cover
Contact Name
Rofinus Neto Wuli
Contact Email
ejournal.stiperfb@gmail.com
Phone
+6281290969131
Journal Mail Official
ejournal.pertanianunggul@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Kampus A Jln. Kapten Piere Tendean – Tanalodu - Bajawa - Flores - NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Unggul
ISSN : 29857074     EISSN : 29857066     DOI : -
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam JURNAL PERTANIAN UNGGUL ini adalah sebagai berikut: Pendidikan Umum, Pendidikan Sekolah Dasar, Pendidikan Menengah dan Atas, Metode Pendidikan dan Pengajaran, Teknologi Pendidikan dan Pengajaran, Aplikasi Pendidikan dan Pengajaran, Pendidikan Luar Biasa, Pengembangan Kurikulum Pendidikan, Evaluasi Pendidikan, Kurikulum Merdeka Belajar, Sosial Budaya dan Humaniora, Pendidikan Pertanian, Pendidikan Peternakan, Manajemen SDM
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
ANALISIS PEMBERIAN BEBERAPA JENI ANALISIS PEMBERIAN BEBERAPA JENIS PUPUK TERHADAP PARAMETER PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN PADI VARIETAS TC IPB 03 DAN VARIETAS CIHERANG PADA UJI MULTILOKASI DI DESA WERE III KECAMATAN GOLEWA SELATAN Igniosa Taus; Anastasia Dhai; Christianus Yoseph Ngiso Bhae
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman padi sebagai komoditi penting bagi manusia dan merupakan kebutuhan primer karena sebagai sumber energi dan karbohidrat. TC IPB 03 merupakan padi varietas baru yang coba dibudidayakan di desa Were III kecamatan Golewa Selatan melalui program kampus sawah merdeka sebagai bentuk pelaksanaan kurikulum merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dalam kegiatan uji multilokasi oleh mahasiswa sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB). Salah satu tahapan budidaya yang dipriotaskan dalam penelitian ini yaitu dampak pemberian pupuk terhadap parameter pertumbuhan dan produksi sehingga varietas Ciherang digunakan sebagai pembanding terhadap komodi TC IPB 03. Penelitian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengambilan data observasi dan dokumentasi terkait data hasil penelitian. Hasil dari penelitian yaitu pemberian pupuk organik jenis Prima Grain dan Symbio serta pemberian pupuk anorganik jenis Urea, SP36 dan KCL berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan dan produksi kedua jenis varietas padi ini, namun varietas ciherang memiliki pertumbuhan yang lebih baik dan jumlah produksi lebih tinggi dibandingkan dengan varietas TC IPB 03.
IDENTIFIKASI GEJALA SERANGAN DAN TEKNIK PENGENDALIAN HAMA PADA PADI INPARI 30 DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Maria Clara Mau; Paulus Yanuarius Azi; Hendrika Wae
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi Inpari 30 merupakan varietas unggulan baru yang tahan terhadap rendaman airakantetapitingkat ketahannanya terhadap hama dan penyakit Inpari 30 juga tergolong rentan terhadap wereng batang coklat dan hawar daun bakteri potatipe sehingga produksi dapat menunjang dengan tinggi. Padi Inpari cocok di tanam dengan ketinggian 400 m dpl.Desa Pape berada pada ketinggian 704 m dpl, titik koordinat kantor desa berada pada garis lintang 08,75747 C,LS -Garis Bujur 121”030”33”E,BT dan kemiringan : kl 40 Derajat hingga 70 Derajatyang mayoritas penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Kendala utama yang sering dihadapi para petani yaitu adanya Organisme Pengganggu Tanaman yang dimana organisme pengganggu tersebut berupa hama, penyakit dan gulma yang dapat mengakibatkan rendahnya produktivitas padi. Penelitianini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala serangan dan teknik pengendalian hama pada tanamanpadi Inpari 30 di Desa Pape Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.penelitian untuk menyelidiki keadaan, kondisi atau hal lainnya, yang kemudian dijabarkan kedalam laporan penelitian”. Pada penelitian ini, fenomena ada yang berupa bentuk, karakteristik, aktivitas, perubahan, hubungan, kesamaan serta perbedaan antar fenomena yang satu dengan lainnya.Berdasarkan hasil penelitian terdapat berbagai gejala serangan yang berbeda pada masing-masing hama yang menyerang tanaman padi dan teknik pengendalian hama yakni secara fisik (manual), biologi (pestisida nabati) dan kimia.
