cover
Contact Name
Dedy Arisjulyanto
Contact Email
dedyarisjulyanto@gmail.com
Phone
+6282359088338
Journal Mail Official
dedyarisjulyanto@gmail.com
Editorial Address
Jln. Padang Aziz, Perumahan Kuranji Larisa Blok A6, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29866332     DOI : https://doi.org/10.1234/jkti.v1i2
Core Subject : Health,
1. biostatistics and epidemiology 2. health administration and policy Environmental health 3. occupational health and safety 4. health promotion, 5. maternal and child health 6. public health 7. nutrition 8. Environmental health 9.Mental health nursing 10. reproductive health 11. labor health 12. obstetric care.
Articles 74 Documents
Evaluasi Penggunaan Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (MJKN) Pada Pendaftaran Rawat Jalan Menggunakan Metode TAM Nurjayanti, Ratih; Novratilova, Sinta
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i3.112

Abstract

Rumah sakit PKU Muhammadiyah Gombong sudah menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) sejak 20 Desember 2024, salah satu unit yang telah menerapkan sistem RME adalah bagian rawat jalan. Dalam penerapannya, RME ini kurang berjalan dengan baik. Hal ini karena masalah yang sering terjadi dari sistem koneksi internet yang kadang lambat dan kesempurnaan menu yang perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis penerapan Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan di RS PKU Muhammadiyah Gombong dari aspek Performance, Informasi, Economic, Control, Effeciency dan Service guna memastikan bahwa sistem beroperasi secara efektif dan efisien dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan Rawat Jalan. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi berdasarkan aspek PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, Service). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME di RS PKU Muhammadiyah Gombong dapat meningkatkan mutu pelayanan rawat jalan, terutama dalam mengurangi waktu tunggu pasien. Berdasarkan aspek Performance terkendala ketidakstabilan internet, terutama saat jumlah pasien yang berkunjung meningkat. Berdasarkan aspek Information perlu penyempurnaan pada menu dokter dan farmasi. Berdasarkan Aspek Economy, Control, Efficiency, Service saat ini sudah berjalan dengan baik.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Malaria Arisjulyanto, Dedy; Kusuma, Ardhanari Hendra; Lestari, Dian Puji; Suharmanto; Ilmidin
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i3.113

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di wilayah endemis seperti Kabupaten Kepulauan Yapen. Kurangnya pengetahuan masyarakat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya perilaku pencegahan malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan malaria di Kampung Turu, Distrik Yapen Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 50 orang yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan setelah penyuluhan (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan malaria. Oleh karena itu, penggunaan media cetak seperti leaflet perlu terus dikembangkan dalam program edukasi kesehatan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif terhadap penyakit menular.
Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Dengan Kombinasi Air Asam Jawa terhadap Penurunan Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri Alika, Hilza Wening; Oktiningrum, Mudy; Mariyana, Widya
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 4 (2025): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i4.121

Abstract

ABSTRAK Dismenorea merupakan nyeri menstruasi yang umum dialami remaja putri dan berdampak pada aktivitas serta konsentrasi belajar. Penanganan nonfarmakologis seperti kompres hangat dan air asam jawa dinilai efektif mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi tersebut terhadap penurunan nyeri dismenorea pada siswi SMAN 6 Semarang sebagai alternatif terapi alami dan aman.Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test pada satu kelompok. Metode kuantitatif diterapkan untuk mengukur perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling dengan pertimbangan purposive sampling, yakni memilih responden yang sesuai kriteria secara kebetulan dan mudah dijangkau saat penelitian berlangsung.Data pretest dan posttest tidak berdistribusi normal (p 0,05). Uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan p-value 0,000 ( 0,05) dan nilai Z -5,230, menandakan pemberian kompres hangat dengan kombinasi air asam jawa berpengaruh signifikan menurunkan nyeri dismenorea pada remaja putri di SMAN 6 Semarang.Berdasarkan penelitian pada 35 remaja putri dengan dismenorea, mayoritas (88,57%) berusia 13-15 tahun dan semua memiliki siklus menstruasi normal. Sebelum intervensi, tingkat nyeri bervariasi dari ringan hingga sangat menyiksa. Setelah intervensi kompres hangat dengan air asam jawa, nyeri menurun signifikan. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (0,05), membuktikan intervensi efektif mengurangi nyeri dismenorea.
Pengaruh Pemberian Pijat Laktasi Menggunakan Oil Massage Tea Terhadap Volume ASI Aulia, Nafa; Soraya, Desi; Maharani, Kristina
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 4 (2025): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i4.120

