cover
Contact Name
Rofinus Neto Wuli
Contact Email
ejournal.stiperfb@gmail.com
Phone
+6281290969131
Journal Mail Official
ejournal.pertanianunggul@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Kampus A Jln. Kapten Piere Tendean – Tanalodu - Bajawa - Flores - NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Unggul
ISSN : 29857074     EISSN : 29857066     DOI : -
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam JURNAL PERTANIAN UNGGUL ini adalah sebagai berikut: Pendidikan Umum, Pendidikan Sekolah Dasar, Pendidikan Menengah dan Atas, Metode Pendidikan dan Pengajaran, Teknologi Pendidikan dan Pengajaran, Aplikasi Pendidikan dan Pengajaran, Pendidikan Luar Biasa, Pengembangan Kurikulum Pendidikan, Evaluasi Pendidikan, Kurikulum Merdeka Belajar, Sosial Budaya dan Humaniora, Pendidikan Pertanian, Pendidikan Peternakan, Manajemen SDM
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
PERBANDINGAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN (PBBH) BABI BATAM DAN BABI LOKAL FASE GROWER DENGAN MENGGUNAKAN PAKAN LOKAL DI DESA TUREKISA KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA Talun, Hendrika Fransiska; Noywuli, Nicolaus; Loda, Wilhelmina
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pertambahan bobot badan harian (PBBH) babi batam dan babi lokal fase grower dengan menggunakan pakan lokal. Variabel yang diamati yaitu konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pengamatan langsung serta melakukan wawancara terhadap peternak dengan pengambilan sampel secara kuota sampling yaitu sebanyak 10 ekor babi batam dan 10 ekor babi lokal. Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis uji T-test pada tabel 1, tabel 2 dan tabel 3 memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Kesimpulan perbandingan ternak babi batam dan babi lokal berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan, tingkat konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan terbaik terdapat pada ternak babi batam.
STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KOPI ARABIKA DI DESA BEIWALI KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Maria Asuntha Karolina Watu; Rofinus Neto Wuli; Victoria Ayu Puspita
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi peningkatan produktivitas tanaman kopiarabika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purpasv sampling atau secara sengajadengan pertinbangan bahwa petani beiwali dan 5 kelompok tani mengalami permasalahan penurunanproduktivitas kopi, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dandokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa posisi usaha tani kopi arabika berada pada kuadran IVdengan posisi tumbuh dan bina. Strategi yang dihasilkan adalah WO dengan strategi terpilih antara lain:meningkatkan agribisnis dengan memanfaatkan sumberdaya manusia dan teknologi pertanian yangsemakin canggih, pendampingan penyuluh pertanian selaras dengan Visi misi Bupati, dan membinapetani dan pelaku usaha tani melalui penyuluhan dalam pengelolaan usahataninya.
STIPER FLORES BAJAWA DAN PERANANYA DALAM TRANSFER INOVASI TEKNOLOGI PERTANIAN DI ERA MEA Nicolaus Noywuli
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STIPER Flores Bajawa sebagai perguruan tinggi diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah berlangsung sejak tahun 2016. Negara-negara anggota ASEAN harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam rangka persaingan industri dan komoditas perdagangan termasuk Indonesia. Salah satu bidang yang dipercaya menjadi potensi Indonesia dalam perdagangan bebas adalah pertanian. Hal ini disebabkan oleh masyarakat membutuhkan bahan pangan yang bersumber dari pertanian. Indonesia masih tertinggal dari segi pendidikan dan tingkat adopsi teknologi yang masih rendah membuat produk Indonesia masih kalah bersaing dengan produk negara hi-tech industry di ASEAN dari segi biaya atau kualitas. Oleh sebab itu peran perguruan tinggi dalam transfer inovasi teknologi pertanian sangatlah penting yang dinalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif pada penelitian yang dilakukan bulan Agustus 2022. Dalam hal ini, perguruan tinggi memiliki peran penting membantu pemerintah menghadapi era MEA. Seperti yang tertuang dalam Tridharma Perguruan Tinggi STIPER Flores Bajawa terdapat kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan pengajaran kepada mahasiswa diharapkan dapat mencetak sarjana yang unggul dan bisa bersaing di pasar global tenaga kerja. Selain itu, penelitian yang dilakukan, perguruan tinggi dapat membantu pemerintah menciptakan inovasi dan teknologi yang berguna bagi pertanian, contohnya dengan teknologi pertanian yang tepat guna, bibit unggul, pupuk, dan lain-lain. Dalam bidang pengabdian masyarakat, perguruan tinggi berperan mentransfer inovasi teknologi penelitian yang telah dilakukan agar masyarakat dapat mengerti dan menggunakan teknologi tersebut. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian masyarakat.
PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM KAITANNYA DENGAN INDIKATOR KEMISKINAN, TENAGA KERJA DAN PENDIDIKAN DI PULAU FLORES PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Gordius Woltman Tuga
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang umum digunakan dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi digunakan sebagai ukuran atas perkembangan atau kemajuan perekonomian dari suatu negara atau wilayah karena berkaitan erat dengan aktivitas kegiatan ekonomi masayarakat khususnya dalam hal peningkatan produksi barang dan jasa (Sanusi et al., 2014). Sebagai bagian dari NKRI, Pulau Flores juga mengalami pembangunan ekonomi yang dapat dilihat dari besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari masing-masing kabupaten di wilayah ini. Kita dapat mendalami perilaku pertumbuhan ekonomi dan variabel yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut melalui beberapa variable seperti persentasi tingkat kemiskinan penduduk, persentasi angkatan kerja penduduk yang berusia di atas 15 tahun dan persentase tingkat pendidikan penduduk yang berijazah DIV, S1, S2 dan S3. Apakah variabel-variabel tersebut (kemiskinan, tenaga kerja dan pendidikan) berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Flores, maka penulis mencoba mengestimasinya dalam model regresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar pengaruh tingkat kemiskinan, tenaga kerja, dan pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Flores NTT selama tahun 2015-2020. Daerah yang menjadi objek adalah 8 kabupaten yang ada di Pulau Flores yaitu Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Barat, Nagekeo dan Manggarai Timur. Periode yang digunakan yaitu dari tahun 2015-2020. Sedangkan variabel yang digunakan adalah pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, tenaga kerja, dan pendidikan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel atau pooled data yaitu penggabungan dari data deret berkala dari tahun 2015-2020 dan deret cross section sebanyak 8 data yang mewakili kabupaten di Pulau Flores sehingga menghasilkan 48 Observasi.
KEHILANGAN HASIL PANEN JAGUNG AKIBAT SERANGAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (OPT) DI KELOMPOK TANI STIPER FB KABUPATEN NGADA Victoria Coo Lea; Sirilus Metodius Bhalu
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) adalah salah satu program Gubernur Nusa Tenggara Timur. Program ini adalah salah satu program di bidang pertanian lahan kering. Provinsi NTT sangat berpotensi untuk mengembangkan pertanian lahan kering. Karena itu, pertanian lahan kering seperti jagung perlu dikembangkan di Wilayah Provinsi NTT. Tenaga Pendamping teknis TJPS yang direkrut menyebar di NTT. Dari tenaga ini, diberikan tugas untuk mendampingi petani dengan standar setiap pendamping akan mendampingi 25-50 KK yang memiliki lahan seluas 1 Ha/KK. Ternak berperan sebagai tulang punggung perekonomian daerah dan sumber pendapatan penting bagi petani, sedangkan jagung merupakan bahan makanan pokok bagi sebagai besar petani di NTT, disamping itu teknologi budidaya kedua komoditas ini telah dikuasai dengan baik oleh BPTP NTT. Jagung Lamuru merupakan jagung komposit yang telah dilepas pada tahun 2000 dengan karakteristik memberikan rata-rata hasil 5,6 t/ha dengan potensi mencapai 7,6 t/ha. Jagung ini dapat memiliki mencapai umur panen sampai 95 hari. Ciri yang lain dari jagung ini ialah agak tahan terhadap penyakit bulai dan juga toleran terhadap kekeringan. Dengan demikian jagung ini dapat ditanam di lahan kering. Penelitian untuk mengetahui hama dan penyakit penting pada tanaman jagung di kelompok tani STIPER FB Kabupaten Ngada. Pengamatan dilakukan di lahan seluas 5,8 hektar. Faktor utama yang menyebabkan rendahnya hasil jagung di Indonesia adalah penggunaan varietas lokal, kurangnya kesuburan tanah yang dibarengi pula oleh kurang memadainya pemupukan serta serangan hama dan penyakit. Di daerah tropis dan sub tropis yang sedang berkembang, hama dan penyakit bahkan merupakan penghambat utama dalam hal stabilitas produksi. Dua jenis hama penting, yaitu hama kepik penggerek tongkol jagung (Helicoverpa armigera) dan tikus (Rattus argentiventer). Penyakit penting jagung yang ditemukan adalah hawar daun (Helminthosporium) dan busuk tongkol (Fusarium sp).