PENGARUH PENAMBAHAN NANAS TERHADAP KARAKTERISTIK LEATHER TOMAT Agustinus De Rozari; Egidius Rembo; Maria Marselina Milo; Maria Rafelis Meo
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Nanas terhadap karakteristik leather tomat. Penelitian ini dilaksanakan di laboratarium Teknologi Hasil Pangan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal, yaitu konsentrasi penambahan nanas pada bahan utama yaitu tomat dengan jumlah 1000g. Perlakuan dalam penelitian ini berjumlah 9 dengan 3 ulangan, yaitu N0 : Dengan penambahan nanas 0% (0g), N2 : dengan penambahan nanas 5% (50g), N3 : Dengan penambahan nanas 10% (100g), N4 : Dengan penambahan nanas 15% (150g), N5 : Dengan penambahan nanas 20% (200g), N6 : Dengan penambahan nanas 25% (250g), N7 : Dengan penambahan nanas 30% (300g), N8 : Dengan penambahan nanas 40% (400g). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam. Parameter yang diamati yaitu kadar air, kadar gula, tekstur, dan vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanas berpengaruh sangat nyata terhadap karakteristik leather tomat. Pada variabel pengamatan kadar air, perlakuan tanpa penambahan nanas N0 0% (0g) memberikan nilai tertinggi dari pada perlakuan lainnya yaitu 19,64%. Pada variabel pengamatan kadar gula, perlakuan tanpa penambahan nanas N0 0% (0g) memberikan nilai tertinggi dari pada perlakuan lainnya yaitu 15,67 brix. Pada variabel pengamatan tekstur, perlakuan N8 40% dengan penambahan nanas sebanyak 400g memberikan nilai tertinggi dari pada perlakuan lainnya. Sedangkan pada variabel pengamatan vitamin C, perlakuan tanpa penambahan nanas N0 0% (0g) memberikan nilai tertinggi dari pada perlakuan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanas berpengaruh nyata terhadap karakteristik kulit tomat.
ANALISIS USAHATANI TANAMAN JAHE DI DESA WAWOWAE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Elfridus A. L. Nono; Umbu N. Limbu; Antonia P. Bao
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian sebagai leading sector merupakan sektor basis yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah baik dari segi kontribusi maupun daya saingnya. Tanaman biofarmaka merupakan tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan, kosmetik dan kesehatan yang dikonsumsi seperti daun, batang, buah, rimpang ataupun akar. Tanaman biofarmaka antara lain kencur, temulawak, jahe, kunyit, keji beling, sambiroto, dan bawang putih. Salah satu tanaman biofarmaka yaitu jahe yang merupakan komoditi untuk digunakan dalam kebutuhan rumah tangga sehari-hari, antara lain sebagai bahan bumbu masakan.Penentuan sampel berdasarkan metode Random Sampling karenapopulasi relatif homogen (luas lahan 0,10 sampai dengan 0,50 ha. Jumlah petani jahe (populasi) sebanyak 47 petani dengan sampel 10 petani. Analisis data menggunakan: Pendapatan usahatani jahe dengan rumus Pendapatan = Penerimaan-Total biaya Produksi, Kelayakan usahatani jahe menggunakan rumus RCRatio. Hasil penelitian yaitu pendapatan usahatani jahe sebanyak Rp 20.000.000,-/ha, RCRatio usahatani jahe sebesar 2. Usahatani jahe di desa Wawowae, Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, memberikan pendapatan dan layak diusahakan.
IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN BAMBU DI KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Rofinus Neto Wuli; Venantius Ladha Owa; Eustakia Bhokie; Dionisius Liu Lako; Donatus Paru Wea; Katarina Paloma Nay
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tumbuhan bambu merupakan hasil hutan non kayu potensial untuk dikembangkan menjadi sumber bahan baku industri. Dalam kehidupan masyarakat pedesaan di Indonesia, bambu memegang peranan sangat penting. Bahan bambu dikenal oleh masyarakat memiliki sifat-sifat yang baik untuk dimanfaatkan, antara lain batangnya kuat, ulet, lurus, rata, keras, mudah dibelah, mudah dibentuk dan mudah dikerjakan serta ringan sehingga mudah diangkut. Selain itu bambu juga relatif murah dibandingkan dengan bahan bangunan lain karena banyak ditemukan di sekitar pemukiman pedesaan. Bambu menjadi tanaman serbaguna bagi masyarakat pedesaan dimana mata pencaharian masyarakat Ngada, Kecamatan Golewa pada umumnya adalah petani. Sub sektor yang memiliki peranan penting bagi masyarakat Ngada khususnya Golewa adalah Pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan pengembangan tanaman bambu di Kecamatan Golewa. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data,yaitu pengumpulan Data Primer dan Data Sekunder. Data Primer dilakukan melalui survey dan wawancara (Indepth Interview). Metode Penentuan Responden Dilakukan Secara Purposive Sampling.Waktu penelitian adalah sejak April 2023- Juli 2023 di Kecamatan Golewa. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 16 Desa/Kelurahan di Kecamatan Golewa memiliki potensi pengembangan bambu yaitu Desa Sarasedu, Desa Malanuza, Kelurahan Todabelu, Desa Ratogesa, Desa Dadawea, Desa Were, Desa Were 1, Desa Were IV, Desa Radabata, Kelurahan Mataloko, Desa Sangadeto, Desa sarasedu 1, Desa Malanuza 1, Desa Ulubelu, Desa Eko Roka dan Desa Waeia. Potensi bambu yang ada di Kecamatan Golewa dengan total jumlah Betung/Bheto sebanyak 6.755.940 batang, Ater/Pering 49.280, dan 38.130 Guru/Ampel. Diharapkan pemerintah daerah dapat memberikan pelatihan pembuatan kerajinan kepada masyarakat dalam memanfaatkan potensi bambu yang ada.
