cover
Contact Name
Zikri Fachrul Nurhadi
Contact Email
zikri_fn@uniga.ac.id
Phone
+6289517692123
Journal Mail Official
zikri_fn@uniga.ac.id
Editorial Address
https://medikom.fkominfo.uniga.ac.id/index.php/medikom/pages/view/EditorialTeam Jln. Raya Samarang No. 52A Garut
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28096665     DOI : https://doi.org/10.52434/medikom.v3i1.38
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi, diterbitkan dua kali setahun (Desember dan Juni). Jurnal ini berfokus pada hasil pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, sosialisasi, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat yang memiliki nilai kebaruan dalam bidang ilmu komunikasi atau rumpun ilmu social humaniora. Lingkup jurnal ini termasuk topik yang dibahas pada komunikasi bisnis, UMKM, komunikasi social, komunikasi kesehatan, komunikasi pendidikan, literasi media. Publikasi jurnal pengabdian ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 63 Documents
Peranan Komunikasi Dalam Organisasi Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Pengurus BUMDes Pasini Desa Cicadas Kecamatan Sagalaherang Nuraeni Nuraeni; Fitra Asyhari; Dhina Khoerunisa
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.083 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v2i2.32

Abstract

Abstract This article describes community service programs providing training in strengthening organizational communication so that BUMDES can run effectively. BUMDES, as a government program to build villages, demands communications capability   of the program implementer, both the BUMDES management and the village government. Communication plays an important role in all aspects of life including within an organization both internally and externally. The importance of communication within an organization is absolutely limitless to the village body namely BUMDes. Communication is a vital tool that should be maintained and done properly, so any work that involves large numbers of individuals, be it members of the group or the community. This communication capacity is related to the management of an organization that eventually becomes one of the parameters that determine the high level of public trust in the management of the BUMDES. The Community Service Team aims to provide organizational communication strengthening to the management of BUMDES PASINI. The activities are conducted by workshop method and flanking to management of BUMDES. This has been followed by all the managers of BUMDES and the village government officials. Based on observations made on the problem identified on BUMDes PASINI, it was found that the capacity of organizational governance and communication was constrained by the lack of support from the village administration, communication obstacles between the BUMDES managers and village heads, management had not yet focused optimally, and there was still a low level of cooperation between managers. It is expected that the training in enhancing this capacity will make BUMDES self-reliant and able to innovate to develop the potential of Desa as the source of business in Sagala Herang District of Subang District. Keywords: Bumdes; Communication; performance; organizational.  Abstrak  Artikel ini mendeskripsikan program pengabdian masyarakat untuk memberikan pelatihan dalam penguatan komunikasi organisasi sehingga program Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dapat berjalan dengan efektif. BUMDES, sebagai program pemerintah untuk membangun desa, menuntut kemampuan komunikasi   dari pelaksana program, baik pengurus BUMDES maupun pemerintah desa. Komunikasi memiliki peran penting dalam segala aspek kehidupan termasuk didalam suatu organisasi baik secara internal maupun eksternal. Pentingnya komunikasi dalam suatu organisasi merupakan suatu hal yang mutlak tak terkecuali badan desa yaitu BUMDes. Dalam organisasi, komunikasi menjadi suatu alat vital yang harus dijaga dan dilakukan dengan baik, sehingga segala kegiatan yang melibatkan banyak orang, baik itu anggota kelompok tersebut atau dengan masyarakat.Kemampuan komunikasi ini berkaitan  dalam pengelolaan organisasi yang akhirnya menjadi salah satu parameter yang turut menentukan tinggi rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan BUMDES. Tim Pengabdian Masyarakat bertujuan memberikan penguatan komunikasi organisasi pada pengelolaan BUMDES PASINI. Kegiatan dilakukan dengan metode workshop dan pendampingan kepada pengelola BUMDES. Kegiatan ini diikuti semua pengelola BUMDES dan aparat pemerintah desa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terhadap permasalahan yang teridentifikasi pada BUMDes PASINI  maka ditemukan bahwa kapasitas tata kelola organisasi dan komunikasi terkendala oleh kurangnya dukungan dari pemerintah desa, kendala komunikasi antara pengelola BUMDES dan kepala desa, pengelola belum fokus secara optimal, dan masih rendahnya kerjasama antar pengelola.kegiatan ini mampu memberikan pemahaman dan kemampuan komunikasi organisasi tentang  manajemen organisasi yang efektif dengan pemerintah desa. Diharapkan, pelatihan dalam meningkatkan kapasitas ini menjadikan BUMDES menjadi mandiri dan mampu berinovasi mengembangkan potensi Desa menjadi sumber usaha Desa CiCadas Kecamatan Sagala Herang Kabupaten Subang.Kata-kata kunci: Bumdes; kinerja; komunikasi; organisasi. 
Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Aplikasi Quizizz Era New Normal Nenden Munawaroh; Acep Rahmat; Mia Maryam Sarah; Dena Sri Anugrah
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.862 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v1i2.20

