cover
Contact Name
Alpiani
Contact Email
fishianajournal@gmail.com
Phone
+6285399432765
Journal Mail Official
fishianajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan KM 11, Tamalanrea, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries
ISSN : -     EISSN : 29640555     DOI : -
Fishiana Journal of Marine and Fisheries menyediakan forum untuk semua pemangku kepentingan di sektor perikanan dan kelautan, yang menampilkan artikel ulasan, penelitian asli, komentar, berita, sorotan penelitian dan pengembangan, wawancara dengan para pemimpin opini kunci, dan banyak lagi, dengan tujuan untuk membangun komunitas komunikasi perikanan dan kelautan. Artikel yang diterbitkan dalam Fishiana Journal mencakup bidang-bidang utama dalam pengembangan dan penerapan perikanan dan kelautan.
Articles 55 Documents
Fortifikasi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Bakso Ikan: Evaluasi Sensori dan Peningkatan Nilai Tambah Muhyun, Ainun Apriliyani; AM, Rahmi Fitrawati; Sahar, Rahayu Abriani; EB, Syahrul Sarlan; Rahmatang, Rahmatang
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v5i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fortifikasi tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap karakteristik sensori dan nilai tambah ekonomi bakso ikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan post-test only with control group design, yang terdiri atas dua perlakuan, yaitu kontrol (tanpa penambahan tepung daun kelor) dan perlakuan dengan penambahan tepung daun kelor sebesar 5%. Uji sensori dilakukan menggunakan metode hedonik terhadap 30 panelis tidak terlatih dengan atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data sensori dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney U Test, sedangkan analisis ekonomi dilakukan melalui perhitungan biaya produksi, keuntungan, dan Revenue Cost Ratio (R/C ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi tepung daun kelor tidak berpengaruh signifikan terhadap atribut warna (p = 0,214) dan rasa (p = 0,678), namun berpengaruh signifikan terhadap aroma (p = 0,032) dan tekstur (p = 0,018). Secara keseluruhan, produk masih berada dalam kategori disukai oleh panelis. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa usaha ini menghasilkan keuntungan sebesar Rp 331.163 per produksi dengan nilai R/C ratio sebesar 2,96, yang menunjukkan bahwa usaha layak dan menguntungkan. Dengan demikian, fortifikasi tepung daun kelor dapat meningkatkan nilai tambah produk baik dari aspek sensori maupun ekonomi.
Identifikasi Jenis Ikan Ekonomis Penting Hasil Tangkapan di Pesisir Lampu Satu Kabupaten Merauke Sunarni, Sunarni; Sajriawati, Sajriawati
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v5i1.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis ikan hasil tangkapan serta menentukan kelompok ikan ekonomis penting di pesisir Lampu Satu, Kabupaten Merauke. Penelitian dilaksanakan selama September–November 2025 menggunakan metode survei deskriptif melalui observasi hasil tangkapan nelayan, wawancara, dan identifikasi morfologi ikan mengacu pada literatur taksonomi dan FishBase. Hasil penelitian menemukan 16 spesies ikan tertangkap. Sebanyak 7 jenis spesies tergolong ikan ekonomis penting yaitu ikan gulamah, ikan kuro, ikan senangin, ikan belanak, ikan paha-paha, ikan kakap, dan ikan pari. Jenis tersebut memiliki nilai jual lebih tinggi dan permintaan pasar stabil. Sementara itu, 9 jenis spesies lainnya ikan tembang, ikan duri, ikan buntal, ikan layur, ikan lidah, ikan julung-julung, ikan kaca, ikan parang-parang, dan ikan sembilang tergolong non ekonomis penting dengan nilai jual relatif rendah atau pemasaran terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesisir Lampu Satu memiliki potensi perikanan tangkap yang mendukung ekonomi nelayan lokal. Pengelolaan berbasis selektivitas alat tangkap dan penguatan rantai pemasaran diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya ikan.
Optimalisasi Penggunaan Radar dalam Penentuan Posisi dan Menghindari Tubrukan di MV Omarrasheed Ahsan, Sabili Aida; Todingan, Marthen; Waskita, Sigit Hendra
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v5i1.405