Abstract

ASI mengandung nutrisi dan antibodi penting untuk bayi. Meski banyak ibu sadar akan manfaat ASI eksklusif, produksi ASI sering kurang optimal akibat perawatan payudara yang tidak tepat. Pijat laktasi terbukti efektif meningkatkan produksi ASI dengan merangsang hormon prolaktin dan oksitosin. Namun, pengetahuan ibu tentang pijat laktasi masih minim dan perlu ditingkatkan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah one group pre-test post-test design dengan pendekatan quasi eksperimen. Penelitian dilakukan pada satu kelompok yang diberi perlakuan, dengan pengukuran variabel sebelum dan sesudah intervensi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu memilih responden berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Berdasarkan perhitungan didapatkan nilai P-Value untuk pre-test dan post-test sebesar 0.000. Karena P-Value untuk pre-test <0,05 dan P-Value untuk post-test <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa data hasil uji normalitas tersebut berdistribusi tidak normal sehingga selanjutnya digunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat laktasi terhadap volume ASI. Penelitian menunjukkan pijat laktasi berpengaruh terhadap volume ASI. Volume ASI meningkat pada 24 responden (68,57%) setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan P-Value 0,000 (< 0,05), menunjukkan adanya peningkatan signifikan volume ASI setelah pijat laktasi.
Pengaruh Pemberian Daun Kemangi (Ocimum Basilicum) Terhadap Keputihan (Flour Albus) Pada Remaja Putri Saidah, Siti; Vallen I.P, Nella; Soraya, Desi
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 4 (2025): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i4.122

Abstract

Masa remaja (10–18 tahun) ditandai perubahan hormonal yang memengaruhi kesehatan reproduksi, termasuk keputihan. Sekitar 60% remaja putri mengalaminya. Daun kemangi (Ocimum Basilicum) mengandung flavonoid, eugenol dan tanin yang bersifat antibakteri, antijamur serta antiinflamasi. Penelitian menunjukkan rebusan daun kemangi berpengaruh signifikan mengurangi keputihan, sehingga efektif sebagai terapi alami non-farmakologis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif Quasy Eksperiment dengan rancangan one-group pre-test dan post-test untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kemangi terhadap keputihan pada remaja. Sampel dipilih menggunakan non-probability purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Populasi penelitian adalah siswi SMAN 6 Semarang yang mengalami keputihan sesuai syarat yang ditetapkan peneliti. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan pemberian daun kemangi pada remaja putri menurunkan kejadian keputihan, dengan 36 responden mengalami penurunan dan 5 tidak berubah. Uji Wilcoxon menghasilkan P-Value 0,001 (<0,05) dan Z -6.000, artinya terdapat pengaruh signifikan. Penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 16–17 tahun (92,7%) dengan tingkat stres bervariasi. Sebelum intervensi, seluruh responden mengalami keputihan. Setelah pemberian daun kemangi 4 hari, 36 responden (87,8%) membaik, 5 (12,2%) tetap keputihan. Uji Wilcoxon menghasilkan P-Value 0,001, membuktikan daun kemangi efektif menurunkan keputihan melalui kandungan antibakteri dan antijamur.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Aromatherapy Papermint Dan Ginger Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Utmaningsih, Rahayu; Vallen, Nella; Oktiningrum , Mudy
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 4 (2025): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i4.123