Abstract

Abstract The existence of the Covid-19 pandemic requires the Indonesian government to adopt a home-study system policy at various levels of education. This policy is accompanied by instructions for implementing distance learning or online learning (online). To facilitate online learning (online) relevant media is needed, by using the Quizizz application media which has educational value, it is hoped that students can learn innovatively so that it will be easier to carry out learning in class, especially teachers must always be able to update their teaching abilities. This study uses the Research and Development (RD) study method. This study aims to develop interactive learning media based on android applications in the form of the Quizizz application. Research development of research methods used to produce certain products, and test the effectiveness of these products. Based on the research, the results that can be achieved in the Quizizz application as a learning medium are: (1) Students' attention in using cellphones in the learning process, (2) Students' understanding of understanding questions independently, (3) Activeness, both asking questions about the material as well as evaluating and taking notes. material, (4) students' accuracy in questions and time management, (5) serenity in working on questions or quizzes. Thus, it can be concluded that the Quizizz application media is very effective in being used in the learning process. Keywords: Development; innovative learning media; quiz app.  Abstrak Keberadaan Pandemi Covid-19 mengharuskan pemerintah Indonesia mengambil kebijakan sistem belajar di rumah di berbagai tingkat pendidikan. Kebijakan ini disertai dengan intruksi penerapan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran online (daring). Untuk mempermudah pembelajaran online (daring) diperlukan media yang relevan, dengan menggunakan media aplikasi Quizizz yang bernilai edukasi diharapkan peserta didik dapat belajar dengan inovatif sehingga akan lebih mempermudah dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, terutama guru harus selalu dapat memperbaharui kemampuan mengajarnya. Penelitian ini menggunakan metode studi Research and Development (RD). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi android berupa aplikasi Quizizz. Penelitian pengembangan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Berdasarkan penelitian hasil yang dapat dicapai dalam aplikasi Quizizz sebagai media pembelajaran, yakni: (1) Perhatian siswa dalam menggunakan handphone dalam proses pembelajaran, (2) Pemahaman siswa memahami soal secara mandiri, (3) Keaktifan, baik bertanya mengenai materi maupun mengevaluasi dan mencatat materi, (4) Ketelitian siswa terhadap soal dan manajemen waktu, (5) Ketenangan dalam mengerjakan soal atau kuis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media aplikasi Quizizz sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Kata-kata kunci: Pengembangan; media pembelajaran inovatif; aplikasi quiziz.
Komunikasi Lingkungan Melalui Gerakan menanam seribu pohon di Kawasan Industri Desa Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang Nuraeni Nuraeni; Achmad Buchori; Dhina Khoerunisa
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.586 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v3i1.46

Abstract

The movement to plant a thousand trees is an initiative aimed at addressing climate change and raising awareness about the importance of environmental conservation. In this movement, the community is encouraged to actively participate in planting trees in various areas that need increased greenery. Environmental communication based on community participation plays a crucial role in this movement. Through media communication about planting a thousand trees, this movement has great potential to reduce carbon dioxide emissions, improve air quality, and protect biodiversity. Each tree that is planted contributes to carbon absorption, reduces greenhouse effects, and creates a cooler and more comfortable environment. In addition to the environmental benefits, the movement to plant a thousand trees also has positive social impacts. The goal of community involvement is to provide education and increase awareness of community participation in environmental preservation. The planting process involves community participation, strengthens social ties, and builds collective awareness of environmental protection. Furthermore, the growing trees provide long-term benefits such as increased natural resources like wood, fruit, and soil retention. The movement to plant a thousand trees serves as a platform to encourage action and change attitudes towards nature. By increasing the number of trees in our surroundings, we can create a greener, balanced, and sustainable environment for future generations. This initiative emphasizes the importance of cooperation, awareness, and shared responsibility in preserving and caring for nature as a valuable heritage for our future. The community engagement activities took place in Kampung Sukamulya Rt 14/04 and in the Cibeureum block of Cibogo village, Subang District, Subang Regency for 14 days, from January 13th to January 27th, 2023. Keywords: empowerment communication; community participation; tree planting movement.
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Meningkatkan Pemasaran Dimasa Pandemik Pada Usaha Mikro, Kecil Dan Menegah (Umkm) Rosanti Utami D.S. Yatnosaputro; Rifaa Dzakiyyah; Novi Cindy
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.912 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v1i1.6

