cover
Contact Name
Dedy Arisjulyanto
Contact Email
dedyarisjulyanto@gmail.com
Phone
+6282359088338
Journal Mail Official
dedyarisjulyanto@gmail.com
Editorial Address
Jln. Padang Aziz, Perumahan Kuranji Larisa Blok A6, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29866332     DOI : https://doi.org/10.1234/jkti.v1i2
Core Subject : Health,
1. biostatistics and epidemiology 2. health administration and policy Environmental health 3. occupational health and safety 4. health promotion, 5. maternal and child health 6. public health 7. nutrition 8. Environmental health 9.Mental health nursing 10. reproductive health 11. labor health 12. obstetric care.
Articles 74 Documents
Faktor Penyebab Kelelahan Kerja Pada Pekerja Mebel Nugroho, Bayu Yoni Setyo; Sulistyowati, Yuliana Sri
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i1.83

Abstract

Industri furnitur atau mebel menjadi salah satu sektor strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya nilai tambah yang tinggi, daya saing di pasar internasional, orientasi ekspor, kemampuan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, serta ketersediaan bahan baku lokal seperti kayu, rotan, dan bambu yang melimpah. Sebagai bagian dari industri manufaktur, pekerja di sektor mebel dituntut untuk memiliki tingkat produktivitas yang tinggi, baik dari segi kecepatan maupun ketepatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kelelahan kerja pada pekerja dan menganalisis hubungan signifikan antara kelelahan tersebut dengan berbagai variabel lainnya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 45 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup masa kerja, indeks massa tubuh (IMT), beban kerja berdasarkan NASA-TLX, intensitas pencahayaan (diukur menggunakan LUX Meter), serta tingkat kelelahan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Lokasi penelitian berada di PT. Home Solution. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara masa kerja dengan tingkat kelelahan kerja (p = 0,017). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan IMT (p = 0,233), beban kerja (p = 0,383), maupun pencahayaan (p = 1,000). Salah satu keluhan kelelahan yang paling umum dialami pekerja adalah rasa haus saat bekerja, yang dilaporkan oleh 25 responden.
Hubungan Senam Aerobic Low Impact Dengan Penurunan Berat Badan Pada Akseptor KB Lindawati; M. Parawangsa
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i1.84

Abstract

Penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan akibat perubahan hormonal. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengontrol berat badan adalah melalui aktivitas fisik, seperti senam aerobik low impact. Senam ini dikenal efektif membakar kalori dengan intensitas rendah hingga sedang, serta memiliki risiko cedera yang lebih rendah, sehingga cocok untuk berbagai kelompok usia, termasuk ibu-ibu akseptor KB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara senam aerobik low impact dengan penurunan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan di Padangsidimpuan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang mengikuti program senam aerobik low impact secara rutin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran berat badan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara senam aerobik low impact dengan penurunan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan senam aerobik low impact secara rutin dengan penurunan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan. Disarankan agar senam aerobik low impact dijadikan alternatif program pendamping bagi pengguna kontrasepsi hormonal untuk menjaga berat badan ideal.
Hubungan ASI Ekslusif dengan Kejadian Stunting Di Menawi Kabupaten Kepulauan Yapen Lindawati; Harahap, Alprida; Anto
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i1.85