KAJIAN ENERGI TERBARUKAN DAN POTENSI DI KABUPATEN NGADA UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Nicolaus Noywuli
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus meningkat, mempengaruhi aktifitas perekonomian termasuk usaha pertanian dan peternakan. Indonesia juga Kabupaten Ngada sesungguhnya memiliki potensi sumber energi terbarukan dalam jumlah besar, sehingga energi terbarukan perlu dipahami dan diperluas pemanfaatanya. Artikel ini bertujuan untuk meyajikan pemahaman tentang jenis dan pemanfaatan serta potensi energi terbarukan, yang dikaji dan disajikan dengan menggunakan metode dan data dari pendekatan riset kepustakaan (library research). Hasilnya bahwa Indonesia dan juga Kabupaten Ngada terdapat beberapa jenis yang diantaranya bisa segera diterapkan di tanah air, seperti: bioethanol sebagai pengganti bensin, biodiesel untuk pengganti solar, tenaga panas bumi, mikrohidro, tenaga surya, tenaga angin, bahkan sampah/limbah pun bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. Hampir semua sumber energi tersebut sudah dicoba diterapkan dalam skala kecil di tanah air. Bila terus mengandalkan besarnya cadangan minyak yang masih bisa dieksplorasi, efek buruk CO2 terhadap pemanasan global telah disepakati hampir oleh semua kalangan. Hal ini menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Oleh karena itu, pengembangan dan implementasi bahan bakar terbarukan yang ramah lingkungan perlu mendapatkan perhatian serius. Serta diperlukan kerjasama, koordinasi antar Lembaga teknis serta dukungan dari industri dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan implementasi sumber energi terbarukan tersebut.
ANALISIS USAHA TERNAK AYAM KAMPUNG SUPER DI SEMINARI MENENGAH KPA ST. PAULUS DI DESA WAEIA-KECAMATAN GOLEWA-KABUPATEN NGADA Yohanes Capestrano Tue Ude; Gerardus Reo; Wilhelmina Loda
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ayam kampung super merupakan salah satu jenis ayam lokal yang banyak dibudidayakan diberbagai wilayah Indonesia. Ayam kampung super termasuk dalam golongan ayam bukan ras (buras), yang merupakan persilangan antara ayam lokal jantan dengan ayam ras betina. Beternak ayam kampung super dikatakan lebih menjanjikan karena masa pemeliharaan hanya membutuhkan waktu 40 sampai 60 hari ayam kampung super sudah bisa dipanen. Hal ini lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan beternak ayam kampung lokal.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa usaha ternak ayam kampung super. Jenis ternak yang dipelihara dan dikembangkan adalah ayam kampung super. Lokasi usaha ternak ayam kampung super bertempat di Seminari Menengah KPA St. Paulus-RT 006-RW 003-Desa Waeia-Kecamatan Golewa-Kabupaten Ngada.Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer, data sekunder, observasi, dan tinjauan pustaka.Memulai usaha pada bidang ternak saat ini masih terbuka lebar, kebutuhan atau permintaan akan hewan serta keturunannya masih cukup tinggi dan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hewan ternak yang masih diminati dan banyak dicari adalah ayam kampung. Namun ayam kampung ini memiliki masa pertumbuhan yang lama jika dibandingkan dengan ayam sayur atau ayam pedaging jenis boiler.
