cover
Contact Name
Dedy Arisjulyanto
Contact Email
dedyarisjulyanto@gmail.com
Phone
+6282359088338
Journal Mail Official
dedyarisjulyanto@gmail.com
Editorial Address
Jln. Padang Aziz, Perumahan Kuranji Larisa Blok A6, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29866332     DOI : https://doi.org/10.1234/jkti.v1i2
Core Subject : Health,
1. biostatistics and epidemiology 2. health administration and policy Environmental health 3. occupational health and safety 4. health promotion, 5. maternal and child health 6. public health 7. nutrition 8. Environmental health 9.Mental health nursing 10. reproductive health 11. labor health 12. obstetric care.
Articles 68 Documents
Asuhan Kebidanan Komunitas Pada Keluarga Dengan Masalah Kekurangan Energi Kronis Dan Kurangnya Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan : Case Study Winanti, Kurnia; Ismiati
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i2.74

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mengevaluasi asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. K, seorang ibu hamil 27 minggu di Desa Mantang, Kabupaten Lombok Tengah. Ibu tersebut memiliki riwayat kehamilan tiga kali dan persalinan tiga kali. Meskipun kondisi kehamilannya normal, ia mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK), yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Intervensi yang diberikan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa biskuit selama dua minggu sebagai upaya untuk memperbaiki status gizi ibu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan Lingkar Lengan Atas (LiLA) setelah intervensi, yang mengindikasikan adanya perbaikan status gizi ibu hamil. Peningkatan ini membuktikan bahwa pemberian suplemen gizi yang tepat dapat berkontribusi dalam mengatasi KEK pada ibu hamil. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan status gizi ibu hamil serta pemberian intervensi yang sesuai untuk mencegah dampak negatif KEK terhadap kesehatan ibu dan janin. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan kebidanan yang lebih optimal bagi ibu hamil dengan kondisi serupa.
Asuhan Kebidanan Komunitas Pada Dengan Hipertensi Kontrasepsi 3 Bulan : Case Study Muslim, Marlina Ismi; Ismiati
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i2.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi asuhan kebidanan komunitas pada ibu dengan hipertensi akibat penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan. Studi kasus dilakukan pada seorang ibu di Dusun Batu Malang, Desa Mantang, Kabupaten Lombok Tengah, yang mengalami keluhan pusing dan ketegangan pada leher akibat hipertensi. Kondisi ini diperburuk oleh keterbatasan pengetahuan ibu dan keluarganya mengenai efek samping kontrasepsi hormonal serta faktor lingkungan, sosial budaya, dan kebiasaan hidup sehari-hari. Asuhan kebidanan komunitas yang diberikan mencakup edukasi kesehatan mengenai hipertensi dan dampak kontrasepsi hormonal, pemantauan tekanan darah secara berkala, serta anjuran pola hidup sehat, termasuk pengaturan pola makan dan aktivitas fisik. Selain itu, dilakukan pendekatan keluarga untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan dalam mengelola kondisi kesehatan ibu. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran ibu dan keluarga mengenai hipertensi serta perbaikan kondisi fisik ibu setelah menerapkan anjuran kesehatan yang diberikan. Hal ini menegaskan bahwa pendekatan asuhan kebidanan komunitas berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dengan hipertensi yang menggunakan kontrasepsi hormonal. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kebidanan yang lebih efektif dan komprehensif, terutama dalam menangani kasus serupa di tingkat komunitas.
Asuhan Kebidanan Komunitas Pada Keluarga Dengan Abses Payudara Pada Masa Nifas Ermi, Nia Andriani; Ningsih, Nining Fatria
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i2.76

Abstract

Masa nifas merupakan periode krusial bagi ibu pasca melahirkan, di mana komplikasi seperti abses payudara dapat terjadi akibat infeksi bakteri, teknik menyusui yang tidak tepat, atau perawatan payudara yang kurang optimal. Jika tidak ditangani dengan baik, abses payudara dapat menyebabkan nyeri hebat, demam, gangguan pemberian ASI, serta komplikasi serius yang memerlukan tindakan medis lanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan kebidanan komunitas dalam menangani abses payudara pada ibu nifas dengan pendekatan yang komprehensif di Dusun Mantang, Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Ny. "N" sebagai ibu nifas dengan abses payudara dan keluarga binaannya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, studi dokumentasi, serta pemeriksaan fisik. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Asuhan kebidanan komunitas yang diberikan meliputi edukasi mengenai perawatan payudara, teknik menyusui yang benar, serta tindakan klinis dalam penanganan abses payudara. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada kondisi Ny. "N", ditandai dengan berkurangnya nyeri, penyembuhan luka, serta peningkatan produksi ASI. Selain itu, pemahaman keluarga mengenai perawatan ibu nifas juga meningkat, yang berdampak positif pada dukungan terhadap proses pemulihan. Asuhan kebidanan komunitas berperan penting dalam menangani abses payudara pada ibu nifas dengan pendekatan yang sistematis dan holistik. Intervensi yang tepat tidak hanya mempercepat pemulihan ibu, tetapi juga meningkatkan kesadaran keluarga tentang pentingnya perawatan payudara dan pencegahan komplikasi. Oleh karena itu, pendekatan komunitas perlu terus dikembangkan dalam praktik kebidanan untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi.
Asuhan Kebidanan Komunitas Pada Keluarga Dengan Masalah Kurangnya Pengetahuan Tentang Jenis-Jenis Alat Kontrasepsi Astuti, Diana; Ningsih, Ismiati
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i2.77