Abstract

Indonesia mempunyai masalah gizi yang cukup berat yang ditandai dengan banyaknya kasus stunting pada anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sosial Demografi dan perilaku keluarga sadar gizi dengan kejadian stunting di wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Menawi Kabupaten Kepulauan Yapen. Jenis penelitiannya adalah observasional dengan pendekatan cross section study. Populasi adalah seluruh keluarga yang memiliki balita sebanyak 242 balita dan sampel sebanyak 149 balita yang ada di wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Menawi Kabupaten Kepulauan Yapen dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling serta uji statistik menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil peneltian diperoleh bahwa pekerjaan (p=0,018), kontak dengan budaya lain (p=0,001), pemberian ASI eksklusif (p=0,001), konsumsi makanan beraneka ragam (p=0,001) dan perilaku keluarga sadar gizi (p=0,001) adalah variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting, sedangkan variabel pendidikan (p=0,394) dan pendapatan (p=0,646) tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Selain itu perilaku keluarga sadar gizi yang paling berpengaruh dengan kejadian stunting dengan nilai Exp (B)=3,884. Kesimpulan yang diperoleh bahwa pekerjaan, kontak dengan budaya lain, pemberian ASI eksklusif, konsumsi aneka ragam makanan dan perilaku keluarga sadar gizi merupakan faktor penyebab stunting. Sehingga diperlukan intervensi kesehatan yang berkelanjutan berupa edukasi gizi keluarga.
Pengaruh Pemberian Rimpang Temu Ireng (Curcuma Aeruginosa) Terhadap Tekanan Darah Hipertensi Julhadi; Fatoni, Fatoni
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i1.86

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Penggunaan obat antihipertensi jangka panjang sering menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif pengobatan berbasis herbal. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa) yang diketahui mengandung senyawa aktif seperti kurkuminoid dan flavonoid yang bersifat antihipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak Temu Ireng dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan selama periode tertentu.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok yang diberikan ekstrak Temu Ireng dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Penurunan tekanan darah ini diduga akibat aktivitas senyawa aktif Temu Ireng yang bekerja sebagai antioksidan dan vasodilator.Kesimpulan: Pemberian ekstrak rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa) berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, sehingga dapat digunakan sebagai terapi alternatif yang alami dan relatif aman.
Pengaruh Senam Dismenorea Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 2 Soyo Jaya Fatonah, Sarifah; Warji; Anggraini, Wella
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i2.87

Abstract

Dismenorea atau nyeri haid merupakan masalah umum yang dialami oleh sebagian besar remaja putri dan seringkali berdampak pada aktivitas sehari-hari, termasuk absensi sekolah. Studi pendahuluan yang dilakukan di SMA Negeri 2 Soyo Jaya menunjukkan bahwa dalam satu bulan terdapat beberapa siswi yang tidak hadir karena mengalami nyeri haid. Dari 10 siswi yang diwawancarai, 4 di antaranya mengaku hanya beristirahat saat nyeri datang, sementara 6 siswi lainnya mengandalkan obat pereda nyeri untuk mengatasinya. Senam dismenorea merupakan salah satu alternatif non-farmakologis yang dipercaya dapat membantu mengurangi intensitas nyeri menstruasi melalui relaksasi otot dan peningkatan aliran darah di area panggul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang siswi di SMA Negeri 2 Soyo Jaya yang mengalami dismenorea dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam dismenorea dilakukan selama beberapa hari pada saat menstruasi. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas nyeri menggunakan skala nyeri (VAS) sebelum dan sesudah senam, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 yang lebih kecil dari ?=0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara intensitas nyeri menstruasi sebelum dan sesudah dilakukan senam dismenorea. Kesimpulan: Senam dismenorea terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 2 Soyo Jaya. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-obat yang aman dan mudah dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada analgesik.
Pengaruh Modul Asuhan Keperawatan Islami Terhadap Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Islami Di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram Rahayu, Sri; Hadi, Irwan; Rusiana, Harlina Putri
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i2.88