Abstract

AbstrakPandemi global Covid-19 yang melanda negara Indonesia memaksa agar masyarakat membatasi aktifitasnya. Penerapan pembatasan social yang bertujuan menahan laju pertambahan kasus tertular virus Covid-19 berdampak juga pada kehidupan social masyarakat diantaranya ekonomi. Permasalahan yang ditemukan di Desa Haruman, kecamatan Leles, Kabupaten Garut adalah kesulitan para pelaku UMKM utamanya dalam melakukan pemasaran hasil produksinya. Melihat kondisi di Desa Haruman tersebut, penulis melihat perlu dilakukan terobosan untuk dapat menjangkau target pasar UMKM yaitu dengan memanfaatkan perkembangan internet dan juga alat yang dimiliki oleh para pelaku UMKM. Pengabdian masyarakat dilaksanakan  dalam bentuk pengenalan, sosialisasi dan pendampingan dalam memanfaatkan internet untuk kegiatan pemasaran yaitu memanfaat sosial media dan juga market place. Hasil pengabdian masyarakat di Desa Haruman, Kecamatan Leles adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan sosial media dalam melakukan pemasaran produk UMKM sehingga dalam kondisi pandemic dan adanya pembatasan sosial UMKM di Desa Haruman, Kecamatan Leles tetap dapat berjalan dan berkembang.Kata-kata kunci: Pemasaran; umkm; media sosial.Abstract The global Covid-19 pandemic that hit Indonesia forced people to limit their activities. The implementation of social restrictions aimed at restraining the rate of increase in cases of contracting the Covid-19 virus has an impact on the social life of the community, including the economy. The problem found in Haruman Village, Leles sub-district, Garut Regency is the difficulty of the main MSME actors in marketing their products. Seeing the conditions in Haruman Village, the author sees that a breakthrough is needed to be able to reach the MSME target market, namely by utilizing the development of the internet and also the tools owned by MSME actors. Community service is carried out in the form of introduction, socialization and assistance in utilizing the internet for marketing activities, namely utilizing social media and also the market place. The results of community service in Haruman Village, Leles District are providing knowledge and skills in using social media in marketing MSME products so that in a pandemic condition and MSME social restrictions in Haruman Village, Leles District can still run and develop.Keywords: Marketing; umkm; social media.
Sosialisasi dan Edukasi Literasi Digital bagi Masyarakat Desa Pangeureunan Kabupaten Garut Zikri Fachrul Nurhadi Nurhadi; Ahmad Muzacki; Virgian Rizki Fadhillah
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.349 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v2i2.28

