TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
JURNAL TERAPUTIK : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling published original manuscripts relating to the following: School Counseling; Psychology Counseling; Career Counseling; Couple, Marriage and Family Counseling; Mental Health; Counseling Supervision; Theory Development; Professional Counseling Ethnic; International Counseling and Multicultural Issues; Program Applications; and Integrative Reviews from Counseling and Related Fields. Islamic Guidance and Counseling Educational Psychology Educational media and technology Teaching and Learning The Role Of Assessment In Counseling
Articles
348 Documents
Analisa pentingnya aplikasi sistem database dalam sistem informasi manajemen bimbingan dan konseling
Asri Widyaningtyas;
Murti Kusuma Wirasti;
Aip Badrujaman
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.51670
Metodologi atau pendekatan yang digunakan adalah studi literatur,yaitu metode yang pengumpulan datanya melalui telaah atau ekplorasi dari beberapa sumber data seperti jurnal dan buku yang relevan denan kajian. Temuan dalam kajian ini adalah layanan BK Komprehensif mengharuskan konselor sekolah untuk mahir dalam menganalisa kebutuhan peserta didik, kebutuhan peserta didik dapat diketahui melalui analisa data-data mengenai informasi peserta didik, sehingga data memiliki peran penting dalam merancang program layanan. Kumpulan data-data mengenai peserta didik berbentuk himpunan data yang menjadi informasi bagi guru BK/ Konselor sekolah. Pengumpulan informasi mengenai pesertadidik terdapat dalam komponen dukungan sistem dalam program BK Komprehensif. Meskipun dukungan sistem termasuk dalam layanan tidak langsung kepada peserta didik, tetapi memberikan dampak pada tiga layanan langsung lainnya dalam BK Komprehensif, yaitu layanan dasar, layanan responsif, dan layanan perencanaan individual.
Konseling kelompok restructuring cognitive efektif untuk meningkatkan kematangan emosi siswa terisolir kelas VII SMPN 9 Surabaya
Dwi Wahyuningtyas;
Boy Soedarmadji
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.42398
Kematangan emosi siswa adalah bentuk kesiapan diri siswa agar mampu menempatkan dirinya dan beradaptasi pada lingkungan baru. Hal ini tidak nampak pada siswa-siswa terisolir. Penelitian ini bertujuan untuk mengentaskan siswa-siswa terisolir agar mampu mencapai kematangan emosional sehingga dapat menjadi individu yang aktif. Populasi penelitian ini adalah 40 siswa dan didapatkan 5 sampel siswa dengan metode purposive sampling. Hasil mean setelah diberikan perlakuan naik dari 42.8 menjadi 64.2. Berdasarkan hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan bahwa bahwa Z (-2.032) dengan Asymp. Sig (2-tailed) bernilai 0,042 dimana 0,042 < 0,05. Maka restructuring cognitive dalam konseling kelompok efektif untuk meningkatkan kematangan emosi siswa SMPN 9 Surabaya
Identifikasi korban kekerasan gaslighting pada remaja putri
Itsna Muflihah;
Najlatun Naqiyah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.621278
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perilaku awal dalam gaslighting dan dampak yang terjadi pada korban gaslighting pada individu dalam masa perkembangan mereka. Pedekatan penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ada 5 pola gaslighting yaitu a) pelaku memberi respon yang berlebihan dan berani memberikan pengorbanan kepada pasangannya diawal menjalin hubungan, b) pelaku sering memuji secara berlebihan dan berusaha menampakkan kesempurnaan di depan orang lain, c) sifat dominan, pelaku akan mendominasi dalam hubungan seperti mengoreksi penampilan pasangan, perkataan atau perilaku pasangan yang dirasa kurang cocok bagi dirinya d) apabila gaslightee melawan, gaslighter akan melakukan playing victim kepada gaslightee, e)besar kemungkinan berlanjut pada kekerasan lainnya seperti kekerasan fisik, kekerasan verbal, bahkan kekerasan seksual.
Preferensi siswa terhadap perilaku konselor dengan minatnya pada program bimbingan dan konseling
M Fatchurahman;
Bulkani Bulkani
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.13161
This study aimed to describe (1) students' preferences on counselor behavior, (2)student interest in guidance and counseling program, and (2) relation between student preference to counselor behavior and interest to counseling and guidance program. The research was conducted in Junior High School (SMP) in Palangka Raya City with a population of 843 students. The sample of this study is 84 students taken proportional random sampling. The result of this research are (1) students' preference toward counselor behavior is positive, (2) student's interest toward guidance and counseling program tends to be positive, and (3) there is a positive correlation between student preference toward counselor behavior and interest to guidance and counseling program.
