cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
ziajcgcs@gmail.com
Editorial Address
Jalan Surya Haji Nomor 114, Laut Dendang, Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Contemporary Gender and Child Studies
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29876370     EISSN : 29639948     DOI : -
journal of contemporary gender and child studies is the study of gender and children, especially on gender and mainstreaming and childrens rights both in the study.
Articles 106 Documents
Peningkatan Pemahaman Siswa Terhadap Konsep Volume Balok Melalui Pendekatan Matematika Realistik pada Siswa Kelas V SDN 10 Pinrang Faradillawati, Faradillawati; Haliq, Muh Idham; Djafar, Suarti
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep volume balok melalui pendekatan matematika realistik pada siswa kelas V SDN 10 Pinrang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 37 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen berupa lembar observasi dan soal tes pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep volume balok dari pra-siklus dengan nilai rata-rata 60, meningkat menjadi 75 pada siklus I, dan mencapai 88 pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan matematika realistik efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menumbuhkan Kesadaran Ekoteologis Peserta Didik di Kutai Timur Zulkarnaen, Zulkarnaen
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.623

Abstract

Kerusakan lingkungan hidup menjadi salah satu tantangan serius yang dihadapi masyarakat modern saat ini. Rendahnya kesadaran ekologis generasi muda menyebabkan meningkatnya berbagai persoalan lingkungan seperti banjir, pencemaran, dan kerusakan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran ekoteologi peserta didik di SMAN 1 Muara Bengkal dan SMAN 1 Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, teladan, fasilitator, mediator budaya, pembimbing, dan penggerak komunitas sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan peserta didik. Implementasi pendidikan berbasis ekoteologi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, pembiasaan perilaku ramah lingkungan, kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan pelestarian budaya lokal. Faktor pendukung penelitian meliputi dukungan sekolah, budaya religius, dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat berupa keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan guru, dan pengaruh budaya konsumtif pada peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam berbasis ekoteologi sebagai upaya membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan peduli lingkungan.
Implementasi Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Kadar Glukosa Darah Tidak Stabil pada Diabetes Melitus Tipe 2 Sary, Anggraini Maulidiya; Manullang, Kezia; Ramadhani, Fanny Rizka; Tambunan, Heryn Tywa Novelin; Maisari, Maisari; Nurhayati, Evalatifah
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.624

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau keduanya. Ketidakstabilan kadar glukosa darah dapat menyebabkan komplikasi akut maupun kronis sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif. Karya ilmiah akhir ini bertujuan menggambarkan implementasi asuhan keperawatan pada pasien dengan kadar glukosa darah tidak stabil pada Diabetes Melitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah pasien perempuan berusia 47 tahun dengan diagnosis medis Diabetes Melitus tipe 2 yang dirawat di ruang rawat inap rumah sakit pada 20–24 Maret 2026. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami lemas, mual, edema pada kedua kaki, kadar gula darah acak 620 mg/dL, GDP 476 mg/dL, GD2PP 683 mg/dL, dan HbA1c 10,2%. Diagnosis keperawatan utama yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan resistensi insulin, perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan hiperglikemia, dan nausea berhubungan dengan rasa makanan yang tidak enak. Intervensi yang diberikan meliputi monitoring kadar glukosa darah dan tanda vital, manajemen hiperglikemia, pemberian cairan dan terapi insulin kolaboratif, edukasi diabetes, serta perawatan sirkulasi perifer. Setelah tindakan keperawatan selama 3×24 jam, kondisi pasien membaik ditandai dengan penurunan kadar glukosa darah, berkurangnya edema, akral lebih hangat, dan mual menurun. Asuhan keperawatan yang tepat dan komprehensif terbukti membantu menstabilkan kadar glukosa darah serta meningkatkan kondisi klinis pasien.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Kelas V MI Darul Hikmah Bantarsoka Sahra, Narulita Erina
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.625