Abstract

Abstract Pangeureunan Village is a village that is very rich in terms of agriculture, nature, arts and culture and civilization. Especially in terms of agriculture, Pangeureunan Village has become the icon of the largest corn-producing village in Garut Regency. In fact, the main occupation of the people in Pangeureunan Village is corn farming, so that it has many implications for improving the local economy. The purpose of this service is to provide socialization and digital literacy education for the people of Pangeureunan Village so that digital literacy insight and knowledge can increase. The importance of technological literacy in this global era, people must begin to understand that the way to invest is not only about buying gold. Through communication with the local community to better understand the positive impact of technology, it makes it easier to communicate which will also have an impact on the economy. The implementation method for community service is through socialization activities which are carried out directly inviting Pangeureunan Village officials, local residents, community leaders including the heads of RT and RW. The results of community service through socialization activities can provide knowledge and contributions about how important digital literacy is in the era of globalization. Understanding of digital literacy in the people of Pangeureunan Village provides many benefits, especially in increasing the marketing of digitalbased agricultural products, although it has not been achieved evenly. With digital literacy, it can also increase sales turnover so that the welfare of farmers in Pangeureunan Village can increase a decent standard of living and meet their needs and optimally managed agriculture can run effectively. Keywords: Education; digital literacy; socialization.  Abstrak Desa Pangeureunan merupakan desa yang sangat kaya baik dari sektor pertaniannya, alamnya, seni budayanya dan peradabannya. Terutama dari segi pertanian, desa pangeureunan menjadi icon desa penghasil jagung terbesar di Kabupaten Garut. Bahkan pekerjaan utama masyarakat di Desa Pangeureunan adalah bertani jagung, sehingga banyak berimplikasi pada peningkatan perekonomian setempat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi literasi digital bagi masyarakat Desa Pangeureunan sehingga wawasan dan pengetahuan literasi digital dapat meningkat. Pentingnya melek teknologi di zaman era global, masyarakat harus mulai memahami bahwa cara untuk berinvestasi tidak hanya soal membeli emas. Melalui komunikasi terhadap masyarakat setempat untuk lebih memahami dampak positif dari adanya teknologi, memudahkan untuk berkomunikasi yang akan berdampak juga terhadap perekonomian. Metode pelaksanaan pada pengabdian kepada masyarakat ini melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara langsung mengundang perangkat Desa Pangeureunan, warga sekitar, tokoh masyarakat termasuk para ketua RT dan RW. Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan dan konstribusi tentang bagaimana pentingnya literasi digital di era globalisasi. Pemahaman literasi digital pada masyarakat Desa Pangeureunan memberikan banyak manfaat terutama dalam meningkatkan pemasaran dari hasil pertaniannya berbasis digital meskipun belum tercapai secara merata. Dengan adanya literasi digital juga dapat meningkatkan omset penjualan sehingga kesejahteraan para petani di Desa Pangeureunan dapat meningkatkan taraf hidup yang layak dan terpenuhi kebutuhan dan pertanian yang dikelola optimal dapat berjalan dengan efektif.Kata-kata kunci: Edukasi; literasi digital; sosialisasi. 
Sosialisasi Anti Hoax Di Media Sosial Pada Masa Pandemi Covid-19 Chotijah Fanaqi; Sa'idah Syafiyah; Fauzi Alamsyah; Dita Nur Puspita
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.815 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v1i1.10

Abstract

AbstrakTeknologi di bidang komunikasi dan informasi berkembang begitu cepat. Seiring perkembangan teknologi tersebut memudahkan masyarakat dalam menerima dan mengakses berita atau informasi. Dengan kemudahan tersebut tentu memiliki dampak positif sebab membuat masyarakat lebih mudah menerima informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan. Namun di saat yang sama, dampak negative juga muncul, yakni dengan mudahnya berita hoax bisa diterima dari berbagai media sosial, terlebih lagi pada masa pendemi Covid-19. Berita hoax biasanya menjadikan ibu-ibu yang baru menggunakan teknologi informasi sebagai sasarannya. Selain itu, kaum ibu-ibu yang sebagian besar memiliki waktu luang yang cukup untuk mengakses media social menjadi sasaran utama penyebaran hoax menjadikan mereka korban sekaligus sebagai pelaku menyebarnya hoax di kalangan masyarakat. Dalam  upaya  untuk  menangkal  hoax  dan  memberikan  pemahaman  terkait  bahaya  hoax kepada masyarakat Kota Kulon khususnya di kalangan ibu-ibu kader yang rentan terkena berita hoax, maka dari itu tim pengabdian KKN universitas garut memberikan edukasi melalui penyelenggaraan seminar “Anti-Hoax”. Tujuan dari seminar ini supaya ibu-ibu kader menjadi pengguna media sosial yang bijak, cerdas, dan cermat  dalam memilih  dan  memilah  suatu  informasi  sebelum dibagikan kepada orang lain, sehingga mereka tidak hanya mampu mencegah tersebarnya berita hoax, tapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat untuk turut mencegah tersebarnya berita hoax di media sosial di kalangan masyarakat, terutama di kalangan ibu-ibu rumah tangga. Kata-kata kunci: Anti Hoax; Masa Pandemi; Media Sosial. Abstract Technology in the field of communication and information is developing so fast. Along with the development of technology, it is easier for people to receive and access news or information. With this convenience, it certainly has a positive impact because it makes it easier for people to receive the information and knowledge needed. However, at the same time, negative impacts also emerged, namely that hoax news could easily be received from various social media, especially during the Covid-19 pandemic. Hoax news usually targets mothers who are new to using information technology. In addition, mothers who mostly have sufficient free time to access social media are the main targets for the spread of hoaxes, making them victims as well as perpetrators of spreading hoaxes among the community. In an effort to ward off hoaxes and provide understanding regarding the dangers of hoaxes to the people of Kulon City, especially among cadre mothers who are vulnerable to being exposed to hoax news, the Garut University Community Service Team provides education through organizing an "Anti-Hoax" seminar. The purpose of this seminar is for cadres to become wise, intelligent, and careful users of social media in selecting and sorting information before sharing it with others, so that they are not only able to prevent the spread of hoax news, but also become agents of change in society to help prevent the spread of hoax news on social media among the public, especially among housewives. Keywords: Anti Hoax; Pandemic Era; Social Media. 
Pelatihan Penulisan Press Release Untuk Pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung Olih Solihin; Rina Sovianti; Zikri Fachrul Nurhadi
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.806 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v2i2.31