Abstract

Latar belakang: Keperawatan memandang manusia sebagai makhluk yang unik dan kompleks yang terdiri dari berbagai dimensi. Dimensi yang komprehensif pada baik dimensi biologis (fisik), psikologis, sosial dan spiritual. Sebagai tenaga kesehatan yang profesional, perawat mempunyai kesempatan paling besar untuk memberikan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan/asuhan keperawatan yang komprehensif dengan membantu pasien memenuhi kebutuhan dasar yang holistik. Dan dalam memenuhi kebutuhan dasar pasien, perawat perlu memiliki pengetahuan yang lebih untuk memberikan pelayanan, terlebih dalam memberikan pelayanan yang Islami. pada pasien Tujuan: Mengetahui Pengaruh Modul Asuhan Keperawatan Islami Terhadap Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Islami Di RSI Siti Hajar Mataram Tahun 2020/2021. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan “Quasi Eksperimen Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat Rawat RSI Siti Hajar Kota Mataram, dan menjadi sampel dalam penelitian ini 10 orang perawat yang diambil dengan teknik sampling Purposive sampling.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan keperawatan islam perawat sebelum diberikan modul asuhan keperawatan Islami adalah 5,50 (100%) atau berada pada kategorik kurang. Sedangkan setelah diberikan diberikan modul asuhan keperawatan Islami ada peningkatan nilai rata-rata tindakan keperawatan Islami di RSI Siti Hajar menjadi 11,40(100%) atau terjadi peningkatan sebesar 5,90, dengan p value 0,000<<?=0,05. Tindakan keperawatan yang terlaksana sebelum diberikan modul sebanyak 2 tindakan dan setelah diberikan modul keperawatan Islami terjadi perubahan menjadi 8 tindakan keperawatan islami yang terlaksana, dan didapatkan p value 0,031<?=0,05. Kesimpulan: Berdasarkah hasil penelitian ini dapat kitas simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pemberian modul asuhan keperawatan islami terhadap pelaksanaan tindakan keperawatan islami di RSI Siti Hajar Mataram.
Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Di Poli Rawat Jalan RSUD Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur Hakim, M. Lukmanul; Ramdaniah, Putri; Apriani, Laili
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.89

Abstract

Hipertensi atau Tekanan darah tinggi adalah suatu abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri secara terus menerus lebih dari satu periode. Berdasarkan hasil Riskesdas 2018 menunjukkan angka prevalensi hipertensi pada penduduk > 18 tahun berdasarkan pengukuran secara nasional sebesar 34,11%. Data laporan Dinas Kesehatan Provinsi NTB menunjukan penderita hipertensi sebanyak 278.342, dan Kabupaten Lombok Timur menjadi kabupaten dengan kejadian hipertensi tertinggi yaitu sebanyak 64.160. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pasien hipertensi di poli rawat jalan RSUD Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional Deskripstif . Berdasarkan hasil teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang responden. Penelitian ini dilakukan di daerah Kabupaten Lombok Timur, yaitu di RSUD Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur. Hasil penelitini didapatkan responden yang berjenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 58,3, dan perempuan 41,7%. Pendidikan terbanyak adalah Pendidikan rendah 63,3%, Pendidikan tinggi 36,7%. Status pekerjaan terbanyak adalah responden yang tidak bekerja yaitu sebanyak 68,3%, dan yang bekerja 31,7%, sedangkan berdasarkan umur responden terbanyak ada di kelompok usia 46-55 tahun yaitu 36,7%, 56-65 tahun 33,3%, dan usia 66-74 tahun sebanyak 30%.Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan kepatuhan meminum obat pasien hipertensi dengan kategori kepatuhan rendah sebanyak 60% dan kepatuhan tinggi 40%.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kemandirian Toilet Training Anak Usia Toddler Di PAUD Nikmah, Nur; Romadhonika, Fitri; Pratiwi , Eka Aditya
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.90