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kecerdasan emosional bagi peserta didik kelas V MI Darul Hikmah Bantarsoka dalam menghadapi proses belajar, berinteraksi dengan teman, serta mengendalikan emosi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik, serta mengetahui bentuk kerja sama antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru kelas V, orang tua peserta didik, peserta didik, dan kepala madrasah sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pembimbing, teladan, motivator, dan fasilitator dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik melalui pembiasaan sikap positif, pemberian nasihat, penguatan, dan penyelesaian konflik di kelas. Orang tua berperan sebagai pendidik pertama melalui perhatian, komunikasi, keteladanan, pembiasaan tanggung jawab, dan pengawasan di rumah. Pembahasan menunjukkan bahwa kerja sama guru dan orang tua sangat penting agar pembinaan emosi peserta didik berjalan secara konsisten. Kesimpulannya, peran guru dan orang tua mampu membantu peserta didik mengendalikan emosi, memiliki empati, menghargai teman, dan menjalin hubungan sosial yang baik.
Evaluasi Program Merdeka Belajar: Studi pada UPT Sekolah Dasar Negeri 193 Pinrang, Sulawesi Selatan Thulfitrah B., Nurlathifah; Bintang, Chaerul Anam M.; Awaliyahputri B., Nuristiqamah
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.633

Abstract

Artikel ini memunculkan masalah tentang proses dan pengaruh positif/negatif program Merdeka Belajar di UPT SD Negeri 193 Pinrang. Jenis penelitian dikategorikan sebagai penelitian evaluatif, menggunakan Goal Free Evaluation Model dengan pendekatan kualitatif. Sasaran evaluasi ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan siswa di UPT SD Negeri 193 Pinrang, Sulawesi Selatan. Namun, karena kondisi yang belum mengharuskan tatap muka, sehingga data diperoleh melalui wawancara online ditambah studi dokumentasi untuk melihat keterlaksanaan program Merdeka Belajar di sekolah ini. Keseluruhan hasil evaluasi ini, tidak lain sebagai bentuk rekomendasi atau saran membangun untuk perbaikan program Merdeka Belajar di sekolah dasar dan menengah. Sebuah terobosan baru yang menuai banyak kritikan, tetapi dengan bahu-membahu merealisasikan dan memajukan pendidikan, maka semua pihak, aktor pendidikan, pelan-pelan ikut mendukung.
Etika Perlindungan Anak dalam Al-Qur’an: Telaah Tematik dan Relevansi Sosial Kontemporer Bagi Anak Broken Home di Panti Asuhan Saeful Ishak; Mursalim Mursalim
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika perlindungan anak dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (mawdhū‘ī) serta mengkaji relevansinya terhadap kondisi anak broken home di panti asuhan pada konteks sosial kontemporer. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya kerentanan anak akibat konflik keluarga, kekerasan, dan penelantaran, sehingga membutuhkan landasan nilai Qur’ani yang komprehensif dalam pembinaan dan pengasuhan. Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif berbasis studi kepustakaan, dengan menelaah ayat-ayat terkait (QS. An-Nisā’: 9; At-Tahrīm: 6; Al-Isrā’: 31; Maryam: 59-60; Luqmān: 13-19; Al-Furqān: 74) serta interpretasi mufasir klasik dan modern seperti Ibn Katsir, Al-Qurtubi, Al-Tabari, Quraish Shihab, dan Sayyid Qutb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menekankan empat prinsip utama perlindungan anak: kasih sayang dan pemeliharaan (ri‘āyah), larangan penelantaran, kewajiban pendidikan moral-spiritual, dan penghormatan terhadap martabat anak. Analisis terhadap kondisi anak broken home memperlihatkan bahwa pendidikan Qur’ani, pendekatan psikososial, dan pola pengasuhan rahmatan lil-‘ālamīn sangat efektif dalam memulihkan stabilitas emosi, akhlak, dan arah hidup mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai etika Qur’ani memiliki relevansi kuat dan aplikatif dalam pengasuhan anak panti asuhan, terutama dalam membentuk generasi yang berdaya, berakhlak, dan memiliki masa depan lebih baik.
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Rahmatan lil ‘Alamin di SMP Al Imam An Nawawiy Balikpapan Ahadi, Abdi; Tahir, Muhammad; Sabran, Sabran
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis rahmatan lil ‘alamin di SMP Al Imam An Nawawiy Balikpapan serta internalisasi nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin dalam proses pembelajaran dan kultur pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru PAI, dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran PAI di SMP Al Imam An Nawawiy berlangsung melalui integrasi pembelajaran formal dengan kultur pesantren dan pembiasaan nilai dalam kehidupan sehari-hari santri. Transformasi tersebut tampak pada penggunaan metode pembelajaran dialogis, integrasi kajian kitab dan Kurikulum Merdeka, pembiasaan ibadah, serta penguatan nilai ukhuwah, tasamuh, ta’awun, dan adab sosial. Internalisasi nilai rahmatan lil ‘alamin dilakukan melalui pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, kehidupan asrama, dan kegiatan pembiasaan karakter Islami. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis rahmatan lil ‘alamin mampu membentuk sikap religius, inklusif, dan moderat pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang integratif dan habituatif.
Analisis Yuridis Pemberian Dispensasi Kawin dan Implikasinya Terhadap Risiko Kekerasan Dalam Rumah Tangga dalam Perspektif Perlindungan Anak Apriyanita, Triana; Nurani, Sifa Mulya; Faujiah, Sifah
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.631

