cover
Contact Name
-
Contact Email
jpsi@usk.ac.id
Phone
+628121815214
Journal Mail Official
jpsi@usk.ac.id
Editorial Address
Jalan Tgk. Chik Pante Kulu Nomor 5 Gedung C Lantai 1 Kantor Pengelola Jurnal Pascasarjana Universitas Syiah Kuala. Darussalam – Banda Aceh 23111, Indonesia Email: jpsi@usk.ac.id.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education)
ISSN : 23384379     EISSN : 2615840X     DOI : https://doi.org/10.24815/
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) offers an interdisciplinary forum for the publication of original peer-reviewed, contributed and invited research articles of the highest quality that address different topics of science education with implications for improving and enhancing science education practices and theories. The topics involves biology, chemistry, physics, as well as some applications pedagogy and teacher development. The journal provides an invigorating and informative variety of research papers that expand and deepen our theoretical understanding. It also provides practice and policy based implications in the relevant contexts of science education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016" : 20 Documents clear
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP USAHA DAN ENERGI DITINJAU DARI GAYA BERPIKIR SISWA DI MAN RUKOH BANDA ACEH Suriana Suriana; A. Halim; Mursal Mursal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.641 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa ditinjau dari gaya berpikir setelah penerapan model PBL berbasis eksperimen pada materi usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental, dengan bentuk nonequivalent control group design dengan melibatkan dua kelompok belajar yaitu kelas eksperimen dan kontrol yang dilaksanakan di MAN Rukoh Banda Aceh kelas XI semester ganjil pada tahun pelajaran 2015/2016 yang terdiri dari 24 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data; 1) Tes untuk melihat peningkatan pemahaman konsep; 2) Tes angket gaya berpikir untuk mengetahui jenis gaya berpikir yang dimiliki siswa dalam menyerapkan informasi. Hasil menunjukkan bahwa; 1) Terdapat peningkatan pemahaman konsep siswa dengan penerapan model pembelajaran PBL berbasis eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dilihat dari N-Gain kedua kelas yaitu mencapai 71% kategori tinggi untuk kelas eksperimen dan 32% untuk kelas kontrol. 2) Pada jenis gaya berpikir acak abstrak kelas ekeperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Pada jenis gaya berpikir sekuensial konkret peningkatan pemahaman konsep kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Pada jenis gaya berpikir sekuensial abstrak peningkatan pemahaman konsep kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Pada jenis gaya berpikir acak konkret peningkatan pemahaman konsep kelas kontrol mencapai (4,00) sedangkan kelas eksperimen (0,00) karena kelas eksperimen tidak memiliki gaya berpikir acak konkret.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Fitriani Fitriani; M. Hasan M. Hasan; Musri Musri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.44 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis masalah pada materi larutan penyangga dalam meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R D) dengan model ADDIE menggunakan desain One Group Pretest-Posttest, penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 8 Banda Aceh terhadap peserta didik kelas XI, pemilihan  sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil penilaian pakar terhadap kualitas LKPD memperoleh skor sebesar 3,4 (baik), hasil tanggapan guru dan peserta didik terhadap LKPD sebesar 89,28% dan 77,14% memberikan respon positif. Peningkatan pemahaman konsep peserta didik dapat diketahui melalui perhitungan N-gain berdasarkan hasil pre-test dan post-test, rata-rata N-gain yang diperoleh yaitu 0,61 dengan kategori sedang. Hasil uji data pre-test dan post-test diperoleh bahwa data tidak terdistribusi normal maka uji hipotesis dilakukan dengan statistik nonparametrik menggunakan uji Wilcoxon melalui software SPSS versi 16,0 dengan taraf signifikan (α) 0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan secara signifikan terhadap pemahaman konsep peserta didik. Persentase rata-rata aktivitas belajar peserta didik pada pertemuan I sebesar 65,58% termasuk kategori baik dan pada pertemuan II sebesar 83,07% termasuk kategori sangat baik. Secara keseluruhan hasil riset menunjukkan bahwa penerapan LKPD yang dikembangkan dengan berbasis masalah dapat meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas belajar peserta didik pada materi larutan penyangga.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA KONTEKSTUAL HUKUM NEWTON UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA DI MAN MODEL BANDA ACEH Zulhaini Zulhaini; A. Halim; Mursal Mursal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.822 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul fisika kontekstual, melihat  peningkatan pemahaman konsep siswa dan efektivitas modul setelah proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (RD), dan desain penelitian dirancang berbentuk Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X MAN Model Banda Aceh semester ganjil tahun pelajaran 2014/ 2015 dan kelompok sampel ditentukan dengan teknik random. Data yang dikumpulkan adalah data hasil pretest dan posttest siswa, data penilaian modul oleh ahli materi, ahli media, guru dan respon siswa terhadap modul.Modul dirancang sendiri oleh peneliti dan divalidasi oleh pakar materi dan pakar media Peningkatan pemahaman konsep siswa dianalisis dengan menggunakan N-Gain dan efektifvitas modul dianalisis dengan uji statistik atau uji-t dan didukung dengan angket siswa dan guru.Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelas kontrol.Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pemahaman konsep siswa sebelum dan setelah pembelajaran dengan modul.Pembelajaran dengan modul diawali dengan memberikan permasalahan-permaslahan kontekstual yang dekat dengan kehidupan siswa, sehingga siswa aktif dalam pembelajaran. Respon siswa sebesar 96,77% senang belajar dengan modul, artinya modul ini efektif digunakan dalam pembelajaran fisika.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAHDAN HASIL BELAJAR PADA KONSEP LARUTAN PENYANGGA DI SMA NEGERI 1 PADANG TIJI Masykurni Masykurni; Abdul Gani; Ibnu Khaldun
