.
Efektivitas Promosi Melalui Media Sosial Dalam Meningkatkan Frekuensi Pembelian Produk UMKM Olahan Pangan di Kota Gorontalo Sefya Kiyai; Sudarsono Sudarsono; Darman Darman
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3840

Abstract

Promosi melalui media sosial telah menjadi strategi utama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) olahan pangan di Kota Gorontalo, namun tingginya aktivitas digital yang dilakukan tidak selalu diikuti oleh peningkatan frekuensi pembelian yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi melalui media sosial dan perannya dalam meningkatkan frekuensi pembelian produk UMKM olahan pangan di Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-eksploratif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas lima pelaku UMKM dan tiga konsumen di Kota Gorontalo. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas promosi media sosial UMKM olahan pangan sangat dipengaruhi oleh kesesuaian jenis konten dengan karakteristik platform, keautentikan konten, serta konsistensi keaktifan unggahan. Promosi yang efektif terbukti mampu mendorong peningkatan intensitas pembelian, khususnya pada platform dengan fitur transaksi terintegrasi, namun perannya terhadap konsistensi pembelian bersifat sebagai faktor penguat dan bukan penentu tunggal, karena kualitas rasa produk dan kepercayaan personal tetap menjadi prasyarat utama loyalitas konsumen. Dorongan pembelian juga ditemukan lebih banyak dimediasi oleh keaslian konten dan kepercayaan sosial dibandingkan tekanan urgensi semata. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas promosi media sosial pada UMKM olahan pangan berskala mikro tidak dapat diukur hanya dari intensitas unggahan konten, tetapi juga dari kemampuannya membangun kepercayaan yang mendorong terjadinya pembelian berulang.