Abstract

Pemberian dispensasi kawin merupakan bentuk pengecualian terhadap ketentuan batas usia minimum perkawinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Dalam praktiknya, dispensasi kawin masih sering diberikan oleh pengadilan dengan berbagai alasan yang dianggap mendesak, seperti kehamilan di luar nikah, faktor budaya, ekonomi, dan tekanan sosial masyarakat. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan hukum karena perkawinan usia anak berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya meningkatnya risiko kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai dispensasi kawin, pertimbangan hakim dalam pemberian dispensasi kawin, serta implikasinya terhadap risiko KDRT dalam perspektif perlindungan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif atau yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengkaji ketentuan hukum mengenai dispensasi kawin dan penerapannya dalam praktik peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dispensasi kawin pada dasarnya merupakan kewenangan pengadilan yang harus dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interests of the child).
What A Shocking of Islam Perspective: Between Reality and Expectations Bintang, Chaerul Anam M.; Thulfitrah B., Nurlathifah
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.643

Abstract

This study aimed to discuss about phenomenology in Islam. The philosophy of Islam was created by the friction between Islam and philosophy itself, which is based on the previous Muslim scholar. It was mean, that nowadays, Islam is still shackled or it can say that “has not move on” from the romantic histories in the past, or in another hand, it can say that Islam still used the oldest perspective because of the longest history which point about the world civilization and gave the influential figure of it. As we are known, Islam has powerless to break modernism. Some literature offers the solutions which mean that could be the direction for the current solution nowadays, and it will include the reconstruction of the curriculum which is still “highest” and that’s mean it needs to be “grounded” or lower. So, it could be directly connected with the empirical problem. Moreover, education needs to involve and maximize the educator's competencies; pedagogic, professional, personal, and social.
Pendekatan Kesehatan dalam Kajian Islam: Khitan Laki-Laki dan Perempuan Rahmat Ramadhani Arsyad; Mursalim Mursalim
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.644

Abstract

Penelitian ini membahas khitan laki-laki dan perempuan dalam perspektif kesehatan dalam kajian Islam. Penelitian bertujuan untuk menganalisis landasan keagamaan, manfaat medis, pertimbangan etika, serta risiko kesehatan dari praktik khitan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui telaah buku, jurnal ilmiah, literatur Islam, dan dokumen kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khitan laki-laki diterima luas dalam Islam karena mendukung kebersihan, kesehatan, dan perlindungan diri yang sejalan dengan maqashid syariah. Berbagai penelitian medis juga menunjukkan bahwa khitan laki-laki dapat membantu mengurangi risiko infeksi dan penyakit reproduksi tertentu. Sementara itu, khitan perempuan masih menjadi praktik yang kontroversial karena banyak penelitian medis modern menunjukkan adanya risiko fisik dan psikologis yang serius. Islam menekankan perlindungan martabat, keselamatan, dan kesejahteraan manusia sehingga praktik yang berpotensi menimbulkan mudarat perlu ditinjau kembali secara kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kesehatan dalam kajian Islam mendorong praktik medis yang mengutamakan kemaslahatan, keamanan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Page 9 of 11 | Total Record : 106