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.072 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan penerapan model PBL berbasis komputer bila dibandingkan dengan peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan metode konvensional serta memperoleh gambaran peningkatan sikap ilmiah peserta didik melalui penerapan model pembelajaran PBL berbasis komputer pada konsep larutan penyangga. Penelitian ini dilakukan dengan metode Quasi Experimental melalui The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Desing. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas XI MIPA-2 sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model PBL berbasis komputer dan XI MIPA-3 sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest, posttest dan N-gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik, lembar observasi untuk mengetahui sikap ilmiah peserta didik. Hasil uji N-gain kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 72% berada dalam kategori “tinggi”, sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 41% berada dalam kategori “sedang”. Hasil uji homogenitas dan normalitas menunjukkan data berdistribusi homogen dan normal, maka dilakukan uji-t (two independent sample t-test) pada taraf signifikan 0,05 dengan dengan derajat kebebasan 53, diperoleh  ThitungTtabelmaka Ho ditolak, jadi dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar antara kelompok. Hal ini menunjukkan peningkatan hasil belajar kelas eksperimenlebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil observasi sikap ilmiah peserta didik pada setiap pengamatan kelas eksperimen adalah 73,75, 83,88 dan 88,02%, sedangkan kelas kontrol adalah 59,92, 57,70 dan 58,79%, maka dapat disimpulkan peningkatan sikap ilmiah peserta didik kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan peserta didik kelas kontrol.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMA NEGERI 7 BANDA ACEH Yusi Hidjrawan; Ibnu Khaldun; Sri Adelila Sari
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.487 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan model pembelajaran problem solving terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada materi larutan penyangga, serta untuk mendeskripsikan gambaran tanggapan peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian true eksperimental dengan desain pretest-posttest control group desain. Populasi penelitian ini adalah semua kelas XI MIA di SMAN 7 Banda Aceh tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dan respon tanggapan peserta didik. Data dianalisis menggunakan program Microsoft Excel dan uji T (2-pihak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving adalah efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik dengan hasil persentase pre test, post test dan N-Gain pada kelas eksperimen 38,80%, 82,62 % dan 70,9 % sedangkan kelas kontrol  38,42 %, 75,62 % dan 58,2%. Selain itu, tanggapan yang diberikan peserta didik terhadap model pembelajaran problem solving adalah positif dengan kriteria baik, karena banyaknya peserta didik yang menjawab sangat setuju lebih tinggi persentasenya yaitu 83,33% dan 80,00%, dibandingkan pernyataan setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran dengan model problem solving efektif digunakan untuk dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Serta tanggapan yang diberikan peserta didik terhadap model pembelajaran problem solving baik.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI GERAK DI SMP NEGERI 2 DELIMA Israfiddin Israfiddin; Abdul Gani; Saminan Saminan
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.083 KB)

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik dalam beberapa tahun terakhir ini di pengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya sikap ilmiah peserta didik dan juga metode yang digunakan guru belum tepat dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah peserta didik dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental melalui The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Desain yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Delima. Pemilihan sampel mengunakan teknik purposive sampling yaitu kelas eksperimen yang diajarkan dengan model problem based learning dan kelas kontrol yang diajarkan dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik, lembar pengamatan untuk mengetahui sikap ilmiah peserta didik. Hasil uji N-gain menunjukkan rata-rata skor peserta didik yang diajarkan dengan model PBL mengalami peningkatan sebesar 70% berada dalam kategori “tinggi”, sedangkan rata-rata skor peserta didik yang diajarkan dengan metode pembelajaran konvensional mengalami peningkatan sebesar 35% berada dalam kategori “sedang”. Hasil pengamatan sikap ilmiah menunjukkan terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam materi gerak secara signifikan antara peserta didik yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran konvensional, dan terdapat perbedaan hasil belajar secara signifikan antara peserta didik yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran konvensional.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Asnaini Asnaini; Adlim Adlim; Mahidin Mahidin
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.091 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis pendekatan scientific pada konsep larutan penyangga. LKPD divalidasi oleh para pakar dan diuji cobakan pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah melihat hasil belajar, aktivitas  dan tanggapan peserta didik. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 11 Banda Aceh dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian reasearch and development (RD). Penelitian ini menggunakan metode  kuasi eksperimen dengan desain Pre –test and Post-test Group. Rata-rata skor penilaian para pakar sebesar 3,28 (baik). Hasil uji coba LKPD menunjukkan bahwa 95,31% guru dan 97,5% peserta didik memberikan respon positif terhadap LKPD. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data homogen dan berdistribusi normal. Hasil uji-t diperoleh thitungttabel (4,582,072) yang artinya terjadi perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas. Aktivitas peserta didik juga menunjukkan adanya perbedaan yaitu kelas eksperimen menunjukkan aktivitas yang lebih baik daripada kelas kontrol. Peserta didik juga memberikan tanggapan yang positif terhadap penggunaan LKPD, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis pendekatan scientific dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas peserta didik.