Abstract

Radar merupakan alat navigasi penting yang berperan dalam mendukung keselamatan pelayaran, khususnya dalam penentuan posisi kapal dan pencegahan tubrukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi penggunaan radar dalam penentuan posisi dan menghindari tubrukan di MV Omarrasheed. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung selama praktik laut, wawancara dengan perwira kapal, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan radar belum berjalan secara optimal karena adanya kendala teknis dan operasional. Kendala teknis disebabkan oleh magnetron radar yang telah melewati batas umur pemakaian sehingga menurunkan kualitas pancaran sinyal dan keakuratan tampilan echo. Kendala operasional terjadi karena pemanfaatan fitur radar, seperti pengaturan gain, range, clutter, serta penggunaan EBL dan VRM belum dilakukan secara maksimal. Upaya optimalisasi dapat dilakukan melalui perawatan dan pemeriksaan rutin, penggantian magnetron yang telah melewati batas pemakaian, serta peningkatan keterampilan perwira dalam memanfaatkan fitur radar. Dengan optimalisasi tersebut, radar dapat berfungsi lebih efektif dalam mendukung penentuan posisi kapal dan pencegahan tubrukan.
Respon Tingkah Laku Ikan Lele (Clarias sp) yang Diberikan Perlakuan Frekuensi Pemberian Probiotik Bakteri Asam Laktat (BAL) pada Sistem Budikdamber Nadiro, Vina Nur; Pratiwi, Rizky Kusma; Cahya, Muhamad Dwi; Maulidyah, Vika
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v5i1.400

Abstract

Sistem budidaya ikan dalam ember (budikdamber) sering kali menghadapi tantangan berupa penurunan kualitas air dan fluktuasi kesehatan ikan akibat keterbatasan ruang serta akumulasi sisa pakan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh perbedaan frekuensi pemberian bakteri asam laktat (BAL) terhadap kesehatan dan perilaku ikan lele (Clarias sp.) dalam sistem budidaya ikan dalam ember (budikdamber). Rancangan percobaan terdiri atas tiga frekuensi pemberian BAL (A, B, C) dan kontrol (K), masing-masing dengan tiga ulangan (A1–A3, B1–B3, C1–C3, K1–K3). Parameter yang diamati meliputi perilaku makan (skor gerak mulut), gaya berenang, respons terhadap pakan, warna tubuh, kondisi sirip dan tubuh serta kualitas air (suhu, pH, DO). Pengamatan dilakukan mingguan selama 28 hari. Hasil menunjukkan perlakuan B mempertahankan skor gerak mulut cepat, aktivitas berenang aktif, warna tubuh cerah, sirip utuh, dan respons pakan tinggi. Perlakuan A cenderung memiliki skor makan lebih rendah, sedangkan C menunjukkan variasi antar ulangan. Kontrol menunjukkan kondisi stabil namun tidak seoptimal B. Kualitas air pada semua perlakuan berada dalam kisaran layak bagi lele. Pemberian BAL dengan frekuensi pada perlakuan B terbukti paling efektif dalam mempertahankan stabilitas fisiologis, meningkatkan nafsu makan, dan mendukung pertumbuhan ikan dalam sistem budikdamber.
Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Mie Ikan sebagai Bentuk Diversifikasi Produk Perikanan Muhyun, Ainun Apriliyani; AM, Rahmi Fitrawati; Sahar, Rahayu Abriani; EB, Syahrul Sarlan
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v5i1.404

Abstract

Diversifikasi produk perikanan diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan hasil perikanan yang umumnya masih dipasarkan dalam bentuk segar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan ikan kembung menjadi mie ikan serta menganalisis kelayakan usahanya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengolahan ikan kembung menjadi mie ikan dengan bahan utama berupa ikan, tepung terigu, telur, air, garam, dan minyak. Data dikumpulkan melalui observasi proses produksi, uji organoleptik sederhana oleh 15 panelis tidak terlatih, serta pencatatan biaya produksi. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan, keuntungan, R/C ratio, serta analisis sensitivitas sederhana terhadap perubahan harga bahan baku ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk mie ikan memperoleh tingkat penerimaan yang baik terutama pada parameter tekstur dan rasa. Dari 1 kg ikan kembung dihasilkan 15 porsi mie ikan dengan total biaya produksi sebesar Rp57.800 dan penerimaan sebesar Rp225.000. Nilai R/C ratio sebesar 3,89 menunjukkan bahwa usaha pengolahan mie ikan memiliki prospek ekonomi yang cukup baik untuk dikembangkan pada skala rumah tangga. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga ikan memengaruhi tingkat keuntungan usaha, namun usaha masih berada pada kondisi menguntungkan. Dengan demikian, pengolahan mie ikan berpotensi menjadi salah satu bentuk diversifikasi produk perikanan yang bernilai ekonomis.