cover
Contact Name
Nuris Dwi Setiawan
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
danang@stekom.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 605
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : 29640377     EISSN : 29640342     DOI : 10.59031
Core Subject : Education,
Linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, analisis percakapan, analisis wacana kritis Sastra: sastra kontemporer, sastra komparatif, pendekatan interdisipliner dalam sastra, kritik sastra, sastra dan sejarah, sastra dan media, sastra dan seni lainnya, puisi dan prosa Filsafat: epistemologi, metafisika, etika, estetika, teologi Psikologi: psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi konseling. Pendidikan: instruksi, pengajaran dan pelatihan, bimbingan dan konseling, studi pembelajaran. Hukum Studi budaya, Sosial
Articles 168 Documents
Cultural Semiotics of the Use of Jidur, Terbang, and Kendhang in Dolalak Dance: A Symbolic Analysis of Specific Instruments Maria Magdalena Cita Hapsari; Adhitya Darmantho
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.449

Abstract

The musical instruments in Dolalak dance; jidur, terbang, and kendhang, have become the main subject in the attempt to understand the essence flowing within each musical call and dance vibration. The presence of these instruments is not merely as accompaniment, but rather imbues the space with profound meaning. Questions arise: Why were these instruments chosen? Are they related to cultural values or hidden beliefs? This research is structured with a descriptive qualitative approach. The use of jidur, terbang, and kendhang musical instruments in Dolalak dance in Purworejo goes beyond mere musical elements and physical movements. In this understanding, through Roland Barthes' conception of signifier and signified, it opens the way to delve into deeper meanings and symbolism inherent in each musical instrument. Every beat on jidur, terbang strike, or kendhang resonance not only produces sound but also carries messages containing cultural values, history, and the cultural identity of the Purworejo community.
Sistem Kebijakan Pengelolaan Pendidikan Dasar Ayu Kartika; Suryanti Eka Putri; Rahmat Firmansyah; Hafiz Hidayat
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.451

Abstract

Basic education plays a central role in character building and preparing individuals for the future. To achieve optimal goals, the policy and management system of education (Pendas) must be analysed in depth. This study uses a qualitative method with a library study approach to evaluate the pros and cons of the Pendas policy system and Pendas management system. Content analysis of relevant literature revealed that the Pendas policy system provides clarity of national vision and educational inclusion, although it is prone to bureaucracy and slow in adaptation. On the other hand, the Pendas management system offers local adaptability and active participation, but may face inter-agency coordination challenges. This study provides in-depth insights into critical components such as curriculum policy, human resource management and education evaluation and highlights the need for integrative strategies to strengthen an inclusive and competitive education system.
Keterlibatan Guru Agama Dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran Sumatif Siswa SD 25 Sungai Geringging Abdul Farid; Remiswa Remiswa; Khadijah Khadijah
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.452

Abstract

Tujuan penelitian ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana guru PAI berketerlibatan dalam evaluasi sumatif di SD 25 Sungai Geingging dan bagaimana keterlibatan mereka membentuk karakter siswa dan pemahaman mereka tentang nilai-nilai agama. Semua ini berdampak pada perkembangan siswa secara menyeluruh dan mencerminkan pentingnya pendidikan agama dalam konteks pendidikan formal dan dampak positifnya pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualiatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah tipe deskriptif kualitatif. Pengujian data yang digunakan adalah triagulasi yakni penggabungan antara teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara akan membantu menggali pandangan dan perspektif guru PAI, terkait keterlibatan guru PAI dalam evaluasi pembelajaran sumatif. Dokumen seperti pedoman evaluasi, hasil ujian, dan laporan evaluasi juga akan dianalisis. Dalam konteks ini, studi kasus tunggal digunakan dengan SD 25 Sungai Geinggingsebagai subjek penelitian utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi sumatif di SD 25 Sungai Geinggingmencerminkan pencapaian siswa secara komprehensif, termasuk pemahaman agama dan nilai-nilai moral, dan guru PAI memiliki keterlibatan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini. Evaluasi ini berketerlibatan penting dalam mengukur pencapaian siswa dan efektivitas proses pembelajaran. Keterlibatan guru agama dalam evaluasi sumatif melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan analisis hasil ujian, memberikan umpan balik kepada siswa, dan membuat keputusan evaluasi.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas VIII MTsN 1 ABDYA pada Mata Pelajaran Fiqih Bab Zakat Muhammad Agil Rifqi; Hadini Hadini; Husnizar Husnizar
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.453