PENGEMBANGAN LKPD PEMISAHAN CAMPURAN BERBASIS PBL TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MTsN 1 GEUMPANG Maulina Maulina; Adlim Adlim; Mudatsir Mudatsir
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.013 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan para pakar dan peserta didik terhadap LKPD berbasis PBL dan efektifitasnya ditinjau dari hasil belajar, keterampilan proses sains dan juga tanggapan peserta didik dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan rancangan one group pre-test post-test. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan proses sains dan tes hasil belajar serta angket tanggapan peserta didik. Analisis data hasil belajar dan keterampilan proses sains menggunakan perhitungan N-gain dan uji t, sedangkan untuk angket menggunakan persentase. Hasil olahan data tanggapan pakar terhadap LKPD berbasis PBL dari segi penyusunan, isi dan bahasa ketiganya menunjukkan kriteria baik sehingga layak digunakan. Hasil olahan data tes hasil belajar dan keterampilan proses sains pada α (0,05) diperoleh ThitungT tabel, yaitu 15,391,71. Data tes keterampilan proses sains diperoleh ThitungT tabel, yaitu 5,621,71, maka terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains dari penggunaan LKPD berbasis PBL. Hasil olahan data tanggapan peserta didik terhadap LKPD berbasis PBL diketahui bahwa47,5% peserta didik yang merespon dengan  kriteria “sangat baik” dan 47,5% peserta didik yang merespon dengan kriteria “baik”. LKPD berbasis PBL yang dikembangkan layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses sains.
PENERAPAN PEMECAHAN MASALAH MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI VEKTOR DI SMAN 1 DARUL IMARAH Zahriah Zahriah; M. Hasan; Zulkarnain Jalil
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.986 KB)

Abstract

Materi vektor sangat penting untuk dipahami di awal proses pembelajaran fisika, tetapi pemahaman tentang vektor sering tidak mencapai skala ketuntasan minimal. Penelitian ini mencoba melihat potensi penggunaan pemecahan masalah model Polya dalam meningkatkan kemampuan analisis dan hasil belajar siswa pada materi vektor di SMA. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain “pretes-postest control group design” menggunakan kelompok kontrol. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas X pada SMAN 1 Darul Imarah di Kabupaten Aceh Besar tahun ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan  persentase rata-rata N-gain kemampuan analisis pada kelas eksperimen 62,59% dengan kategori sedang dan pada kelas kontrol 27,53% dengan kategori rendah. Persentase N-gain hasil belajar pada kelas eksperimen 37,61% dengan kategori sedang dan kelas kontrol 26,39% dengan kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan pemecahan masalah model Polya dapat lebih meningkatkan kemampuan analisis dan hasil belajar dibandingkan model pembelajaran yang hanya berbasis pada ceramah. Siswa pada kelas eksperimen memberikan respon yang positif terhadap setiap aktivitas belajar yang menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dan dorongan untuk berpikir secara lebih terstruktur dalam pemecahan masalah.  
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI INSTRUMEN TES UNTUK MENGUKUR PENGETAHUAN PROSEDURAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI DI SMA NEGERI 10 BANDA ACEH Junike Junike; Yusrizal Yusrizal; Abdul Halim
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.613 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan instrumen pengukuran dimensi pengetahuan prosedural dalam materi listrik dinamis. Penerapan instrumen yang telah dikembangkan menggunakan metode pembelajaran inkuiri. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen melalui pendekatan inkuiri dan Pengembangan (RD). Sampel yang digunakan sebagai uji coba instrumen adalah siswa kelas III-2. Hasil pengembangan instrumen pengukuran dimensi pengetahuan prosedural didapat reliabilitasnya dengan kategori “baik” dengan indeknya 0.75. Sedangkan hasil yang didapatkan dari kelas yang diberikan perlakuan berpengaruh lebih besar terhadap pengetahuan prosedural peserta didik dengan nilai signifikan 0,05 dan Fhitung (1,91) Ftabel (1,98). Hal ini terbukti dari nilai uji-t untuk kelas eksperimen (10,827) dari pada kelas kontrol (4,670) meskipun kedua berpengaruh signifikan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20