Abstract

Abstract The Regional General Election Commission (KPUD) of Bandung City always provides news releases to the mass media regarding the implementation of its work program. To make a news release requires expertise in making news press releases according to journalistic rules. The purpose of this community service is to provide news writing training to the public relations staff of the Bandung City Election Commission. This training method was carried out in the Bandung City KPUD meeting room, attended by 20 participants. The implementation of the training began with the provision of general material on public relations, the rules of writing press releases, straight news news, discussions, and exercises. The result of this community service activity is that the speaker explained the role of public relations, strightnews, the relationship between public relations and mass media. In the discussion session, the presenters asked the participants' understanding and expertise in making news releases, as well as the obstacles they faced. Most of the training participants claimed to have understood and had the ability to make news releases for the mass media, while a small portion admitted that they did not really understand. This press release writing training is expected to increase the participants' understanding and expertise in making news releases for the mass media.  Keywords: Jurnalitic news; mass media; news; Press release.  AbstrakKomisi Pemilihan Umum Dearah (KPUD) Kota Bandung selalu memberikan release berita kepada media massa berkenaan dengan pelaksanan program kerjanya. Untuk membuat release berita tersebut memerlukan keahlian dalam membuat press release berita sesuai kaidah jurnalistik. Tujuan pengadian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan menulis berita kepada staf Hubungan masyarakat KPUD Kota Bandung. Metode pelatihan ini dilaksanakan di ruang pertemuan KPUD Kota Bandung, diikuti 20 peserta. Pelaksanaan pelatihan dimulai dengan pemberian materi umum mengenai humas, kaidah penulisan press release, berita stright news, diskusi, dan latihan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, pemateri memaparkan mengenai peran humas, strightnews, kaitan kerja humas dengan media massa. Pada sesi diskusi pemateri menanyakan pemahaman serta keahlian para peserta dalam membuat release berita, serta kendala yang dihadapinya. Sebagian besar peserta pelatihan mengaku sudah memahami dan memiliki kemampuan membuat release berita untuk media massa, sementara sebagian kecilnya mengaku belum terlalu memahami. Pelatihan menulis press release ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman serta keahlian para peserta dalam membuat release berita untuk media massa.Kata-kata kunci: Berita; berita jurnalistik; media massa; press release.
Penyuluhan Pencegahan Narkotika di Kalangan Pelajar MAN 2 Garut Ani Kurniawati; Deden Alan Zaelani; Hilman Hilman; Mochamad Rizky Baresi
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.707 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v1i2.16

Abstract

Abstract The increasing abuse and illicit trafficking of drugs in Indonesia is increasingly widespread and almost impossible to prevent, considering that everyone can easily obtain narcotics from irresponsible persons. Therefore, it is necessary to increase understanding by all parties in eradicating drug trafficking. The Narcotics Law emphasizes the role of the community to be actively involved in fighting narcotics crime. Article 104 of the Narcotics Law states: The community has the widest opportunity to participate in helping the prevention and eradication of narcotics abuse. The approach method used in this student service activity is a form of outreach to the community about preventing drug abuse and a participatory approach, meaning that participants are required to be active in participating during the activity. The location of the drug abuse prevention counseling activity was carried out at the Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut school. The process of counseling activities in the form of delivering information from resource persons about the subject matter that has been determined in the form of power points. Cumulatively, this counseling activity is to add insight related to narcotics in adolescents and it can be concluded that counseling activities for the prevention of narcotics abuse among adolescents have shown an increase in knowledge and understanding of the dangers and impacts of drug abuse on health. Keyword: Counseling; Prevention; Student; Drug Abuse.  Abstrak Meningkatnya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia semakin meluas dan hampir tidak bisa dicegah, mengingat setiap orang dapat dengan mudah memperoleh narkotika dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman oleh semua pihak dalam memberantas peredaran narkoba. Dalam UU Narkotika ditekankan peran serta masyarakat untuk ikut aktif dalam memerangi kejahatan narkotika. Dalam Pasal 104 UU Narkotika menyebutkan: Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas - luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada pelajar kali ini adalah bentuk penyuluhan terhadap masyarakat tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pendekatan partisipatif artinya para peserta dituntut aktif dalam mengikuti selama kegiatan berlangsung. Lokasi kegiatan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba dilaksanakan di sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut. Proses kegiatan penyuluhan berupa penyampaian informasi dari narasumber tentang materi pokok yang telah ditentukan dalam bentuk power point. Secara komulatif, hasil kegiatan penyuluhan ini dapat menambah wawasan terkait narkotika pada remaja dan dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja telah menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya dan dampak dari penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan.Kata-kata kunci: Penyuluhan; Pencegahan; Pelajar; Penyalahgunaan Narkotika.
Mengoptimalkan Konten Website Desa untuk Informasi yang Lebih Baik Olih Solihin; Yuni Mogot
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.232 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v3i1.43