Abstract

Salah satu bentuk respons dari banyaknya siswa yang mendapat kesulitan belajar di kelas VIII MTsN 1 Abdya pada pelajaran fiqih, terkhusus di bagian zakat, maka penelitian ini dilakukan. Supaya hasil belajar siswa menjadi tumbuh dan berkembang, maka analisis untuk mengetahui kesulitan belajar itu sangatlah dibutuhkan. Persoalan yang paling penting terletak pada rendahnya kompetensi siswa pada materi fiqih, terkhusus di bagian zakat itu sendiri, yang mana hal itu dikarenakan adanya faktor dalam diri siswa dan luar diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki kesulitan belajar siswa serta mengetahui penyebabnya. Kerangka teori meliputi konsep kesulitan belajar, faktor internal dan eksternal yang berdampak pada keberlangsungan pembelajaran siswa, serta hal-hal yang relevan dengan topik fiqih, terutama di bagian zakat. Penelitian ini memakai pendekatan metode campuran atau mixed method yang merupakan gabungan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Metode yang dipakai adalah desain sekuensial eksplanatori. Jenis penelitian ini tergolong ke dalam kategori penelitian lapangan. Hasil penelitian memperlihatkan ada tujuh kesulitan yang dialami oleh siswa pada saat berlangsungnya pembelajaran, antara lain; kesulitan memahami konsep zakat, kesulitan beradaptasi dengan materi zakat, kesulitan mengingat dalil hukum zakat, kesulitan mengetahui mustahiq zakat, kesulitan mengetahui zakat harta yang beragam, kesulitan menentukan nisab dan takaran zakat serta menghitung jumlah zakat yang wajib dibayarkan. Harapannya, semoga dengan adanya penelitian ini dapat berguna untuk pemahaman tentang kesulitan belajar pada pembelajaran fiqih, terkhusus di bagian zakat. Dan juga harapannya, semoga bisa menjadi landasan bagi sekolah dan juga guru dalam memperbaiki tingkat kualitas proses belajar mengajar siswa.
Efektifitas Metode Pembelajaran Statistika Terhadap Pemahaman Mahasiswa Teknik Informatika Dalam Menerima Materi Aprilia Fiajar Rina; Angel Endrika Faiza Nurfadia; Imam Galih Prayitno; Jalu Sena Purwa Andhika; Lugas Hermanto
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.462

Abstract

Statistika merupakan mata kuliah penting bagi mahasiswa Teknik Informatika, terutama dalam menyelesaikan tugas akhir. Namun, banyak mahasiswa yang menemui kesulitan dalam memahami materi statistika karena beberapa faktor, seperti kompleksitas materi, kurangnya minat, dan metode pembelajaran yang tidak efektif. Pemanfaatan teknologi dan metode pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran statistika. Teknologi dapat membantu komputasi statistik dan analisis data, sedangkan metode kooperatif dapat meningkatkan kolaborasi, kemampuan berpikir kritis, dan partisipasi aktif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah model pembelajaran untuk mata kuliah statistika yang terintegrasi dengan teknologi dan metode kooperatif untuk meningkatkan belajar mahasiswa Teknik Informatika. Pembelajaran ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami materi statistika dengan lebih mudah dan efektif, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menyelesaikan tugas akhir.
Implementasi Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbasis Permainan Ranking 1 dalam Pembelajaran Matematika Sindi Rohanafi; Yasip, Yasip
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.466

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana penggunaan model pembelajaran yang menggunakan pembelajaran kolaboratif, dapat digunakan untuk kegiatan belajar matematika. Penelitian ini akan memperjelas mengenai implementasi dari penggunaan model pembelajaran teams games tournament berbasis permainan ranking 1 dalam pembelajaran matematika. Studi dari penelitian ini menggunakan teori Moleong, yang dikembangkan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Peserta didik diajak untuk belajar dalam kelompok dengan antusias tentang apa yang mereka pelajari di kelas. Penggunaan model pembelajaran ini pada pembelajaran matematika meningkatkan kualitas belajar dan dapat meningkatkan nilai peserta didik dalam belajar matematika yang lebih dari pembelajaran sebelumnya.
Pendidikan Agama Pada Keluarga Guru Agama Islam : (Studi Di Desa Bumi Pajo Kabupaten Bima) Nuraini, Nuraini
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.469