JOB SATISFACTION SEBAGAI MEDIATOR DALAM PENGARUH BENIGN ENVY DAN MALICIOUS ENVY TERHADAP JOB PERFORMANCE DENGAN GENDER SEBAGAI PEMODERASI Yohana Maria Dolorosa Mahin
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini menguji pengaruh iri hati yang baik, rasa iri yang jahat terhadap prestasi kerja yang dimediasi oleh kepuasan kerja dan peran gender sebagai moderator. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang pengaruh rasa iri yang baik dan rasa iri yang jahat terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja di tempat kerja.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui beberapa kuesioner. Seluruh responden penelitian ini adalah orang-orang yang telah bekerja lebih dari 1 tahun dan berusia 17 tahun ke atas. Sebanyak 206 responden digunakan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedengkian yang jinak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja, sedangkan rasa iri hati yang jahat tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja. Terdapat perbedaan yang signifikan pada Gender sebagai moderator antara hubungan variabel Benign Envy te Perbedaan yang signifikan antara laki-laki dan perempuan ditemukan pada rasa iri hati yang jahat terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja terhadap prestasi kerja, rasa iri hati yang jahat terhadap prestasi kerja, dan rasa iri hati yang tidak berbahaya terhadap prestasi kerja terhadap kepuasan kerja. Pada variabel mediasi kepuasan kerja yang mendukung hubungan kedengkian yang jinak terhadap prestasi kerja, sebaliknya variabel mediasi kepuasan kerja tidak mendukung hubungan kedengkian yang jahat terhadap prestasi kerja.
KAJIAN UPAYA PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT PRATAMA RIUNG KABUPATEN NGADA Nicolaus Noywuli; Anselmus Rodja Radja; Victoria Ayu Puspita; David Januarius Djawapatty; Maria Serviana Due
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) Rencana Pembangunan Rumah Sakit Pratama Riung yang terletak di Desa Tadho Barat Kecamatan Riung,disusun untuk dalam menciptakan pembangunan yang berwawasan lingkungan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang PenyelenggaranPerlindungandanPengelolaanLingkunganHidupoleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada merupakan pemrakarsa penyusunan dokumen UKL UPL. Pemrakarsa menyerahkan kajian UKL-UPL dilakukan oleh tim dosen dari Pusat Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSDAL) Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa. Metode yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan mengikuti persyaratan dan ketentuan sesuai peraturan yang berlaku. Hasilnya yakni dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup merupakan dokumen pegangan dalam mengelola dan memantau kualitas lingkungan akibat adanya aktivitas rencana pembangunan rumahsakitpratama Riung.Penggunaan dokumen UKL-UPL selain pada saat pekerjaan pembangunan, juga pada saat beroperasinya RS. Pratama Riung.
KAJIAN MINUMAN TRADISIONAL MOKE SEBAGAI OBJEK GASTRONOMI PADA MASYARAKAT BAJAWAKABUPATEN NGADA Antonia Paulina Bao; Umbu Nataniel Limbu; Paulus Yanuarius Azi
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gastronomi merupakan seni atau ilmu makanan yang mengkaji mengenai gambaran budaya, sejarah, proses pembuatan serta penyajian dari suatu produk makanan atau minuman. Minuman tradisional moke merupakan salah satu minuman yang dapat dijadikan sebagai objek gastronomi dari wilayah timur Indonesia yakni Nusa Tenggara Timur khususnya wilayah Bajawa, Kabupaten Ngada.Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui sejarah moke, proses pembuatan, serta pola konsumsi moke sebagaiunsur budaya dan objek gastronomi oleh masyarakat Bajawa di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.Teknik pengumpulan data dilakukan memalui tiga langkah yakni studi literature, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moke telah digunakan sejak dahulu sebagai minuman tradisional oleh masyarakat Bajawa sebagai simbol persatuan dan persaudaraan dan dianggap sebagai “ wae su dewa” atau air susu dewa. Proses pebuatan moke dilakukan dengan mengiris tangkai buah tumbuhan aren dan air nira yang dihasilkan ditampung dalam wadah bambo. Air nira yang dihasilkan tersebut yang dikenal dengan moke putih. Moke putih tersebut dapat diolah lebih lanjut menjadi arak melalui proses fermentasi selama 14 hari dan pemanasan dengan menambahkan gula dan daun ko’u (tumbuhan waru) untuk menambahkan rasa pahit pada arak. Moke selalu dikonsumsi oleh masyarakat Bajawa baik dalam aktivitaskeseharian maupun sebagai objek gastronomi dalam acara adat dan acara syukuran seperti pesta pernikahan, komuni suci, hari raya keagamaan dan ulang tahun.