cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
ziajcgcs@gmail.com
Editorial Address
Jalan Surya Haji Nomor 114, Laut Dendang, Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Contemporary Gender and Child Studies
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29876370     EISSN : 29639948     DOI : -
journal of contemporary gender and child studies is the study of gender and children, especially on gender and mainstreaming and childrens rights both in the study.
Articles 125 Documents
Penguatan Integritas Akademik dalam Menghadapi Plagiarisme Era Artificial Intelligence Perspektif Fiqih Siyasah Moh Restu Hoeruman; Yesi Oktaviani; Resi Munawaroh; Fadhilah Fatihah; Tira Mulia; Nadila Afrilia; Najla Jusifa Path; Nadia Latifah; Devi Marwati; Adelya Luthfiani Dwi Pratiwi; Ayuni Sartika
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.731

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas akademik. Namun, penggunaan AI yang tidak disertai tanggung jawab dapat memunculkan problematika plagiarisme dan mempengaruhi integritas akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan AI dalam kegiatan akademik mahasiswa, bentuk plagiarisme di era AI, dampaknya terhadap integritas akademik, upaya penguatan integritas akademik, serta perspektif fiqih siyasah terhadap penggunaan AI dalam dunia akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang dipadukan dengan pendekatan normatif perspektif fiqih siyasah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara terhadap mahasiswa serta dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Raden Fatah Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membantu mahasiswa dalam mencari referensi, memahami materi, dan menyelesaikan tugas akademik secara lebih praktis. Namun, penggunaan AI secara berlebihan tanpa proses analisis dan parafrase dapat meningkatkan praktik plagiarisme, menurunkan kemampuan berpikir kritis, serta mempengaruhi integritas akademik mahasiswa. Upaya penguatan integritas akademik dapat dilakukan melalui pendidikan karakter, pengawasan penggunaan AI, penerapan aturan akademik, serta keteladanan dosen dalam proses pembelajaran. Perspektif fiqih siyasah memandang bahwa penggunaan AI diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam, khususnya sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Penerapan Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Sikap Toleransi Siswa di SD PAB 4 Manunggal Kab. Deli Serdang Nurul Fadhila; Ahmad Calam; Ainul Marhamah Hasibuan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan sikap toleransi siswa di SD PAB 4 Manunggal Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI, kepala sekolah, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman sikap toleransi dilakukan melalui proses pembelajaran, pembiasaan, keteladanan guru, dan budaya sekolah. Nilai toleransi yang berkembang pada siswa meliputi sikap menghargai perbedaan pendapat, kerja sama dan gotong royong, menghormati ibadah dan keyakinan orang lain, serta menerapkan sopan santun dalam interaksi sosial. Kegiatan pembelajaran yang mendukung pembentukan sikap toleransi antara lain diskusi kelompok, pembelajaran kontekstual, kegiatan keagamaan bersama, dan pembiasaan sikap saling menghormati. Hasil analisis menunjukkan bahwa keteladanan guru dan budaya sekolah menjadi faktor utama yang mendukung internalisasi nilai toleransi pada siswa. Pendidikan Agama Islam di SD PAB 4 Manunggal berperan efektif dalam membentuk sikap toleransi siswa melalui integrasi nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran dan kehidupan sekolah sehari-hari.
Pencegahan Bullying Verbal dalam Perspektif Fikih Siyasah Moh Restu Hoeruman; Nur Hasna Laili; Haniyah Ramadhani; Syadza Aura Imaniah; Intan Jayusman; Resti Emilia; Richa Meta Nozarina; Iin Fadhilah; Eka Rahma Dewi; Khoiriyah Nurul Faizah; Dealfi Anggun Pratiwi; Aufa Khairunnisa
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.760

Abstract

Fenomena bullying verbal masih sering ditemukan dalam lingkungan pendidikan, termasuk di tingkat perguruan tinggi. Tentu, hal ini tidak bisa dianggap sepele karena sangat berpengaruh pada kondisi psikologis mahasiswa. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini difokuskan untuk mengkaji bagaimana upaya pencegahan bullying verbal jika dilihat melalui fikih siyasah, khususnya di lingkungan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu dengan mengumpulkan data berupa penjelasan tertulis dari hasil wawancara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran angket melalui Google Form yang melibatkan mahasiswa dengan tujuan untuk menggali pandangan, pengalaman, serta langkap yang telah dilakukan sebagai upaya untuk mencegah bullying verbal. Data yang diperoleh kemudian diolah melalui beberapa tahapan, mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberi gambaran bagaimana nilai-nilai dalam fikih siyasah, seperti keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan terhadap martabat manusia, dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying verbal. Penelitian ini juga diharapkan menjadi rujukan bagi institusi pendidikan Islam dalam merumuskan kebijakan pencegahan bullying yang berlandaskan nilai-nilai syariat.
Kesenjangan Literasi Digital Guru dalam Pembelajaran PAUD di TK Miftahul Ulum Elis Karlina; Abd Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.788