Abstract

Mayoritas ibu hamil pada trimester awal menginisasi gejala mual muntah (emesis gravidarum) melalui pemahaman terbatas mengenai penanganan non-farmakologis. Kajian ini menerapkan jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan One Group Pretest Posttest, dalam penelitian untuk memahami transformasi yang timbul sebelum diberikan intervensi dan setelah dilakukannya intervensi kemudian menganalisa adakah pengaruh pemberian Aromatherapy Papermint (daun mint) dengan kombinasi Aromatherapy Ginger (jahe) atas berkurangnya rasa mual muntah pada ibu hamil. Dalam penelitian ini, variabel independent adalah pemberian aromatherapy papermint dan ginger, sedangkan variabel dependent adalah gejala manifestasi emesis gravidarum pada kehamilan trimester pertama. Sampel yang digunakan sebanyak 35 Iibu hamil. Hasil penelitian menujukan Pemberian aromaterapi papermint (Mentha piperita) dan jahe (Zingiber officinale) terbukti efektif menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama, ditunjukkan dengan pergeseran keluhan dari kategori sedang menjadi ringan serta hasil analisis statistik yang signifikan (p=0,000 < ?=0,05).
Analisis Faktor Ketidaklengkapan Pada Resume Medis Di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan Sari, Rani Octalia; Widiyoko, Aries
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 4 (2025): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i3.126

Abstract

Resume medis merupakan ringkasan riwayat perawatan pasien yang memiliki peran penting dalam kelengkapan rekam medis, kontinuitas pelayanan, klaim asuransi, serta pemenuhan aspek administrasi. Ketidaklengkapan resume medis dapat berdampak pada mutu layanan kesehatan dan menimbulkan hambatan administratif. Studi pendahuluan di RSUD Siti Fatimah menunjukkan bahwa pada periode Januari–Oktober 2024 terdapat 75% resume medis tidak lengkap, terutama pada bagian identitas pasien, diagnosis, dan autentikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketidaklengkapan resume medis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling untuk subjek dan simple random sampling untuk objek penelitian. Subjek penelitian terdiri atas tiga dokter penanggung jawab pasien (DPJP), sedangkan objek penelitian meliputi 100 resume medis rawat inap periode Januari 2024–Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor man berkontribusi terhadap ketidaklengkapan, di mana 67% DPJP telah memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kedisiplinan, namun 33% masih lalai dalam pengisian. Faktor method terkait ketiadaan SOP dan kebijakan khusus pengisian resume medis. Faktor machine meliputi keterbatasan infrastruktur komputer, seperti gangguan jaringan dan error sistem. Faktor material dinilai tidak menjadi hambatan karena format formulir mudah dipahami. Dari hasil observasi, 37% resume medis tidak lengkap, terutama pada bagian identitas, diagnosis, dan tanda tangan.
Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap Di Rumah Sakit Mardi Waluyo Lampung Putri, Amable Firliana; Novratilova, Sinta
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 4 (2025): September
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i3.127

Abstract

Klaim BPJS tertunda merupakan kondisi ketika dokumen klaim yang diajukan rumah sakit kepada BPJS Kesehatan dikembalikan karena belum memenuhi persyaratan administratif maupun teknis, sehingga proses pembayaran layanan kesehatan pasien belum dapat dilaksanakan. Situasi ini berdampak langsung terhadap arus kas (cash flow) rumah sakit dan dapat menghambat keberlangsungan operasional pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya pending klaim BPJS rawat inap di Rumah Sakit Mardi Waluyo Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi dengan teknik purposive sampling pada subjek penelitian, meliputi kepala bagian casemix, koder rawat inap, dan manajer keuangan, serta total sampling pada dokumen klaim sebagai objek penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan validasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2024 terdapat 475 berkas klaim rawat inap yang tertunda. Faktor penyebab pending klaim meliputi aspek Man (kurangnya pelatihan koding), Material (keterbatasan verifikasi kelengkapan berkas dan akurasi koding), Machine (sistem informasi belum sepenuhnya terintegrasi), Method (ketiadaan SOP klaim resmi), dan Money (dampak terhadap keterlambatan pembayaran klaim). Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan pelatihan koding secara berkala, peningkatan ketelitian dalam verifikasi dokumen, serta penyusunan standar operasional prosedur klaim BPJS yang terintegrasi dan bersifat resmi guna menekan risiko pending klaim.
Epidemiological Study of Wasting Among Children Under Five in Coastal Areas: An Analysis of Food Security and Dietary Quality Yamin, Imam Syahputra; Rahmawati, Santi Deliani
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v4i1.175