PERANAN TERNAK BABI PADA UPACARA ADAT BERE TERE DALAM SUDUT PANDANG ADAT BUDAYA BAJAWA Liliana Regina Deze; Theodosius Octavianus Pello
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bere tere adalah suatu acara dimana seorang laki laki dewasa bersama keluaraganya masuk pertama kali dirumah perempuan sebagai calon istri untuk perkenalan. Bere tere juga disebut sebagai tahap peminangan atau melamar secara adat. Disini, pihak laki laki mengutus duta pelamarannya yang terdiri dari saudari kandung dan beberapa wanita lainya yang dianggap layak dan mampu bersekapur sirih dengan pihak gadis pinangan dan kelurganya. Hal ini dilakukan pada pagi hari dengan tujun agar diketahui oleh semua warga kampung bahwa gadis itu telah dipinang atau dilamar secara adat. Acara ini dilakukan dengan penuh persaudaraan dan keakraban sebagai satu kerabat yang saling menerima dalam satu ikatan.Dalam acara adat ini ternak yang biasa digunakan adalah ternak babi yang disiapkan oleh keluarga perempuan. Ternak babi yang di gunakan dalam acara ini adalah ternak babi jantan yang dimana sebelum pemotongan dilakukan ritual “mate ngana” dengan sapaan adat oleh tetua adat atau orang yang dipercayakan oleh kedua keluarga besar. Ritual ini dilakukan sebagai permohonan kedua keluarga untuk para luhur agar merestui hubungan sebagai suami istri secara adat.
EFEKTIVITAS PERENDAMAN TERHADAP DAYA KECAMBAH BENIH PADI (Oryza Sativa L.) INPARI 30 DAN CHIHERANG MENGGUNAKAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) DESA WERE III KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Umbu. A. Hamakonda; Rosa Bate Bhara
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya berkecambah benih padi Inpari 30 dan Chiherang dengan menggunakan metode pemeraman. Dengan penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kemungkinan benih untuk berkecambah dengan optimal.Daya kecambah dan Produksi benih padi (Oryza sativa L.) dapat ditingkatkan dengan menggunakan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria).Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif untuk menganalisis daya kecambah varietas padi menggunakan PGPR.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan PGPR dapat mempercepat daya kecambah varietas padi Inpari 30 dan Chiherang.dengan metode ini memberikan pengaruh terhadap persentase kecambah varietas padi. Hasil penelitian menunjukan pada perendaman PGPR selama 24 Jam memberikan daya kecambah yang baik dan penggunaan PGPR dapat meningkatkan pertumbuhan varietas padi mulai 10 hari setelah semai 9 cm dan 18 hari setelah semai 15,5 cm, jumlah daun 5 helai dan panjang akar 6 cm untuk varietas Inpari 30. Sedangkan varietas chiherang memiliki daya kecambah dan pertumbuhan 10 hari setelah semai 8 cm dan 18 hari setelah semai 15,5 cm dengan jumlah daun 4 helai, panjang akar 6 cm.
PENERAPAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PERTANIAN UNTUK MENCIPTAKAN PETANI UNGGUL DEMI MENCAPAI KETAHANAN PANGAN Rofinus Neto Wuli
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan manajemen sumber daya manusia pertanian untuk menciptakan petani unggul demi mencapai ketahanan pangan. Dengan mengidentifikasi sumber daya pertanian di Indonesia, diharapkan diperoleh kesimpulan tentang faktor yang menyebabkan kurangnya minat generasi muda untuk menggeluti sektor pertanian. Selainitu, tinggi rendahnya mutu sumber daya manusia di bidang pertanian juga berdampak pada indeks ketahanan pangan Indonesia. Metode kajian atau penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelusuran pustaka atau studi pustaka (literature research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satukendala yang dihadapisektorpertanian di Indonesia adalah keterbatasan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian. Rendahnya kesejahteraan petani di Indonesia disebabkan oleh kapasitas mereka yang tidak memadai, seperti kemampuan manajerial, daya tawar cenderung lemah, terbatasnya akses pada permodalan dan informasi, dan tingkat pendidikan mereka yang rendah. Menurunnya minat kaum muda menekuni bidang pertanian karena ada anggapan menjadi petani selain kurang menjanjikan secara ekonomis, juga dianggap pekerjaan yang kurang bergengsi.
PENDEKATAN KONSERVASI DALAM PENGELOLAAN LAHAN PERBUKITAN UNTUK USAHA PERTANIAN Nicolaus Noywuli
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

engolahan tanah merupakan komponen utama usahatani agar dapat berproduksi maksimal. Sekitar 45% wilayah Indonesia dan sekitar 70% wilayah Kabupaten Ngada berupa dataran tinggi perbukitan dan pegunungan yang dicirikan oleh topofisiografi yang sangat beragam, sehingga membutuhkan manajemen budidaya pertanian di lahan dataran tinggi atau perbukitan. Artikel ini bertujuan untuk meyajikan pemahaman akan manajemen lahan perbukitan dengan pendeakatan teknik konservasi untuk usaha pertanian, yang dikaji dan disajikan menggunakan metode dan data dari pendekatan riset kepustakaan (library research). Hasilnya bahwa masalah utama dalam usahatani pada lahan kering berlereng atau perbukitan bila tanpa disertai tindakan konservasi tanah akan menimbulkan erosi tanah. Erosi tanah menyebabkan terjadinya kerusakan lahan pertanian berupa kemunduran sifat-sifat (fisik, kimia, dan biologi) tanah serta menurunkan produktivitas lahannya. Erosi tanah sangat merugikan, produktivitas tanahnya semakin rendah. Peranan teknik konservasi tanah sangat penting dalam menanggulangi erosi dan memperbaiki tanah yang telah rusak. Praktek penerapan teknik konservasi di lahan perbukitan kebanyakan menggunakan dua metode konservasi yaitu metode konservasi mekanik dan metode konservasi vegetatif. Hal ini karena daya dukung lahan (spesifik tapak, sifat dan watak tanah serta iklim) yang berlainan. Kesungguhan pengguna teknologi dan manajemen dalam menjalankan teknik konservasi tanah ikut menentukan keberhasilan peningkatan produksi usaha pertanian.
PROSPEK PERTANIAN ORGANIK SEBAGAI SALAH SATU KONSEP PENGEMBANGAN VARIETAS PADI KUSUMA SECARA BERKELANJUTAN DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Umbu Awang Hamakonda; Maria Clara Mau
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan kimia anorganik yang berlebihan mengakibatkan dampak buruk terhadap lahan dan tanaman. Di tengah masyarakat muncul kecemasan akan tingginya kandungan residu pestisida pada produk pertanian. Diperlukan pengembangan sistem pertanian alternatif yang mampu menghasilkan kuantitas dan kualiatas produk yang sehat secara berkelanjutan. Salah satu sistem pertanian yang mendukung konsep tersebut adalah sistem pertanian organik. Prinsip-prinsip dasar pertanian organik adalah Menjaga ekosistem tetap sehat, Penerapan asas efisiensi pada sistem budidaya tanaman padi, Melakukan kegiatan produksi dengan konsep pertanian secara berkelanjutan, Menghasilkan produk padi organik bebas pestisida, dan Menjaga kelestarian lingkungan. Pertanian Organik sebagai salah satu kompetensi unggulan untuk menghasilkan unit usaha pertanian organik di kampus akan meningkatkan kompetensi mahasiwa dalam mengembangkan varietas padi kusuma secara organik, menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pupuk organik cair Bowuli Subur Makmur, dan sebagai sumber pendapatan yang mandiri