Abstract

Latar Belakang: Anak usia toddler (1 - 3 tahun) memasuki fase anal pada fase ini sudah waktunya anak dilatih untuk buang air atau toilet training (pelatihan buang air pada tempatnya), dan usia ini sering mengalami gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh kegagalan anak dalam melakukan toilet training, salah satu gangguan kesehatan pada anak usia prasekolah yaitu enuresis nokturnal atau lebih di kenal dengan kebiasaan ngompol dimalam hari. enuresis atau mengompol adalah inkontinensia urin yang terjadi pada anak yang sudah mampu berkemih secara normal.Tujuan: Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kemandirian Toilet Training Anak Usia Toddler Di PAUD Anak Sholeh Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Metode: Penelitian ini meggunakan desain observational analitik dengan rancangan penelitian”Cross sectional study”, sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 responden yang diambil dengan teknik total sampling, Hasil: Hasil penelitian ini diketahui tingkat penegetahuan ibu tentang toilet training terbanyak pada kategorik kurang sebanyak 16 orang (48,5%), kategori cukup 12 orang (36,4%), dan kateogorik baik sebanyak 5 orang (15,2%), dan diketahui tingkat kemandirian toilet training diketahui reponden terbanyak terdapat pada kategorik tidak mandiri sebanyak 18 orang(54,5%) dan kategorik mandiri sebanyak 15 orang (45,5%). Hasil uji statistic didapatkan diapatkan p value 0,001 <?=0,05. Kesimpulan : maka dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang toilet training dengan kemandirian toilet training anak usia toddler di PAUD anak sholeh Desa Dena Kecamatan Madapangga
Hubungan Antara Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Nurmeini; Dasuki, Djaswadi; Wahab, Abdul
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.91

Abstract

Indonesia termasuk negara dengan prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) tertinggi di dunia, dengan angka kejadian mencapai 10,2% pada tahun 2012, dan di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 12,2%. BBLR merupakan masalah kesehatan serius karena berdampak pada peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas bayi, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Berbagai faktor dapat memengaruhi kejadian BBLR, di antaranya adalah kurang energi kronis (KEK) selama kehamilan, anemia, usia ibu saat hamil, pemeriksaan antenatal care (ANC), jarak kelahiran, tinggi badan ibu, serta faktor sosial ekonomi seperti pendidikan dan status pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di RSUD Bima. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan case control. Data diperoleh dari catatan rekam medis bayi yang lahir tahun 2018, dengan jumlah sampel sebanyak 162 bayi (54 kasus BBLR dan 108 kontrol BBLN), yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi Square, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan KEK memiliki risiko 5,4 kali lebih besar melahirkan bayi BBLR. Faktor risiko signifikan lainnya adalah usia kehamilan (OR=10,2), tinggi badan ibu (OR=2,6), anemia, dan tingkat pendidikan ibu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah status KEK merupakan faktor risiko utama kejadian BBLR.
Pencegahan Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Rizki, Nurlaili; Arifin, Zaenal; Nurmayani, Winda
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 3 (2024): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i3.92

Abstract

Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklampsia. preeklampsia merupakan suatu gangguan kehamilan pada kenaikan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg yang ditandai dengan bengkak (oedema) pada jari tangan maupun kaki. Berdasarkan jumlah estimasi hipertensi berusia ?18 tahun di Kota Mataram pada tahun 2021 sebesar 13.892 jiwa perempuan yang mengalami hipertensi dalam kehamilan/preeklampsia (Dinkes Provinsi NTB, 2022). Berdasarkan data ibu hamil pada tahun 2023 di kelurahan jempong baru sebanyak 167 jiwa ibu hamil (Pusekesmas Karang Pule 2023). Untuk mencegah terjadinya komplikasi maka perlu dilakukan penatalaksanaan pemeriksaan antenatal dan rutin mengikuti pendidikan kesehatan untuk mengetahui tanda-tanda terjadinya preeclampsia. Untuk menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan tentang pencegahan preeklamsia Pada ibu hamil di Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram. Desain penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan jenis pra eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 167 responden. Tehnik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan besar sampel sejumlah 49 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan tentang pencegahan preeklampsia sebelum dan setelah dilakukan intervensi. didapatkan hasil uji statistik dengan nilai p value 0,00 (<0,05) yang artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang pencegahan preeklampsia sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada ibu hamil.Ada perbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan preeklampsia sebelum dan setelah dilakukan intervensi.