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. "L" terkait kurangnya pengetahuan tentang jenis-jenis alat kontrasepsi di Desa Mantang, Kabupaten Lombok Tengah. Ny. "L" mengeluhkan pusing dan ketegangan pada leher yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah, yang diduga merupakan efek samping penggunaan alat kontrasepsi. Selain itu, keterbatasan pengetahuan baik dari pasien maupun keluarganya mengenai jenis-jenis alat kontrasepsi turut menjadi faktor penyebab utama permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, studi dokumentasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, sosial budaya, serta kondisi masyarakat sekitar turut memengaruhi tingkat pemahaman pasien terhadap alat kontrasepsi. Asuhan kebidanan yang diberikan meliputi edukasi mengenai berbagai jenis alat kontrasepsi, efek samping yang mungkin terjadi, serta cara mengatasi ketidaknyamanan akibat penggunaan kontrasepsi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman Ny. "L" dan keluarganya mengenai alat kontrasepsi, serta berkurangnya keluhan fisik setelah diberikan edukasi dan pendampingan dalam pemilihan metode kontrasepsi yang lebih sesuai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi mengenai alat kontrasepsi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu serta keluarganya dalam memilih metode yang tepat. Pendekatan berbasis komunitas dalam pemberian asuhan kebidanan dapat membantu mengurangi efek samping penggunaan alat kontrasepsi serta meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi ibu.
The Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Obat e-Catalogue Strategi Perbaikan dengan Metode Hanlon Tahun 2018 di RSUD X Sulawesi Tenggara Irwandi, Irwandi; Rahmawati, Ismi; Wijayanti, Tri
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.25

Abstract

Instalasi Farmasi Rumah Sakit RSUD X memiliki permasalahan perbedaan antara perencanaan dan pengadaan obat. Hal ini menyebabkan pengelolaan perbekalan farmasi yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses perencanaan dan pengadaan obat serta mengetahui rencana strategi perbaikan perencanaan dan pengadaan obat e-catalogue di RSUD X. Penelitian dilakukan dengan rancangan penelitian menggunakan data retrospektif dan data concurrent. Data retrospektif diperoleh dengan penelusuran terhadap dokumen tahun 2018 berupa data laporan keuangan, laporan perencanaan, pengadaan dan pemakaian sedian farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan dan pengadaan obat e-catalogue belum baik, dikarenakan masih banyaknya hasil yang didapat belum sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Rencana strategi yang dapat dilakukan perlu adanya pengusulan kenaikan anggaran pengadaan obat, mencari akar masalah ketidaksesuaian item sediaan farmasi antara perencanaan dan pengadaan, memperpendek proses administrasi pencairan dana, memperbaiki regulasi dalam sistem internal perencanaan dan pengadaan, perbaikan stok sediaan farmasi, pelatihan mengenai Inventory Control Management serta meninjau kembali rekanan pengadaan yang memenuhi aspek mutu produk terjamin, legal dan harga murah.
Manfaat Puasa Terhadap Kesehatan Masyarakat: Literatur Review Istyanto, Febry
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i3.78

Abstract

Puasa adalah praktik menahan diri dari makan dan minum selama jangka waktu tertentu, yang sering kali memiliki dimensi spiritual, budaya, atau kesehatan. Dalam konteks penelitian yang disebutkan, puasa intermiten adalah bentuk puasa yang dilakukan secara teratur, biasanya dengan periode waktu tertentu di mana seseorang tidak mengonsumsi makanan. Penelitian ini bertujuan mengkaji manfaat puasa, khususnya puasa intermiten, terhadap kesehatan masyarakat dengan malakukan ulasan terhadap artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Melalui analisis komprehensif, ditemukan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan sensitivitas insulin, membantu pencegahan diabetes tipe 2, serta memberikan keuntungan kardiovaskular melalui pengurangan tekanan darah dan kolesterol LDL. Selain itu, puasa intermiten juga terbukti efektif dalam manajemen berat badan, kesehatan mental, dan mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Penelitian menunjukkan bahwa puasa berpotensi menurunkan peradangan, sehingga mengurangi risiko penyakit kronis dan berkontribusi pada peningkatan umur panjang dengan cara mengurangi stres oksidatif. Kesimpulannya, praktik puasa yang sehat, terutama puasa intermiten, dapat menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Perilaku Seks Pranikah Nurmeini; Ilmidin
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2023): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i2.79