Abstract

Era Society 5.0 menuntut guru PAUD untuk memiliki literasi digital yang menyeluruh, bukan sekadar mengenal perangkat teknologi. Di wilayah pedesaan, tuntutan ini berbenturan dengan keterbatasan infrastruktur, minimnya pelatihan absennya standar digital yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi aktual literasi digital guru, bentuk kesenjangan yang terjadi di lapangan, serta faktor penghambat dan pendukungnya di TK Miftahul Ulum Brukbuk, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, yang memungkinkan penggalian data secara mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi hambatan berlapis yang saling mengunci: akses internet tidak stabil, perangkat digital tidak tersedia, dan pelatihan profesional tidak terjangkau. Kesenjangan yang ditemukan bukan sekadar soal kemampuan teknis, melainkan cerminan dari jarak sistemik antara kebijakan nasional dan realitas lapangan yang belum pernah dikaji secara mendalam pada satu lembaga PAUD pedesaan di Jawa. Penelitian ini merekomendasikan agar pemangku kebijakan merancang program pelatihan yang responsif dan kontekstual terhadap keterbatasan nyata guru PAUD di pedesaan.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Implementasi Nilai Fiqih Siyasah dalam Pembentukan Karakter Kepemimpinan Moh Restu Hoeruman; Muhammad Derry Pramuja; Huzaifah Ahmad Zuhdi; Khoirun Nisa; Tarina Ovi Islamiah; Ummu Atiya; Fitri Yantini; Gibran Muhamad Avechena; Kensu Kensu; Rara Aulia; Mila Mila
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap implementasi nilai-nilai Fiqih Siyasah dalam pembentukan karakter kepemimpinan di lingkungan universitas. Nilai-nilai Fiqih Siyasah yang dieksplorasi mencakup amanah, keadilan, syura (musyawarah), dan tanggung jawab sebagai landasan kepemimpinan Islami. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan subjek mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka dan distribusi kuesioner menggunakan Google Form dengan pertanyaan terbuka. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menyadari nilai-nilai fundamental Fiqih Siyasah dan menganggap nilai tersebut krusial dalam kehidupan organisasi di kampus. Akan tetapi, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya konsistensi dalam melaksanakan amanah, rendahnya disiplin di dalam organisasi, serta dampak dari lingkungan sosial dan budaya organisasi. Selain itu, terdapat kesenjangan antara teori kepemimpinan Islam dan penerapannya di lapangan. Studi ini menyarankan pentingnya penguatan internalisasi nilai-nilai Fiqih Siyasah melalui program pelatihan kepemimpinan Islami, pengkajian keagamaan, serta teladan dari pemimpin organisasi dan pihak kampus untuk membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas, adil, dan bertanggung jawab.
Pengembangan Media Pembelajaran Powtoon Menggunakan Model Pengembangan ADDIE pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN 064007 Medan Tifany Muliani Putri; Ahmad Calam; Ainul Marhamah Hasibuan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.806