Bimbingan kelompok dengan teknik permainan talking stick dalam meningkatkan kemampuan berpendapat siswa
Aiza Uzlifatul Jannah;
Aniek Wirastania
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.61960
Rendahnya kemampuan berpendapat murid pada kelas VII SMP Negeri 12 Surabaya menyebabkan kesulitan dalam melakukan proses pembelajaran. Penelitian memiliki tujuan mengukur efektivitas bimbingan kelompok teknik permainan talking stick dalam meningkatkan kemampuan berpendapat. Teknik permainan ini dapat membantu siswa mengingat apa yang telah mereka pelajari dan menguji kemampuan yang telah diterima pada saat pembelajaran. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian One Group Pre-test Post-Test Design. Instrumen yang digunakan pada penelitian menggunakan angket kemampuan berpendapat. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 siswa yang memiliki kemampuan berpendapat rendah. Penelitian ini menggunakan analisis data melalui Uji Wilcoxon yang merupakan analisis non-parametri k dengan bantuan SPSS for Windows 26.0. Hasil interpretasi data dalam Uji Wilcoxon yang diperolah bahwa hipotesis alternatif diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa “Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan Talking Stick Dikatakan Efektif Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpendapat siswa Kelas VII SMP Negeri 12 Surabaya
Social interaction improvement through group guidance
Heru Sriyono;
Sabrina Dachmiati;
Sri Ambarwati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.12150
The objective of the study was to find out whether the group guidance services could improve students' social interaction. This research uses a quantitative approach through experiment. In this study, the subjects from the study were 26 students divided into an experimental group of 13 students and control group of 13 students. Data collected by questionnaire. Data were analyzed using Wilcoxon signed-rank test. The results showed that social interaction ability of experiment class students can be improved after receiving group guidance service. As for the control class which was not given group guidance service, the result showed that the level of social interaction ability did not increase significantly. These results illustrate that social interaction can be enhanced through group guidance services.
Urgensi kerjasama personil bimbingan konseling di sekolah
Azmatul Khairiah Sari;
Neviyarni S;
Yarmis Syukur
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.51603
Bimbingan dan konseling merupakan hal yang harus ada di sekolah. Kehadiran bimbingan dan konseling di sekolah diharapkan dapat membantu siswa mencapai kemandirian dan mengembangkan potensinya. Kemampuan siswa dalam mencapai kemandirian dan mengembangkan potensi diri menunjukkan bahwa bimbingan berhasil pada siswa tersebut. Tujuan penelitian adalah menguraikan urgensi kerjasama personil bimbingan dan konseling di sekolah. Metode penelitian ini adalah studi literatur. Keberhasilan bimbingan dan konseling di sekolah tentunya tidak terlepas dari kerjasama tenaga bimbingan konseling di sekolah. Tenaga bimbingan konseling harus bekerja sama dalam menciptakan keberhasilan konseling. Keberhasilan konseling juga merupakan prestasi bagi sebuah sekolah. Siswa di sekolah tersebut akan mengembangkan potensinya dengan sebaik-baiknya.
Konseling kelompok strategi restrukturing kognitif efektif menurunkan kejenuhan belajar siswa di MTS Assa’adah II Bungah Gresik
Nila Ardiani
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.42445
Kejenuhan belajar adalah suatu permasalahan yang terjadi pada siswa dan harus mendapatkan penanganan, baik penanganan dari diri siswa itu sendiri, keluarga, maupun dari lingkungan sekolah. Pada lingkungan sekolah guru bimbingan dan konseling memiliki peranan penting dalam upaya untuk mengatasi kejenuhan belajar yang dialami siswanya. Tujuan penelitian adalah mengungkapkan keefektifan konseling kelompok strategi restructuring kognitif dalam menurunkan kejenuhan belajar siswa di MTS Assaádah II Bungah Gresik. Metode penelitian menggunakan one gorup pre-test post-test design yang merupakan kelompok penelitian pra-eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan rata-rata (mean) variabel kejenuhan belajar (pre-test). Konseling kelompok strategi restrukturing kognitif efektif menurunkan kejenuhan belajar siswa di MTS Assa’adah II Bungah Gresik.
Tracer study of graduate students in guidance and counseling program at the faculty of education in Universitas Riau
Rosmawati Rosmawati;
Donal Donal
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.12143
Tracer study is one of the studies that need to be done regularly to find out therelevance level between academic programs organized by an educational institution (study program) with the needs on the field, in the end will be a reference to the study program to create competitive advantage through the opinion of the alumni. This research uses a quantitative descriptive method. The Sampling method used purposive sampling method. In this, research will be seen completed the alumni career that includes alumni who go on education, the reason for continuing education alumni, alumni cumulative achievement index, waiting time to work, alumni satisfaction, and suitability between the field of education and employment. Tracer study results produce a number of conclusions and implementation suggestions that are very useful for improving the learning.
Problematika Bimbingan dan Konseling Bidang Karir Siswa SMK: A Systematic Literature Review (SLR)
Tasya Hamidah;
Octavia Firdausi Putri;
Tofik Kurniawan;
Evi Intan Puspitasari;
Khusnul Khotimah;
Citra Tectona Suryawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 3 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26539/teraputik.53852
Problematika karir siswa SMK terjadi karena adanya hambatan-hambatan yang dialami oleh siswa SMK yang mengakibatkan kurang optimalnya siswa mempersiapkan karir di masa depan. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui problematika yang dialami oleh siswa SMK di bidang karir dengan menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Sumber literatur didapat dari database Google Scholar dalam jurnal di Indonesia pada tahun 2016-2021. Hasil penelitian ini, terdapat problematika karir yang dominan dialami siswa SMK antara lain, (1) perencanaan karir; (2) keputusan karir; (3) pemilihan karir; (4) kematangan karir yang rendah. Terdapat beberapa strategi dari program bimbingan dan konseling yang berjalan efektif untuk menangani problematika yang tersebut, , antara lain: (1) layanan informasi karir dengan media interaktif inovatif; (2) bimbingan kelompok dengan teknik modelling, group discussion, expressive writing dan bimbingan kelompok berbasis life skills; (3) layanan konseling dengan teknik konseling singkat berfokus solusi; (4) Pengembangan aplikasi “Kawan SMK”