Abstract

Pendidikan agama di lingkungan keluarga merupakan kunci keberhasilan pembentukan perilaku siswa di sekolah dan masyarakat karena tanpa peran dari orang tua di rumah maka pendidikan agama di sekolah dan di masyarakat tidak bisa memberikan peran yang berarti. Yang menjadi masalah dari penelitian ini adalah bahwa masih ditemukan anak dari guru agama yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam seperti terlibat dalam pesta minuman-minuman keras dengan mengajak teman-temanya yang lain, Selain itu ada salah satu keluarga guru agama yang tidak menyekolahkan anaknya sedangkan dia sendiri merupakan guru di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah petama, Mendeskripsikan pemahaman guru agama terhadap makna pendidikan agama. Kedua, Mengidentifikasi Aspek agama yang mendapat perhatian guru agama Islam dalam mendidik anaknya, Ketiga, Mendeskripsikan penanaman aspek tersebut dalam pendidikan dikeluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, pemahaman guru agama tentang makna pendidikan agama adalah pendidikan agama harus berkelanjutan dari mulai SD sampai perguruan tinggi. Kedua, aspek agama yang mendapat perhatian guru agama adalah aspek akhlak dan teori dimana aspek akhlak dipelajari didalam keluarga sedangkan aspek teori dipelajari atau didapat di sekolah. Ketiga, penanaman aspek tersebut dalam lingkungan keluarga adalah mengajar anak ngaji, menyuruh sholat, mengajarkan akhlak yang baik dan lain-lain.
Peningkatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Melalui Penguatan Kecerdasan Emosional Siswa Mohamad Ihsan Rahmatilah; Sri Tirto Madawistama; Dian Kurniawan
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap HOTS pada siswa SMP Pesantren Cintawana. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, seperti yang ditunjukkan oleh laporan PISA 2022. Kecerdasan emosional, yang melibatkan kemampuan mengelola emosi dan berinteraksi dengan orang lain, dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung HOTS. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan populasi seluruh siswa SMP Pesantren Cintawana dan sampel kelas 7A sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes HOTS dan angket kecerdasan emosional. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap HOTS dengan koefisien determinasi sebesar 25%. Temuan ini menegaskan pentingnya mengembangkan kecerdasan emosional untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Tantangan dan Solusi Orang Tua dalam Membangun Kecakapan Literasi Anak Usia Dini Annisa Nuraisyah Annas; Imas Baguna; Firmansah Kobandaha; Stefany Putri Abdjul; Irham Aeril Mardiansyah Yusuf; Sriwahyuni Asipu
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.476

Abstract

This research aims to identify and analyze various challenges and solutions for parents in building early childhood literacy skills. This research uses a literature study method obtained from various sources. The results of this study show that one of the challenges is that the lack of knowledge and understanding of literacy can be overcome by holding training or workshops for parents on how to support children's literacy by focusing on reading techniques, playing with words and introducing books from an early age. Another example is that time limitations and busyness can be overcome by creating a daily routine that involves short literacy activities such as reading together before bed or listening to audio stories by paying attention to the abilities of parents and early childhood skills.
Realitas Sosial dalam Novel “Ayahku Bukan Pembohong” Karya Tere Liye Bangkit Adi Swasono
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i3.478

Abstract

This research aims to identify and analyze the social values contained in the novel Ayahku Bukan Pembohong by Tere Liye. The selection of such a novel is because it contains many elements of social value both in the context of the individual, family and society. In this study the author will discuss several formula problems with the following coverage: 1) How is the social value of the relationship of the main character with his peers in the novel Ayahku Bukan Pembohong by Tere Liye? 2) How does the social values of the relation of the main character with family in the novel Ayahku Bukan Pembohong by Tere Liye? 3) How is the sosial value of the relationship of the main character with society in the novel Ayahku Bukan Pembohong by Tere Liye? This research uses a descriptive method of culiatative. These stages of research are data collection, data reduction, data display, conclusion making or verification. From this research it can be concluded that man is one of the social beings that is inseparable from the other individuals to a purpose in life. Simple social interaction is a complex process, because it is based on several factors, both individualistic and combined. Social conflict is a social process in which individuals or groups seek to their goals by opposing opponents accompanied by threats or violence. Such circumstances can lead to conflict and even debate among human groups. But on the other hand, social conflict can also lead to positive changes in societies, trigger reform, correct injustice, and drive social change that is supposed to be necessary. Social change refers to a transformation in the structure, values, norms, cultures, and social interactions in a society that then affects a change in human attitudes. Social change affects the attitudes of human beings in society in a variety of ways, such as the adoption of a new value, changes in social norms or changes in habits and patterns of behavior.

Page 11 of 17 | Total Record : 168