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi tanda baca serta penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas pada PowerPoint sehingga kurang menarik dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis Powtoon pada materi tanda baca untuk peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan serta mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 21 peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta angket respons guru dan peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Powtoon yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 89%, ahli bahasa sebesar 95%, dan ahli materi sebesar 88,3% dengan kategori sangat layak. Hasil implementasi menunjukkan respons peserta didik sebesar 95% dan respons guru sebesar 95% dengan kategori sangat layak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video berbasis Powtoon layak digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi tanda baca serta mampu meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Media Powtoon dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Pyschological Empowerment dan Sense of Autonomy pada Perempuan Mandiri secara Ekonomi: A Systematic Literature Review Alfin Nur Hidayatin; Anastachia Saphira Ratu; Belva Gita Aprilia Yunus; Abdul Muhid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi model teoretis integratif mengenai dinamika sense of autonomy pada perempuan yang mandiri secara ekonomi di lingkungan non-Barat (non-Western). Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel ilmiah bereputasi (2022–2026), hasil studi menunjukkan bahwa kemandirian finansial tidak secara linear menghasilkan emansipasi, melainkan sering memicu paradoks beban kerja ganda (double burden). Meskipun layanan keuangan digital mampu memperkuat privasi aset, otonomi perempuan tetap mensyaratkan adanya dekonstruksi stereotip peran tradisional (self-stereotyping) yang mengungkung kognisi mereka. Penguatan agensi psikologis internal melalui efikasi diri dan kapasitas kognitif pendidikan tinggi menjadi akselerator vital bagi perempuan untuk mengambil keputusan strategis secara berdaulat. Studi ini menyimpulkan bahwa kemandirian ekonomi akan terjebak dalam "ilusi otonomi" yang semu jika penguatan finansial tidak dibarengi dengan pemulihan agensi psikologis internal serta dukungan regulasi makro yang afirmatif-protektif.
Strategi Takmir dalam Meningkatkan Minat Remaja pada Kajian Hari Rabu di Masjid Al Djadjuli Ponorogo Aryani Fatma Syae; Lilis Sumaryanti; Afitria Rizkiana
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi takmir masjid dalam meningkatkan minat remaja untuk mengikuti kegiatan kajian rutin di masjid serta memahami bagaimana perencanaan dan pelaksanaan manajerial memengaruhi keterlibatan remaja dalam program pembelajaran berbasis masjid. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan pengurus takmir masjid, penceramah, dan remaja peserta kajian, yang didukung dengan observasi kegiatan kajian serta dokumentasi terkait pengelolaan program. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola strategi pelaksanaan dan partisipasi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi perencanaan program kajian yang terstruktur, kerja sama antara takmir dan penceramah, pemilihan tema kajian yang relevan dan kontekstual bagi remaja, serta penciptaan suasana pembelajaran yang suportif dan interaktif. Selain itu, pendekatan komunikasi yang ramah remaja dan metode diskusi partisipatif mampu meningkatkan motivasi serta menjaga keberlanjutan kehadiran remaja dalam kegiatan kajian. Strategi tersebut membantu menjadikan masjid sebagai lingkungan yang lebih inklusif dan edukatif bagi generasi muda. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola masjid perlu mengembangkan strategi manajemen yang adaptif dan inovatif untuk meningkatkan keterlibatan remaja serta memperkuat peran masjid sebagai pusat pendidikan Islam dan pembinaan generasi muda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji program serupa dalam konteks sosial dan budaya yang berbeda guna memperkaya pemahaman tentang strategi keterlibatan remaja berbasis masjid serta dampaknya terhadap partisipasi pembelajaran keagamaan dan pembentukan karakter remaja.
Persepsi Guru terhadap Kontribusi Program Makan Bergizi Gratis dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang dan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Zuaibah Zuaibah; Abd Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.842

Abstract

Program makan bergizi gratis merupakan implementasi nyata dari kebijakan pemerintah secara nasional yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia sekolah. Program ini hadir untuk prevalensi stunting pada tahun 2023 masih berada di angka 17,2%. Tujuannya bukan hanya menekankan angka stunting, tetapi juga mendorong tumbuh kembang dan motivasi belajar, konsentrasi serta kualitas pendidikan. Persepsi seseorang akan berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan. Begitu pula guru yang mempunyai persepsi atau tanggapan yang berbeda mengenai efektivitas program makan bergizi gratis (MBG) terhadap tumbuh kembang dan motivasi belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami secara mendalam bagaimana efektifitas program (MBG) terhadap tumbuh kembang dan motivasi belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti yang dilakukan di KB Nurul Ulum Pasanggar, tujuan utama dari adanya program makan bergizi gratis ini agar dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia dini agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Implikasi Linieritas Latar Belakang Pendidikan Guru terhadap Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini Aisyah Aisyah; Abd Rosyid
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesesuaian kualifikasi akademik guru dengan standar kompetensi pendidik PAUD, mendeskripsikan kualitas pembelajaran anak usia dini, dan menganalisis implikasi linieritas latar belakang pendidikan guru terhadap kualitas pembelajaran di KB Al-Waladi Tlambah Karang Penang Sampang. Pendekatan yang dipakai kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap kepala sekolah, sembilan guru, dan tiga wali murid, serta observasi dan dokumentasi. Keabsahannya dijaga dengan peningkatan ketekunan dan triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sementara analisisnya menempuh reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya, tidak seorang pun dari sebelas pendidik memenuhi standar kualifikasi linier menurut Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014. Walaupun begitu, pembelajaran tetap berjalan cukup baik pada interaksi, suasana belajar, dan keterlibatan anak, tetapi masih lemah pada perencanaan yang sistematis dan asesmen perkembangan. Temuan ini menunjukkan linieritas tidak berpengaruh langsung, tetapi bekerja lewat kompetensi guru yang terbangun dari pengalaman, pembinaan internal, dan pelatihan. Dedikasi, kedekatan dengan anak, dan kemauan belajar menjadi penyeimbang yang menahan mutu pembelajaran agar tetap terjaga meski sarananya terbatas.

Page 11 of 13 | Total Record : 125