Abstract

Coastal regions are typically associated with abundant access to animal protein; however, empirical data reveal a high prevalence of wasting in these areas, presenting a coastal nutritional paradox. Despite being the urban center of West Nusa Tenggara, Mataram City faces a significant burden of wasting, particularly within its coastal communities. This study aimed to analyze the association between household food security, dietary patterns, and the incidence of wasting. A cross-sectional study was conducted in Mataram City from February to September 2024, involving 155 children aged 12–59 months selected via total sampling. Food security was assessed using the Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS), while dietary patterns were evaluated using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Nutritional status was determined via anthropometric measurements (weight-for-height). The results indicated an alarming prevalence of wasting (49.7%) and severe wasting (20.0%). Although 52.3% of households experienced moderate food insecurity, statistical analysis revealed no significant association between household food security and wasting (p=0.659). Conversely, dietary patterns were significantly associated with wasting (p=0.003). This study highlights a paradox wherein household food access does not guarantee optimal child nutritional status. The primary driver of wasting in this coastal population appears to be poor dietary quality and insufficient protein intake rather than mere food availability. Future interventions must shift from generalized food aid to targeted nutritional education focusing on dietary diversity.
The Differential Effect of Community-Based Supplementary Feeding on Wasting and Stunting: Epidemiological Evidence from an Endemic Region in West Nusa Tenggara Yamin, Imam Syahputra; Rahmawati, Santi Deliani; Furqan, Baiq Repika Nurul
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v4i1.178

Abstract

Stunting remains a persistent public health challenge in Indonesia, particularly within high-prevalence enclaves. Although local food-based Supplementary Feeding Programs (SFP) are widely implemented, their specific epidemiological impact on anthropometric indices specifically the divergence between weight and height recovery requires rigorous evaluation in high-burden settings. This study aimed to analyze the effectiveness of a 90-day local food-based SFP intervention on anthropometric Z-score shifts among stunted toddlers in Setungkep Lingsar Village, East Lombok. A quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design was conducted on a total population of 59 stunted toddlers (aged 6–59 months). Anthropometric measurements (Weight, Height) and WHO standard indices (Weight-for-Age [WAZ], Height-for-Age [HAZ], and Weight-for-Height [WHZ]) were assessed pre- and post-intervention. Data were analyzed using the Paired Sample t-test with statistical significance set at p<0.05. The intervention yielded statistically significant improvements across all growth parameters (p=0.0001). The most rapid response was observed in acute nutritional indicators; the prevalence of normal nutritional status based on Weight-for-Height (WHZ) increased substantially from 10.2% to 46.9%, with a mean weight gain of 0.45 kg. Conversely, although Height-for-Age (HAZ) showed statistical improvement, the clinical shift from stunted to normal status remained minimal (2.0%), confirming a physiological lag in linear growth recovery compared to ponderal (weight) recovery. Local food-based SFP is highly effective for the rapid correction of acute malnutrition (wasting) but requires a sustained maintenance phase to achieve significant catch-up growth for stunting. Policy strategies in high-burden regions must extend monitoring beyond the acute recovery phase to ensure long-term linear growth rehabilitation.