Abstract

Program pengabdian masyarakat "Pelatihan Penulisan Konten Website di Desa Mandalasari, Bandung Barat" merupakan upaya kami untuk meningkatkan kapabilitas masyarakat desa dalam menulis konten website yang berkualitas. Melalui metode pelatihan yang interaktif dan partisipatif, peserta diberikan pemahaman tentang prinsip dasar penulisan konten yang efektif dan diberi kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam praktik nyata.             Dalam program ini, peserta terlibat dalam ceramah, diskusi kelompok, latihan menulis, studi kasus, praktek penggunaan platform, evaluasi, dan pembagian pengalaman. Melalui kombinasi metode-metode tersebut, peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang konsep penulisan konten yang baik dan efektif untuk website desa.           Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa Mandalasari. Dengan keterampilan penulisan konten yang ditingkatkan, peserta dapat mengelola dan memperbarui website desa dengan informasi yang relevan dan menarik. Hal ini akan mendukung promosi potensi desa, pengembangan usaha lokal, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
Sosialisasi Cyberpreneurship Desa Cinta Kabupaten Garut Haryadi Mujianto; Zikri Fachrul Nurhadi
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.28 KB) | DOI: 10.52434/medikom.v1i1.4

Abstract

AbstrakTrend berwirausaha di kalangan masyarakat Desa Cinta, Kabupaten Garut meningkat sejak awal tahun 2020. Munculnya produk lokal oleh-oleh khas Desa Cinta merupakan bukti otentik bagi perkembangan wirausaha di Desa ini. Pendistribusian produk kepada konsumen masih mengandalkan penjualan secara offline melalui toko oleh-oleh setempat. Adapun potensi yang dapat digali diantaranya adalah menjual produk secara online. Masalah yang dihadapi adalah masyarakat setempat belum terbiasa menggunakan internet sebagai media untuk menjual produk. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi mengenai cyberpreneurship yaitu berwirausaha melalui media internet. Bahan yang digunakan yaitu materi cyberpreneurship dengan metode/pendekatan yang digunakan yaitu seminar dan pelatihan berupa ceramah dan praktik secara langsung. Hasil pengabdian kepada masyarakat serta konstribusi pengabdian kepada masyarakat di Desa Cinta yaitu bertambahnya pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai cyberpreneurship sehingga produk yang mereka ciptakan dapat dijual secara lebih luas secara online ke seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian perkembangan perekonomian masyarakat Desa Cinta dapat lebih meningkat. Kata-kata kunci: Kewirausahaan; cyberpreneurship; internet.Abstract The trend of entrepreneurship among the people of Cinta Village, Garut Regency has increased since the beginning of 2020. The emergence of local products typical of Cinta Village is authentic evidence for the development of entrepreneurship in this village. Product distribution to consumers still relies on offline sales through local gift shops. The potential that can be explored is selling products online. The problem faced is that local people are not used to using the internet as a medium to sell products. The purpose of this community service is to provide socialization about cyberpreneurship, namely entrepreneurship through internet media. The material used is cyberpreneurship material with the method/approach used, namely seminars and training in the form of lectures and direct practice. The results of community service and community service contributions in Cinta Village are increasing public knowledge and insight about cyberpreneurship so that the products they create can be sold more widely online throughout Indonesia. Thus the economic development of the Cinta Village community can be further increased. Keywords: Entrepreneurship; cyberpreneurship; internet. Â