Abstract

Berdasarkan ketentuan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), remaja didefinisikan sebagai individu berusia antara 10 hingga 24 tahun yang belum menikah. Pada tahun 2017, jumlah remaja di Indonesia dalam rentang usia tersebut tercatat sebanyak 67,36 juta jiwa, atau sekitar 25% dari total populasi. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), angka perilaku seksual pranikah tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, yakni sebesar 31,12%. Selain itu, perilaku seksual pranikah turut menyumbang angka pernikahan dini di NTB sebesar 58,1% dari total pernikahan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai risiko dan bahaya perilaku seksual pranikah. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design, dengan populasi remaja di Kabupaten Lombok Barat. Sampel penelitian berjumlah 113 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan remaja sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan. Nilai p yang diperoleh adalah 0,000, lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05 (? = 0,05), yang mengindikasikan bahwa pendidikan kesehatan memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai bahaya perilaku seksual pranikah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman remaja tentang risiko seks pranikah. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang relevan di Kabupaten Lombok Barat.
Pengaruh Lama Penggunaan Gadjet Dengan Tingkat Stress Remaja Harsitantia, Rifka; Fahrurrajib
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2023): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i2.80

Abstract

Penggunaan gawai (gadget) dalam kehidupan remaja semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi digital. Meskipun gawai memberikan berbagai manfaat dalam menunjang aktivitas sosial, pendidikan, dan hiburan, durasi penggunaan yang berlebihan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental, terutama tingkat stres. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk menganalisis hubungan antara lama penggunaan gawai dengan tingkat stres pada remaja berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan gawai yang berlebihan dengan peningkatan tingkat stres pada remaja. Faktor-faktor seperti jenis aktivitas yang dilakukan dengan gawai, waktu penggunaan (terutama pada malam hari), dan kurangnya interaksi sosial langsung turut memperburuk kondisi psikologis remaja. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan pentingnya pengaturan waktu penggunaan gawai serta perlunya edukasi kepada remaja dan orang tua tentang dampak psikologis penggunaan gawai yang berlebihan. Rekomendasi yang diberikan mencakup perlunya intervensi melalui pendekatan pendidikan kesehatan mental di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Hubungan Budaya Kerja Dengan Kelengkapan Data Pelayanan Pasien Pada Simkes Puskesmas Wajageseng Ikhtiar, Rian Wahyul; Hendry, Zul
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 4 (2023): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i4.81

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada proses pendaftaran pasien rawat jalan dan billing sering terjadi error ehingga pelayanan terhadap pasien menjadi terganggu yang berdampak pada rendahnya cakupan pelayanan yang diberikan, permasalahan ini diakibatkan oleh akses bersamaan oleh petugas dan kondisi server sangat sibuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan budaya kerja dengan kelengkapan data pelayanan pasien pada sistem informasi kesehatan di Puskesmas Wajageseng. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada 45 orang petugas Puskesmas Wajageseng Kabupaten Lombok Tengah. Analisis hasil penelitian menggunakan chi square. Berdasarkan hasil analisis menggunakan chi square. dari 45 responden menunjukan responden dengan budaya kerja buruk sebanyak 40% dan diperoleh nilai p value 0,027 ? 0,05 dengan nilai OR 4,3. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat kita simpulkan ada hubungan yang bermakna antara budaya kerja dengan kelengkapan data pelayanan pasien danpetugas yang memiliki budaya kerja buruk memiliki resiko 4,3 kali untuk tidak melengkapi data pelayanan pasien dibandingkan dengan petugas dengan budaya kerja baik.
Pengembangan Child Health Literacy Berbasis Website Di Puskesmas Puyung Widiyanty, Hafsah
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 4 (2023): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i4.82

Abstract

Peningkatan literasi kesehatan anak (Child Health Literacy) merupakan langkah strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, terutama di tingkat pelayanan primer seperti puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi berbasis website yang berfokus pada peningkatan literasi kesehatan anak di wilayah kerja Puskesmas Puyung. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Proses pengembangan dilakukan melalui analisis kebutuhan, desain konten edukatif yang mudah dipahami oleh orang tua dan anak, serta implementasi dan uji coba website oleh pengguna sasaran. Hasil uji validitas oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa website yang dikembangkan dinilai sangat layak dan informatif. Uji coba terbatas pada pengguna (orang tua dan petugas puskesmas) menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap topik-topik kesehatan anak seperti gizi, imunisasi, kebersihan, dan deteksi dini tumbuh kembang. Website ini diharapkan dapat menjadi media alternatif yang efektif dalam mendukung promosi kesehatan anak serta memperkuat peran puskesmas sebagai pusat edukasi kesehatan keluarga. Dengan memanfaatkan teknologi digital, intervensi ini mampu menjangkau masyarakat lebih luas dan meningkatkan akses informasi kesehatan yang kredibel dan berkelanjutan.